My Lovely My Little Girl

My Lovely My Little Girl
"bersyukur"



«Didalam rumah sakit»


Raisya dipindahkan ke ruang rawat inap, raisya masih belum sadarkan diri, thomas selalu setia menemani raisya, lucas dan bianca juga dokter lisa duduk di sofa samping ranjang pasien raisya, sementara keysya pulang karena keysya tiba-tiba tidak enak badan.


Bianca tertidur di sofa sambil bersandar pada bahu lucas, lucas juga akhirnya ikut terlelap, tinggal dokter lisa dan thomas yang masih terjaga, waktu menujukkan pukul 11 malam raisya belum juga sadar, dokter lisa pamit pada anak nya karena papa thomas baru pulang dari luar kota.


"mama pamit yaa nak, besok mama kesini dengan papa"pamit lisa sambil mengelus lengan thomas, thomas hanya mengangguk, kemudian lisa keluar ruangan.


Thomas menggenggam tangan raisya seraya berkata..


"sa...aku bukan pria romantis seperti pria dalam drama korea yang kamu bicarakan, tapi aku pastikan bahwa hanya akan ada kamu dihatiku, aku akan selalu membahagiakanmu, kumohon bangunlah sa...aku rindu..."thomas kembali menangis.


Lucas mendengar ucapan thomas, sedari tadi sudah bangun namun lucas melihat thomas menangis sambil memegang tangan adiknya, lucas ingin melihat ketulusan thomas.


Sementara raisya yang berpura-pura tidur menahan tangis nya, raisya sudah sadar saat thomas menoleh ke arah lisa yang pergi meninggalkan ruangan.


"oppa beneran suka sama aku?"tanya raisya.


Lucas ingin menghampiri adiknya yang sudah sadar namun dihentikan oleh bianca, bianca sudah bangun juga karena dia merasa lapar, bianca mengajak lucas diam-diam setelah melihat thomas dan raisya berpelukkan.


"aku sangat bersyukur akhirnya kamu sudah sadar"ucap thomas sambil terus memeluk raisya, raisya membalas pelukkan thomas dia menangis bahagia.


Setelah mendengar kata-kata thomas raisya menjadi yakin kalau thomas memang laki-laki yang baik, dia sudah tak memikirkan jarak yang 11 tahun lebih tua darinya baginya cinta thomas yang paling utama.


Raisya melepas pelukkan thomas, thomas mengecup kening raisya lalu berkata...


"tidurlah..."titah thomas.


"tapi kakak tidur di samping aku yaa..."pinta raisya.


Thomas menuruti keinginan raisya, untung ranjang dikamar raisya agak besar jadi muat untuk dua orang tidur bersama, thomas tidur disamping raisya sambil memeluk raisya, mereka pun terlelap dalam mimpi.


Lucas dan bianca memilih pulang karena sudah ada thomas yang menjaga raisya, raisya juga terlihat bahagia tidur berdua dengan thomas, lucas akhirnya mengajak bianca pulang.


«pagi hari dikantor richard»


Richard sedang sibuk bekerja, seharian dia menghadiri rapat dan meeting-meeting penting sampai tak sadar sedari pagi dia belum makan, dia hendak keluar ruangannya tapi langkahnya terhenti karena ada keysya yang baru saja sampai


"pasti belum makan"tebak keysya.


"iya...kamu tau saja aku sedang lapar"jawab richard sambil menarik tangan keysya lembut.


Richard duduk di sofa, sementara keysya menyiapkan makanan, keysya sering membawakan makanan untuk richard jika keysya sempat, kalaupun tidak sempat dia akan menyuruh supirnya membawakan makanan untuk richard, keysya tau richard kalau sudah kerja sampai lupa makan.


"ini silahkan dimakan suamiku"ucap keysya.


"terima kasih istri kecilku"sahut richard tersenyum.


"kamu sudah baikkan sayang?"tanya richard sambil memakan makanannya.


"belum kak, aku mau minum obat tapi nyium bau obat aku langsung mual, maka nya kemarin dirumah sakit aku mual banget nyium bau obat disana"jawab keysya.


Setelah makan richard melanjutkan pekerjaan nya, sementara keysya pulang duluan karena malam ini richard harus lembur.


Keysya sampai rumah terlebih dahulu, setelah bersih-bersih dia makan malam sendiri, di tengah-tengah makan keysya merasa mual, dia berlari ke westafel dapur lalu memuntahkan semua makanannya, rosita yang melihat keysya muntah-muntah langsung menghampiri keysya


"nyonya sakit?"tanya rosita.


"iya kayak nya bi, bi tolong papah aku ke kamar aku merasa pusing"ucap keysya lemah.


Rosita membawa keysya ke kamarnya, membaringkan keysya diranjang kemudian menyelimutinya, rosita keluar kamar keysya berpapasan dengan richard.


"bi ros belum tidur?"tanya richard.


"belum tuan, tadi bibi nemenin nyonya, nyonya muntah-muntah tuan,"jawab rosita lalu pergi meninggalkan richard.


Richard masuk kedalam kamar, dilihatnya keysya yang lagi tidur, richard mendekati keysya dia terkejut melihat wajah keysya yang pucat dan keringat membasahi dahinya, richard menaruh tangannya diatas kening keysya.


"dia tidak demam, lalu kenapa dia seperti kesakitan?"tanya richard dalam hati.


Richard mengambil ponsel nya dia menelepon dokter keluarga nya, tak berselang lama dokter datang, dokter memeriksa keysya saat dokter hendak membuka sedikit bagian perut keysya, richard menghentikannya.


"kenapa harus di buka?"tanya richard menghalangi dokter yang memeriksa keysya.


"aku sudah tua rich, kamu tidak perlu cemburu, aku memang dokter umum tapi aku juga bisa mendeteksi kehamilan, percaya padaku"jawab ridwan.


Ridwan menekan sedikit perut rata keysya lalu dia tersenyum pada richard...


"kenapa kamu tersenyum dok?"tanya richard.


"selamat ada richard junior didalam perut istrimu"jawab ridwan, richard langsung memeluk ridwan dengan erat sampai ridwan kehabisan nafas.


"kamu mau membuat orang tua ini mati?"ucap ridwan pada richard dan melepaskan pelukkannya.


"terima kasih dok..."ucap richard sambil terus menatap keysya yang sekarang sudah tertidur tenang.


Ridwan pamit pulang, bi rosita yang mengantar ridwan keluar rumah, sementara richard menemani keysya.


Richard merasa bahagia mendengar keysya hamil, dia mengusap perut keysya yang masih rata, dia berbicara dengan anak yang ada didalam perut keysya.


Pagi hari keysya bangun dia merasa pusing dan mual, dia berlari ke kamar mandi, dia memuntahkan cairan berwarna kuning, karena semalam dia langsung tidur tidak makan lagi.


Begitu keluar kamar mandi keysya baru menyadari richard tidak ada dikamar, dia ingin mencari richard tapi dia sangat lemas maka dia urungkan niat nya, dia duduk di sofa panjang meraih ponsel nya kemudian menelepon richard, namun tidak dijawab, keysya kesal dia melempar ponsel nya sampai terlempar keatas ranjang.


"dasar nyebelin"umpat nya kemudian melempar ponsel nya.


Richard membuka pintu kamarnya, dilihat nya keysya sedang duduk di sofa menghadap jendela, richard menghampiri keysya..


"sayang...kamu sudah bangun"sapa richard.


Keysya tidak memjawab, dia menoleh ke arah richard kemudian menangis.


"huuaaahhhh....hikss...hiksss..."keysya menangis seketika, keysya tidak mengerti kenapa dia menangis


"hey...kamu kenapa key? aku buat salah sama kamu? jangan nangis donk"tanya richard panik.


"kamu darimana aja sih kak? hiks..hikss..kekey sendirian tadi, kekey juga ga ngerti kenapa kekey sedih, lihat kak rich ga ada dikamar"ucap keysya sambil sesegukan.


"aku tadi dari minimarket beli ini"jawab richard sambil memberikan kantong plastik yang berisi susu kotak khusus untuk ibu hamil.


"jangan nangis kasihan dede nya nanti ikut sedih"kini richard sudah duduk disamping keysya sambil mengelus perut keysya.


"dede? maksud kakak?"tanya keysya.


"kita kedokter kandungan aja biar lebih jelas, aku minta mulai sekarang jangan cape-cape kamu boleh kuliah tapi harus aku yang antar jemput, ngerti!"jawab richard sambil memberi perintah


Richard dan keysya sudah berada dirumah sakit, dia sedang mengantri, tiba-tiba keysya merasa mual lagi, richard memeluk keysya menguatkan keysya, keysya menghirup wangi richard, dia pun tidak lagi mual.


"kak...aku suka wangi kakak"ucap keysya masih dalam pelukkan richard.


Richard tersenyum mendengar apa yang keysya katakan, richard merasa anak dalam kandungan keysya menyukainya, setelah dirasa keysya sudah membaik, nomor antrian mereka pun tiba.


"siang bapak dan ibu"sapa dennis(dokter kandungan nya cowok)dokter ganteng ahli kandungan hehhee.


Richard ternyata mengenal dennis, dennis anak angkat om nya richard yang tidak punya anak.


"lebay lo, cepet periksa istri gue, inget jangan macem-macem"titah richard.


"ya elah bro, gue udah kenyang megang-megang cewek dari yang cantik sampai yang buruk rupa udah gue pegang semua"ucap dennis sambil tersenyum kecut.


"lagian lo cowok kok jadi dokter kandungan"ejek richard.


"dah kasihan istri lo kalau gue ladenin lo mulu"kelak dennis.


Dennis memulai pemeriksaannya, saat pemeriksaan USG dennis tersenyum, lalu dia berkata pada richard dan keysya


"selamat rich, kayak nya lo langsung dapat 2, ini kalau lo liat ada dua seperti biji kacang hijau, itu anak lo, kira-kira usianya sudah 4minggu "ujar dennis menjelaskan.


"kak...bersyukur banget aku langsung dapat dua anak"sahut keysya senang.


"iya sayang...aku juga bersyukur bisa menjadi ayah dari dua baby sekaligus"lanjut richard.


Pemeriksaan selesai keysya dan richard pamit pada dennis...


"terima kasih banyak bro, gue bahagia banget"richard mengucapkan terima kasih sambil menjabat tangan dennis.


"sama-sama rich, gue ikut bahagia punya dua keponakan"jawab dennis.


"oh yaa rich, karena keysya masih tahap awal kehamilan dia jangan terlalu cape, kalau bisa lo puasa dulu lah paling ga sampai usia kandungannya 8minggu"lanjut dennis tanpa sungkan.


Richard melirik keysya, keysya menjulurkan lidah nya meledek richard...


"weehh..mang enak"ujar keysya.


Mereka akhirnya tertawa bersama...


**♡♡♡♡


♡♡♡♡


♡♡♡♡


♡♡♡♡♡


♡♡♡♡


※※※※


※※※


sampai ketemu di episode selanjutnya


nanti akan datang pahlawan buat keysya


pahlawan yang tak di sangka-sangka


terima kasihh😊😊😊**