OBSESSION

OBSESSION
chapther 6



felix yang pertama bangun..


wajah Hana sangat cantik, felix kembali menciumi wajah Hana. ingin rasanya felix menceritakan bagaimana sakitnya saat Hana melupakan nya.


"apa kau tau?, saat kau membuka matamu dari tidur panjang mu itu, aku sangat bahagia. tapi, tak lama kau berteriak dan mengusir ku. semua kebahagiaan ku hilang begitu saja. kau membuatku sangat kecewa"


"apa aku menyeramkan?"


felix tersenyum, mungkin aku benar benar menyeramkan di mata Hana, batin felix


"hana, andai setelah kau terbangun kau masih melupakan ku, tidak apa apa."


"aku akan sangat senang mendekati dan memperjuangkan mu seperti dulu"


"begitu aku mendapatkan mu, aku tak akan pernah meninggalkan mu."


felix pun pulang ke rumahnya


 


hana terbangun.


di samping nya tidak ada siapa-siapa.


apa malam tadi mimpi?


hanapun beranjak dari tidur nya. dia terkejut karena tak memakai baju.


jadi malam tadi?


ahhh


sangat memalukan. bagaimana bisa aku melakukan itu dengan felix crazen moswen?, aku pasti sudah gila, batin Hana


kembali Hana mengingat malam tadi wajahnya memerah. kata kata felix terngiang ngiang di telinga nya


aku gila dan kau juga tapi aku suka


mau di taro di mana mukaku?! mengapa hatiku terasa gemetar begini? sialnya aku satu kelas dengan nya. aku akan bertemu dengannya setiap hari.


Hana kembali mengingat kejadian semalam.


iya kita pernah bertemu, aku harap kau segera mengingat ku


felix aku sudah berusaha mengingat mu. tapi terasa sia-sia.


tunggu


tapi aku tau kau spesial. hatiku sangat berdebar kencang saat kau mencium ku di sekolah. aku tak pernah jatuh cinta secepat ini, batin Hana.


keesokan harinya, Hana sengaja datang agak terlambat ke sekolah. tujuan nya agar tidak bertemu felix


saat sampai di sekolah, ternyata dia benar-benar terlambat. guru yang piket pun menghukum Hana untuk berlari di lapangan sebanyak 10 kali.


"banyak banget Bu, lapangan ini kan luas" Hana tak terima


"namanya juga hukuman pasti berat" balas guru piket.


hana pun tak berani berkata lagi


"felix kamu terlambat juga? tanya guru piket


hana pun membalikan badan. tampak felix yang tersenyum ke arahnya


sial


"iya Bu, hehe" balas felix


"ya udah kamu lari bareng Hana muter lapangan 10 kali habis itu langsung ke kelas!"


"baik Bu" jawab felix dan Hana bersamaan.


sepeninggal ibu piket, Hana pun mulai berlari dan tak menghiraukan felix karena dia malu berbicara dengan felix dan menatap nya. felix pun juga mulai ikut berlari di belakang Hana


tumben dia diam aja, batin Hana


hingga sampai putaran ke ketujuh Hana mulai kelelahan. dia pun berhenti sejenak begitu juga felix.


hana mengatur nafas nya. kepalanya menjadi sedikit pusing. felix yang di belakangnya pun hanya diam saja memperhatikan nya.


hana pun mulai berlari lagi. dua putaran lagi, Hana menyemangati dirinya. tapi ia benar-benar lelah dan kemudian pingsan. sebelum tubuh nya jatuh felix menangkap nya.


felix pun membawa Hana ke UKS.


sesampainya di UKS felix pun membaringkan tubuh Hana ke tempat tidur yang sudah ada di UKS.


setelah itu dia duduk di samping Hana Sambil menatap wajah Hana. Entah apa yang ada di pikiran felix tapi dia selalu menatap wajah Hana dan diam di sisi Hana. menunggu Hana bangun


sekitar 15 menit keheningan, Hana bergumam, "felix" berkali-kali.


wajah felix yang datar dari tadi menjadi sangat senang


hana pasti mengingat nya..