OBSESSION

OBSESSION
chapter 1



happy reading


.


.


"ma.. maaf kan aku" dengan rintihan kesakitan pria malang itu meminta ampun.


"salah satu cara untuk memaafkan mu adalah dengan membunuhmu" ucap felix dengan dingin


"tidakk aku mohon ampuni akuu" pria itu mulai menangis ketika sebilah pisau sedikit mengiris di leher nya.


"himkkeos naneun Soli jilleo"


(menangis lah tanpa suara) felix tersenyum dan mulai menekan sedikit pisau ditangan nya ke leher pria itu


"tidak ada yang boleh menyakiti milikku" tambah felix dengan sedikit geraman.


"dan ini lah akibatnya"


felix menancap kan pisau yang ditangan nya ke jantung pria tersebut. pria itu dengan sekejap langsung menghembus nafas terakhir nya.


felix keluar dalam ruangan itu, dia meminta asistennya yang mengurus mayat pria tadi.


besok, dia akan selalu ada di sisi gadis pujaan nya. tidak akan dia biarkan kejadian ini terulang lagi.


.


.


.


seorang gadis cantik sedang bersiap siap pergi ke sekolah. dia berusaha melupakan kejadian malam tadi yang membuat nya takut.


saat sampai di sekolah, seperti biasanya dua sahabat nya langsung menghampiri nya. namun kedua sahabatnya merasa ada yang aneh dari gadis ini


"Hana pipi kamu kenapa?"


Hana bingung harus menjawab apa, tapi dia tidak pandai berbohong dan tidak bisa menyembunyikan masalahnya ke sahabat nya. mungkin Dengan menceritakan kejadian kemarin malam akan membuat nya lebih tenang.


"malam tadi saat aku pulang dari minimarket yang dekat rumah ku untuk membeli makanan, ada orang jahat yang mau nyulik aku"


kedua sahabatnya langsung kaget.


"terus gimana? kok pipi kamu jadi bengkak gini?"


tampak yuna sangat khawatir.


"aku berontak yun, aku gigit tangan nya yang nutupin mulut aku terus kena tampar deh" yah Hana tidak akan tinggal diam jika ada yang menyakiti nya


"aku langsung jatuh ke tanah karena pukulan nya sangat keras aku hampir saja pingsan" sambung Hana dengan helaan nafas kasar


"yah aku beruntung ada orang baik yang nolongin aku" kata Hana dengan tersenyum.


"syukur deh, kamu tau gak siapa yang nolongin kamu"tanya yuna


"nggak"kata Hana singkat, seandainya dia tau dia akan banyak banyak berterima kasih


"yaudah deh, btw kamu tau gak kelas kita nanti ada murid baru cowok lagi!" ujar soya bersemangat mengalihkan pembicaraan


"beneran?kok aku gak tau" balas Hana


"kamu mah emang selalu gak tau apa-apa hanaa"


mereka pun tertawa


---------------------------


Hana dan kedua sahabatnya sudah ada di dalam kelas, sebentar lagi guru biologi nya akan datang bersama murid baru. seluruh murid di kelas Hana membicarakan nya karena murid baru adalah cowok ganteng dan kaya.


hana menatap kagum lelaki yang ada di depannya. lelaki bermata abu abu, alis yang tebal serta bibir tipis yang sangat sexy. apalagi bentuk tubuh nya tegap dan tinggi.


baiklah silahkan perkenalan nama kamu kata Bu Rini selaku guru biologi ku.


"perkenalan nama saya felix crazen moswen, saya pindahan dari California"


semua siswi dan siswa menjadi ricuh. pacar ku ganteng banget


gitu doang mah


gantengan gua kali


rahim ku anget mas


Kyaaa suami ku


mereka sangat berisik kecuali Hana yang masih diam menatap felix.


deg


mata Hana dan felix bertemu cukup lama sampai suara ibu rini mengagetkan mereka semua


"harap diam kalian semua, felix kamu duduk di samping Kevin, Kevin angkat tangan"


Kevin pun mengangkat tangannya, felix pun berjalan menuju kursinya saat melalui Hana dia tersenyum dengan sangat manis. hana menjadi salah tingkah dibuatnya.


ne mameuro deureogalge Hana


(aku akan masuk kedalam hati mu Hana) ucap felix dalam hati seraya tersenyum..