My Lovely My Little Girl

My Lovely My Little Girl
"keysya melahirkan"



**Jangan bosan-bosan baca yaa guys...


dan terima kasih sudah membaca...












♡»♡«♡»♡«♡»


Tiga bulan kemudian***


※※※


※※※※※※


※※※



Usia kandungan keysya kini sudah bulan kesembilan, perut keysya jauh lebih besar dari perut orang hamil pada umumnya karena keysya hamil anak kembar, makin mendekati melahirkan richard berdiam diri dirumah, sesuai permintaan keysya ketika usia kandungannya 8 bulan, richard mulai tidak masuk kerja, dia mengerjakan kerjaannya dirumah, jika ada meeting penting baru dia pergi, kalau tidak dia lebih sering menamani keysya, seperti sekarang ini richard menemani keysya berjalan kaki keliling komplek,..


"sudah capek belum bun?,.."tanya richard


"belum yah,..kita putar balik arah pulang aja yah, jangan kayak kemarin pulangnya naik mobil,.."jawab keysya


Mereka berjalan kaki pulang kerumahnya, sesampai nya digerbang mereka disapa pak mail, sekuriti rumahnya,..


"pagi pak..bu..*"sapa pak mail


"pagi juga pak,..."jawab keduanya kemudian melangkah masuk


Keysya dan richard langsung menuju kamarnya begitu mereka sudah masuk rumah, dikamar keysya dan richard bergantian untuk mandi, setelah mandi richard dan keysya memutuskan untuk diam dikamar, bi rosita datang kekamar membawa sarapan untuk keysya dan richard


"makasih yaa bi,.."ucap keysya tersenyum


"sama-sama non,..bibi kebawah lagi non,.."jawab bi rosita


Bi rosita melangkah keluar kamar majikannya..


"yah...ayo sarapan!,.."ajak keysya


"ok bun..!"jawab richard


Mereka pun sarapan sambil menonton tv, keysya makan dengan lahap, richard hanya tersenyum melihatnya, setelah sarapan keysya masih duduk di sofa sambil nonton tv, sedangkan richard turun menuju ruang kerja nya,..


keysya nonton tv sangat serius karena drama korea kesukaannya sedang tayang, sampai tiba-tiba keysya merasa kan perutnya mulas, keysya menarik nafasnya lalu membuangnya perlahan, keysya melakukan itu sampai rasa mulas nya hilang, sejenak mulas nya menghilang, keysya dengan tenang membawa satu tas yang berisi perlengkapan bayi, keysya menuruni tangga sambil terus mengatur nafasnya, setelah turun keysya melangkah keruang kerja richard


"ayah...ayo kerumah sakit!, aku mau melahirkan,..!"ajak keysya begitu masuk


Seketika richard terbelalak dia menghentikan kegiatannya kemudian melangkah menghampiri keysya


"kamu benaran mau lahiran bun?,.."tanya richard sambil memegang perut buncit keysya


"udah ayo yah,.."ajak keysya lagi


Richard langsung menggendong keysya menuju mobil, richard sangat panik tapi berbeda dengan keysya tetap tenang sambil mengatur nafasnya


Sekitar satu jam perjalanan mereka tiba dirumah sakit, selama perjalan menuju rumah sakit keysya terlihat tenang walau merasa mulas sekaligus sakit, keysya dibawa masuk menggunakan kursi roda, melihat keysya yang tenang membuat richard penasaran,..


sesampainya diruang bersalin,,richard bertanya pada keysya,...


"apa kamu tidak merasakan sakit bun,?,"tanya richard penasaran pada keysya yang sedang asyik bermain game diponselnya


"sakit,.."jawabnya singkat


Dr.dennis datang memeriksa keysya, keysya memberikan ponselnya pada richard, saat Dr.dennis membuka paha keysya guna memeriksa pembukaan, richard yang melihat hal itu langsung melarangnya


"mau ngapain lo?,"tanya richard sewot


"begini neh, kalau ga ngerti mending diam, gue cuma melakukan tugas gue, kalau ga begini gimana mau tau sudah pembukaan apa belum,"jelas dr.dennis


"oohh...gue keluar deh kalau gitu,"kata richard sambil menahan malu


Keysya hanya menangguk tanda memperbolehkan richard untuk keluar, keysya sudah banyak belajar cara melahirkan normal, dia juga banyak membaca buku dan bertanya pada mama mayya dan mama merry tentang melahirkan secara normal, dr.dennis melanjutkan memeriksa keysya..


"sudah lengkap key pembukaanya,.."ucap dennis tersenyum menatap keysya, biasa nya wanita yang hendak melahirkan akan mengeluh kesakitan, malah banyak yang menangis histeris karena tak kuat menahan mulas, berbeda dengan keysya, dennis sangat salut akan keberanian keysya, bahkan keysya membiarkan richard keluar, melahirkan tanpa didampingi suaminya,..


"tapi belum boleh mengejan ya key, soalnya air kutubannya masih utuh,.."jelas dennis


Dennis dan perawat lainnya menyiapkan semua peralatan melahirkan, begitu air kutubannya pecah keysya baru merasakan mulas yang luar biasa,,,lalu dia mulai meneteskan airmata tanpa menangis hanya mengeluh karena mulas bercampur sakit, bagian pinggangnya pun terasa panas dan pegal,..tapi keysya berusaha tetap tenang, karena menurut buku yang dia baca, melahirkan saat panik tidak baik untuk ibu dan bayinya..


"duhh...sakit....huff..huff.."keluh keysya sambil mengatur nafasnya**


"sudah boleh mengejan key, ayo kamu kuat,..."dr. dennis menyemangati keysya


Keysya mulai mengejan...dengan sekali dorongan...


"ehmmm...aaargghhh..."kejan keysya sedikit berteriak


Keluarlah satu jagoan, kemudian lanjut 5menit kemudian keysya mengejan kembali, kali ini dia berteriak dengan sangat kencang membuat richard yang sedang menunggu diluar, menerobos masuk,..


"aaarrggghhhhhhhhhhhhh,.."teriakan keysya pecah..


Brakkk...


"keysya..."ucap richard menerobos masuk kedalam ruang bersalin


Dilihatnya ditangan dennis sudah ada satu lagi jagoan, dennis memberikan bayi yang satunya lagi pada suster dan menyuruh asistennya yang perempuan untuk menjahit bagian bawah keysya yang robek akibat mengangkat pantat nya saat mengejan, untung sobekkannya tidak terlalu besar, itupun hanya bagian luar, jadi tidak butuh waktu lama untuk menjahitnya..


Richard yang menerobos masuk langsung mendekati istrinya, keysya yang sudah lemas karena baru saja melahirkan, hanya tersenyum tipis pada richard, richard melihat tubuh keysya sudah berkeringat dan pada bagian bawah dipenuhi oleh darah, dia merasa kasihan pada istri kecilnya, dia dengan lembut mencium kening keysya lalu berkata,...


"terima kasih sayang, kamu benar-benar istri dan bunda yang sempurna untuk kami," kata richard sambil memandang twins boy yang terlelap di dalam box bayi rumah sakit,..


"sama-sama ayah nya twins boys,.."jawab keysya dengan sisa tenaga yang dia punya


Setelah keysya dan twins boys sudah selesai dibersihkan, keysya dipindahkan keruang perawatan, sedangkan twins boys dibawa keruang perawatan bayi, mereka dibawa keruang perawatan bayi karena harus masuk inkubator sebelum untuk menghangatkan suhu badannya


Richard yang lupa memberitahu orangtua nya dan mertuanya, lalu dia segera mengambil ponsel nya dari sakunya, lalu menelefon orangtua nya terlebih dahulu, kemudian baru dia menelefon mertuanya, sejam menungu akhir nya mereka datang, orangtua richard dan mertuanya, begitu masuk mereka berjalan mendekati keysya


"selamat yaa sayang,,"ucap mayya


"selamat menjadi seorang ibu.."sahut merry


Mayya dan merry mencium putri mereka secara bersamaan, mayya pipi kanan, merry pipi yang sebelah kiri, sedangkan para suami hanya bisa memandangi putri mereka karena tidak kebagian lapak sebab sudah penuh oleh istri-istri mereka, richard juga hanya memandang keysya dari sofa tempat dia dan papa juga papa mertua nya duduk


Keysya yang sudah melewati masa obsevarsi pasca melahirkan sudah diperbolehkan tidur oleh dokter, selama observasi keysya dilarang tidur karena bisa menyebabkan darah putih naik ke mata itu bisa menyebabkan kebutaan jika sudah sangat fatal, keysya yang sudah mengantuk dia akhirnya tidur, sementara mertua dan orangtua nya mengendong twins baby,..


"kamu sudah ada nama belum buat twins boys?"tanya arya


"yang ditangan mama merry raffa putra mahendra, sedangkan yang ditangan mama mayya raffi rahardhy mahendra, gimana cukup adil kan?,"jawab richard


"iya...iya...itu baru adil,.."sahut arya dan vano bersamaan


Mayya dan merry hanya tersenyum melihat opah-opah baru itu, setelah puas menggendong cucu-cucu mereka, mereka pun pamit karena tidak mau mengganggu waktu keysya istirahat, seusai mereka pergi dan raffa juga raffi dibawa ke ruangannya, richard pergi membersihkan diri karena sedari tadi siang belum mandi, selesai mandi richard merebahkan badannya di sofa panjang, perlahan-lahan dia pun tertidur


"mau kemana bun?,"tanya richard masih setengah mengantuk


"aku lapar,,"jawab keysya menunduk


"ya ampun bunda, bukannya bangunin ayah, bunda diam diranjang aja, biar ayah yang ambilkan makanannya,"titah richard lalu bangkit dari sofa, mengambil makanan diatas meja kemudian membawa makanan itu ke ranjang keysya,..


"biar ayah yang suapin yaa bun,.."kata richard sambil mengambil mangkuk berisi bubur diatas ranjang keysya, keysya hanya menurut, karena dia juga sebenarnya masih sangat lemas, usai menyuapi keysya, richard membereskan piring dan mangkuk kotor dari atas ranjang keysya


Richard naik keatas ranjang memeluk keysya lalu mengusap lembut pipi keysya,..


"tidurlah...ayah disini tidur nya biar bisa peluk bunda,..."kata richard sambil memejamkan mata


Keysya kembali tidur karena memang dia lemas, lesu dan lemah, keysya benar-benar beruntung punya suami yang penurut juga ga banyak nuntut selama masa hamil richard hanya meniduri nya 1 kali dalam sebulan, karena keysya tau richard takut dia kelelahan juga takut keysya mengalami hal yang tak diinginkan, richard memilih menahan hasratnya daripada harus kehilangan keysya dan juga twins boys yang ada dikandungannya,..








Keesokkan harinya , dua sahabatnya berserta suami-suaminya menjenguk keysya, bianca yang kini tengah hamil 2 bulan membuat dia sangat antusias ingin melihat baby twins bawaan baby katanya, sementara raisya sampai sekarang belum hamil hamil,..


"duh ganteng nyaa keponakan aunty..."ucap bianca yang sedang menggendong raffa


"iya kak bi,..ganteng-ganteng banget ponakan kita,."sahut raisya sambil menggendong raffi


"key,..gimana keadaan kamu?"..tanya lucas


"baik kak,.."jawab keysya


"kak bi hamil berapa bulan kak,"tanya keysya pada bianca dan lucas


"2bulan 2minggu key,.."jawab lucas


"bahagia banget pas tau dia hamil, kakak sampai loncat-locat kayak anak kecil dikasih ade,.."jelas lucas sambil tertawa, semua nya jadi ikut tertawa kecuali raisya yang diam tidak ikut tertawa..


"kenapa kamu sa?,.."tanya richard bingung


"ga pa-pa kok kak,.."jawab raisya sambil membaringkan raffi ke box bayi


"oh yaa kamu belum hamil juga sa?,.."tanya richard lagi..


"gimana mau hamil, punya suami super sibuk yang tiap hari pulang malam,.."gerutu raisya sambil cemberut..(protes dia woy..karena jadi istri jablay, jarang dibelai...hehehe)


Mendengar keluhan raisya thomas hanya menggaruk kepala nya yang tidak gatal..thomas yang semula duduk di sofa bareng dengan lucas dan richard berdiri melangkah mendekati raisya yang berdiri ditepi ranjang keysya,..


"maaf sa, aku terlalu sibuk karena urusan proyek yang baru saja aku sepakati,.."ujarnya pada raisya yang membuang muka padanya


"bodo ah,..malas ngomong sama oppa,..key aku pulang duluan yaa..."raisya berkata sambil pamit pada keysya, lalu pamit pada kakak dan kakak iparnya kemudian melangkah keluar ruangan tanpa thomas, yang masih terdiam karena merasa bersalah,..


"kejar lah thom, ade gue kabur lagi baru tau rasa lo..!" ancam lucas


Thomas yang terdiam langsung berlari mengejar raisya, thomas berlari sampai keluar rumah sakit, dia berlari mengejar raisya, tapi raisya sudah tidak ada bahkan diparkiran tempat dia memarkirkan mobil raisya sudah tidak nampak,..


"duh sa..kamu dimana?,"keluh thomas yang sudah menyetir mobil nya, thomas melihat kekanan dan kekiri tidak menemukan raisya, raisya di telefon juga tidak menjawab, pesan yang dikirim thomas juga tidak dibalasnya, thomas panik tidak menemukan raisya


Sementara raisya sudah tiba dirumah mama lisa dan papa bima, raisya menakan bel rumah mereka, lalu keluarlah lisa,..


"eh menantu kesayangan mama,.."kata lisa begitu membuka pintu dan melihat raisya,..


"iya ma..raisya kangen mama,.."jawab raisya langsung memeluk lisa


Lisa membawa raisya masuk, mereka duduk diruang keluarga, papa bima yang baru saja turun ikut bergabung dengan wanita-wanita cantik yang sangat dia sayangi, lisa heran pada menantu nya yang kelihatan bersedih, dia akhir nya bertanya pada raisya..


"kenapa nak? apa kamu bertengkar dengan thomas?,.."tanya lisa selidik


Bima menatap menantu nya yang hampir menangis, lalu dia mendekati raisya, meraih tangannya lalu membelai lembut kepala raisya..


"ceritalah sama papa dan mama, jangan kamu pendam sendiri,.."lanjut bima,..


"hiks..hiks..hiks..pa..ma..raisya mau hamil kayak kak bianca, bahkan keysya juga baru melahirkan, tapi sampai sekarang raisya belum hamil juga,..


Mendengar keluhan menantunya bima jadi ingat proyek pembangunan mall yang baru saja dikerjakan oleh thomas, klien yang thomas tangani hanya ingin thomas yang mengerjakan, dia tidak percaya orang lain selalin thomas dan bima, bima memeluk menantu nya, dia sangat merasa bersalah karena kerjaan raisya dan thomas jadi tidak punya waktu untuk bersama,..


"maaf sayang ini semua salah papa, kalau saja papa tidak pensiun dini mungkin thomas tidak akan sesibuk ini.." kata bima menangkan raisya


Saat raisya masih menangis, thomas masuk kedalam rumah, thomas menatap raisya yang sedang menangis dipelukkan papa nya, dia mendekati raisya lalu mohon ijin membawanya kedalam kamar thomas


Didalam kamar thomas, raisya hanya diam duduk ditepi ranjang, thomas berjalan bolak-balik bingung harus berbuat apa, dia memang pria yang kaku yang tidak pandai merayu wanita, dia jadi bingung harus berbuat apa,..


thomas melepas jas nya lalu ikut duduk disamping raisya,..


"maaf sa, aku benar-benar minta maaf, aku sibuk kerja sampai melupakan kewajibanku sebagai suami,."ucapnya pada raisya, karena raisya tidak menjawab dia meraih dagu raisya kemudian membuat raisya mendongak


"jangan nangis sa,..aku mohon jangan marah lagi, aku janji 1minggu lagi proyek itu selesai aku akan membawamu untuk pergi berbulan madu lagi, jangan nangis lagi ya.."mohon thomas


"janji yaa,..dan satu lagi sesibuk apapun oppa jangan pernah mengabaikan aku lagi termasuk membalas pesan dan juga menajawab telefonku"pinta raisya lalu mulai berhenti menangis,..


"iya..aku janji,.."jawab thomas, mencium kening raisya lalu turun kebibir nya


"maaf sa,..bisakah,..?"tanya thomas


Raisya mengangguk kemudian mereka pun eah...eah..eah...hehhee, (silahkan berimajinasi sesuai yang kalian inginkan,..hehhee)...









**◎











Terima kasih sudah membaca..


sampai ketemu lagi..😊😊😊**