
Matahari bersinar diana terbangun dari mimpi nya, dia bangun sambil melihat kamar yang dia rindukan, dia tersenyum mengingat semalam orangtua nya benar-benar sudah memaafkannya, diana bahagia bisa kembali bersatu dengan orangtua nya juga adik kecil nya, diana bersiap-siap untuk ke kantor
Sesampainya di kantor diana menyapa sekuriti yang dulu dia selalu abaikan dulu...
"pagi pak karyo, semangat kerja nya yaa, ini bagikan kesekuriti yang lain"ucap diana tersenyum, sambil menyerahkan kopi yang dia beli dalam perjalanan menuju kantor.
"makasih bu diana"ucap karyo, karyo merasa senang mendapatkan kopi dari diana, selama ini diana tidak pernah menyapa nya duluan, maka nya dia bahagia banget disapa duluan oleh diana.
"sama-sama..saya masuk dulu yaa pak"ucap diana lagi.
"iya bu.."jawab karyo sambil membuka pintu untuk diana.
Diana masuk sambil terus mengembangkan senyum di wajah cantik nya, diana semakin menawan dan cantik karena perubahan sikap dan prilaku nya, dia berjalan menuju lift, semua para karyawan perusahaan terpanah melihat diana yang semakin cantik sejak pulang dari tugas nya dijepang.
(lihat tuan putri kembali, diana makin cantik saja)
(iya benar, sekarang sangat ramah)
(memang dari dulu dia sudah ramah)
(iya sekarang jauh lebih natural ramahnya){para karyawan-karyawati bergosip mengenai diana}
***
***
***
**
Diana tidak menghiraukan bisik-bisik tetangga tentang dia, dia terus berjalan memasuki lift menuju lantai kantor richard berada, sesampai nya dilantai yang dituju, diana berjalan kembali menuju keruangan richard, sesampai nya didepan ruangan dia berpapasan dengan maxim yang keluar dari dalam ruangan.
"hai an..."sapa maxim
"hai juga max.."jawab diana sambil menampilkan senyuman manis nya.
Jantung maxim seakan berhenti sejenak, melihat senyum manis diana, maxim juga sahabat diana entah kenapa menurut maxim diana seperti mempunyai aura baru ketika kembali.
"jantung gue...untung ga copot, diana kenapa bisa manis banget ya, duh...senyumannya mengalihkan duniaku"gumam maxim dalam hati.
"max..are you ok?"tanya diana sambil memegang lengan maxim.
"hah...eh..gue..eh..aku.duhh..."ucap maxim tergagap.
"kamu kenapa max? kok wajah kamu memerah?"tanya diana sambil memegang wajah maxim yang memang sudah memerah.
aku baik-baik saja an, aku permisi dulu yaa" ucap maxim lagi sambil berlari.
"eh...aku? sejak kapan dia berbicara begitu sopan? hmm.."gumam diana sambil mengangkat kedua bahu nya.
Diana masuk kedalam ruangan richard, kemudian setelah selesai melapor, dia keluar ruangan, saat dia keluar ruangan velope dengan pakaian kerja yang kurang bahan berjalan menuju ruangan richard, velope masuk tanpa mengetuk pintu, diana yang tidak tenang adik ipar nya didatangi wanita sexsi segera muncul, diana langsung masuk kedalam tanpa mengetuk, dia melihat velope sedang melingkar kan tangannya dileher richard sambil berjinjit.
Diana murka melihat adegan didepan mata nya, dengan segera diana berubah jadi hulk women, diana menjambak rambut velope lalu melemparkan velope kelantai, tidak sampai disitu ketika velope berusaha berdiri segera diana kembali menjambak nya, menyeretnya keluar ruangan richard, sampai diluar ruangan, diana menindih badan velope kemudian menampar pipi velope berulang kali, plak...plak...plaakkk...plak..., terakhir dia membenturkan kepala nya ke kepala velope kemudian berdiri dan berkata..
"silahkan lo laporin gue ke polisi, gue ga takut, dan satu lagi jangan ganggu suami adik gue, kalau sampai lo masih ngerayu suami adik gue lagi, bukan hanya ini yang lo dapat tapi gue bakal kirim lo langsung ke NERAKA"ancam diana.
Semua karyawan yang melihat aksi diana memberikan tepuk tangan untuk keberanian diana, sementara velope merasa benar-benar terhina, sudah ditolak richard, dihajar diana, sekarang ditertawakan para karyawan richard, velope berdiri lalu pergi meninggalkan keramaian yang menertawakan nya.
"awas lo diana, sebelum lo ngirim gue ke neraka, gue duluan yang akan mengirim lo ke neraka"umpat velope sambil terus berjalan.
Diana berbalik menatap tajam pada richard, richard menelan ludah nya karena dia melihat kejadian yang barusan terjadi kini dia malah mendapat tatap tajam dari diana.
"kenapa tuh cewek gatel bisa ada disini?"tanya diana sambil melipat tangannya di dada tetap dengan pandangan mata elangnya
"itu..aku sedang ada kerja sama dengan dia, hanya kerjasama, sungguh an"jawab richard sedikit takut, karena yang dia tau diana , diana yang anggun bisa begitu menyeramkan ketika dia marah, tapi dia tidak akan menggunakan kata-kata kasar seperti tadi.
"aku peringatkan kamu rich, dia itu licik, saat aku bekerja sama untuk menjebakmu dulu, tau apa yang dia lakukan padaku? dia mengirim seseorang untuk menculikku, untung aku jauh lebih pintar darinya, kalau tidak...entah apa yang terjadi.."ucap diana lagi
"aku tau an, tapi aku rasa sangat sulit menghindarinya, dia begitu tidak tau malu"jawab richard
"huff...tenang aku yang akan membuat dia menjauh darimu, aku akan ikut disetiap meeting mu dengan dia, aku ga mau adikku sampai cemburu, dengan umur keysya yang masih sangat muda, rasa cemburu nya pasti lebih besar"ucap diana lagi.
"baik an, terserah kamu saja"jawab richard pasrah.
Setelah kejadian diana berubah jadi hulk women, setiap pertemuan meeting dengan velope richard selalu ditemani oleh diana, keysya sangat bahagia kakak nya menjadi pengawal sekaligus mata-mata buat dia.
※
※
※
※
※
※
Diana sedang melajukan mobil nya menuju rumah keysya, hari ini dia ingin membawa keysya jalan-jalan, di sangat senang bisa jalan bersama lagi dengan adiknya, sesampainya di rumah keysya, dia turun dari mobil kemudian masuk ke dalam rumah.
"kekey sayang,..kamu sudah siap?"ucap diana begitu masuk rumah
"sudah kak, oh yaa kak rich, aku ga antar kakak ke bandara yaa!"keysya menjawab diana lalu menoleh ke arah richard yang sudah siap untuk pergi dengan 1 koper ditangannya.
Richard ada perjalanan bisnis ke surabaya, dia ditemani oleh maxim sepupu sekaligus orang kepercayaannya
"iya..pergilah, tapi jangan terlalu lelah, aku disana cuma 3 hari"jawab richard.
"kamu mau pergi dinas rich? terus keysya sama siapa?"tanya diana.
"sama kakak aja lah, kan sekarang dah ada kak diana"keysya yang menjawab.
"oh..bener juga ya..."ucap diana lagi tersenyum.
Richard pergi ke bandara bersama dengan max, sementara keysya dan diana pergi ke mall, keysya sangat senang bisa jalan-jalan dengan diana, begitu juga dengan diana
Sesampai nya di mall, mereka berkeliling menyusuri mall, mereka masuk ke toko perlengkapan bayi, mereka memilih-milih perlengkapan untuk bayi twins
"kak ini bagus tidak?"tanya keysya sambil menunjuk box baby berukuran besar berwarna biru bermotif gambar binatang.
"hmm..iya bagus kok, oh yaa key, kita harus membeli baju bayi juga kan? tuh di lorong sebelah sana baju-baju bayi, yuk kita kesana"titah diana.
Setelah lelah dengan berbelanja, mereka memutuskan untuk makan siang di restoran milik thomas dan billy.
"kak mau makan apa?"tanya keysya pada diana.
"kamu ini, bukan pesan buat kamu dulu malah tanya kakak, sini biar kakak yang pesan"jawab diana sambil mengambil buku menu.
Diana memesan banyak makanan, diana sangat ingin keysya dan bayi nya sehat, karena mereka didalam ada dua keysya harus doble makannya.
"jangan marah, tadi kakak bukan maksud bentak kamu, kakak hanya ingin jadi aunty yang baik buat twins boys"ucap diana sambil tersenyum, karena wajah keysya sudah berubah sedih, saat diana bicara tadi.
"kirain kak diana marah"ucap keysya lagi.
"kekey yang cantik nya mengalahkan miss universe, kakak sayang banget sama kamu, setelah apa yang terjadi juga kesalahan kakak padamu, membuat kakak ingin menebusnya dengan memberimu banyak perhatian, kamu ga keberatan kan?"jawab diana panjang lebar.
"maaf kak,..aku terlalu sensitif sampai ga ngerti perasaan kakak"ucap keysya sambil meraih tangan diana lalu mengelus nya dengan lembut.
"aku maklum kok key, nama nya juga bumil..hehhe"jawab diana lagi sambil tertawa kecil.
Makanan yang mereka pesan akhir nya datang, mereka makan sambil mengobrol, setelah makan mereka pulang ke rumah keysya, sesuai perkataan keysya diana menemani nya selama richard diluar kota, diana setiap hari merawat keysya dengan penuh perhatian, membuatkan keysya susu hamil setiap malam, setiap pagi keysya sarapan di kamarnya, diana juga yang membawakannya, selama richard di luar kota diana ijin untuk tidak masuk kerja, selama 3 hari diana sangat telaten mengurus keysya, keysya sangat senang diana benar-benar berubah.
Malam ini jadwal richard pulang dari surabaya, dia setiap hari selalu memikirkan keysya selama disana, walaupun diana selalu bilang tidak perlu khawatir tetap saja richard khawatir, dia tidak sabar untuk bertemu dengan istri tercinta nya
Sepanjang perjalanan richard mengobrol dengan maxim...
"max diana yang sekarang, gimana menurut lo?"tanya richard pada maxim.
"hmm..cantik seperti biasa"jawab maxim singkat, maxim sebenarnya malas membahas diana bukan karena tidak tertarik, hanya saja arya dan merry sudah ada calon untuknya, dia adalah seorang anak pengusaha di amerika.
"lo ga bosan jadi jomblo? ga mau gue comblangin sama diana?"lanjut richard sudah malas basa-basi.
Richard terdiam memikirkan, siapa yang dijodohkan dengan maxim? sampai dia tidak sadar sudah sampai rumahnya, richard turun dari mobil lalu berjalan masuk, maxim melaju kan mobil nya kembali menuju rumah arya.
"sayang aku pulang"ucap richard begitu masuk.
"kakak sudah pulang? kok ga ngabarin aku sih?"tanya keysya sambil meraih lengan richard.
"sengaja...biar suprise" jawab richard tersenyum manis pada istri nya.
"udah dong,..mesra-mesraannya, kasihanilah hamba yang jomblo ini!"ucap diana lalu mereka pun tertawa bersama.
«Dikamar richard dan keysya»
Richard baru selesai mandi, dia langsung merebahkan dirinya diatas ranjang, keysya yang duduk ditepi ranjang hanya melirik sambil memainkan ponsel nya
"suami baru pulang, sudah dicuekin"ucap richard dengan wajah cemberut.
Keysya ikut berbaring disamping richard sambil mengelus wajah richard...
"kak rich lucu banget kalau cemberut"ucap keysya sambil tertawa kecil.
"kok lucu sih yank, bukannya ganteng? hehhe"jawab richard pede.
"pede banget"ucap keysya lagi.
Richard mendekati telinga nya ke perut keysya lalu berkata,..
"anak-anak ayah disana baik-baik saja kan? ayah kangen sama kalian, hari ini makan apa sama bunda?"ucap richard pada perut keysya, tiba-tiba...dug...twins boys merespon ucapan richard, richard tersentak kemudian mencium perut keysya berkali-kali, sampai keysya geli di buatnya.
"geli kak.."ucap keysya sudah tertawa karena merasa geli perutnya diciumi richard.
"hahaha..habis twins boys merespon ucapan ayah, sayang coba mulai sekarang ganti panggilan kamu ke aku, panggil aku ayah gitu"pinta richard.
"iyaa ayah..."ucap keysya lagi
Karena hari sudah larut mereka memutuskan untuk segera tidur, mereka pun akhir nya tertidur bersama.
※
※
※
※
※
Pagi ini diana bekerja seperti biasa, karena richard sudah kembali, diana bekerja dengan serius, sampai dia tak sadar billy sudah ada diruangan nya sedari tadi, billy mendekati diana.
"permisi ibu diana..."ucap billy sambil mengetuk meja kerja diana.
Diana yang kaget langsung menoleh pada billy, billy hanya tersenyum menatap diana, kemudian diana berdiri langsung memeluk billy, billy menyambut pelukkan diana.
"kamu kemana aja bil? sampai tidak mengabariku"ucap diana sambil melepaskan pelukkannya pada billy.
Billy menarik tubuh diana lagi, lalu memeluknya kembali, billy sangat merindukan diana, semenjak dia memutuskan untuk membantu perusahaan bima, dia tidak punya waktu untuk bertemu diana, dia sibuk dengan perjalanan bisnis yang tiada henti, setelah semua kerjaan diluar kota ataupun diluar negri selesai, billy segera menemui diana.
Billy selalu percaya diana sebenarnya wanita yang baik, sebagai dokter psikolog billy mengerti kenapa diana berbuat begitu.
"maaf an aku sibuk sekali semenjak ikut andil di perusahaan papa, aku merindukanmu an"ucap billy semakin mengeratkan pelukkan nya.
Degg....{jantung diana seakan ingin melompat keluar mendengar billy juga merindukannya}
"aku juga bil, aku sangat merindukanmu"jawab diana.
Billy terkejut mendengar ucapan diana, kemudian dia melepaskan pelukkan nya, lalu mengecup kening diana dengan lembut.
"aku fikir hanya aku yang merasakan hal itu, aku bahagia an, ternyata perasaanku tidak bertepuk sebelah tangan"ucap billy setelah mengecup kening diana.
Wajah diana yang putih memerah, billy melihat hal itu tersenyum, lalu dia meraih tangan diana dan memasang cincin dijari manis diana seraya berkata..
"sedari dulu cincin ini selalu aku pakai di jari kelingkingku, aku ingin memberikan nya padamu sedari dulu, hanya saja aku takut kalau kamu tidak akan menerimaku, maaf diana..aku bukan pria romantis dan aku juga bukan pria yang baik, tapi aku janjikan satu hal, aku akan selalu setia kepadamu,"ucap billy, dia menarik nafas panjang kemudian melanjutkan kata-kata nya.
"mau kah kamu menjadi istriku"lanjut billy.
Diana sangat bahagia mendengarnya, dia menjawab dengan mencium bibir billy sekilas.
Cupp...
"aku mau bil"jawab diana lalu menutup wajah nya dengan kedua tangan nya karena merasa malu terlalu agresif.
Billy mengangkat tubuh diana keatas saking senang nya, sampai ketukan pintu mengejutkan mereka berdua, mereka menghentikan kegiatan mereka sejenak
tok..tok..tok
"permisi bu..maaf mengganggu, saya diminta pak richard memberitahukan hari ini ada meeting lagi, dengan ibu velope"ujar novi salah satu karyawan richard.
"baiklah,..aku akan segera kesana"jawab diana
Novi kemudian keluar dari ruangan diana sambil senyum-senyum sendiri, karena tadi dia sempat mengintip adegan mesra antara diana dan billy.
"bu diana agresif juga yaa"gumamnya dalam hati sambil senyum-senyum sendiri
"bil..maaf aku harus ikut richard meeting"ucap diana.
"velope? bukankah dia mantan pacar richard?"tanya billy.
"iya..karena alasan itu, setiap kali meeting aku harus ikut, wanita ****** itu ga berhenti mengejar richard, padahal dia tau richard sudah menikah"jawab diana kesal.
Melihat diana kesal, billy mengerti maksud tujuan diana mengikuti richard meeting.
"pergilah..aku juga harus kembali pulang, karena tadi aku langsung menemuimu begitu tiba disini"ucap billy.
Mereka keluar ruangan diana kemudian berpisah didekat lift, sebelum masuk lift billy kembali mengecup kening diana, lalu masuk kedalam lift, mereka saling melambaikan tangan.
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
**Tunggu kelanjutan nya yaa guys...
episode selanjut nya akan ada adegan menarik lainnya
Terima kasih sudah membaca...😊😊😊**