
Buru-buru anggota group Limson yang menerima telepon dari Dady Bright, menemui Paman Domanick yang sedang berada di ruangan khusus ketua group Limson.
Tok.
Tok.
Tok.
"Masuk!"
Didalam ruangan tersebut ada Paman Gilbert dan juga Stanley yang sama-sama sedang merenung!
"Ada apa?" tanya Paman Domanick.
"Tuan maaf, sebenarnya tadi yang menelpon adalah Tuan Bright!"
"Apa? Kau bodoh, sittt kenapa tidak kau tutup saja telepon dari Bright? Apa dia dengar apa yang kita bicarakan?"
Anggota group Limson tadi tertunduk lalu mengangguk! Membuat Domanick, Gilbert dan Stanley langsung mengusap kasar wajah masing-masing.
"Ya Tuhan, dia pasti dalam perjalanan kesini!" kata Domanick.
"Kita sembunyi saja Dad," kata Stanley.
"Iya kita harus sembunyi Nick," kata Gilbert
"Sembunyi dimana? Bright pasti sangat murka karena aku gagal melindungi Darrel,"
Sementara itu di kediaman Oma Larisha, Bright dan Anna sudah berpamitan pada Oma Larisha untuk melihat keadaan Darrel, sengaja Oma Larisha tidak diizinkan ikut karena takut shock dan mengganggu kesehatan fisiknya.
Mobil Dady Bright melaju dengan kecepatan tinggi.
"Dad, kenapa bisa Darrel tertembak? Memang tidak ada yang melindunginya sebagai ketua?" tanya Anna.
"Kau tau sendiri kan, dunia mafia itu kejam! Semua orang bisa sewaktu-waktu celaka mau mendapat perlindungan dari semua anggota pun, disaat musuh lebih pintar pasti akan celaka juga!" kata Dady Bright penuh emosi.
"Kau juga salah mom, seharusnya kau tidak pernah mengajarkan cara bertarung pada Darrel sejak kecil, kau juga seharusnya melarang dia menjadi ketua!"
"Kau dan Nick, dan semua orang mendukung putraku satu-satunya untuk jadi penerus bisnis ilegal terkutuk itu! Aku sudah bilang, itu tidak cocok untuk Darrel aku tidak bisa kehilangan satu-satunya putraku!" kata Dady Bright lagi.
"Nick enak, dia memiliki tiga anak! Sementara kita, hanya satu dan itupun nyawanya bisa sewaktu-waktu diambil! Kali ini kesabaran Dady telah habis, Darrel tidak akan lagi terlibat kedalam dunia mafia!"
"Iya Dad, momy minta maaf ya nanti kita bicara pada Darrel!"
Terus saja Dady Bright mengeluarkan uneg-unegnya pada momy Anna sementara momy Anna lebih memilih tidak meladeni emosi sesaat suaminya itu! Momy Anna tau jika Dady Bright sedang perlu mengeluarkan emosinya.
"Loh kok kita ke mansionnya Darrel, Dad?"
Keduanya pun turun dari mobil untuk menjemput Qian, saat ini Qian baru saja selesai memasak untuk makan siang!
"Qian!" panggil momy Anna.
"Bibi Anna, Paman Bright kalian mencari Darrel?"
"Ikut kami sekarang Qi!" kata Dady Bright.
"Kemana Paman?"
"Darrel tertembak dia belum sadar juga!'
"Apa? Darrel tertembak?"
Qian langsung tidak bisa berkata-kata lagi karena dia sangat shock, tanpa pikir panjang Qian pun ikut Dady Bright dan Momy Anna menuju markas group Limson.
"Dengar Qian, Paman akan sangat mendukung kau menikah dengan Darrel tapi Paman mohon kau harus membantu Paman agar Darrel tidak lagi terlibat dalam bisnis ilegal itu!"
"Ba-baik Paman!"
"Qian nanti kau bantu bicara pelan-pelan pada Darrel, semoga dia mau mendengarkanmu," kata Momy Anna.
"Loh kok bicara pelan-pelan bagaimana? Qian harusnya nanti memaksa dan mengancam saja agar Darrel mau menurut!" kata Dady Bright.
"Iya Paman nanti Qian coba paksa Darrel,"
Setibanya di markas group Limson tanpa pikir panjang Dady Bright menendang apapun yang terlihat didepan matanya! Tempat sampah, vas bunga, patung, meja dan banyak lainnya.
Prang..
Semua itu jatuh berserakan dilantai dan para anggota group Limson yang melihat kedatangan Dady Bright, momy Anna juga Qian hanya bisa menundukkan wajah mereka.
"Mana Nick? Panggilkan dia!" teriak Dady Bright.
"Seret Domanick kehadapanku!" teriaknya lagi lalu menendang meja kaca disampingnya.
Prang..
Ini Nick, Gilbert sama Stanley ngumpet dimana lah??? Itu emak-emak rempong lagi ngamuk-ngamuk bukannya dihadapi giliran musuh aja pada berani giliran Bright yang mulutnya kek emak-emak doyan nyeroscos ga ada yang berani keluar.
Emak akan up terus sampai sore di novel ini ya guys, nanti malam lanjut pengumuman GA.
Masih penasaran pengen nyoba lagi bikin yang ah uh ah coba lolos engga ya😄