My Lovely My Little Girl

My Lovely My Little Girl
"seorang gadis kecil"



"hai...semua...selamat membaca


maaf baru pertama jadi athuor jadi msh bingung...hehehehe"


ok ga sah lama-lama deh...hehhee


***


Sinar matahari menyinari kamar gadis kecil berumur 15 tahun, yang memiliki segalanya, wajah yang cantik,baik hati tapi satu hal yang membuat dia memiliki kekurangan, "DINGIN" dia selalu dingin pada yang nama nya pria, baginya pria yang baik hanya ada 2, yaitu papanya dan pamannya.


Inilah "Keysya Angelica Putri Rahardy" anak dari "Vano Iskandar Rahardy dan Maya Rahardy"


Hari ini adalah hari kelulusan sekolah, dia baru saja lulus sekolah SMP, hari ini adalah pengambilan ijazahnya, mengawali harinya seperti biasa pagi hari seusai keysya mandi dia akan sarapan bersama keluarga nya, ada papa, mama dan kakak perempuan keysya.


*Di ruang makan*


"pa...keysya hari ini kesekolah hanya untuk mengambil ijazah, papa atau mama bisa ga ikut keysya? " tanya keysya ke papa dan mama nya.


"maaf sayang papa ada meeting penting pagi ini, mama kamu juga mau menemani tante merry ke rumah sakit, kamu tidak apa kan sendiri? " jawab vano pada putri kecil kesayangannya


"yaaahhh....ywdh deh gpp kok pa..." jawab keysya dengan nada kecewa dan wajah menunduk.


"mau kakak yang temani key?" tanya kakak keysya yang bernama Diana Friscia Putri Rahardy.


"ga sah kak, aku sendiri aja di antar pak ujang, hari ini lagi malas bawa cancer," jawab keysya menolak tawaran kakak nya, karena keysya tau setiap jalan bersama kakaknya, kakaknya sering cemburu karena banyak yang memuji kecantikan keysya, daripada nanti bertengkar dengan kakaknya lebih baik dia pergi sendiri


Setelah sarapan keysya pun pamit berangkat ke sekolah, di antar oleh supir nya mang ujang, sedari TK mang ujang yg mengantar keysya sekolah, tapi semenjak SMP mang ujang lebih banyak pergi mengantar mamanya keysya, untuk sekedar belanja ataupun ke rumah sahabat-sahabat mamanya keysya.


*Sesampai nya di sekolah*


"pak ujang habis ini langsung pulang aja, aku mau jalan2 dengan sahabatku Raisya, tenang nanti aku kabari papa lewat WA, ok pak ujang" pinta keysya dengan wajah imut nya sambil mengedipkan sebelah mata.


Pak ujang yang sudah mengenal keysya sejak kecil dan menganggap keysya anaknya sendiri, hanya bisa tersenyum mendengar juga melihat tingkah imutnya keysya,..baik non...pak ujang permisi dlu..."pamit pak ujang pada keysya dan berlalu meninggalkan sekolah keysya


Keysya berjalan melewati lorong sekolah, tiba-tiba...


"dooorrrr......" kejut raisya ke keysya,


"Raisyaaaaaaaaaa......"teriak keysya karena kesal di kejutkan oleh sahabatnya.


"hehhehee sorry...lagian lo ngelamun sih, gue panggil dari tadi ga denger-denger" ucap raisya sambil nyengir-nyengir ga jelas.


"aaahhh...ywdh lah, sebagai tanda permintaan maaf gimana gue traktir lo nonton?" ucap raisya lagi karena melihat wajah sahabatnya di tekuk macam buku pelajaran yang malas untuk dia baca.


"hhhmm....ok tapi sama makannya yaaa..." jawab keysya sambil senyum tipis yang sangat mencurigakan.


"ok...ga masalah..."raisya menjawab sambil merangkul keysya dan berjalan menuju aula untuk pengambilan ijazah.


"terima kasih pak bu sudah sabar mengajar keysya" ucap keysya tulus pada guru-guru di dalam aula.


"sama-sama key, ibu bakalan kangen kamu key... " ucap bu mira sambil memeluk keysya.


Bu mirasih atau lebih akrab di panggil bu mira adalah wali kelas sekaligus guru matematika di sekolahnya, bu mira sangat sayang pada keysya karena dia anak yang rajin dan paling pintar di kelasnya.


Selesai penerimaan ijazah seperti janji raisya sahabatnya keysya, mereka berdua pergi ke salah satu mall di Jakarta, dengan menaiki taksi online kedua sahabat ini jalan menuju mall xx, sesampainya mereka berdua di mall, mereka hanya berjalan-jalan tanpa membeli apapun.


Dibelakang meja keysya, duduk sepasang kekasih, disaat itu wanitanya menangis karena sang pria meminta putus, saat menangis suaranya sampai ke telinga keysya dan raisya.


"key...itu cwe kasian bgt yaa? " ucap raisya setengah berbisik.


"biarin sya...bukan urusan kita..." jawab keysya dengan berbisik juga.


"sayang...aku masih cinta sama kamu, bisakah kamu kasih tau aku salah apa sama kamu? " ucap sang wanita dengan air mata berlinang di pipinya.


"tidak ada yang salah hanya aku yang sudah bosan denganmu" jawab si pria datar.


Mendengar jawaban si pria keysya merasa marah, ingin rasanya keysya menghajar si pria, namun apa daya dia bukan siapa2, saat si pria hendak pergi meninggalkan mejanya, keysya terkejut karena pria itu orang yang sama saat keysya SD dia melihat seorang wanita merengek memegang kaki seorang pria, karena si pria minta putus, pria itu adalah orang yang sama.


Saat si pria berjalan melewati meja keysya, raisya teman keysya justru terpanah akan ke tampanan si pria brengsek itu, iya keysya sudah sangat tidak suka dengan pria tersebut karena sudah 3x ketemu sampai terakhir ketemu, selalu dengan keadaan yang sama.


Keysya berjalan menghampiri wanita yang masih menangis, sampai keysya duduk di sampingnya, dia tidak menyadarinya.


"maaf kak...boleh aku duduk sini...? " tanya keysya hati-hati.


"oohh...maaf...boleh..." jawab wanita tersebut terbata-bata karena malu dengan keysya, kedapatan menangis karena putus cinta.


"kenalin...aku keysya...kakak siapa nama nya " keysya mengulurkan tangannya.


"bi-anca..." masih dalam keadaan teisak dia menjawab dan menyambut tangan keysya.


"kak...maaf aku bukannya ikut campur, cowok kayak dia tuh jangan di tangisin, ga pantes! "


"aku udah 3x lihat dia bilang putus sama ceweknya, nah kakak cewek yang ketiga, keadaannya pasti sama, malah yang terakhir sampai pegang kakinya, karena ga mau di putusin, lagian yaa kak, kita kan cewek harus tahan yang namanya demam bucin, biar ga sakit hati... " keysya menjelaskan bahwa dia sudah beberapa kali melihat pacar bianca.


"benar kata kamu keysya..


kamu imut banget sih! kakak jadi lupa deh sedihnya..hehehe.. " ucap bianca sambil mencubit pipi merah muda keysya.


Walaupun sakit keysya tetap tersenyum,..ini pipi woy bukan squisy..." batin keysya dengan senyum dipaksakan.


Mereka bertiga pun akhirnya mengobrol, bianca seolah lupa dengan apa yang terjadi pada dirinya, sepulang dari mall dengan di antar bianca, akhirnya keysya sampai di depan gerbang rumahnya.


"makasih yaa key...kakak pulang dulu..." pamit bianca.


"makasih juga kakak cantik..." balas keysya tak lupa dengan senyum manisnya.


Sesampai di kamar keysya langsung merebahkan tubuhnya diatas kasur imutnya, saat ingin memejamkan matanya, keysya sadar belum mandi, buru-buru dia ke kamar mandi karena sudah mengantuk.


Setelah mandi dan berganti pakaian keysya pun terbang menuju alam mimpi.


***


^Maaf banget ini...baru banget aku belajar nulis, maaf kalau masih belepotan...


Mohon masukkan nya para pembaca


*Terima kasih*