
Akhir semester telah tiba tanpa terasa sebentar lagi dua kembar tampan lulus SMA, raffa dan raffi pergi kesekolah seperti biasa, mereka mengendarai kendaraan nya masing-masing, raffi tiba lebih dulu,, disusul raffa dan juga indah, semenjak kejadian membentak yang raffi lakukan terhadap indah membuat dia jauh lebih cuek lagi, dia sama sekali tidak pernah bicara ataupun memandang amanda, amanda bersikap sebalik nya, dia terus saja mengganggu raffi walaupun raffi tidak pernah merespon nya,..
"hai raffi..."sapa amanda begitu raffi duduk disebelah kanan nya, raffi tidak menjawab ataupun menatap nya...
"pagi amanda..."sapa raffa tersenyum..
"pagi fa..."balas amanda tersenyum juga pada raffa
Guru pun masuk kedalam kelas memberikan lembar kertas ujian, semua murid mengerjakan nya dengan serius, tak terkecuali kembar tampan mereka tidak melirik kemanapun hanya berkonsentrasi pada lembar ujian yang mereka sedang kerjakan,..
*
*
*
"fi ke kantin yuk...!"ajak meldi dengan gaya centil nya, raffi diam saja menanggapi nya kemudian berjalan keluar kelas menuju kantin..
Meldi berlari mengejar raffi, tapi raffi terus berjalan, tanpa menoleh ke arah nya, meldi tidak pantang menyerah dia menyusul raffi dengan cepat, lalu mengapit lengan raffi, raffi membiarkan tangan meldi melingkar di lengan nya, meldi pun mulai halu merasa raffi sudah mulai menyukai nya,..
"kamu akan hanya milikku" batin meldi,..
Sebenar nya raffi hanya malas melayani meldi,mungkin kalau dibiarkan meldi akan sadar sendiri, pdhl hal itu hanya akan jadi bumerang untuk raffi,..
"lepas...aku mau makan,.."sentak raffi begitu sampai kantin, raffi duduk di meja kantin yang tersedia disana,..
"ini fi...buat lo..!"kata amanda memberikan raffi semangkuk bakso,..
"buatmu saja,.."jawab raffi dingin,..
"jangan gitu donk fi, kan gue udah beliin, sayang ga di makan,.."paksa amanda dengan nada memohon,..
"aku bilang ga mau ya berarti ga mau..!, ganggu saja, pergi sana,.!"bentak raffi sambil bangkit dari duduk nya..
"lo keterlaluan fi, gue cuma berusaha baik ma lo, karena lo udah nganterin gue pulang, gue ga ada niatan lain, memang gue suka sama lo, tapi ga gini juga lo perlakukan gue seenak jidat lo, kalau memang lo mau gue menjauh dari lo, gue kabulin mulai sekarang gue ga kenal nama nya RAFFI RAHARDY MAHENDRA!!!!"sentak amanda marah,.
Amanda meninggalkan kantin sambil berlari dan menangis, dia tak habis fikir kenapa raffi harus semarah itu, hati nya sakit bukan karena cinta nya di tolak tapi karena sikap baik nya disalah artikan oleh raffi,..
Semua yang melihat pertengkaran amanda dan raffi hanya bisa memandang dari kejauhan tanpa berbicara, karena gunung es raffi itu benar-benar dingin, mereka takut mati kedinginan karna aura dingin yang terpancar jelas di diri raffi,..
"udah fi..cuekin aja cewe gatel itu.."kata meldi merasa senang saingan nya berkurang,..
"DIAM!!!!"bentak raffi lalu pergi keluar dari kantin..
"B*#ng$*k..!!!"umpat meldi geram..
***
**
*
Richard dan keysya berada di kamar nya sedang menikmati waktu berdua mereka, karena si kembar sudah besar mereka lebih banyak waktu berdua, apa lagi sekarang keysya menjadi asisten richard, di kantor maupun di rumah mereka selalu berdua menikmati kebersamaan dengan penuh cinta dan kasih..
"yah..sebentar lagi raffa dan raffi lulus, apa tidak terlalu dini menyerahkan perusahaan kamu dan juga papa pada mereka berdua,,??"
"tidak juga bun, mereka jauh lebih cerdas dan bijaksana daripada aku, aku rasa mereka mampu,.."respon richard..
"hmm...bunda hanyaa....,,ucapan keysya terpotong oleh ketukan pintu dari luar..
tok..tok...tok...
Keysya membuka pintu kamarnya, dilihat nya raffi berdiri disana menampakan wajah bersedih..
"anak bunda..sini masuk..."kata keysya menuntun anak nya masuk,..
keysya duduk di tepi ranjang, raffi duduk dibawah nya menaruh kepala nya di atas paha bunda nya..
Richard melihat anak nya bersedih, dia ikut duduk dibawah samping raffi, mengusap punggung raffi yang sedang menenggelam kan kepala nya di paha bunda nya,..
Keysya dan richard saling beradu pandang, tidak mengerti kenapa putra nya bersedih..
"kenapa nih anak ayah sama bunda, tumben???"tanya keysya..
"lelaki tampan ayah kenapa bersedih?? ada apa nak??"sambung richard,....
Raffi menangis dipangkuan bunda nya, bunda dan ayah nya makin penasaran alasan apa sampai raffi si wajah datar menangis??..richard memeluk putra nya, lalu dia bertanya lagi..
"ada apa nak...???
Raffi berbalik menghadap ayah nya, airmata nya sudah bertumpah ruah..
Dia memeluk ayah nya sangat erat masih menangis tanpa bicara,..
"ayah..apa aku manusia???...kata raffi masih memeluk ayah nya,.
"hah...richard bingung dengan pertanyaan raffi..
"maksud kamu apa nak???tanya richard lagi..
"aku bahkan tidak punya hati yah, aku memarahi nya padahal dia tidak salah apa-apa, aku juga mengabaikan nya, membiarkan dia menangis karena aku, aku bukan manusia yah, aku iblis berwajah manusia,..!"ungkap raffa gemetar...
"dia...???kata richard dan keysya berbarengan...
Mereka akhir nya paham akan maksud putra nya,..
"lepas dulu pelukkan nya, sini lihat ayah..."kata richard melepaskan pelukkan nya lalu menangkup pipi putranya dengan kedua tangan nya,..
"dia itu seorang gadis???..
Raffi mengangguk...
"seperti ini nak, perasaan itu tidak bisa dipaksakan, contoh nya jika kamu kenyang maka kamu tidak akan mau makan lagi, betul tidak???
Raffi kembali mengangguk,..
"itu lah perasaan kalau dipaksakan akan menyakitkan, seperti sudah kenyang tapi tetap saja makan, akan membuatmu ingin muntah kan??? perasaan seperti air yang mengalir di sungai nak, biarkan mengalir dengan sendiri nya, karena kalau kamu paksakan hanya akan menjadi banjir bandang yang bisa menewaskan mu, begitu juga cinta kalau kamu paksakan rasa cinta orang lain pada dirimu itu hanya akan jadi bumerang untuk dirimu sendiri dan juga untuk gadis itu, pelan-pelan kamu rasakan cinta nya, jika kamu dapat merasakannya baru kamu mulai mengambil keputusan, tangisan kamu ini karena rasa bersalah bukan cinta, jadi tidak usah kamu fikirkan, yang difikirkan belum tentu bisa dikatakan, dan yang dikatakan belum tentu bisa difikirkan,,,"jelas richard panjang lebar,..
"baik yah..."ucap raffi lalu berdiri dari duduk nya...
"sayang nya bunda..kegundahan karena rasa bersalah kalau di biarkan hanya akan jadi luka yang menyakitkan, temui dia minta maaflah..."kata keysya lagi mencium pipi putra nya..
"alah...ngatain aku playboy bodoh..kamu ini kucing bodoh..."sentak raffa yang sedari tadi menyandar di pintu kamar..
Raffa menghampiri ayah bunda nya, lalu merangkul raffi...
"jangan cengeng, neh telefon dia sekarang..." kata raffi menyerahkan ponsel nya, dilihat nya panggilan keluar bertuliskan nama amanda, sontak raffi mulai kebakaran jenggot,..
"hah...gila kamu kak, aku harus cepat matikan panggilan konyol ini.."kata raffi kelabakan, sebelum sempat menekan tombol merah amanda keburu menjawab panggilan...
(hallo..siapa disana???)tanya amanda
(kalau anda tidak bicara saya matikan sekarang)ancam amanda dari seberang telefon..
(amanda...)panggil raffi,..
(raffi...)balas amanda lirih
Raffi berlari keluar kamar orangtua nya, menuruni tangga lalu kegarasi..dia melajukan motor nya dengan kecepatan penuh, sampai di depan rumah amanda, raffi memberanikan diri turun dari motor nya melangkah menuju pintu rumah amanda kemudian menekan bel...
Clekk...
Pak hartono tekejut dengan kedatangan salah satu murid kesayangan nya, pak tono guru yang dikenal killer tapi dia bisa berubah 180 derajat kalau sudah berhadapan dengan raffa dan juga raffi, karena kembar tampan ini sangat cerdas maka dari itu pak tono menyayangi kedua nya..
"raffi..ada perlu apa nak???"tanya tono sambil menyingkir mempersilahkan raffi masuk,..
"maaf pak, aku mau mengajak amanda keluar, boleh???"tanya raffi dengan suara serak nya..
"hah..boleh..tentu saja boleh.."kata pak tono senang, fikir pak tono bisa berbesanan dengan richard mahendra bisa membuat dia bangga memiliki besan the best seperti keluarga mahendra..
"mah..panggil amanda..ada raffi datang.."titah pak tono pada istri nya..
"sebentar pah..."kata irma istri dari pak tono..
15 menit menunggu amanda turun kebawah bersama mama nya...
"ayo kita langsung jalan aja...!" ajak amanda begitu sampai dibawah..
Amanda mencium punggung tangan mamah papah nya secara bergantian, raffi pun melakukan hal yang sama,..
Sampai di sebuah gedung apartemen raffi menghentikan motor nya, raffi turun dari motor lalu berjalan menuntun amanda, amanda tidak bicara hanya mengikuti langkah raffi, sampai nya dilantai 12 kamar 309 raffi mengambil id card lalu mengajak amanda masuk, raffi berjalan ke arah dapur mengambil 2 botol air mineral menaruhnya di atas meja tamu..
"ini apartemen siapa fi?"tanya amanda melihat sekiling tampak mewah dengan dihiasi dinding berwarna putih, perabotan yang cukup dibilang bisa menguras habis gaji papah nya selama bertahun-tahun...
"apartemenku.."jawab raffi singkat duduk di sebelah amanda,..
"ada apa lo mau ketemu gue???"tanya lagi amanda nada nya sinis...
"aku..huff..."raffi membuang nafas kasar..
"aku mau minta maaf, tidak seharus nya aku kejam padamu amanda, maaf sekali lagi, aku menyakitimu,.."jawab raffi mulai tenang...
"ohh...ywdh gpp kok, santai aja.."kata amanda senyum puas karena raffi minta maaf...
"kamu..tidak marah manda??"tanya raffi belum yakin amanda telah memaafkan nya...
"iya..ywdh gue balik yaa fi, ga enak berduaan doank ma lo disini..."pamit amanda..
"tunggu manda, aku belum selesai bicara,.."kata raffi meraih tangan amanda...
"aku hanya ingin memastikan hatiku, apa benar aku manusia yang tidak punya perasaan cinta, aku selalu di kelilingi perempuan penggoda yang membuatku memagari diri dengan bersikap dingin dan acuh,.."kata raffi lagi
"bisakah kamu membuatku jatuh cinta padamu??"tanya raffi dengan mimik muka yang serius,..
"pertanyaan bodoh macam apa ini???" batin amanda...
"maksud kamu???"tanya amanda memastikan...
"aku mau kita mulai dari awal, perkenalan, pendekatan setelah nya aku tidak ingin berpacaran, jika aku sudah jatuh cinta padamu, aku mau kita langsung menikah.."jawab raffi tegas..
"hah...eh..ya sudah fi, kalau lo mau nya gitu,..
"elo?? jangan bicara begitu mulai sekarang biasakan aku kamu...!"titah raffi dengan tatapan tidak boleh membantah...
Setelah bicara di apartemen milik nya, raffi mengantar amanda pulang, sampai nya di depan rumah ada irma yang sedang menunggu putri nya...
"sudah pulang sayang..."sapa irma begitu amanda dan raffi masuk...
"duduk dulu nak..."titah nya pada raffi..
Raffi pun duduk di ruang tamu, raffi melihat foto-foto amanda dari kecil hingga remaja tergantung rapih dan tersusun di dinding...
"kok cepat banget sudah pulang nak raffi..."tanya irma sambil meletakkan secangkir teh untuk raffi..
"hanya diskusi aja bu.."jawab raffi kaku..
"hehhe...kalau disini panggil pak tono oom aja, panggil saya tante biar ga kaku..!"canda irma
Amanda menuruni tangga berjalan menghampiri raffi dan mamah nya, baru kali ini raffi melihat amanda dengan rambut yang dikuncir cepol, membuat amanda menampilkan leher jenjang nya yang putih mulus,.
Raffi menelan air ludah nya kasar...
Glekk...
"kamu temani raffi ngobrol yaa nak, mamah ke kamar dlu.."titah irma
"tante pamit yaa nak, silahkan lanjut mengobrol sama amanda.."pamit irma berlalu menuju kamar nya..
Suasana hening...
satu detik..
dua detik...
tiga detik..
empat detik...
"kamu...
"elo...kata mereka bersamaan
"tadi kan kita sudah buat perjanjian jangan pakai kata "lo" lagi...
"maaf kelepasan...
"diminum fi teh nya...
"iyaa...makasih.."raffi meminum teh nya sambil melirik amanda yang sedang menatap nya...
"ada yang salah denganku????
"ga da...cuma...
"cuma apa???...
"ga jadi deh..."ucapnya menggantung..
"aku pamit yaa...salam sama om dan tante..."kata raffi..
Irma mengantar raffi sampai depan rumah, saat raffi hendak melaju kan motor nya...
Cupp..
Amanda mencium pipi raffi sekilas kemudian berlari masuk kedalam rumah nya...
dag..dig..dug..ser rasanya jantung raffi berdendang dugem...
"apa ini??? jantung ku berdetak lebih kencang, aku masih muda, tidak mungkin aku sakit jantung..."ucap raffi tanpa sadar dia tersenyum mulai memahami mengapa jantung nya berdendang.
Raffi meneruskan perjalanan nya menuju pulang, sesampai nya di rumah dia langsung pergi ke kamar nya, setelah mandi dan berganti pakaian..diapun terlelap...
"apa ini yang dinamakan jatuh cinta,,"ucap nya lalu memejamkan mata nya...