My Lovely My Little Girl

My Lovely My Little Girl
"bertengkar hebat"



Mentari pagi sehangat cinta kasih keysya dan richard, cuma nama nya cinta selalu saja banyak rintangannya, richard hari ini ada perjalanan bisnis ke bogor, memang tidak terlalu jauh bogor dan jakarta, richard bersama sekertaris nya yang baru, dia adalah orang yang dulu pernah ada perasaan pada keysya, dia adalah damian, damian menggantikan maxim atas permintaan maxim, karena dulu ayah dari maxim telah mendonorkan ginjal nya untuk ayahnya damian, waktu hari sebelum kecelakaan ayah maxim mengatakan kalau terjadi sesuatu pada diri ny, dia ingin mendonorkan organ dalam nya untuk orang yang membutuhkan, salah satu orang yang beruntung itu adalah ayah dari damian, damian sebenar nya direktur di sekolah keysya yang dulu, tapi nama nya hutang budi itu tidak bisa dibayar dengan apapun kecuali dengan perbuatan baik, pertama kali richard sempat ragu, takut damian masih mempuyai rasa pada keysya, tapi setelah melihat kinerja damian setara dengan maxim, dia akhirnya sepenuh hati menerima nya,..


"aku berangkat bun,."pamit richard


"duluan key,.."celetuk damian, richard menatap tajam damian, tapi damian hanya tertawa kecil menanggapi cemburu nya richard,..


Sepanjang perjalanan richard merasa tidak enak, entah apa yang membuat dia merasa tidak enak hati, sesampainya dibogor ternyata masalah nya terlalu rumit untuk diselesaikan terpaksa richard dan damian bertahan disana,..


Dirumah keysya sedang berada dikamar nya, dia sedang berbaring di sofa sambil menonton drakor kesukaannya, saat keysa tengah fokus nonton, raffa dan raffi masuk ke kamar nya tanpa mengetuk pintu


"bundaa..,!" sapa kedua nya pada keysya,..


"iyaa sayang,, ada apa neh,..?"kata keysya bertanya pada twins boys


"gpp bun, mau aja disini sama bunda,"jawab raffa..


Tapi nama nya feeling bunda begitu tajam, keysya langsung bertanya pada inti nya,..


"mau tanya soal indah kan??"tanya keysya langsung ke inti nya..


"iyaa bun..!"jawab mereka pelan


"hmm...begini,..keysya mulai bercerita


**"***


******


******


«***Flash back on»


" maaf bu bukan nya saya keberatan indah diurus oleh ibu, tapi mertua saya ga punya siapa siapa selain indah, mohon ijin nya bu.."kata asep supir pribadi nya


"kalau sudah begitu keputusannya, saya tidak bisa berbuat apa-apa, sebenar nya berat bagi saya untuk berpisah sama indah, tapi mau gimana lagi?," jawab keysya lirih, keysya sebenarnya enggan indah pergi, tapi keysya juga tidak ada hak melarang nya, keysya memang sudah menganggap indah seperti putri nya sendiri, tapi dia mau tidak mau harus merelakan indah tinggal dengan nenek dan kakek nya,.


Pak asep membawa indah ke rumah mertua nya, sebelum nya indah tidak mau pergi, setelah di bujuk oleh keysya akhir nya dia mau pergi ke rumah nenek dan kakek nya,..


«※※Flash back off»


*


*


*


*


"begitu nak cerita nya, sekarang indah tinggal dengan nenek dan kakek nya, tapi dia akan sekolah di sekolah kalian kok, jadi kalian masih bisa ketemu indah,"jelas keysya pada kedua putra nya,..


"baik bun,.."kata raffa dan raffi bersamaan..


Setelah mendengarkan penjelasan bunda nya, mereka kembali ke kamar nya masing-masing,.


Keysya melanjutkan acara nonton nya, dia tengah asik menonton tiba-tiba ponsel nya bergetar, panggilan masuk dari sahabat nya raisya,..


"hallo key,..kata raisya begitu tersambung,..


"iya sa,..ada apa?,..


"key, reuni SMA malam ini kamu datang kan?..


"aku malas sa,..


"ayolah key,..apa kamu tidak ingin bertemu yang lain?,..hana dan imas juga datang, mereka kangen sama kamu key,..


"huff...baiklah...


Malam reuini keysya bersama dengan raisya pergi berdua ke tempat acara, sesampainya disana semua teman sudah menunggu kedatangan mereka, sebenar nya yang paling di tunggu-tunggu adalah keysya,..keysya masuk kedalam bersama dengan raisya, kedua sahabat ini langsung menuju hana dan imas, hana dan imas adalah teman baik keysya dan raisya walaupun tidak terlalu akrab tapi mereka sering untuk belajar bersama ataupun sesekali jalan bareng,..


"sudah punya anak kalian malah makin cantik,.."goda hana


"iya key..sa..kalian kok bisa malah tambah cantik setelah melahirkan, ga kayak aku neh jadi melar,"kata imas sedih melihat bentuk badan nya yang tidak seperti dulu lagi,..


Saat mereka tengah asik mengobrol, seorang pria menghampiri mereka, pria itu adalah herry playboy di sekolah mereka dulu, dulu herry sempat mengincar keysya cuma keysya yang dingin pada saat itu tidak pernah menggubris rayuan maut nya, dan ternyata walaupun herry sudah punya tunangan dan tau kalau keysya sudah menikah, rasa penasaran nya tidak hilang begitu saja, sampai detik ini herry masih penasaran pada keysya, sampai dia merencanakan hal licik untuk menjebak keysya,..


"hai semua..."sapa herry,..


"eh...hai kak herry,"jawab imas


"ganggu ga neh,..??"tanya herry sambil melirik keysya,..


"ga kok,.."jawab imas lagi,.


Herry ikut bergabung dengan mereka, dia ikut larut dalam obrolan mengenang masa SMA, keysya yang kini sudah berbeda dari yang dulu, keysya dulu begitu dingin, sekarang keysya sudah jauh lebih hangat pada semua orang, membuat herry makin ingin memiliki keysya walau hanya sekedar untuk memiliki tubuh nya, keysya pamit untuk pergi ke toilet, keysya menuju toilet diikuti oleh herry tanpa sepengetahuan keysya, keysya yang tak menyadari di ikuti herry, dia masuk ke dalam toilet setelah selesai keysya yang hendak kembali bersama teman- teman nya, dijegat oleh herry,.dia menarik tangan keysya keluar tempat acara,..sampai di parkiran herry melepaskan tangannya dari keysya,..


"apa-apan kamu her??"tanya keysya marah tangan nya di tarik herry,..


"aku hanya ingin bicara berdua dengan kamu key, jujur aku sampai saat ini sangat merindukan mu,.."kata herry meraih tangan keysya, dengan cepat keysya menarik kembali tangan nya yang dipegang oleh herry,..


"jangan gila kamu her, aku sudah punya suami,..


"aku ga perduli,.


"dasar gila,."umpat keysya pada herry, herry semakin menjadi-jadi, dia kembali menarik tangan keysya hendak mencium keysya tapi seseorang dibelakang mereka berteriak memanggil keysya,..


"keysyaaaaaa..,.."teriak richard dari arah belakang mereka, keysya melepaskan pelukkan herry dengan kasar, berlari kearah richard yang sudah memasang tampang garang nya, begitu keysya sampai dihadapan nya, richard menarik tangan keysya dengan kasar, melempar tubuh keysya pada kursi penumpang, lalu dia berjalan memutar kemudian masuk kedalam mobil,.


Diluar perkiraan masalah pekerjaan di bogor cepat diselesaikan, karena kerja keras damian dan dirinya, richard kembali lebih awal karena saat makan malam, richard mendengar seseorang menyebutkan nama istrinya, tanpa memperdulikan tatapan bingung klien nya richard kembali pulang kejakarta, dan keysya yang lupa ijin pada richard membuat dia dalam masalah, keysya hanya terdiam disepanjang perjalanan, walaupun dia takut karena richard mengemudikan mobil nya dengan kecepatan penuh, sesampai nya di rumah dia memarkirkan mobil nya digarasi lalu membuka pintu mobil dan kembali menarik tangan keysya,..


"lepas yah,..tangan bunda sakit,.."ucap keysya karena memang richard mencengkram tangan keysya dengan sangat kuat,..


Sesampai nya di kamar richard melempar tubuh keysya ke atas ranjang, keysya mulai menangis sambil memegang tangan nya yang di cengkram kuat oleh richard, richard membuka jas, dasi lalu menggulung lengan kemeja nya,..dia menatap sadis pada keysya, dia benar-benar sudah dibutakan api cemburu sampai tidak memperdulikan keysya yang tengah menangis, richard membanting semua barang yang ada di dalam kamar, lalu dia berteriak pada keysya yang masih sedang menangis kesakitan,..


"aku buru-buru pulang untukmu, tapi kamu malah keganjenan dengan pria lain,! apa yang ada di otak mu key?, jangan karena kamu cantik, kamu menyepelekan aku!!!"bentak richard sambil memegang kedua lengan keysya dengan kuat...


"kamu sudah bersuami! apa kamu kurang puas denganku sehingga mencari pria lain untuk memuaskanmu, kalau aku tidak datang mungkin tadi kalian sudah berciuman,,"bentak nya lagi lalu menghempaskan kembali tubuh keysya sampai kepala keysya terbentur kepala ranjang,..


Richard masih tidak puas dengan apa yang dia lakukan lalu dia meninju kaca besar yang terdapat di dalam kamar nya,..


Praaanghhh....


"kak rich,.."teriak keysya berlari ke arah richard,...


Keysya memeluk richard dari arah belakang, richard terhenti sejenak lalu menunduk lesu,..


"kak aku ga da apa-apa beneran, salah aku memang tidak ijin padamu, tapi aku mohon jangan seperti ini,...hiks...hiks...hiks.."ucap keysya sambil menangis,..


"kak,.."ucap keysya lirih, saat richard tidak menjawab penjelasan nya, richard keluar dari kamar menuju ruang kerja nya, dia merebahkan diri nya ke atas sofa, tangan kanan nya yang terluka dibiarkan sampai mengering, karena lelah dia pun terlelap,..


Sementara keysya masih menangis di kamar nya, baru kali ini richard marah sampai seperti itu, keysya mengahapus air mata nya dengan kasar, lalu pegi ke kamar mandi, setelah mandi dan mengganti pakaian dia mencari richard di ruang kerja nya, dia membawa baskom berisi air hangat dan kotak obat,..


Keysya membersihkan tangan richard yang terluka sambil menetaskan airmata, keysya sedih bukan karena diperlakukan kasar oleh richard, dia sedih karena richard melukai tangannya karena marah pada nya,..


"semarah apapun kamu, aku mohon jangan lakukan hal seperti ini lagi,.."ucap keysya lirih, setelah membersihkan tangan suami nya, dia menyelimuti richard memberi bantal untuk menyanggah kepala richard, agar richard tidur dengan nyaman, keysya keluar dari ruang kerja richard lalu kembali ke kamar nya,..


Pagi hari richard terbangun dari tidur nya, dia melihat selimut dan juga ada bantal dibawah kepalanya, serta luka yang di tangan nya sudah dibalut perban, richard terduduk sambil memijat kening nya, richard masih marah tapi juga merasa bersalah karena sudah bersikap kasar pada keysya, dia melamun tentang apa yang harus dia lakukan sekarang, suara ketukan pintu membuyarkan lamunanya,..


"masuk"titah richard masih memijat kening nya..


"ayah,.."panggil raffi pelan,..


"iya nak,..! masuk lah,..!siini,..!"titah richard sambil menepuk-nepuk paha nya,..


Raffi duduk di pangkuan richard, lalu memeluk richard,..raffi berkata,..


"ayah sama bunda bertengkar ya,.??


"tidak,..


"jangan bohong ayah,..


"iya,..maaf,..apa ayah membangunkan mu semalam,..


"tidak,..aku haus jadi aku keluar untuk mengambil minum,..tapi aku mendengar ada suara benda terjatuh,..


"maaf membuatmu melihat nya,..


"aku tidak melihat hanya mendegarkan saja, ayah...percaya sama bunda, bunda begitu baik dalam mengurusku atau kak raffa, bunda tidak akan menghianati ayah, bunda selalu bilang kalau bunda sangat menyayangi ayah dan kami, jangan marah lagi sama bunda yah,.."raffi melepaskan pelukkan nya lalu mencium pipi ayah nya,..


Tidak terasa airmata richard menetes, dia terharu mendengar ucapan raffi yang begitu bijak dan dewasa, dia bangga pada putra nya, saat masih terharu raffa datang, raffa menghapus airmata richard lalu mencium pipi nya,..


"jangan nangis yah, minta maaf sana sama bunda, kasihan bunda yah"titah raffa pada richard


Dengan perasaan bersalah dia masuk kedalam kamar nya, dia melihat keysya masih terlelap, mata nya tertuju pada tangan dan lengan keysya yang memar akibat ulahnya, dia meneteskan airmata nya kembali, dia memegang tangan keysya, tangan keysya terasa panas lalu dia menaruh tangan yang satu nya lagi ke kening keysya, richard panik membangunkan keysya,..


"bun...bangun bunda,.."ucap richard membangunkan istri nya


Richard menepuk pelan pipi keysya tapi mata keysya tidak juga terbuka, dengan panik dia menelefon dokter..


"hallo dok, tolong cepat kerumah ku sekarang, istriku demam tinggi,.."titah richard pada dokter ridwan dari seberang telefon


Setengah jam menunggu dokter ridwan pun datang, pria paruh baya yang memakai kemeja hitam masuk kedalam kamar richard dengan menenteng tas jinjing warna hitam juga,..


"dia hanya syok rich, aku sudah memberi suntikan obat penenang, semoga demam nya segera turun,"jelas. dr.ridwan setelah memeriksa keadaan keysya,..


"syok...?!"tanya richard tak mengerti


"iya syok, apa terjadi sesuatu seperti guncangan jiwa yang dia terima, mungkin karena trauma dia pernah mengalami kekerasan jadi dia seperti ini,.."jelas dr.ridwan lagi,..


Richard menunduk semakin menyesali apa yang dia lakukan pada istri kecil nya,..


"sudah tidak perlu khawatir, pastikan obat yang aku berikan dimakan habis oleh nya, aku pamit pulang dlu,.."ucap dr.ridwan menepuk pundak richard, lalu berjalan keluar kamar,..


Richard benar-benar menyesali apa yang telah dia lakukan, richard marah hanya karena tak sengaja melihat foto di ponsel seorang karyawan rekan bisnis nya, karyawan itu ternyata kakak kelas keysya,..


***


***


***


«**Flash back on»


Damian dan richard selesai mengerjakan pekerjaan nya, mereka dan klien nya memilih makan malam bersama, belum sempat makan malam richard mendengar seorang pria dan teman nya bicara menyebut nama keysya, tanpa pikir panjang dia menghampiri dua pria yang sedang asik melihat foto di ponsel salah satu dari mereka berdua,..


"ini kembang sekolah yang lo ceritain tempo hari,.."tanya teman pria yang memegang ponsel


"iyaa,..sayang nya dulu dia sangat dingin dan datar, gue mungkin sering melihat cowok sok cool, tapi baru kali ini ada cewek cool dan dingin seperti dia,.."jawab pria yang memegang ponsel


"siapa nama wanita dingin ini?"tanya nya sambil menunjuk gambar keysya yang sedang tersenyum


"keysya,..cantik dari dulu,..sayang nya dia sudah menikah,.."jawab pria yang masih menatap kagum pada foto yang ada di dalam ponsel nya


"kalau dia sudah menjanda hubungi gue ya, janda semok kayak gini gue mah rela jadi laki nya,.."ucap teman pria itu lagi


Richard melihat foto yang ada didalam ponsel pria itu, seketika mata nya meme rah menahan marah karena di foto itu keysya duduk bersebelahan dengan seorang pria, dan richard melihat pria itu melirik tersenyum pada keysya, tanpa aba-aba richard meraih ponsel pria itu lalu membanting nya,...


Praangkkk......ponsel hancur berantakan dilantai,...


"apa-apaan ini, maksud anda apa tuan,,!"tanya pria yang ponsel nya dibanting oleh richard


"kau tau siapa yang kalian bicarakan barusan, wanita yang kau bilang semok itu adalah istriku, lancang kau mengatakan hal menjijikan tentang istriku"kata richard dengan nada marah sambil menunjuk ke arah teman pria yang menyebut keysya semok,..


"ma..aa..fff..tuuu..aaa..nnn"ucap nya terbata-bata ketika di tunjuk oleh richard


"ini kartu nama ku, ponsel mu akan aku ganti, tapi ingat sekali lagi kau membicarakan tentang istriku, bukan ponsel yang aku lempar, tapi kau yang akan aku lempar,.."ancam richard berlalu meninggalkan dua pria yang sedang gemetaran karena tau siapa richard, bukan hanya bisa melempar bahkan kalau richard mau membunuh mereka adalah hal yang mudah untuk richard,..


Richard kembali kedalam ruang VVIP yang digunakan nya untuk makan malam bersama klien nya, begitu masuk richard menarik damian keluar ruangan, sampainya mereka di parkiran richard memberi perintah agar kembali ke jakarta dalam waktu 1 jam, damian mengemudikan mobil nya seperti orang yang kesetanan, untung dia sangat mahir mengemudikan mobil, sesampainya di jakarta, richard mengantar damian pulang setelah itu dia menyusul keysya yang sedang berada di restoran, dia mengetahui diman keysya berada dari pria yang ponsel nya dia hancurkan, richard melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi, setelah sampai diparkiran restoran, dia melihat seorang pria menarik tangan keysya sampai keysya berakhir dipelukkan pria itu, richard yang sedari sudah marah makin naik pintam, dengan satu tarikan nafas richard memanggil nama keysya sambil berteriak,...


"keysyaaaaaaa.............


«Flash back off»


★★Terima kasih sudah membaca★★**