My Lovely My Little Girl

My Lovely My Little Girl
"keysya yang sensitif"



※ ※ ※


**Terus ikuti kisah keysya dan richard yaa


Terima kasih※※※


Selamat membaca**※※※





Setelah pergi dari rumah sakit, mereka memutuskan untuk kerumah orangtua nya richard, ingin memberitahu kabar gembira untuk orangtua nya, sepanjang jalan keysya hanya memandangi foto USG yang memperlihatkan kedua buah hatinya...


Sesampainya di rumah orangtua richard, richard masuk sendirian karena keysya sedang mengambil ponselnya yang tertinggal didalam mobil, saat keysya hendak berjalan menghampiri richard yang sedang menuju kedalam rumah, tiba-tiba richard dipeluk dari samping oleh seorang wanita sexsi, keysya menahan emosinya karena tidak ingin membuat keributan, sementara richard melepaskan pelukkan wanita itu dengan kasar.


"sedang apa kamu disini?"tanya richard.


"aku merindukanmu sayang, dan sekalian mengantar papaku untuk berbicara tentang bisnis dengan papa mu"sahut velope.


Keysya yang sedari tadi menahan emosi memilih menghampiri richard, dia menggandeng lengan richard begitu sampai dihadapan richard, velope yang melihat tangan richard digandeng keysya seketika murka pada keysya.


"eh *******...lepaskan tanganmu dari calon suamiku"ucap velope dengan nada tinggi.


"siapa yang kamu panggil *******?"suara datang dari arah dalam rumah richard.


Arya keluar dari dalam rumah untuk menyambut menantu kesayangannya seketika murka, mendengar velope mengatai keysya, velope terdiam sejenak sebelum akhirnya dia buka suara lagi.


"ini wanita genit main gandeng aja tangan richard"jawab velope dengan nada manja.


"yang kamu panggil ******* dia adalah mantu keluarga ini, siapa kamu mengatai menantu kesayanganku"ucap arya dengan amarahnya.


"maaf pak devan, tolong ajarkan anakmu sopan santun, atau saya akan batalkan kesepakatan kita"ancam arya pada papanya velope.


"maaf pak arya...saya mohon maaf atas kelancangan anak saya"jawab devan kemudian menarik tangan putri nya dengan kasar keluar meninggalkan rumah arya.


Keysya menangis mendengar pembelaan mertua nya, dia mendekati arya kemudian memeluk ayah mertuanya dengan erat, arya membalas pelukkan menantunya membawamya masuk kedalam rumah, richard melihat papanya sangat menyanyangi keysya dia merasa senang, papanya begitu sayang pada istrinya.


Sesampainya didalam keysya masih memeluk arya sambil menangis, merry melihat keysya menangis dia mendekati keysya.


"kamu kenapa nangis key?"tanya merry pada keysya.


"aku bahagia banget mom...dad..dapat mertua seperti mommy merry dan daddy arya"jawab keysya


Arya terharu dengan ucapan keysya, arya mengelus kepala keysya lalu mengecupnya.


"daddy yang bahagia memiliki menantu cantik sepertimu"sahut arya.


Keysya melepaskan pelukkannya pada arya dan beralih memeluk merry, merry membawa keysya duduk di sofa ruang tamu, merry menghapus airmata keysya dengan lembut...


"udah jangan nangis, oh yaa...tumben kalian kesini tidak kasih kabar?"tanya merry


Keysya hampir lupa memberi kabar gembira yang dia bawa untuk mertua nya, keysya mengeluarkan foto USG lalu memberikannya pada merry, merry tersenyum kemudian mencium kening keysya, arya masih tidak mengerti apa yang terjadi hanya menatap heran pada istri dan menantunya.


"makasih yaa sayang, ini adalah hadiah terindah untuk kita berdua"ucap merry.


"ini ada apa mom..aku masih belum mengerti?"tanya arya pada istrinya


"kamu sebentar lagi jadi grandpa"sahut merry.


Arya melompat kegirangan seperti anak kecil yang diberi permen, melihat ayah mertuanya lompat-lompat kegirangan keysya hanya tersenyum, setelah melampiaskan rasa gembiranya, arya duduk kembali ketempat semula.


"ehhmmm...makasih menantuku yang cantik, kamu sudah memberikanku dua cucu sekaligus, aku benar-benar bersyukur"ujarnya pada keysya


"anak daddy dan mommy tuh siapa sih? kok aku malah dicuekin"ucap richard berdiri menghadap orangtuanya


sambil melipat tangan nya didada.


*pltakkk...suara jitakkan mendarat sempurna di kepala richard.


"ga punya malu kamu ini, sudah beristri masih aja sok-sok an ngambek"ucap merry sambil melayangnya jitakkan ke kepala anaknya.


"duh...sakit mom..."sahut richard sambil mengusap kepalanya.


Setelah perdebatan yang tidak penting mereka makan malam bersama kemudian richard dan keysya pamit pulang, di perjalanan pulang keysya merasa lapar, padahal baru tadi dia makan di rumah mertuanya, keysya menyuruh richard berhenti ketika melewati tukang sate yang ada dipinggir jalan.


"stop kak..."titah keysya.


Richard memberhentikan tepat didepan tukang sate tersebut, lalu keysya keluar dari mobil, richard mengingikuti keysya dia pun keluar dari mobil, belum sempat richard bertanya pada keysya, keysya sudah memesan 2 porsi sate ayam kemudian duduk di meja yang disediakan pedagang, richard ikut duduk disamping keysya.


"kamu pesan 2 buat siapa? aku masih kenyang sayang"tanya richard.


"dih geer banget...aku pesan buat aku sendiri kok"jawab keysya santai(kayak dipantai...hehhehe)


"kamu ga salah yang, kan baru tadi kamu makan?"tanya richard lagi


"kakak pelit banget sih! masa istrinya lapar ga boleh makan...hiks...hikss...hiks..."jawab keysya yang tiba-tiba langsung menangis.


"sayang jangan nangis donk, iyaa...kamu boleh makan apapun, udah yaa jangan nangis malu dilihatin orang"ucap richard sambil tengok kanan-kiri orang-orang sedang memandang kearahnya dengan tatapan sinis


"ganteng-ganteng pelit"


"kasihan banget tuh bini nya cantik padahal, punya bini kayak gitu jangankan sate nya abangnya kalau dijual gue beli"


(bisik-bisik tetangga mulai bermunculan)


Richard memeluk keysya yang makin kencang tangisannya, setelah beberapa saat keysya akhirnya berhenti menangis, richard bingung dengan perubahan mood keysya, keysya yang selalu menampilkan wajah datarnya kesemua orang kini terlalu sensitif.


"apa pengaruh dia mengandung jadi dia sensitif seperti ini?"pikir richard.


Pesanan yang dinanti keysya datang, keysya langsung berubah ekpresi, dia kegirangan melihat 2 porsi sate dihadapannya, lalu dia memakannya dengan lahap, sementara richard membayar pesanan keysya kemudian duduk kembali disamping keysya, setelah dua porsi itu habis di makannya, dia pun mengajak richard pulang, akhirnya mereka pulang kerumah.


#Sementara ditempat berbeda velope merasa hancur atas apa yang dia dengar barusan, dia mengamuk membanting semu barang-barang yang ada dikamar nya, dia kesal,sedih juga marah pada richard, velope berpacaran dengan richard saat mereka sama2 kelas 1 SMA, velope yang kaya dan populer menjadi primadona di sekolah nya, velope putus dari richard karena ketahuan selingkuh, richard melihat velope berselingkuh dengan kakak kelas mereka, velope dan kakak kelas richard melakukan hal yang menjijikan di dalam gudang peralatan olahraga


※**Flash back on※


Richard masih duduk di bangku kelas 1 SMA, baru sebulan dia jadian dengan velope, dia sangat senang dengan velope, dulu richard tidak pernah perduli dengan penampilan, dia berpenampilan culun yang terkesan kutu buku, dia membawa bunga dan sekotak coklat untuk kekasihnya, dia berjalan-jalan mencari velope tapi tidak menemukan velope, sampai dia berakhir dilapangan belakang sekolah mendengar suara velope


"aku kangen sama kamu sayang"jawab ello kemudian menarik tangan velope kedalam gudang, didalam gudang mereka berbuat tidak pantas, richard mengintip dari balik jendela gudang yang berdebu, betapa hancur hati richard melihat velope sedang memadu kasih sampai melakukan hubungan suami istri dengan pria lain.


Setelah puas mereka berdua keluar gudang dan berpisah jalan, tanpa mereka sadari richard melihat semua nya.


"hai rich...kamu kemana aja?"tanya velope dengan genitnya merangkul richard.


Richard melepaskan rangkulan velope dengan kasar, dia melempar bunga dan sekotak coklat yang dia bawa.


"jangan pernah lagi lo sentuh gue, mulai hari ini kita putus"ucap richard kemudian pergi meninggalkan velope.


※Flash back off**※


"kamu harus jadi milikku, apapun caranya aku akan merebutmu kembali"ucap velope sambil tersenyum licik didepan cermin meja riasnya.


Richard berangkat pagi-pagi sekali karena ada meeting dengan papanya velope, keysya seperti biasa selalu melayani richard walaupun sudah dilarang dia tetap melakukannya, setelah selesai richard pamit langsung berangkat tanpa sarapan, sebelum richard sampai keluar rumah keysya tiba-tiba menangis.


"hei sayang...kenapa lagi?"tanya richard lembut


"aku ga mau ditinggal sendirian kak"jawab keysya sambil menangis.


Richard mengambil nafas panjang kemudian berkata...


"nanti kamu nyusul aku saja ke kantor, sekarang masih terlalu pagi, kamu tidur lagi saja yaa, lakukan ini demi twins baby yang ada disini, kamu nurut yaa"titah richard sambil mengusap perut keysya, keysya mengangguk kemudian berhenti menangis


Sekitar 45menit richard sampai dikantornya, dia bersiap untuk meeting, setelah meeting selesai, dia kembli keruangannya, richard fokus pada pekerjaannya, kemudian dia teringat keysya dia pun menelepon keysya.


"hallo sayang, kamu sudah bangun?"tanya richard begitu tersambung.


"udah kak, ini lagi masak selesai masak aku kekantor kakak"jawab keysya dari seberang telepon.


"ya sudah hati-hati nanti minta diantar supir yaa, jangan menyetir sendiri, aku ga mau kamu dan anak kita kenapa-kenapa"titah richard lalu memutuskan panggilan teleponnya.


Waktu menunjukan pukul 1 siang, keysya sedang dalam perjalanan menuju kantor richard, begitu sampai keysya langsung menuju ke lantai tempat ruangan richard, sesampainya didepan pintu ruangan tanpa mengetuk keysya langsung masuk, keysya terkejut melihat velope yang tengah duduk dipangkuan richard sambil mencium bibir richard, richard terkejut dengan kedatangan keysya, lalu dia mendorong tubuh velope, sampai velope tersungkur dilantai, richard segera berdiri hendak menghampiri keysya, namun keysya yang salah paham langsung berlari keluar ruangan richard.


"sayang...sayang...tunggu..."teriak richard sambil berlari


Tapi keysya berlari cukup kencang sampai kedalam lift, richard tak mampu mengejarnya, richard menuruni tangga darurat menyusul keysya, saat keysya sudah dibawah, tak berselang lama richard pun sampai kelantai bawah, tapi lagi-lagi keysya terlalu cepat untuk ruchard kejar, keysya sudah keburu naik taksi.


"sial..."umpat richard.


Richard menelepon keysya tapi tidak ada jawaban, richard semakin panik dia memutuskan untuk pulang, richard melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh, dia tidak perduli dengan orang-orang yang mengklakson karena kesal dengan richard yang mengemudi ugal-ugalan, richard sampai dirumah tapi tidak menemukan keysya.


"kamu kemana sayang..."keluh richard sambil mengacak-acak rambutnya.


Kemudian richard kembali masuk kedalam mobil, dia menuju rumah vano, richard menelepon mayya...


"halo ma...keysya datang kesitu tidak ma?"tanya richard saat sambungan telepon tersambung.


"tidak rich..."jawab mayya


"ada apa rich? kamu bertengkar dengan keysya?"tanya mayya dari seberang telepon.


"iya ma...tapi semua salah paham ma, kalau keysya kesana mama tahan yaa, richard sedang menuju kesana ma"jawab richard kemudian kembali fokus menyetir.


Keysya hancur melihat apa yang dilakukan richard, keysya menangis sambil terus mengelus perutnya yang masih rata, keysya sampai di rumahnya dia langsung menuju kamarnya tanpa memperdulikkan pertanyaan mayya.


Dikamar keysya menangis, saat keysya menangis seseorang meneleponnya, keysya mengangkat panggilan telepon dari nomor yang tidak dikenal.


"halo"keysya menjawab panggilannya sambil menahan tangis.


"hai key...kamu sudah lihat kan barusan, jadi aku tidak akan basa-basi lagi, cepat kamu bercerai dengan richard, agar aku dan dia bisa kembali bersama"ucap velope dari seberang telepon.


"kenapa harus aku yang bercerai, seharusnya kamu yang pergi dari kehidupan rumah tangga kami, kamu memang wanita rendahan, apa kamu tidak malu mengatakan hal ini, aku sungguh jijik dengan pemikiranmu"jawab keysya dengan emosinya


"terserah kamu mau bilang apa yang jelas richard akan lebih memilihku daripada dirimu, karena aku cinta pertama dia, dia pasti jadi milikku camkan itu!"ancam velope kemudian menutup panggilan teleponnya.


Keysya semakin hancur setelah mendengar apa yang dikatakan velope dia membanting ponselnya sampai hancur terbelah dua.


Richard sampai didepan pintu rumah vano, dia langsung masuk tanpa membunyikan bel, richard masuk kedalam rumah disambut oleh mayya.


"keysya diatas rich, kamu langsung saja menemuinya"titah mayya pada richard


Richard langsung menaiki tangga menuju kamar keysya, tapi keysya menutup pintu nya dari dalam, richard mengetuk pintu kamar keysya, dari pelan sampai menggedornya keysya tak kunjung membukakan pintu, richard takut terjadi apa-apa dengan keysya kemudian dia kembali menggedor pintu sambil berteriak.


"keysya buka pintu nya, kalau kamu tidak membukanya aku akab mendobraknya"teriak richard.


Keysya akhirnya membuka pintu kamarnya, richard masuk dan menarik tangan keysya, dia menarik keysya kearah sofa kemudian duduk memangku keysya, keysya duduk di pangkuan richard, keysya hanya diam tidak menolak namun tidak juga berbicara


"huff...sayang...kamu salah paham apa yang kamu lihat tadi tidak seperti yang kamu fikirkan, tadi dia datang kekantor ku sebelum aku usir dia duduk dipangkuanku, dan sial nya dia mengambil kesempatan saat aku sedang melihat ke arah pintu, itupun aku hampir bisa berdiri tapi terlanjur kamu melihat semua nya, demi Tuhan yank, aku ga da perasaan apa-apa sama dia, tolong kamu jangan salah paham, aku tidak bisa hidup tanpa kamu juga anak kita, bisa gila aku yank"ucap richard menceritakan apa yang sebenarnya terjadi


Keysya berbalik menghadap richard, keysya melihat richard menangis untuk pertama kali nya, keysya merasa bersalah harus nya dia lebih percaya dengan richard, selama ini richard selalu menuruti kemauan keysya entah itu sulit atau tidak masuk akal, keysya menangkup wajah suami nya dengan kedua tangan nya mengecup lembut kening suaminya


"maaf kak...seharus nya aku lebih percaya dengan kakak"sahut keysya dengan nada melemah.


"tapi kak tadi dia meneleponku bilang aku harus bercerai denganmu, kalau dia terus mengejarmu akankah kamu bisa setia padaku?"tanya keysya lagi.


"tenang saja, biar dia telanjang bulat didepanku, aku tidak akan mau bersama nya, karena yang aku cintai juga yang merubah ku jadi lebih baik adalah kamu"jawab richard tegas, sambil memeluk istri kecil nya.


Mereka keluar kamar lalu turun menemui mayya, mayya meminta mereka untuk menginap richard mengiyakan keinginan mertua nya, tapi sebelum menginap richard harus kembali ke kantor, richard mengajak keysya karena takut keysya kabur lagi, sesampainya dikantor richard menggendong keysya, keysya tidak keberatan, keysya meminta di gendong belakang, richard berlutut membelakangi keysya, keysya naik kebelakang punggung richard, melingkari kedua tangannya dibahu richard, richard berjalan masuk tanpa memperdulikan para karyawan melihat aksi nya menggendong istri nya, dia hanya tak ingin keysya kelelahan maka nya richard menggendong keysya


※※※※※※※※※※※※※※※


※※※÷÷÷÷※※※※※※※※






**Di episode berikutnya ada kejutan apa lagi sabar yaa...😊😊😊


Terima kasih**....