My Lovely My Little Girl

My Lovely My Little Girl
"Tak sengaja bertemu"



*FLASH BACK ON*


*Rumah keysya*


Tettt....tetttt....tettt...bunyi bel rumah keysya berbunyi.


Keysya sedang membantu bi minah di dapur, mendengar suara bel rumahnya berbunyi, langsung berlari menuju pintu utama, saat di buka terlihat dari belakang wanita berpakaian sexsi menonjolkan lekuk tubuh bagian belakang, wanita itu pun berbalik, keysya terkejut saat melihat wajah yang dia kenal, keysya pun menjerit kegirangan.


"kak biancaa...arrgghhhh....senangnya kakak kesini..." histeris keysya melompat memeluk bianca, bianca pun senang bisa bertemu dengan keysya, keysya pun mempersilahkan bianca masuk.


"masuk kak...langsung ke kamar aku aja yaa..." ajak keysya.


"diruang tamu aja key, kamu siap-siap gih, temani aku ke restoran papi aku, nanti aku ajak kamu makan enak...


gimana? " kata bianca menaik turunkan alisnya.


"waahhh beneran kak..."


"ok...kakak tunggu dulu aku siap-siap dulu yaa.."


Keysya berlari menaiki tangga, saat hendak memasuki kamar, maya mamanya keysya keluar kamar, melihat keysya yang kembali ceria maya sangat bahagia, siapa gerangan yang membuat keysya begitu bahagia, maya pun menuruni tangga menuju ruang tamu ingin melihat siapa yang datang sehingga putrinya kembali ceria.


"kamu siapa cantik?" tanya maya pada bianca yang duduk disofa ruang tamu.


"ehh...tante...kenalin bianca tante, aku temannya keysya..." bianca mengulurkan tangannya.


"maya...mamanya keysya.." maya menyambut tangan bianca dan mengelus dengan lembut.


"terima kasih sudah datang bianca karena dari kemarin keysya terus murung, dengan kedatangan kamu dia ceria kembali... " ucap maya tulus.


"maaf tante...kalau boleh tau keysya kenapa tan?" tanya bianca karena melihat rawut wajah sedihnya maya.


Maya pun menceritakan apa yang di alami putri kecilnya, bianca yang mendengar cerita keysya tak tahan untuk tidak menangis, gadis kecil yang dia kenal ceria,tomboy dan cerewet menyimpan kisah pilu, siapapun yang mendengarnya akan ikut merasakan sakit yang keysya rasakan, di tengah-tengah haru keysya muncul dari arah belakang, dengan cepat maya juga bianca menghapus airmata mereka menyambut keysya.


"kebetulan mama ada, bagi duit donk ma...buat beli bensin...hehehe" pinta keysya menadahkan tangannya.


"kamu tuh ga malu didepan kak bianca minta duit?" ledek maya.


"biarin...hehhee ayo cepetan leo udah dari kemarin kehausan belum minum-minum" rengek keysya.


Maya hanya menggeleng-gelengkan kepalanya dan berlalu menuju kamarnya untuk mengambil dompet miliknya, sambil menunggu maya kembali keysya dan bianca duduk di sofa sambil mengobrol.


"key..leo siapa? pacar kamu yaa?" tanya bianca penasaran.


"iyaa kak dia ada di garasi..." jawab keysya santai.


Bianca masih mencerna ucapan keysya, "masa pacar nya di suruh tunggu di garasi?" pikir bianca, maya kembali ke ruang tamu memberi uang untuk keysya dan keysya pun pamit begitu juga dengan bianca.


"ketemu di restoran yaa kak..." teriak keysya dengan melajukan motor balapnya.


"dasar tuh anak, gue kira leo pacarnya! tau-tau motor nya...aduhhh....keysya bikin gemezzz ja kamu! " Bianca melajukan mobilnya menyusul keysya.


**F*LASH BACK OFF*


****


Richard menoleh kebelakang dan ternyata mantan pacarnya bianca yang memeluknya, dengan cepat diana menyingkirkan tangan bianca dari tubuh richard.


"bianca kamu ngapain disini?" tanya richard.


"ini restoran papa aku rich, kamu ngapain kesini terus kuntilanak ini siapa?" tanya bianca lagi sambil memunjuk diana yang bermuka merah padam menahan amarah.


"jaga ucapan kamu yaa nona!"ketus diana sambil balik menunjuk bianca.


Dari arah depan, muncul keysya berjalan sambil menguncir rambut panjangnya, richard melihat keysya datang matanya tidak berkedip karena melihat bidadari cantik, keysya memakai pakaian casual, kaos hitam polos dan celana jins ketat berwarna senada dengan baju nya, sepatu cats warna pink, dengan penampilan seada nya keysya terlihat sangat cantik, richard tak sadar melihat keysya sampai menganga mulutnya, bianca yang baru pertama kali melihat richard terpesona dengan wanita bianca pun tersenyum jahil.


"tutup mulut kamu rich, nanti lalat masuk... " ucap bianca dengan menekan dagu richard keatas menutup mulut richard, richard yang tersadar dari sihir keysya menjadi salah tingkah.


"ckk...apaan sih kamu bi..." jawab richard salah tingkah karena kini keysya berdiri di depannya.


Semua orang yang ada di dalam restoran bergosip ria...


"gila di rebutin sama tiga cwe sekaligus"


"gue juga mau jadi dia"


"kalau gue jadi dia, w jadiin tiga-tiga nya"...(begitulah bisik-bisik tetangga)


Keysya yang merasa risih karena di anggap memperebutkan richard pun berjalan lagi melewati richard dan yang lainnya, richard pun tambah salah tingkah karena bianca mantan pacarnya terlihat akrab dengan gadis kecil yang dia taksir.


"sial!!!" Umpat richard dalam hati.


Richard dan diana meninggalkan restoran yang sudah terlanjur ricuh karena menggosipkan dirinya.


*Dalam restoran*


"kamu tuh tadi jalan buru-buru banget sih key..." ketus bianca sambil mengatur nafasnya karena lelah mengejar keysya.


"kakak ga dengar tadi? orang-orang bilang kita bertiga memperebutkan cowok tadi?" jawab keysya dengan nada tak suka.


"hhmmm...ya gpp kan richard kan emang ganteng... " ledek bianca pada keysya yang kelihatan sekali tidak suka dengan richard.


"bomad kak...aku ga da tertarik sama cowok itu, sama sekali ga tertarik!!!" tekan keysya.


"ok...okk...yuk kita makan aja..." bianca memanggil pelayan lalu memesan makanan, setelah makanan yang dipesan datang merekapun makan dan mengobrol sampai lupa waktu.


Keysya pun meninggalkan restoran hari sudah mulai gelap, di tengah perjalanan keysya melihat mobil terdiam, diapun menghampiri mobil tersebut.


"kenapa pak? mogok?" tanya keysya.


Saat orang itu berbalik keysya terkejut karena orang itu adalah richard, richard melihat orang yang menegurnya ternyata keysya dia merasa senang tapi juga canggung.


"iishhh...kalau tau ini orangnya, cowok playboy ini males banget gue negur nya... " gumam keysya dalam hati.


"ohh...kamu key, maaf key kamu bisa betulkan mobil, kakak ga ngerti mesin..." pinta richard basa-basi, padahal richard sudah menelepon bengkel untuk memperbaiki mobilnya.


"sini aku liat dlu..." keysya pun turun dari motornya menghampiri mobil richard.


Keysya mengutak-atik mobil richard, keysya mengerti dunia mekanik semenjak punya motor sport, dia tertarik dunia mekanik karena bagi dia segala sesuatu yang sulit itu sangat menyenangkan.


"coba stater deh kak..."


"ya udah aku pamit yaa...udah malam soalnya..."


Richard melihat pipi keysya kotor, tanpa di sadari tangannya seolah bergerak sendiri, mengusap lembut pipi keysya membersihkan kotoran dipipinya keysya hanya terdiam dengan memasang wajah datar.


"sudah...maaf pipi kamu jadi kotor..."ucap richard meminta maaf akan sikapnya pada keysya.


"ga pa-pa... " keysya pun menjawab dengan singkat berlalu mengendarai kembali motornya menuju kerumahnya.


*Di kediaman Arya*


Richard baru sampai ke kediamannya, daddy dan mammy nya sudah menunggu di meja makan, melihat richard baru kembali arya dan merry saling pandang, mereka merasa richard sedang berkencan dengan wanita mana lagi? sampai telat pulang mereka tau anak mereka playboy cap badak, entah sudah berapa banyak wanita yang datang ke rumah sambil menangis karena di putuskan anaknya.


"Haii dad...mom...maaf telat..." sapa richard.


"sudah bersih-bersih dulu sana setelah itu makan..." titah merry pada putranya.


Setelah bersih-bersih, richard pun makan malam bersama kedua orangtua nya, selesai makan richard masuk ke kamarnya, karena masih ada kerjaan kantor yang tertunda diapun menghidupkan laptopnya saat richard sedang sibuk dengan laptopnya, arya masuk ke kamar richard dan duduk di samping richard.


"wanita mana lagi yang kamu kencani?" tanya arya pada richard.


"wanita apa sih dad, aku sudah putus dengan semua wanita-wanita sexsi dan centil itu, sekarang aku sedang menunggu buah yang lebih segar..." jawab richard masih menatap laptopnya.


Arya mengernyitkan keningnya berfikir apa yang di maksud buah segar itu?...


"maksud kau apa rich, daddy tidak mengerti?" tanya arya lagi.


"hmmm...daddy pasti suka dengan dia, nanti kalau sudah matang buah nya, aku kenalkan pada daddy..." jawab richard lagi.


"kau ini bikin penasaran aja, ya sudah daddy tinggal ya, kau sudah selesai kan? lekas lah tidur... " arya berjalan keluar kamar richard.


"Cepatlah dewasa my little girl..." gumam richard dalam hati sambil menyudahi kerjaannya, diapun segera tidur karena merasa lelah.


***


*Back to the school*


Tidak terasa hari sekolahpun tiba, keysya berangkat sekolah dengan mengendarai motor sportnya, tiba di Sekolah Internasional School keysya memarkirkan motornya, saat keysya memarkirkan motornya semua mata menoleh ke arahnya, dalam fikiran semua murid dan guru siapa gerangan di balik helm itu, dari bentuk badannya, jelas sekali dia seorang wanita, keysya pun melepas helmnya, semua mata makin tidak berkedip melihat bidadari turun dari motor.


Keysya berjalan bak putri kerajaan, dia seakan tak memperdulikkan banyak pasang mata yang melihat kagum padanya, saat berjalan menuju aula sekolah, dia melihat raisya sahabatnya tapi raisya malah menghindar ketika bertemu keysya, keysya pun mengejar raisya keysya menarik tangan raisya menuju lapangan sekolah.


"lo kenapa sih sa? kok menghindar dari gue, gue salah apa sama lo?" tanya keysya kesal.


"gue ga pantes jadi sahabat lo key...pas lo lagi terpuruk, gue ga datang jenguk lo, lagian sekarang gue dah bukan orang kaya lagi, ga pantas putri perfex kayak lo bergaul ma gue" ucap raisya sambil menangis.


"ehh...lo gila kali ya sa, sejak kapan gue bergaul pandang kekayaan? gue yang seharusnya minta maaf key, gue baru tau kalau perusahaan bokap lo bangkrut, karena bokap lo doyan judi, pada saat itu gue malah ga ada buat lo, mulai sekarang apapun yang terjadi, kita harus berbagi, janji.." ucap keysya sambil memberi jari kelingkingnya pada raisya, raisya pun menyambutnya dengan hati yang bahagia.


***


*Di Aula Sekolah*


"silahkan para penerima beasiswa untuk naik ke atas panggung..."seru pembawa acara.


"widiw...ada kemajuan lo sa! ga sia-sia lo jadi teman gue..." bisik keysya.


"harus key...kan sekarang gue dah miskin duit darimana w bisa sekolah di sekolah bonavit kayak gini, hhehee" jawab raisya yang juga berbisik


"silahkan Bapak Richard mahendra memberi sertifikat beasiswa..." kata pembawa acara mempersilahkan richard naik ke atas panggung.


Keysya yang mendengar nama Richard mahendra langsung menoleh ke arah sumber suara pembawa acara, benar firasat keysya orang tersebut si playboy cap badak yang dimaksud pembawa acara.


"iissshhh...sial amat hidup gue ketemu mulu sama ini playboy..."gumam keysya dalam hati.


"lo kenapa key, muke lo asem banget kayak keteknya tukang lotek?" ledek raisya.


Richard berjalan menghampiri satu persatu penerima beasiswa, tibalah giliran keysya, richard melihat keysya sedari tadi memasang muka masam, tersenyum kecil


"selamat yaa..." ucap richard mengenggam tangan keysya.


Keysya merasa genggamannya terlalu kuat dan lama membuat dia tidak nyaman, ingin rasa nya keysya injak kaki richard kalau saja bukan di atas panggung.


"terima kasih pak, tapi bisa ga di lepasin tangan saya? " jawab keysya ketus.


"maaf..." ucap richard dengan menggaruk tengkuk lehernya.


Semua yang melihat keysya dan richard bertanya-tanya, apa hubungan mereka berdua.


Selepas acara MOS dan pembagian sertifikat beasiswa, keysya pun pulang bersama raisya, keysya mengantar raisya karena keysya mau tau dimana raisya tinggal sekarang karena rumah raisya yang dulu sudah di jual, saat di parkiran motor dari kejauhan richard memperhatikan keysya.


"mau kemana dia sekarang?" richard bertanya dalam hati.


Melihat richard memperhatikan keysya, diana tidak senang ingin rasanya marah pada keysya karena dapat perhatian lebih dari richard, sedang asik memperhatikan keysya, seorang pria menghampiri keysya dan merangkul keysya, keysya pun terlihat senang di rangkul pria tersebut.


Richard memperhatikan pria tersebut, richard kenal dengan pria itu, dia adalah lucas thimoty, sepupu jauhnya yang tinggal di belanda.


"lucas...."ucap richard pelan, richard pun menghampiri lucas.


"kak lucas kapan balik ke Indonesia? kok ga kasih kabar?" tanya keysya belum sempat lucas menjawab richard berdiri didepan mereka bertiga.


"Richard...lo ngapain disini? " tanya lucas merangkul sepupunya.


"gue ada urusan disini, lo sendiri balik ke Indonesia ga ngabarin gue, dah ga nganggep gue ya lo?" tanya richard dengan nada marah.


"slow bro..." jawab lucas.


Keysya yang melihat adanya richard langsung tanjam gas tanpa memperdulikan dua pria yang sedang berdebat.


"masih saja..dingin..."gumam lucas.


***


***


"Bukan cinta segitiga, lagi ini, ini cinta segi-segi karena nanti banyak yang peran pria yang akan jatuh hati juga pada keysya..."


^*Siapa orang nya...nantikan di episode-episode selanjutnya^


mohon vote nya yaa guys....😊😊😊*