
Setelah mengadakan pernikahan damian berhenti menjadi asisten richard, keysya memutuskan menjadi asisten baru richard, tapi richard tidak mengetahui akan ide gila istri nya,..
keysya sempat meminta pendapat ayah mertua nya arya, karena sekarang twins boys sudah mulai bisa di tinggal maka arya mengijinkan keysya bekerja,...
***
Di ruangan nya richard mulai pusing dengan banyak nya berkas di atas meja, dengan serius dia memeriksa satu persatu juga melihat agenda kegiatan nya yang sudah disiapkan damian sebelum dia menikah,..
"huff....aku sudah tidak sanggup,,!"keluh richard bersandar di kursi nya, sambil memijat kening nya,..
Tok..tok..tok..
"masuk,.."titah richard tanpa menoleh pada orang yang sedang memasuki ruangan nya,..
"ini pak kopi nya,.."kata keysya membungkuk memberikan secangkir kopi untuk suami tercinta,..
Richard mengenali suara ini, dia menoleh ke sumber suara..
"bunda,..!!"kata richard kaget langsung berdiri dari duduk nya,..
"perkenalkan pak, saya keysya.."ucap keysya sambil membungkuk kan badan,..
Richard masih tidak mengerti maksud istri nya, keysya mendekati richard mengalungkan tangan nya dileher richard..
"kamu pasti kaget ya,..!..
"ini maksud nya apa bun??..ayah masih belum faham?..
"aku yang akan gantikan damian.."ujar keysya tersenyum pada richard,..
"yang benar...hhahaha,,"richard memutar-mutar tubuh nya dengan membawa keysya dipelukkan nya,..
"sudah yah..nanti bunda pusing, lebih baik apa yang bisa bunda kerjakan sekarang??..
"aku tidak tega menyuruh bunda..
"aku disini asisten sekaligus sekertaris mu, kalau di rumah baru aku adalah istrimu,..
"baiklah terserah kamu,..
"ayo..masih banyak kerjaan yang harus kita bereskan.."ajak keysya,..
Keysya mulai mengerjakan pekerjaan nya, berkas-berkas yang tadi nya menumpuk juga sudah keysya selesaikan, richard mengerjakan pekerjaan yang ada di dalam laptop, richard mengetik sambil melirik ke arah keysya, tiba-tiba dia menelan ludah nya melihat pemandangan tubuh bagian atas istri nya, setelah melahirkan keysya menjadi lebih berisi tapi tidak mengurangi lekuk tubuh nya, lekukkan nya masih sama hanya saja sekarang badan keysya lebih sintal atau semok..hehhee...
"ahh...akhir nya kelar juga,.."ucap keysya sambil ※
Saat keysya sedang merenggangkan badan nya, richard melihat ke arah nya, tatapan richard tidak bisa di artikan,..
keysya menurunkan tangan nya saat tatapan mata mereka bertemu ..
"ada yang salah dariku??" tanya keysya
"tidak ada, ayo kita pergi meeting,..!" ajak richard sambil berlalu keluar ruangan,..
"suami gue kenapa coba??" batin keysya sambil berjalan di belakang richard
«Di Restoran»
"salam pak..saya jhordhi"ucap klie richard yang bertubuh sama tinggi nya dengan richard, mereka terlihat seumur dari penampilan masih jauh dari richard,..
"salam kenal juga pak jhordhi"sahut richard,.
Setelah perkenalan mereka memulai meeting nya, sekitar satu jam lama nya mereka selesai, mereka mengakhiri meeting dengan makan siang bersama,..
"maaf pak rich..!,yang dari tadi disebelah pak rich siapa yaa??.."tanya jordhi di sela-sela aktivitas makan nya,..
Richard hanya diam tanpa maksus menjawab, wajah nya sudah mulai berubah warna,...
"saya asisten sekaligus sekertaris pribadi SUAMI saya,..nama saya keysya,.." keysya menjawab dengan penekanan kata suami dibelakang nya, keysya sudah melihat wajah richard yang bening berubah jadi merah saat jhordi menanyakan perihal diri nya, dia sudah paham sikap suami nya yang mudah cemburu, tapi itulah keysya dia selalu bisa meredahkan api cemburu richard sebelum membakar nya,..
"oh..maaf pak rich,..saya kira adik atau sekedar sekertaris, jujur saya sempat tertarik,..."ujar jhordi tanpa sungkan,..
"tidak heran, anda bukan yang pertama yang tertarik dengan istri saya, karna itu saya menempatkan dia untuk terus di samping saya, takut di rebut pria-pria gila yang mengincar istri orang,..!" ucap richard tegas..
Mereka hanya saling senyum getir, keysya menggenggam tangan richard yang sudah mengepal, keysya mencium pipi richard di depan umum tanpa malu, dia membuang rasa malu nya takut richard mengamuk,..
"terima kasih sayang,..!"kata richard setelah pipi nya dicium oleh keysya,,.
"sudah jangan marah lagi ya.."bisik keysya lalu tersenyum,..
Para pengunjung restoran memandangi pasangan suami istri ini dengan menatap kagum pada pasangan richard dan keysya, bukan hanya serasi mereka terlihat sangat romantis membuat siapa pun yang melihat kemesraan mereka di buat iri oleh richard dan keysya, sementara yang dipandangi memasang muka biasa saja,..
Selesai makan siang pasangan pasutri itu langsung kembali ke kantor, sepanjang perjalanan tidak henti-henti nya mereka tersenyum, keysya legah suami nya tak sampai marah tadi, richard merasa bahagia karena istri nya membela nya tadi, beberapa menit di perjalanan mereka sampai di tujuan,..
Mereka turun dari mobil berjalan sambil bergandengan masuk kedalam gedung, para karyawan karyawati mendapatkan pemandangan indah, richard walaupun dia ramah terhadap para pegawai nya namun jarang sekali tersenyum, hanya karena bersama istri nya dia terus mengembangkan senyum nya,.
"siang pak,.
bu..." sapa salah satu karyawati
"siang..."balas kedua nya senyum,.
Sesampai nya di ruangan nya richard dan keysya kembali bekerja,.
Beberapa jam kemudian,.
"sayang pulang yuk..!" ajak richard
"eh..belum waktu nya pulang yah,.." jawab keysya masih sibuk mengetik,..
"aku sudah pusing melihat mu berpakaian kantoran malah terlihat lebih sexsi,.."ucap richard lagi menyandarkan dagu nya di kepala keysya,..
"ck..mesum,.!!"jawab keysya sambil terus mengetik,.
Merasa di abaikan oleh keysya, richard menutup laptop keysya,..
"loh kok ditutup sih yah, bunda masih ngetik kan yah,.."protes keysya cemberut,..
"bunda sih..ayah dicuekin,."balas richard memasang muka memelas,
Keysya menarik nafas panjang membuang nya perlahan, keysya tidak habis pikir suami nya sungguh benar-benar kekanak-kanakan,.
"huff..ya sudah kita pulang" ucap keysya pasrah,.
Mereka pun akhir nya pulang,..
***
Sesampainya di rumah mereka disambut twins boys,..
"bundaaaaa..."sapa raffa sambil berlari ke arah keysya, keysya mencium pipi raffa,..
"mana raffi sayang???," tanya keysya melihat hanya ada raffa dan bi rosita,.
"raffi sedang di kamar nya nyonya,.." kata bi rosita,..
"oh..ya sudah bi,..
"anak ayah cuma kangen sama bunda. nya nih..!"protes richard begitu masuk,..
"hehe..kangen juga sama ayah,.."balas raffa memeluk kaki ayah nya,..
Richard menggendong raffa lalu mencium pipi nya, kemudian berjalan menaiki tangga di ikuti oleh keysya dibelakang, sampai di depan pintu kamar raffa richard menurunkan putra nya dengan hati-hatii,..
"ayah sama bunda ke kamar dulu yaa nak,..ayah lelah.."ucap nya pada raffa
Raffa hanya menaikan jempol nya seraya mengedipkan satu mata nya,..
«Di dalam kamar»
Setelah mandi juga mengganti pakaian mereka berbaring di atas ranjang, richard menatap keysya tersenyum penuh arti,..
"kenapa senyum-senyum,.."
"hehe..bunda pahamlah...
"ga tuh,.."jawab keysya menjulurkan lidah nya..
Tanpa aba-aba lagi richard pun beraksi,..(athour takut bintitan kalau mengintip biarkan saja mereka ea..ea..ea..hehhehee)