
«Didalam restoran»
Meeting dimulai dari pihak velope selanjutnya pihak richard diwakilkan oleh diana, setelah meeting usai dilanjutkan dengan makan siang bersama, selepas makan siang usai, richard dan diana bergegas meninggalkan restoran, saat melangkah menuju pintu keluar restoran mereka dihadang oleh velope dan beberapa orang suruhannya, satu orang pria membantu velope untuk melumpuhkan richard, sementara diana sudah dipegangi yang lainnya, richard dan diana dibawa ketempat yang berbeda, karena velope masih dendam dengan apa yang dilakukan diana pada nya tempo hari...
Richard dibawa kesebuah vila milik velo, sedangkan diana dibawa ke gedung tua bekas penimbunan beras,
Richard mulai sadar dari bius nya, dia berteriak memanggil velope, velope menghampiri richard dengan pakaian tidur yang sangat sexsi, bukannya nafsu richard malah jijik melihatnya,..
"Kamu sudah tidak waras velo,..ucap richard
"Aku jadi tidak waras karenamu sayang,..jawab velope sambil menciumi leher richard
Richard benar-benar tak habis fikir dengan apa yang dilakukan velope padanya, richard berfikir saat ini memberontak hanya akan mempersulitnya, richard merubah cara fikir nya,..
"Kalau sudah begini, kamu harus tanggung jawab velo...richard tersenyum licik
Velope yang mendengar bisikkan dari richard, dia mulai halu,..(halu banget richard mau ma dia, hehhehehe)
"Aku akan tanggung jawab sayang..jawab velope terus mencium, ******* leher richard
Richard berpura-pura mend***h, velope makin gila bermain dengan imajinasinya..richard berbisik pada velope..
"Aku sudah tidak tahan,..richard berbisik ditelinga velope membuat velope lupa diri, velo yang halu mulai membuka ikatan richard, lalu merebahkan tubuh richard diranjangnya,..
Awal nya richard menurut karena ingin bebas dari velo, richard memulai rencana nya, dia mengikat tangan velope dengan tersenyum menggoda, velope merasa senang richard akhirnya menerima nya, begitu velope memejamkan mata nya karena sentuhan richard, richard langsung mendorong tubuh velope sampai kepalanya terbentur tembok, karena dorongannya cukup kuat velope langsung pingsan
Setelah velope pingsan ricahrd melangkah keluar kamar, sebelum keluar dia mengintip ada dua orang penjaga dipintu kamar, richard memukul kepala belakang salah satu penjaga,dia pun tumbang ditangan richard, sedang yang satu nya lagi berdiri gemetar melihat teman nya yang dipukul hanya menggunakan sikut saja bisa berdarah kepala nya,dia merasa kekuatan richard bisa mengirim nya langsung menghadap Tuhan, dia berkata pada richard,.
"Ampun pak...saya bebasin bapak tapi jangan di apa-apain saya nya pak...ucap nya gemetaran membayangkan kekuatan tangan richard
Richard menarik kerah baju penjaga itu, kemudian menyeretnya keluar vila, dia meminta kunci mobil dan hp penjaga itu, richard menyuruh nya untuk menyetir,..
"sekarang kamu yang menyetir, bawa saya ketempat kakak ipar saya yang kalian sekap,..ucap richard melepaskan tangannya dari kerah penjaga
"baa..iii...kkkk...paaa...kkk"jawabnya takut..
Sekitar 20menit mereka sampai dilokasi tempat diana disekap
※
※
※
※
※★Flash back on★
Diana masih sadar saat dibawa orang suruhan velope, dia berteriak sambil membenturkan kepala nya kejendela, berharap orang-orang melihatnya, tapi sia-sia karena kaca film mobil terlalu gelap untuk dilihat dari luar, diana melihat richard berada di mobil velope, diana cemas takut terjadi hal yang tidak diinginkan
Karena diana terus berteriak, salah seorang pria itu memukul bagian belakang diana, diana pun akhirnya pingsan, saat sadar diana melihat sekeliling dia berada disebuah gudang usang, para orang suruhan velope mengelilingi nya, melihat diana dengan tatapan penuh nafsu
"bos silahkan duluan,..ucap salah satunya
"sesuai perintah velo, kita harus melakukannya bersama, mari berpesta,..
"jangan aku mohon,.."ucap diana dengan suara gemetar
Mereka merobek pakaian diana mulai dari bagian bawah, seorang meraba paha diana, diana tidak dapat berbuat apa-apa karena posisi tangan dan kaki nya terikat, dia hanya bisa berteriak meminta tolong
"Tolong...tolongggg....."teriak diana
"percuma kamu teriak, tidak akan ada yang dengar,..bentak salah satunya lagi, kemudian menampar pipi diana
Plaakkk,...
Dia menjenggut rambut diana sehingga wajah diana mendongak ke arah nya, dia mencium bibir diana dengan kasar, diana merasa jijik dicium oleh lelaki preman, diana mengigit bibirnya hilang berdarah,...
"dasar cewe be** dikasih enak ga mau"kata pria yang mencium bibir diana
"cuih...kalian hanya sampah busuk, aku tidak sudi disentuh oleh kalian, menjijikan,...cih..."diana berkata sambil meludah kearah para preman itu, pria yang tadi mencium dan menampar diana kembali menyiksa diana dengan melanyangkan tinju nya ke wajah diana, sampai diana terjatuh dari kursi yang mengikatnya
"brengsek,..cwe *******,..umpat nya pada diana
Diana merasa perih dipipi kiri nya jyga panas dipipi kanan bekas tamparan pria gila itu, karena kesal mereka merobek lagi pakaian diana bagian atas terisa hanya pakaian dalamnya
Mereka bersiap menyatap mangsa didepannya tiba-tiba satu peluru menebus kaki salah satu dari mereka, kemudian pintu gudang terbuka polisi sudah mengepung mereka,..
Diana bernafas legah akhirnya pertolongan datang, billy berlari menghampiri diana, dia melepaskan jas nya membuka ikatan diana lalu memakaikan jas nya, billy menggendong diana melangkah keluar gudang
※
※
※★Flash back Off★
*
*
*****
Begitu sampai kesebuah gudang tua, richard menghubungi polisi dan juga billy, billy yang mendengar diana diculik langsung meluncur menuju lokasi yang richard bilang, richard berkata pada penjaga yang tadi,..
"kalau kamu masih mau selamat, ikut denganku, buka pintu gudang secara diam-diam, maka saya akan melepaskanmu,..titah richard
Dia menuruti perintah richard, dia membuka pintu gudang yang terkunci, lalu dia menemui richard masuk kedalam mobil, tak berselang lama polisi datang disusul dengan billy
Polisi menangkap semua para preman itu, sedangkan richard masih bersama penjaga itu pergi menuju rumahnya, billy membawa diana kerumah sakit
Diana sudah berada diruang rawat, billy terus menggengam tangan diana mengecupnya berulang kali, dalam fikiran billy, billy takut diana akan mengalami trauma seperti keysya dulu, tapi ketakutannya tidak berarti karena mental diana lebih kuat, diana masih bisa tersenyum walau hanya senyuman tipis,..
"aku lega kamu baik-baik saja an.."ucap billy masih mengenggam tangan diana
"kalau sampai terjadi sesuatu padamu, aku bisa gila, atau mengakhiri hidupku,"lanjutnya
Diana menatap billy dengan mata berkaca-kaca, dia sangat beruntung billy datang tepat waktu, dia juga merasa lega pria yang dihadapannya sangat mengkhawatirkannya juga mencintainya
"jangan berkata sembarangan bil, aku baik-baik saja,.."ucapnya sambil tersenyum
"terima kasih kamu masih baik-baik saja, aku mencintaimu an,.."kata billy lagi
"aku juga bil,.."jawab diana sambil mengecup balik tangan billy
Billy berdiri dari duduknya lalu duduk dipinggir ranjang diana, billy menunduk mencium kening diana lama..kemudian dia mengarahkan bibir nya ke bibir diana,.saat hendak mencium bibir diana pintu ruangan terbuka...
"ehmm...maaf mengganggu kalian,.."ucap keysya melangkah kearah diana
Keysya datang tidak sendiri, ada richard, mayya dan juga vano,..ketika sampai di tepi ranjang keysya menatap kakaknya yang penuh dengan luka lebam,..
"kak,..apa sakit?,.."tanya keysya
"sakit,..tapi sepadan karena richard juga baik-baik saja, dia tidak terjebak dengan permainan velope,.."jelas diana
"aku tidak habis fikir wanita gila itu nekat melakukan semua ini pada kakak dan suamiku,."ucap keysya lagi...
"karena suamimu ini sangat tampan,.."jawab richard dengan pede nya
Mereka semua tertawa mendengar ucapan richard, mayya dan vano lega diana baik-baik saja, mayya dan vano juga menghampiri diana, mereka menciun kening diana secara begantian, kemudian duduk di sofa dengan richard dan billy, sementara keysya sedang menyuapi kakak nya makan, selesai menyuapi diana keysya bergabung dengan yang lain
"tkhs bro,..gue makasih banyak ma lo rich,.."ucap billy
"sama-sama bil, kalau aja diana tidak jadi pengawal gue mungkin diana tidak akan seperti ini,.."jawab richard,..
"anggap aja penebusan dosa-dosaku dulu rich,.."ucap diana kini terduduk diranjang nya, semua menoleh ke arah diana karena mendengar penuturan diana
"kakak ga boleh ngomong begitu, aku udah maafin kakak, aku mohon kakak juga melupakan masalalu, kita mulai dari awal,.."jawab diana sambil melingkar kan tangannya pada pinggang suami nya
"benar nak,..jangan bicara seperti itu, dulu dan sekarang berbeda maka dari itu kamu juga harus mulai dari awal.."sambung mayya, dianggukan oleh vano dan lainnya
Diana bahagia mendapatkan keluarga yang begitu sayang pada nya, juga mendapat kekasih yang mencintainya..
Mayya dan vano pamit pulang lebih dulu, karena mayya ingin menyiapkan keperluan diana besok diana sudah diperbolehkan pulang, richard dan keysya menyusul, mereka berdua juga pulang kerumahnya, sedangkan billy menemani diana dirumah sakit
"aku juga pamit yaa an, kasihan diana kalau terlalu lelah,!"richard pun pamit, bersama dengan keysya pulang kerumahnya
Tinggallah billy dan diana diruangan
"kamu tidur duluan an, aku keluar sebentar,.."titah billy kemudian melangkah keluar ruangan
Billy menuju parkiran, dia hendak mengambil baju ganti, karena badannya sudah lengket, dia memutuskan untuk mandi dan berganti pakaian dirumah sakit, setelah mengambil baju ganti dimobilnya, dia kembali keruangan diana, kemudian mandi dikamar ma.di ruangan
"kamu belu tidur an,.."kata billy yang sudah selesai mandi
"aku ga bisa tidur bil,..aku terbayang wajah mereka yang menculikku setiap kali aku menutup mata,.."jawab diana yang kini sudah menetaskan airmata nya
"sudah..sekarang ada aku disini,.."ucap billy lagi
Billy naik keranjang diana, menaruh kepala diana dilengannya lalu mengusap-ngusap kepala diana, perlahan-lahan diana pun terlelap disusul oleh billy yang juga ikut terlelap dalam tidurnya
※
※
※
※
※
※
※
Keesokkan harinya arya mendatangi kediaman devan papa dari velope, arya sangat marah mendengar apa yang terjadi dengan diana, setelah diana berubah arya juga sangat sayang pada diana, dia tidak terima diana menderita, baginya diana ataupun keysya adalah putri yang sangat dia sayangi,..
Arya menekan bel rumah devan dengan kasar, setelah pintu terbuka arya masuk kedalam, kemudian duduk diruang tamu..
"aku tidak akan memaafkan anakmu van, karena nya salah satu putriku menderita, kalau kamu tidak ingin perusaahanmu hancur maka serahkan anakmu kepihak yang berwajib,"ancam arya
"aku mohon arya, ampuni velo, dia masih sangat muda, aku tidak akan tega melihatnya dipenjar,.."jawab devan memohon
"aku tidak ingin mengatakannya untuk kedua kalinya, atau besok kamu akan melihat perusahaanmu hancur ditanganku,.."ucap arya lagi,..kemudian melangkah pergi meninggalkan rumah devan
Devan sangat takut juga sedih jika putrinya harus masuk penjara, hanya saja sekarang ini dia tidak ada pilihan lain, devan dengan terpaksa melaporkan anak nya sendiri ke polisi, polisi tiba satu jam setelah devan melapor, velope dibawa oleh polisi, velope berteriak minta tolong pada devan, devan hanya memalingkan wajahnya, dia tak sanggup melihat putrinya masuk penjara..
"tolong pa...aku mohon..aku tidak mau masuk penjara,..kumohon paa..."teriak velope sambil diseret paksa masuk kedalam mobil polisi
"maafkan papa nak, papa rasa ini adalah yang terbaik untukmu, semoga kelak kamu bebas, kamu akan menjadi manusia yang baik,..."ucapnya dalam hati...
*
*
*
*
*
*
«Dirumah arya»
Arya sedang duduk diruang keluarga sambil menonton tv, sedangkan merry menyiapkan makan malam untuk menyambut anak dan menantu nya, merry sangat bahagia melihat rumah tangga anak-anaknya yang harmonis dan sebentar lagi akan hadir dua baby yang melengkapi rumah tangga anak-ankanya dan melengkapi hidupnya dan arya
Jam 07;00 malam richard dan keysya akhirnya sampai ke rumah arya, merry menyambut mereka dengan senyuman manis nya, dia melangkah mendekati keysya memeluknya kemudian berganti kerichard, begitu pun arya melakukan hal yang sama
"mari kita makan...!"ajak arya
Mereka pun duduk di meja makan, makan masakan yang dibuat khusus oleh merry, merry mau keysya dan baby nya makan masakannya
"gimana nak?..enak..?"tanya merry
"enak mom,..enak banget..."jawa keysya sambil mengunyah makanannya
"oh yaa rich...masalah velo sudah daddy selesaikan,..velo sudah dipenjarakan,.."ucap arya pada richard putranya
"terima kasih banyak dad., wanita tidak waras itu memang harus diberi pelajaran,.."jawab richard
Setelah makan keysya dan richard pamit pulang, merry dan arya mengatarnya sampai keluar rumah,...
"mom..dad...keysya pamit ya..mommy sama daddy..jangan lupa jaga kesehatan,.."ucap keysya memeluk mertua nya secara bergantian..
"aku juga pamit mom..dad.."lanjut richard
"iya hati-hati dijalan..."jawab arya dan merry berbarengan
Mereka pun pulang kembali kerumahnya..
****
Sesampainya dirumah keysya dan richard masuk kekamarnya, setelah bergantian mandi keysya dan richard berbaring diatas ranjang mereka
"ayah...bunda kan dikit lagi lahiran, kalau bisa ayah jangan kerja lagi pas usia kandungan aku 8 bulan,...
"iyaa...bunda..
"oh ya yah,..
"hmm...
"diana sama billy tuh kapan dekatnya,..
"mau tau?..apa mau tau banget,...
"ih...nyebelin,...
"jangan cemberut dong,...iya deha aku ceritain ke kamu, diana dan billy sering bertemu dijepang, billy memberikan konseling gratis buat diana, membuat diana seperti yang kita kenal sekarang, itu semua berkay billy, sudah malam tidur yaa
Mereka akhirnya terlelap dalam mimpi...
※
※
※
※
※
※
※
※
※
※
**÷
÷
※
÷
Maaf yaa guys kalau lagi-lagi typo,, mpe ketemu di episode selanjutnya
★terima kasih★**