My Lovely My Little Girl

My Lovely My Little Girl
"raffa cemburu pada raffi"



Richard dan keysya sudah ada di meja makan, mereka menunggu putra kembar mereka untuk sarapan, selang beberapa menit yang di nanti akhir nya turun kebawah dan bergabung, mereka sarapan bersama sambil sesekali mengobrol tapi hanya mereka bertiga yang tertawa sedangkan raffi bersikap seperti biasa dingin dan datar,..


Setelah sarapan mereka berangkat ke tujuan masing-masing, tapi tidak lupa ritual sebelum berangkat,..


*


*


*


Tin..tin..tin..


Raffa menjemput indah di rumah nenek nya, sejak kejadian kemarin raffa memutuskan tidak akan melepaskan indah, indah keluar dari rumah, diikuti meldi di belakang nya, meldi meminta mama nya memindahkan sekolah nya di sekolah raffi, karena meldi ingin pdkt sama raffi,..


"masuk ndah,..."kata raffa membuka pintu depan penumpang, yang di minta indah yang masuk malah meldi, raffa langsung mengusir meldi dari kursi depan,..


"gue suruh indah bukan lo,!..pindah,!" kata raffa marah,..


Dengan wajah di tekuk meldi pindah di kursi belakang, sedangkan indah duduk di kursi depan, raffa memasang sabuk pengaman indah, indah tersenyum manis mendapatkan perhatian dari raffa,..


"cuih..jijik gue lihat nya" gerutu meldi dalam hati,..


25 menit perjalanan mereka sampai di sekolah, mata meldi mencari-cari raffi, karena tadi raffa menjemput indah maka raffi tiba lebih dulu di sekolah,..


"itu dia.."gumam meldi begitu turun dan menemukan objek yang dia cari,..


Meldi berlari kecil ke arah raffi, dari arah samping datang amanda, menarik tangan raffi, meldi mempercepat laju lari nya, menghempaskan tangan amanda dari lengan raffi,..


"minggir..,!"sentak nya pada amanda,..


Raffi hanya memasang wajah acuh melepaskan tangan meldi dari lengan nya,..


"hanya indah yang boleh berlaku seperti itu padaku, bukan kamu ataupun orang lain" kata raffi lalu berjalan berbalik meninggalkan meldi,..


"hahha..kasian deh lo,..!"ledek amanda lalu berbalik mengejar raffi,..


"fi..raffi..please stop.."pinta amanda berjalan cepat menyusul raffi, saat berjalan cepat ke arah raffi, tiba-tiba raffi berbalik membuat hidung amanda terbentur cukup kuat ke dada kekar milik raffi,..


*dugg...*


"duh,..sakit.."pekik amanda memegang hidung nya yang memerah,..


"maaf,.."kata raffa dingin tanpa menatap amanda,..


"huh..mana ada orang minta maaf tapi ga melihat orang yang dia mintai maaf,..!"sentak amanda sewot,..


"maaf..."sekali lagi raffi minta maaf dengan memajukan wajah nya ke arah wajah amanda,..


"ganteng banget,."ucap amanda tanpa sadar,..


"huahabahhhaaa....."pertama kali nya raffi tertawa sehingga mengundang perhatian semua orang, saat orang-orang mengerubungi dia, raffi kembali memasang muka dingin nya, melihat raffi kembali memasang muka dingin nya, semua orang yang mengerubungi diri nya langsung mebubarkan diri,..


"ehmm..baru sadar aku ganteng,..!" kata raffi pede..


"huh..narsis..!"balas amanda lalu berlari ke arah ruang kelas nya,..


*


*


*


*


Dua pangeran kembar sedang menikmati makan siang nya di sebuah cafe, mereka tidak hanya berdua, ada indah yang duduk di sebelah raffa, raffa makan sambil melirik indah diam-diam,..raffi merasa kakak nya agak lamban, dia dengan sengaja membuat raffa cemburu,..


"masih aja belepotan ndah,.."kata raffi hendak membersihkan pinggir bibir indah,..


"biar gue aja,.."ucap raffa menghalangi tangan raffi..


Raffi hanya diam lalu menarik kembali tangan nya, raffa menyeka pinggir bibir indah, saat menyeka pinggir bibir indah, tangan nya sempat terhenti karena indah menatap mata nya, raffa melanjutkan lagi sambil memfokus kan pada bibir indah, dan lagi-lagi terhenti saat raffa melihat bibir tipis indah, dia sampai menelan air ludah nya kasar,..


Glekk...


"bisa gila gue,.."gumam raffa dengan suara yang sangat pelan,..


"kak.."ucap raffi sambil mengibas-ngibaskan tangan nya ke wajah raffa,..


Raffi tersenyum strategi nya berhasil, tak mau kakak nya terlarut dalam lamunan nya, raffi menedang kaki raffa,..


"awww,...!!!!"pekik raffa,..


"kenapa kak??"tanya indah polos,..


"hah...gpp..."sahut raffa melotot pada raffi, raffi menampilkan jempot nya yang dia putar kebawah,..


"sialan lo de"batin raffa,..


Setelah makan raffa mengantar indah pulang, seusai mengantar indah pulang raffa kembali ke rumah nya,..


※kamar raffi※


Raffa masuk kamar raffi tanpa mengetuk, dia meraih kerah baju raffi lalu menarik nya,..


"maksud lo apa tadi fi,..!"bentak raffa,..


"ga da maksud apa-apa.."jawab raffi santai,..


Raffi melepaskan tangan kakak nya dari kerah baju nya,..


"raffa cemburu pada raffi???" kata keysya berdiri ambang pintu kamar raffi,..


"bunda,..!"pekik raffa dan raffi terkejut melihat kehadiran bunda mereka,..


Keysya masuk kedalam kamar, mencium kening raffa dan raffi bergantian,..


"dua pangeran nya mama, kalian tidak boleh bertengkar hanya karena seorang gadis, kalian kan saudara kembar"kata keysya menasehati kedua putra nya,..


"kalau kalian berdua terus bertengkar, indah akan bunda kirim keluar negri,..!!" ancam keysya..


Raffa dan raffi terdiam mendengar ancaman bunda mereka,..


"kamu terlalu lambat kak, cepat lah ungkap kan apa yang kamu rasakan pada indah,.."kata raffi menepuk pundak raffa,..


"hah..aku pikir kamu juga suka sama indah,.."sahut raffa kaget,..


"Ya Tuhan..betapa bodoh nya kamu kak,.."kata raffi lagi lalu memeluk bunda nya menyamping,..


"lihat lah bun, playboy bodoh ini berpikir negatif tentangku,.."adu raffi,..


"hehhe..bunda faham maksud kamu de, benar-benar bodoh kakak mu ini,.."sambung keysya tertawa melihat kebodohan putra nya,..


"Oh my god..cepat pergi temui indah PLAYBOY BODOH...!!!"sentak keysya dan raffi bersamaan,..


Raffa keluar kamar raffi lalu berlari menuju garasi mobil, dia melajukan mobil nya cukup kencang, hanya butuh waktu 15 menit dia sudah tiba di rumah indah, dia mengetik pesan pada indah...


(ndah, temui aku sekarang! penting!)tulis raffa


tingg..


(ok..)balas indah...


Tak lama pesan indah masuk, indah keluar dari rumah nya, lalu menemui raffa,..


"masuklah.."titah raffa,..


Indah pun menurut masuk kedalam mobil raffa, raffa melajukan mobil nya ke arah tempat bermain, taman bermain di dalam komplek perumahan tempat raffa tinggal adalah tempat yang mempunyai banyak arti bagi raffa, raffa menggendong,mengajak indah bermain, meledek indah, semua tentang indah ada di taman bermain itu,..


Sesampai nya mereka disana, raffa menarik tangan indah, indah mengikuti raffa, sampai di sebuah ayunan, indah duduk di ayunan itu, sedangkan raffa berjongkok didepan nya,..


"taman ini masih sama seperti dulu,.."kenang indah melihat sekeliling taman,..


"indah,.."panggil raffa menggenggam tangan indah,..


"aku mau mengatakan sesuatu,..


"apa..??


Raffa menarik nafas sebelum mulai bicara,..


"kamu lihat taman ini, tidak berubah sama sekali, bahkan sekarang kita bersama disini seperti dulu, tapi ndah...dulu aku hanya menganggapmu adik perempuanku, aku menyayangimu seperti aku menyayangi raffi, dulu kamu hanya seorang anak perempuan kecil yang selalu aku gendong dan ajak bermain, sekarang perasaan ku mulai berubah, tidak sama seperti dulu malah jauh lebih mendalam, aku takut dan ragu untuk mengatakan nya, karena yang kulihat seperti nya raffi menyukaimu dan kupikir kamu juga menyukainya, aku cemburu melihatmu begitu lengket dengan raffi, tapi aku pun sadar siapa aku? ada hak apa aku untuk cemburu?,.."ucap raffa panjang lebar,..


"aku..,,suara raffa terhenti saat bibir indah menyentuh kening raffa.,.


"bodoh.."kata indah selesai mencium kening raffa,..


Raffa berdiri lalu mengajak indah berdiri berhadapan dengan nya,.


mata nya beradu pandang oleh mata bulat indah, raffa mengecup kening indah lama dan sangat hangat, indah memejamkan mata nya merasakan sentuhan bibir lembut milik raffa,..


"iya..aku memang bodoh..!"ucap raffa selesai mengecup kening indah,..


Indah memeluk mesra raffa lalu raffa pun membalas nya, mereka berpelukkan sangat mesra, merasa dunia milik berdua yang lain ngekos(hehehe)..


"jadi sekarang kita jadian kak?"tanya indah polos..


Raffa menepuk jidat nya lalu dengan segera menyabar bibir mungil indah, sampai indah terdiam sejenak sebelum ikut dalam permainan memangut bibir, setelah rasa nya sudah cukup, nafas mereka pun hampir habis, raffa melepaskan pangutan nya..


"jangan terlalu polos indah, aku bisa saja khilaf lebih dari ini..."kata raffa mengancam...


"ck...playboy..."ucap indah mendorong tubuh raffa lalu berlari,..


"indaaahhh...."teriak raffa mengejar indah yang berlari mengelilingi taman, mereka berlarian dengan perasaan bahagia, mereka saling mengejar sampai raffa menangkap tubuh indah dari arah belakang lalu memutar nya..


"hhahaa...aku bahagia ndah,.."kata raffa sambil memutar-mutar tubuh mereka berdua..


*


*


*


*


*


*


*


*


*


*


*


*


*


*


*


*


*


*


*


Terima kasih sudah membaca karya ku, dikit lagi sudah mau tamat, jadi ga da kisah-kisah sedih lagi...tinggal yang bahagia-bahagia aja


sampai ketemu lagi guys..


Salam sayang dari athour untuk para pembaca....😊😘😘😘