
※.※.※.※.
Hari berganti hari, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun,...
★12 TAHUN KEMUDIAN★
Raffa dan raffi sudah duduk dibangku SMA, raffa dan raffi seperti janji richard sebelumnya, mereka memakai anting dengan warna yang berbeda, karena mereka nyaris tidak bisa di bedakan, sampai suara mereka pun sama, suara serak-serak becek mereka sampai tidak bisa membedakan mereka berdua, mereka benar-benar kembar indentik,..
Mereka memang mirip dari segi wajah maupun suara namun sayang nya mereka mempunyai karakter yang benar-benar berbeda,..raffa sama seperti richard yang mudah bergaul dan banyak teman, juga sifat playboy richard menurun pada nya, berbanding terbalik dengan sang kakak raffi cenderung dingin dan acuh sama persis seperti bunda nya dulu keysya, banyak gadis-gadis yang menggilainya, namun dengan sifat nya yang dingin tak satu pun diantara gadis-gadis itu yang mampu melelehkan dinding es raffi, raffi hanya bisa hangat dengan indah anak nya pak asep supir pribadi nya,..
"kami berangkat bun,.."pamit kedua nya,..
"iya sayang,.."balas keysya..
"oh yaa..ayah mana bun??"tanya raffa sedari tadi richard tak nampak di meja makan..
"ayah masih tidur sayang, bunda sama ayah tadi malam lembur,.."jelas keysya.
"ok bun, kami berangkat sekarang, salam sama ayah yaa bun,.."pamit raffa lagi,..
Raffa mengendarai mobil, sedangkan raffi memilih naik motor, raffi penggila motor sport, richard membelikan motor sport BMW S1000rr berwarna merah, sedangkan raffa dibelikan mobil sport BMW i8 2020 berwarna putih, tepat di usia mereka 17 tahun dan sudah memiliki sim baru keysya dan richard mengijinkan mereka membawa kendaraan nya sendiri-sendiri,..
«Disekolah Internasional scholl»
Raffa turun dari mobil sport berwarna putih milik nya, banyak pasang mata yang memandang kagum pada nya, dia berjalan masuk kedalam sekolah, raffa terus mengembang kan senyum nya pada semua orang yang dia temui, raffi baru saja datang tak berselang lama dari raffa, berbeda dari raffa, raffi berjalan masuk tanpa mengembangkan senyum sama sekali, wajah datar dan terkesan dingin selalu menyelimuti diri nya,..
"kak raffi,.."sapa indah anak pak asep dari arah belakang,..
Raffi menoleh ke arah indah, indah berjalan cepat lalu menggandeng lengan raffi, semua yang melihat indah begitu akrab dengan raffi merasa iri, selain pada indah raffi benar-benar tidak menampakkan senyum nya,..
"lepas ndah..kamu ga malu apa??,."kata raffi pada indah yang menggandeng lengan nya dengan mesra
"huh..ywdh kalau ga mau di gandeng, aku sama kak raffa aja,.."sahut indah sambil melepas gandengan nya,..
Raffi menarik tangan indah yang berakhir indah jatuh ke pelukkan raffi, indah tertunduk malu sedangkan raffi masih menampilkan wajah datar nya,..
"gitu aja kamu ngambek ndah,..
"biarin,..
"lepasin ah,..tadi kata nya malu,"sentak indah sambil mendongak kan wajah nya ke arah wajah raffi,..
"sudah..ayo jalan,.."ajak raffi melepaskan pelukkan nya lalu menggandeng tangan indah,..
"huh..dasar cewe gatel,.."semprot salah satu murid yang merasa diri nya paling cantik
"bener tuh sok-sok an marah"sahut murid satu nya lagi
"caper banget tuh cewe"timpal murid yang sok cantik
"nama nya juga anak supir yaa gitu kelakuan nya nol"sambung murid lain nya,..
«Di kelas raffa dan raffi»
Semua murid duduk dengan rapih sambil mendengarkan penjelasan dari guru bahasa inggri pak hartono, atau lebih akrab nya pak tono, guru yang terkenal killer,..
Tok..tok..tok..
Seorang murid perempuan masuk kedalam ruang kelas, tapi wajah nya terlihat asing bagi murid-murid lain nya,..
"kamu sudah datang nak.."kata pak tono pada murid baru yang sudah datang,..
"iya pa.."jawab nya,..
"baik..perkenalkan ini anak bapak Amanda Wijayanto, dia murid pindahan dari SMA citra nusa jakarta,,"pak tono memperkenalkan anak nya pada murid-murid nya,..
"salam kenal nama saya amanda,.."sapa amanda sambil tersenyum manis
Semua kaum adam memandangi amanda, perempuan cantik berambut panjang, tinggi 168 cm, dengan kulit putih mulus juga body yang aduhai, membuat mereka menelan air liur nya, karena amanda sangat menggoda,..
"kamu duduk dii...nah raffa sebelah kamu kosong kan??"tanya pak tono
Amanda berjalan mendekati tempat dimana dia harus duduk, amanda melihat raffi dan raffa secara bergantian,..
"mereka kembar" gumam nya dalam hati,..
"hai..raffa.."sapa raffa mengulurkan tangan nya,..
"amanda,.."dia membalas uluran tangan raffa,..
"kalian kembar?"tanya amanda duduk di apit oleh raffa dan raffi,..
"iya.."jawab raffa senang, sedangkan raffi tetap fokus menulis tidak menghiraukan pertanyaan amanda,..
"itu muka apa jalan tol..!! datar amat,!!"gerutu amanda dalam hati,..
***
Bel istirahat berbunyi, raffa dengan gaya playboy nya mendekati amanda,..
"ke kantin yuk,..!"ajak raffa,..
"boleh,.."balas amanda,.
Raffi berjalan keluar dari kelas tanpa menoleh pada raffa ataupun amanda, dia terus berjalan sampai indah mengejutkan nya,..
Dorrr...
Indah mengejutkan raffi, tapi yang di kejut kan nya hanya memasang wajah datar walaupun sebenar nya raffi kaget,..
"ayo ke kantin.."ajak raffi melirik sekilas ke arah indah lalu melanjutkan langkah nya,..
"cih...beruang kutub.."decak indah sebal, tapi biarpun sebal indah tetap mengekori raffi..
«Di kantin sekolah»
Raffi dan indah duduk bersebelahan sedangkan raffa dan amanda ikut duduk dihadapan mereka, mereka makan dengan tenang karna ada raffi disana membuat suasana menjadi begitu dingin, saat makan raffi melihat ada noda saus di bibir indah, dia tersenyum tipis melihat indah makan belepotan,..
"barusan gue ga salah liat kan? dia senyum" batin amanda
Raffi mengambil tissu lalu mengelap lembut noda saus yang ada di pinggir bibir indah, melihat adegan romantis indah dan raffi semua bersorak riuh..
"cieeeeeeee...."ledek salah seorang murid
"uhuyyyyy romantis banget fi,..."sahut yang lain nya lagi, mereka terus bersorak sampai tatapan dingin yang menusuk dari raffi menghentikan mereka semua,..
"makan yang benar ndah, kamu bukan anak kecil lagi" kata raffi usai mengelap nya,..
"huh..dasar es loli,.."ledek indah,..
Raffa dan amanda hanya tersenyum melihat raffi dan indah bertengkar,..
Setelah makan mereka kembali ke kelas, raffi mengantar indah ke ruang kelas indah, mereka berjalan dengan indah yang menggandeng lengan raffi, yang melihat indah dan raffi mungkin mengira mereka berpacaran, sayang nya tidak baik indah ataupun raffi hanya menganggap hubungan mereka sebatas kakak beradik, tidak lebih dari itu,..
"masuklah, pulang nanti kakak antar,.."titah raffi begitu sampai di depan kelas indah,..
"ok kak..."balas indah sambil membentuk lingkar O pada tangan nya, raffi tersenyum hangat pada indah,..
*
*
*
sesuai janji raffi mengantar indah pulang ke rumah nenek dan kakek nya, tidak begitu jauh dari sekolah hanya 15 menit kalau menggunakan kendaraan dan 25 menit berjalan kaki, setiap pulang sekolah raffi selalu mengantarkan indah pulang, sebenar nya raffi pernah mengantar jemput indah, cuma karna ulah sepupu indah yang selalu caper pada raffi, raffi merasa jengah maka nya dia hanya mengantar indah pulang saja,..
"mampir kak,.."pinta indah begitu sampai rumah nenek dan kakek nya,..
"tidak usah ndah, kakak mau ke kantor papa rich,.."jawab raffi,..
"ok deh..makasih yaa kak,.."kata indah lagi kemudian masuk kedalam rumah,.