
Dessy menunggu jemputan nya datang untuk pergi ke lokasi syuting, dan ini hari terakhir,..
Tin..tin...tin...
"dessy..."sapa keysya,..
"hai kak...!"balas dessy, dessy duduk dikursi penumpang bersama keysya, damian dan richard duduk didepan, damian melaju kan mobil nya menuju lokasi syuting, didalam perjalanan hanya keysya dan dessy yang mengobrol,..
"des,..gimana kamu kesulitan tidak???
"ga kok kak,..tersenyum dessy
"terus partner kamu ganteng ga??"tanya keysya kepo,..
"ganteng kak, ganteng banget...!
"terus kalau ganteng kamu kok ga cinlok gitu kayak artis-artis lain,..
"ga ah kak, tapi semalam aku pergi kerestoran sama dia, yang aneh nya dia bilang kalau dia merindukanku, maksud nya apa yaa kak??
"kamu sungguh polos sayang, dia jatuh cinta sama kamu,..!
Ckiitttttttttttt....(suara rem mobil)
Damian mengerem mendadak, semua yang didalam mobil terkejut oleh ulah nya,,
"kalian gpp??" tanya richard pada keysya dan dessy,..
"damian..!!! apa yang sedang kamu fikirkan hah...! nyaris saja kita semua celaka"kata richard geram akan ulah damian,..
"maaf.."jawab damian singkat lalu melaju kan kembali mobil nya, sesampai nya di lokasi semua turun berbarengan, keysya menggandeng richard dengan mesra, sedang kan dessy dan damian hanya mengekori dari belakang, semua kru menyambut richard dan keysya dengan sangat antusias, pasal nya banyak dari mereka kaum adam sangat mengagumi kecantikan alami yang keysya miliki, di tambah dengan badan nya yang sekarang padat membuat keysya makin terlihat sempurna,..
"itu istri direktur,,,asli nya cantik banget yaa,,kata salah satu kru
"iyaa,,cantik begitu tapi ga mau diketahui publik,,timpal yang satu nya lagi
"direktur tampan wajar istri nya juga cantik,,"timpal yang lain nya
(sesudah bergosip ria mereka kembali bekerja)
***
Richard memperkenalkan axel dan filbert manager axel,..
"keysya..."kata keysya senyum sambil mengulurkan tangan nya,..
"ini manusia apa bidadari???" batin kedua nya...
Karena tak kunjung di balas uluran tangan nya keysya melambaikan tangan nya ke wajah dua orang pria yang sedang terpesona oleh nya,..
"hallo..."kata keysya sambil mengibas-ngibas kan tangannya,..
"eehmmm...."richard ikut berdehem karena ada sedikit rasa cemburu istri nya di tatap oleh filbert dan axel,..
Mereka berdua tersentak kaget, kemudian saling berebut menyebut kan nama,..
"filber...
"axel...
Mereka menyebutkan nama mereka nyaris bersamaan, keysya hanya terkekeh melihat ulah aneh mereka, keysya berbalik mendekati richard, keysya memang istri yang peka, dalam hitungan detik, dia sangat mengerti ketika richard marah karena cemburu,..
Keysya mendekati richard memeluk nya dari samping, menyandarkan kepala nya dibahu suami nya,..
"jangan di tekuk gitu yah wajah kamu, nanti ganteng nya hilang,.."bisik keysya
"aku cemburu bun, sedari tadi banyak sekali yang menatapmu, aku kesal melihat nya,.."richard balas berbisik
"yang penting bunda cinta nya sama ayah, yang lain jangan dipikirin,"bisik keysya lalu mengangkat kepala nya mendongak ke arah richard, richard yang gemas akan wajah keysya langsung mengecup bibir istri nya tanpa memperdulikan semua orang melihat nya, keysya sudah biasa dengan tindakan suami nya, dia hanya diam dan memeluk suami nya setelah bibir nya di kecup,..
"betapa beruntung nya dia" batin filbert, sementara axel yang telah kembali kesadaran nya mencari keberadaan dessy, dia bejalan kesana-kemari, sampai tiba di sebuah taman axel melihat dessy sedang mengobrol dengan seseorang,..
"maaf des,, kamu suka sama axel??"tanya damian..
"ga..
"terus tadi kamu bilang kalau axel merindukanmu,.yang artinya axel menyukaimu,..
"memang kalau dia suka padaku, aku harus membalas nya??..enggak kan??? lagian aku sadar diri aku siapa,..! dessy tertunduk sedih..
"hai...maksud perkataan mu apa des??, sadar diri kamu bilang? kamu pantas mendapatkan yang terbaik,.." damian meraih tangan dessy menggengam erat tangan dessy, dia mengambil nafas panjang lalu di buang pelan-pelan,..
"aku tidak tau sejak kapan perasaan suka ini ada, awal nya hanya kasihan timbul rasa peduli, lalu timbul lagi perasaan lebih dari itu, aku terkejut saat mendengar kalau axel sudah jatuh cinta padamu, dessy..bukan waktu yang memperlihatkan cinta sejati, tapi pengakuan dan prinsip yang bisa mewakilkan cinta sejati, aku tidak ingin mengulang kesalahan ku membiarkan orang yang kucintai jatuh ke pelukkan orang lain, oleh karena itu...mau kan kamu menikah denganku???"kata damian panjang lebar,..
"hmm..iya..pak..saya mau...!"jawab dessy mantab
Damian mengangkat tubuh kecil dessy, seperti seorang ayah yang sedang mengangkat tubuh anak perempuannya, damian tertawa bahagia akhir nya dia ga jomblo lagi guys,...
"aku pergi dulu pak,..!"
"eh..barusan kamu panggil aku apa???"
"bapak,..!"
"sekali lagi kamu panggil aku bapak maka bibir mu itu akan aku lahap,!
"terus aku harus panggil apa??"
"sayang,.."jawab damian singkat lalu berpaling meninggalkan wanita muda yang baru saja di lamar nya sedang diam mematung karena ucapan nya,.
Dalam hati axel dia sangat sakit, tapi dia mencoba harus tetap profesional, dia melakukan setiap adegan dengan sangat baik, dia menyelesaikan adegan terakhir nya,..
Axel memegang dagu dessy seakan-akan mencium nya, padahal mereka hanya memiringkan kepala mereka,..
Cutt...teriak sutradara
"kerja bagus semua nya,.."puji sutradara,..
«Bandara»
"terima kasih atas kerjasama nya tuan richard"ucap axel menjabat tangan richard,..
"sama-sama,, semoga lain kali kita bisa bekerjasama lagi,..!"jawab richard
Filbert sang manager hanya mengangguk sambil membungkuk hormat,..
"des..aku harap kamu bahagia,.."kata axel tulus lalu mengecup kening dessy,..
Damian yang melihat hal itu hanya bisa mengepalkan tangan nya, dessy hanya melotot karna kaget dia tak tau kekasih nya sedang menatap tajam ke arahnya,..
Axel berlalu bersama filbert masuk kedalam bandara,..
***
Diperjalanan pulang, richard merasa seperti obat nyamuk, di antara damian dan dessy, dia meminta damian menurunkan nya di sebuah cafe,..
"yakin mau turun disini lo rich,.."kata damian, damian akan berkata santai di luar jam kantor, ketika kembali ke kantor dia bersikap profesional,..
"iyaa,,nanti pak asep jemput gue, lo antar dulu dessy pulang,.."jawab richard lalu berjalan masuk ke dalam cafe,..
Dessy bingung melihat perubahan sikap damian yang tiba-tiba diam tanpa bicara, tapi dia juga ada perasaan takut ingin bertanya, beberapa detik kemudian dessy tersentak mengerti kenapa damian berubah dingin, lalu dia tertawa kecil,..
"hihi..."tawa dessy sambil melihat ke arah jendela,..
"ini cewek ketawa kenapa coba? gue lagi marah malah dia ketawa-tawa ga jelas, huuh..." dengus damian dalam hati,..
Setelah sampai didepan gerbang kosan nya, dessy turun tanpa bicara, damian tersentak melihat dessy yang hanya diam ketika dia marah, akhir ny damian mengejar dessy sampai masuk kedalam gerbang kosan,..
"kenapa pak???"tanya dessy yang sudah membuka pintu kamar nya
Damian masuk ke kamar kosan nya tanpa disuruh, karena takut mengundang perhatian dessy pun ikut masuk, saat sudah berada di dalam, suasana menjadi canggung karna kosan dessy yang begitu sempit,..
"ehhmmm..."damian berdehem mencairkan suasana canggung, bagi damian juga ini kali pertama berduaan dengan seorang wanita dalam satu kamar,..
"kamu ga minta maaf sama aku des.??..
"minta maaf?? memang aku buat salah??..tnya dessy tidak mengerti,..
"kamu beneran ga tau? salah kamu apa sama aku???",..
"iya..."masih memasang tampang bingung,..
"duh imut nya,," kata damian dalam hati,..
Damian mengusap wajah nya kasar, lalu menarik tangan dessy membawa nya mendekat, mereka saling menatap sampai akhir nya tidak sadar kapan mereka memulai nya, damian menghentikan aksi nya takut terjadi di luar kendali nya,..
" satu minggu lagi kita akan menikah, kamu istirahatlah, aku pulang dulu,.."kata damian hendak berjalan menuju pintu
Dessy menarik tangan damian lalu mengecup punggung tangan nya, damian kaget tapi juga senang karena dessy sudah benar-benar menerima nya,..
※
※
※
※
※
※
※
※
※
※
※
※
※
※
※
※
※※
※
※
※÷÷※
*
*
*
*
*
*
Ini kisah cinta yang terakhir nanti ending nya kita akan bersama si kembar,..ok..di tunggu yaa guys