
Haiii....maaf kalau keseringan typo, maklumin hp athour kurang canggih, semoga teman-teman ga marah yaa...
ok...kita lanjut....
*
*
*
Pagi pun menjelang, rutinitas seperti biasa pergi sekolah, keysya sudah siap untuk berangkat, saat turun ke bawah keysya di sambut papanya vano.
"keykey sayang...sini...ada dokter lisa..." titah vano sambil melambaikan tangannya dan tersenyum.
"iyaa pa..." keysya menghampiri vano.
Di ruang tamu ada keluarga kecil keysya juga ada dokter lisa dan keluarga kecil nya, keysya terheran untuk apa dokter lisa pagi-pagi sudah ada di rumah nya?
"haii...cantikku...sini nak...!" titah lisa dengan lembut.
"hmm....ini yang namanya keysya cantik banget..." gumam billy dalam hati.
"aura nya dingin, tapi tidak di pungkiri cantik luar biasa..."gumam thomas juga dalam hati.
"tante mau kenalin kamu sama anak-anak tante, ini billy dan yang pakai jas itu thomas..." lisa memperkenalkan kedua anaknya
"keysya..."keysya juga memperkenalkan diri dengan mengulurkan tangannya.
"thomas"jawab thomas dan menjabat tangan keysya dengan lembut
"keysya" mengulurkan tangannya.
"billy..." billy menyambut tangan keysya, seperti terhipnotis mata dan tangan billy seolah tidak ingin lepas darinya, billy tersihir akan kecantikan keysya, keysya merasa tidak nyaman dengan billy, tapi dia tidak bisa marah karena ada dokter lisa dan bima disana, keysya pun menegur billy agar melepaskan tangannya.
"bisa tolong lepaskan tangan saya?" ucap keysya menyadarkan billy dari sihirnya, semua yang melihat adegan tersebut hanya tersenyum, karena kalau di luaran keysya di perlakukan seperti itu, pria itu sudah pasti jadi samsak hhehe...
Setelah selesai sarapan pagi bersama keysya pun pamit, saat keysya sedang ingin keluar pagar rumahnya, mobil billy menghampiri keysya yang sedang menaiki motornya.
"key...boleh kita makan malam nanti?" tanya billy.
"maaf mungkin lain kali..." jawab keysya dengan nada datar.
"ok...next time yaa..."kata billy tersenyum pada keysya, keysya tidak membalas senyuman billy, dia memilih melajukan kembali motornya pergi menjauh dari billy.
Sekitar dua puluh lima menit Keysya pun sampai di parkiran sekolah, keysya selalu jadi pusat perhatian namun dia tidak pernah menginginkannya, seperti biasa selepas pelajaran selesai keysya pun pulang, keysya selalu pulang tepat waktu, jika bukan karena menemui arya om kesayangannya, dia tidak akan keluyuran, selain dengan arya dan raisya, dia tidak pernah pergi keluar rumah.
Sesampai keysya di rumahnya dia disambut oleh bi minah.
"sore non... " sambut bi minah.
"sore bi...kok sepi bi pada kemana?"
"oh itu non...ibu pergi dengan dokter lisa dan ibu merry ke butik langganan mereka, dan non... juga non diana diharap menyusul kesana..."jelas bi minah pada keysya, keysya bersiap menyusul mamanya ke salah satu butik didalam mall XXX
***
*Kantor MH CoRp*
Diana terlihat terburu-buru berjalan menuju keluar gedung, saat diana sampai di lobby diana bertemu richard dan maxim, maxim melihat diana terburu-buru diapun bertanya padanya.
"mau kemana an?" tanya maxim.
"aku mau susul mama dan tante merry ke butik..."diana melirik richard.
"ohhh...kalau gitu kita antar saja, gue juga belum ada jas buat acara nanti malam..." kata maxim sambil ikut berjalan keluar lobby.
Dalam hati diana sangat senang di antar richard, richard dan maxim juga diana menuju butik di salah satu mall, sesampainya didalam mall, mereka bertiga pun berjalan menuju butik, saat mereka hampir sampai dari kejauhan mereka melihat keysya.
Keysya berjalan bak model fashion show, walau hanya mengenakan kaos pink ketat dengan celana jins warna hitam dan sepatu bot dengan warna senada dengan celana, keysya selalu tampil biasa saja, tataan rambutnya hanya di kuncir satu memperlihatkan leher jenjangnya yang putih mulus, keysya berjalan berlenggak-lenggok tanpa memperdulikan banyak pasang mata yang melihat kagum akan kecantikkan keysya, richard merasa banyak laki-laki menatap keysya, dia menghampiri keysya dan menutup kepala keysya dengan jas nya, memeluk keysya masuk dalam butik.
Sesampainya dalam butik, keysya merasa tidak suka dengan apa yang di lakukan richard, keysya membuka jas nya richard dan mengembalikkannya.
"ini...maksud kamu apa kayak gitu? memangnya saya artis harus menutup diri kalau berjalan di mall? lain kali ga ada acara kayak tadi aku ga suka!!!"Ucap keysya kesal.
Richard pun hanya terdiam dan tersenyum penuh arti...
"akan ada lain kali key...aku pastikan lain kali kamu tidak akan menolak..." gumam richard.
Diana dan maxim sama-sama kesal pada richard, diana cemburu melihat kedekatan richard dengan adiknya.
"dasar adik brengsek!!!"
Diana menghampiri richard dan menggandengnya menuju tempat mama-mama cantik berkumpul, merry melihat anaknya datang sangat senang tapi raut wajahnya berubah ketika melihat tangan diana melingkar dilengan anaknya, keysya juga melihat tangan kakaknya di lengan richard, keysya biasa saja tidak ada rasa cemburu sedikitpun lain hal dengan merry, merry tidak suka dengan diana karena merry tau benar sifat dia, di luar dia bak seorang putri yang baik, didalamnya terdapat hati seorang iblis, diana bermuka dua itu menurut merry.
"eh kamu kok kesini sayang..." merry lepaskan tangan diana dari lengan putra kesayangannya.
"aku mengantar maxim dan ana mom, mereka mau mencari gaun dan setelan jas untuk acara nanti malam..." richard duduk disamping mommy nya.
Di dalam butik banyak pelayan butik yang menatap richard, dalam hati mereka andai mereka bisa jadi pacar atau istri dari lelaki tampan itu, richard adalah seorang pria yang tampan, dengan rahang yang kokoh dan mata agak besar warna bola mata nya berwarna biru terlihat seperti bule namun richard asli Indonesia, dia mewarisi mata biru nya arya daddynya.
"mommy sudah selesai memilih gaun nya, tinggal keysya dan diana..." merry menatap putranya yang duduk disampingnya.
Richard duduk ditemani mama-mama cantik, diana dan keysya mencoba gaun yang sudah di siapkan oleh maya, saat di ruang ganti diana berbicara dengan keysya.
"key...kakak harap kamu jangan suka caper sama richard, ingat dia tuh gebetan kakak!!!"Ucap diana penuh penekanan.
"tenang aku ga ada niat sama playboy, kalau boleh aku saranin mending kakak hati-hati mulai sekarang, nanti patah hati loh..." ejek keysya.
Diana kesal akan ejekkan keysya, diana keluar dari ruang ganti lalu menunjukkan gaunnya pada yang lainnya. gaun diana berwarna maroon dengan bagian punggung dan dada agak rendak, gaun tersebut memperlihatkan lekukkan tubuhnya, diana menghampiri yang lainnya, bermaksud membuat richard terpesona.
"gimana ma...bagus tidak?" tanya diana pada maya mamanya.
"cantik sekali anak mama, iya kan mer...lis..." maya menghampiri putrinya.
"iya cantik..."ucap lisa juga merry dengan tersenyum terpaksa.
Keysya menyusul keluar dari ruang ganti menuju mereka yang menunggu, keysya berjalan sambil membetulkan rambutnya, semua terpesona dengan kecantikkan keysya, billy yang baru saja tiba pun mematung melihat keysya, keysya memakai gaun putih dengan renda berlengan, gaunnya membentuk sempurna lekukan tubuhnya, sebenarnya keysya risih namun apa daya ini permintaan mamanya.
Semua masih terpesona sampai seorang pria gagah menghampiri keysya, berjalan elegan memegang tangan keysya dan mengecupnya.
"hai cantik..."ucap thomas dengan mengedipkan sebelah matanya, thomas yang terkenal paling kaku diantara sahabat-sahabatnya bisa bersikap manis terpesona dengan kecantikkan keysya, sementara tiga pria yang sedari tadi terpesona pada keysya, hanya bisa menahan amarah mereka, thomas tidak memperdulikkan semuanya, berjalan kembali dan duduk disamping lisa.
Keysya hanya diam dan memasang wajah datar dan kembali ke ruang ganti, setelah selesai memilih gaun mereka pulang dengan mengendarai mobil masing-masing, begitu juga dengan keysya, dia berjalan menuju parkiran motor, billy mengejar keysya di ikuti maxim dan yang lainnya, kini ada empat pria tampan yang menghadap pada keysya.
"key kakak antar yaa..." kata maxim.
"sama kakak saja..." sahut thomas.
"sama kakak saja yaa..." tambah billy.
"kamu pulang hati-hati di jalan yaa key...jangan ngebut..."kata richard keysya hanya menganggukkan kepalanya, kali ini keysya membalasnya dengan tersenyum kepada empat pria yang ada di hadapannya.
ke empat pria itu pun meleleh hati nya, dalam hati masing-masing bergumam...
" cantik nya..."(gumam ke empat pria tampan itu)
^Acara perusahaan arya^
Semua hadir di acara perusahan arya, banyak pejabat dan selebritis yang hadir, sebagian besar adalah kolega dan partner bisnis arya, banyak klien arya yang membawa putri mereka berharap bisa berjodoh dengan richard anaknya arya.
Diana dan keluarganya tiba di hotel tempat pesta diadakan, diana terlebih dulu masuk mencari keberadaan richard, diana melihat richard bercengkrama dengan salah satu putri klien arya, dia berjalan cepat menghampiri richard diana menarik lengan richard, seketika wanita yang sedang mengobrol menegur diana.
"maaf nona, saya sedang bicara dengan pak richard, siapa anda menghentikan percakapan kami? " ucap wanita itu.
"huh...dasar cewek genit!!! "Umpat diana.
Mendengar dia di bilang genit oleh diana, wanita itupun marah namun belum sampai terjadi sesuatu, maxim merangkul wanita itu lalu meninggalkan richard dan diana.
Maxim membawa wanita itu menjauh karena takut mengundang keributan, diana masih kesal dengan apa yang terjadi, richard tau diana kesal pun menghiburnya.
"dia hanya mengobrol saja an..."ucap richard menenangkan diana.
Belum sempat diana menjawab richard berjalan ke depan menyambut maya dan vano, mereka saling merangkul, tak lupa richard pun mencium punggung tangan maya dan vano, dibelakang terlihat keysya sedang berjalan menghampiri mereka, keysya terlihat lebih cantik dengan full make up yang menghiasi wajah cantiknya, richard begitu terpesona sampai tak sadar kakinya melangkah menghampiri keysya.
Keysya tersenyum manis pada richard, diapun menyapanya...
"malam kak..." ucap keysya kali ini dia tersenyum, wajah datar dan terkesan dingin tidak tampak pada malam itu.
"malam key..."sahut richard memberi lengannya pada keysya, keysya melingkari tangannya di lengan richard berjalan masuk kedalam area pesta, melewati diana dengan wajah masamnya, kali ini diana benar-benar marah, tapi richard dan keysya terus berjalan tanpa menoleh.
Saat sampai dalam ruangan acara, semua mata tertuju pada richard dan keysya yang tampak serasi, melihat mereka merry dan arya pun sangat bahagia.
"malam om...tante..."sapa keysya tersenyum manis.
"malam sayang...kamu cantik sekali nak..." merry membelai rambut keysya.
"malam sweety..." sahut arya.
Mereka pun menikmati pesta dengan penuh kebahagiaan, beberapa menit keysya merasa lelah berdiri, dia duduk di salah satu meja yang sudah di siap kan, datanglah tiga pria tampan menghampiri keysya yang sedang duduk, billy, maxim, lucas menghampiri keysya.
"hai key..."sapa ketiga nya pada keysya.
"hai..."sahut keysya dan lagi-lagi keysya tersenyum, melihat senyuman keysya membuat jantung mereka seakan-akan berlompat-lompat kegirangan, karena baru kali ini keysya tersenyum manis.
#*flash back on#
Dirumah keysya sedang bersiap -siap saat hendak berangkat vano berucap pada keysya untuk lebih ramah di pesta nanti
"sayang bisakah papa memintamu untuk selalu tersenyum, hanya untuk malam ini nak, jangan bersikap acuh seperti biasa yaa, papa harap kamu mau melakukan nya"pinta vano pada putri kesayangan nya
"baik pa...tapi hanya di dalam pesta selebih nya aku tidak mau, karena aku tidak suka berdekatan dengan para pria"jawab keysya
#flash back off*#
Mereka mengobrol bersama, sesekali maxim merayu keysya dengan gombalan receh nya, keysya hanya membalas dengan senyum yang di paksakan karena sudah berjanji pada sang papa untuk lebih ramah khusus malam ini
Pesta pun selesai dengan sempurna, saat hendak pulang keysya pergi ke toilet, di dalam toilet ada diana dan kawan-kawan nya, diana menghampiri keysya dengan amarah di hati nya
"sudah aku bilang kemarin key, jangan dekat-dekat dengan richard, mau kamu apa sih? tidak cukup kamu mengambil perhatian papa dan mama, sampai orang yang aku cintai pun kamu mau rebut hah..."bentak diana
Keysya bersikap tenang dan berkata
"kak...lebih baik mundur jangankan denganku, mungkin masih banyak di luaran sana wanita-wanita yang kak richard goda, aku tak ada minat sedikitpun dengan playboy itu"jawab keysya ketus meninggalkan diana yang masih menahan amarah nya
"awas kamu key..."umpat diana lagi
Di parkiran vano dan mayya juga kedua orang tua richard menunggu diana dan keysya, keysya berjalan menghampiri kedua orang tua nya dan juga orang tua richard, richard pun berdiri di samping kedua orang tua nya
"ma...pa..
maaf lama..."sapa keysya
"keysya di antar richard aja yaa..."pinta merry, belum sempat keysya mengiyakan, mobil richard sudah ada di depan mereka, di dalam mobil ada maxim dan lucas
"ayo rich..."ajak maxim
"ayo key, kami duluan yaa mom...dad...om...tante..."pamit richard
keysya menurut ajakan richard karena anggukkan kedua orang tua nya mengisyaratkan keysya untuk ikut
Mobil richard dan kawan-kawan terlebih dulu sampai, keysya pun pamit pada ketiga nya, dalam perjalanan pulang richard masih termenung, melihat maxim dan lucas yang seperti nya juga menyukai keysya
"*kalau keadaan ini, ini cinta segi apa?"pikir richard dalam hati
*
*
*
^minta like and vote nya yaaa teman-teman...😊😊😊*^