My Lovely My Little Girl

My Lovely My Little Girl
"jadi model (part 2)"



Hari kedua pemotretan dessy sedang bersiap berganti pakaian setelah di make up terlebih dahulu, sedangkan axel sudah duluan siap dan mulai berpose sendiri, setelah axel giliran dessy berpose sendiri,..


Pengambilan gambar usai dessy berganti pakaian selanjut nya, kali ini pakaian nya agak terbuka, membuat dessy tidak nyaman, dia terus menerus menutup bagian dada nya yang terbuka dengan kedua tangan nya,..


"apakah kamu merasa tidak nyaman,?"tanya axel yang memakai kemeja yang sengaja tidak dikancing kan, memperlihat kan bentuk otot perut dan dada nya


Dessy menelan ludah nya melihat pemangan indah yang terpampang jelas di hadapan nya, seketika dessy langsung memalingkan wajah nya,..


"ii. .yaa.."jawab dessy singkat tanpa menoleh ke arah axel


Axel tersenyum melihat patner nya yang seperti nya malu melihat badan nya,..


"hei..aku disini,..lihat aku ketika kamu bicara pada ku,.."ucap axel lagi..


"maaf axel, aku tidak terbiasa melihat nya,.."jawab dessy masih enggan untuk melihat lawan bicara nya..


"hahaha...kamu lucu sekali,.."ucap axel lagi


Semua pose sudah mereka lakukan, ada satu pose yang membuat dessy menelan air liur nya,..


"fotografer ini sudah tidak waras apa, masa aku harus berpose seperti ini, aku sungguh malu sekali" keluh dessy dalam hati,..


Pose terakhir yang harus dilakukan sungguh membuat dessy tidak nyaman, karena dessy diminta bersandar didada bidang milik axel, sedangkan axel melingkari kedua tangannya di pinggang milik dessy,..


"jangan gugup baby, ini hanya pekerja, sebentar lagi selesai,.."bisik axel di telinga dessy,..


Dessy langsung gemetar saat axel berbisik bibir axel menyentuh telinga nya, dengan berat hati dessy menuruti setiap intruksi dari fotografer, hampir empat jam dessy melakukan pemotretan tanpa istirahat, axel yang memang profesi nya seorang model tidak terlihat lelah sedikitpun berbeda dengan dessy, selesai pemotretan dia langsung berbaring di sofa ruang ganti, dessy mengambil nafas panjang lalu membuang nya secara perlahan...


Tok...tok..tok...


"permisi,..maaf mengganggumu,.."ucap axel begitu masuk kedalam ruang ganti dessy..


"tidak,..


"apa kamu lelah honey...


"hah...sedikit,..


"ini...minum lah, aku biasa meminum itu ketika aku lelah,.."ucap axel sambil memberikan sebotol air penambah ion tubuh,..


"terima kasih,.."dessy menenggak minuman yang di berikan axel hingga tinggal setengah botol,.


"aku semakin betah disini, rasa nya tidak rela untuk kembali, dia benar-benar polos dan lugu, seperti nya aku mulai jatuh cinta dengan wanita indonesia ini" batin axel memandangi wajah lelah dessy,..


"hallo xel,,,kamu baik-baik saja??," ucap dessy sambil memegang lengan axel


Axel tersadar dari lamunan nya, dia langsung salah tingkah,..


"hahh..ohh..iyaa..aku baik-baik saja,.."jawab nya gugup


"permisi des,.."sapa damian sudah sedari tadi di depan pintu ruang ganti,..


"iya pak...ada apa???"tanya dessy,..


"hanya ingin memberitahu kan, besok mulai syuting untuk promosi,,"jawab damian..


"baik pak,.."ucap dessy singkat


Damian keluar dari ruang ganti, sedangkan axel dan dessy melanjutkan perbincangan mereka, sudah puas berbincang, axel keluar ruang ganti, karena dessy ingin berganti pakaian,..


"pak,...apa saya sudah boleh pulang??"tanya dessy pada damian selesai mengganti pakaian


"tentu...mari saya antar,..!"jawab damian sambil menarik tangan dessy,..


Belum sempat damian membawa dessy ke tempat parkir terlanjur di cegat oleh manager axel, filbert menarik tangan dessy yang satu nya lagi,..


"maaf tuan, bisakah nona ini biar saya saja yang mengantar nya??"pinta filbert


"maaf..tapi saya tidak bisa mengijinkan nya, karena saya yang ditugas kan mengantar jemput nona dessy,.."jawab damian tegas,..


"tapi tuan...


Sontak damian dan filbert melepaskan tangan dessy secara bersamaan, begitu tangan nya di lepas, dessy berlari meninggalkan dua pria yang tadi sedang berdebat,..


"dessyyy...."teriak damian sambil berlari mengejar dessy, belum sempat terkejar dessy sudah melaju bersama dengan tukang ojek yang di berhentikan nya,..


"hosh...hosh...(suara nafas damian)..


"shit...!!!" umpat nya melihat dessy sudah terlalu jauh dari pandangan nya,..


***


Dessy tiba di kosan nya langsung merebahkan tubuh nya dikasur lusuh kosan nya, dia memejamkan mata nya lalu dia pun terlelap,..


Pukul 7 malam dessy terbangun dari tidur nya karena perut nya sudah mulai berdendang minta di kasih jatah, dessy bangkit dari kasur nya berjalan menuju kamar mandi, setelah selasai mandi dan berganti pakaian dia keluar kosan nya untuk mencari makan,..


Dessy berjalan kaki menuju minimarket, biasa nya kalau sudah tanggung bulan seperti sekarang dia akan berhemat hanya membeli mie untuk mengganjal perut nya, dessy terus berjalan tanpa dia sadari dia diikuti seseorang, tiba-tiba...


Grepp...


Tangan dessy ditarik masuk ke dalam sebuah gang, saat dessy hendak berteriak mulut nya di bungkam oleh tangan yang menarik nya...


"sstt,...it's me..."ucap axel membungkam mulut dessy,..


"aku lepaskan tapi jangan berteriak,,"ucap nya lagi


Dessy menganggukkan kepala nya,..


"ck..kamu sudah gila yaa,..!"pekik dessy kesal


"sorry honey, aku sangat merindukanmu sampai aku keluar hotel tanpa memberitau managerku,.."sahut axel menundukkan kepala nya di bahu dessy,..


"hahhh...jangan bercanda xel,.."tanya dessy tak percaya ucapan axel,..


"sungguh...aku benar-benar merindukanmu,.."axel berkata masih menyandarkan kepala nya di bahu dessy,..


Dessy masih tidak percaya akan apa yang dia dengar, dessy masih mencerna kata-kata axel, axel secara tiba-tiba langsung mendarat kan ciuman di bibir sexsi dessy, dessy membulatkan kedua mata nya, lalu mendorong kuat tubuh axel,..


"xel apa yang kamu lakukan??"pekik dessy lagi sambil menutup bibir nya yang habis di kecup axel,..


"sorry honey, jangan marah, itu bentuk perasaanku untukmu,.."ucap axel tulus


Kruk...kruk...kruk...


Suara perut dessy menghentikan perdebatan mereka,..


"kamu lapar???"tanya axel..


Dessy mengangguk malu, axel tersenyum lalu menarik tangan dessy lembut, lalu berjalan ke arah mobil yang axel bawa tadi,..


Sesampai nya di mobil axel melajukan mobil nya menuju restoran, ketika sampai axel kembali meraih tangan dessy, lalu menggenggam nya..dessy malu tapi tidak dapat berbuat apa-apa karena dia pun sudah tidak ada tenaga karena lapar,..


"makan lah..."titah axel setelah pesanan makanan mereka datang..


,"baik,..."jawab dessy lalu memakan makanan nya hingga tak tersisa, axel tersenyum melihat nya, baru kali ini axel melihat wanita yang tidak jaim.saat makan berdua dengan nya,..


"masuklah!,,aku akan pergi ketika melihatmu masuk .."titah axel sesampai nya didepan kosan dessy,..


Dessy masuk kedalam kosan nya tanpa menjawab ataupun menoleh pada axel, dia masih berasa mimpi pria tampan super top model, merindukkan nya juga mencium nya, jantung dessy berdetak tak karuan, bukan karena dia juga ada perasaan terhadap axel, tapi karena dia terkejut apa yang dilakukan axel terhadap nya,..


"mungkin ini hanya mimpi,.."gumam nya dalam hati...


Sementara dessy masih bingunng antara kenyataan dan mimpi, axel sedang berbunga-bunga karena berhasil mencium wanita yang mengganggu tidur nya...


"darimana saja xel, apa kamu lupa kita disini hanya untuk kerja??"tanya filbert begitu axel masuk kedalam kamar,..


"aku tidak lupa bert..tapi mau gimana hatiku tidak mampu berbohong lebih lagi,..


"sudah..aku malas membahas nya, aku tidurlah,..