
MOHON VOTE NYA YAA GUYS...
SAYA HARAP PEMBACA MENIKMATI NOVEL INI...
OK...LANJUTKAN...😊😊😊
*
Menempuh perjalanan waktu 16 jam lebih mereka pun tiba Bandar Udara Paris-Charles de Gaulle, keysya dan raisya tampak gembira, sekilas raisya melupakan apa yang dia lamunkan tadi dalam pesawat, sementara lucas masih memandang raisya penuh dengan pertanyaan.
"tadi dia melamun dalam pesawat, tiba-tiba gembira kembali, apa yang kamu lamunkan sa, aku bisa melihat luka di matamu saat kamu melamun" pikir lucas menatap nanar ke arah raisya.
Mereka bergegas ke kediaman sepupunya arya, arya berencana menginap di hotel namun di larang oleh sepupunya, pada akhirnya arya pasrah menerima tawaran sepupunya.
Menempuh jarak yang lumayan jauh dari bandara mereka tiba di kediaman sepupunya arya.
"arya...merry silahkan anggap rumah sendiri" sapa Dessy sepupunya arya.
"kemana reyhan?" tanya merry.
"oh...pria super sibuk itu ada di ruang kerja nya" dengus dessy kesal
"mereka berdua siapa mer?" tanya dessy seraya melirik keysya dan raisya.
"oh...kenalkan dia keysya anaknya vano, sedang satunya lagi anak thesa sahabat baik merry" sahut arya memperkenalkan gadis-gadis cantik yang dia bawa.
"keysya tante..." keysya mengulurkan tangannya dan sedikit membungkuk badannya.
"raisya tante..." raisya ikut memperkenalkan diri.
Mereka masuk menuju ruang tamu, di ruang tamu ada kedua anak dessy dan reyhan, yang perempuan bernama maria sedangkan yang laki-laki bernama gilbert, mereka semua saling berkenalan, gilbert melihat keysya jatuh cinta pada pandangan pertama, keysya hanya diam tak bergeming walaupun gilbert menatapnya intens.
"kamar kamu di lorong ujung sana yaa key,,dengan raisya, sementara kamu richard dan lucas di depan kamar keysya, buat kamu biar ga capek turun tangga mer, kamu di kamar bawah aja yaa...langsung menghadap kolam renang" kata dessy memberitahu.
Mereka beristirahat di kamar masing-masing, keysya dan raisya yang lelah langsung masuk ke dalam kamar lalu tertidur, tak terasa sudah 3 jam mereka tertidur hari mulai gelap, raisya yang bangun terlebih dahulu sudah siap untuk turun dan makan malam, sebelum itu raisya membangunkan keysya yang masih terlelap
"key...bangun..." ucap raisya menggoyangkan tubuh keysya dengan lembut.
"hmmm...iya 15 menit lagi sa" sahut keysya dengan mata masih terpejam.
"cepat bangun key, ga enak sama yang lain sudah nunggu kita di ruang makan" kejut raisya lagi.
Keysya akhirnya bangun dari tidurnya bergegas untuk bersih-bersih diri, keysya memakai kaos warna putih dan celana pendek warna abu-abu, biasa keysya hanya memakai baju rumahan, keysya tidak suka memakai dress ataupun gaun kalau bukan ke pesta atau ada acara penting, dengan rambut di kuncir satu menyisakan anak rambut di sisi kiri dan kanannya keysya terlihat cantik natural, tanpa make up dia hanya mengenakan pelembab muka dan liptint warna pich sudah terlihat begitu cantik alami.
Keysya dan raisya menyusul ke ruang makan, semua orang melihat ke arah ke arah mereka, mereka berdua tampak cantik walaupun tanpa make up, gilbert melihat keysya mengenakan kaos yang agak kebesaran menatapnya penuh dengan nafsu, gilbert menelan air liurnya kasar.
"gillaa....ini perempuan sexsi banget padahal pakai kaos oblong begitu, bikin aku ingin memilikinya" ucap gilbert dalam hati.
Richard melihat sepupunya memandangi keysya hanya bisa mengepalkan tangan tanpa berbuat apa-apa, lucas melihat richard cemburu hanya menepuk pundak richard, seraya berbisik...
"sabar...gue juga marah tapi kita tamu disini" bisik lucas.
"pengen gue congkel tuh mata nya gilbert" balas richard dan juga berbisik.
Mereka menikmati makan malam dengan tenang, kembali ke kamar keysya melihat raisya termenung di balkon kamar, keysya menghampiri raisya.
"sa...lo kenapa" tanya keysya lembut membelai lengan raisya.
Sebelum menjawab raisya menangis seraya memeluk keysya erat, keysya membalas pelukkan raisya menepuk-nepuk punggung raisya, raisya makin tersedu-sedu, setelah raisya berhenti menangis raisya menceritakan apa yang terjadi, keysya tidak menyangka sahabatnya akan mengalami hal yang menyakitkan, keysya ikut larut dalam kesedihan raisya.
Di seberang lucas mendengar apa yang terjadi pada raisya, mengepalkan tangannya dan memukul keras pagar balkon kamarnya.
"brengsek" umpat lucas lalu keluar kamar untuk menemui raisya.
*tok...tok...tok suara pintu kamar di ketuk dari luar.
clekkk...raisya membukakan pintu
"ikut kakak sebentar..." ucap lucas begitu pintu di buka, lucas menarik tangan raisya dengan lembut membawanya ke taman belakang rumah.
Sesampainya di taman lucas memeluk raisya, lucas mengenal raisya karena raisya itu adalah sahabat keysya dari kecil, keysya dan raisya sahabat yang tak terpisahkan, disaat keysya terpuruk hanya raisya selalu ada di sampingnya, bahkan setelah keluarganya bangkrut raisya tak memberitahu keysya karena takut keysya ikut menanggung kesedihannya, hanya saja kemarin sesuai janji dia dan keysya untuk tidak merahasiahkan apapun raisya berani untuk cerita kepada keysya.
"kamu ga anggap kakak lagi apa sa, kenapa waktu di pesawat kamu ga cerita, sa...kakak sudah menganggap kamu adik kakak sendiri, mulai sekarang kamu tinggal sama kakak dan om arya yaa" pinta lucas masih memeluk raisya.
Raisya menangis kembali dan memeluk balik lucas.
"hu...huuu...huuu...kak...ibu raisya sudah meninggal kak di singapur dan keluarga disana tidak mengizinkan ibu raisya untuk di kuburkan di indonesia, sekarang raisya cuma ada keysya" ucap raisya sambil menangis.
"kamu lupa sa, masih ada kita-kita" kata richard dari arah belakang, richard dan yang lainnya menyusul ketaman belakang, om arya dan tante merry juga keysya ada disana, tanpa mereka sadari banyak yang mendengar percakapan raisya dan lucas.
"sini sayang" ucap merry merentang kan kedua tangannya.
Raisya pun berlari memeluk merry dengan erat, semua ikut menangis begitu pula dengan arya.
"nanti sepulang dari sini om akan urus surat adopsi atas nama kamu yaa nak" ucap arya pada raisya.
Lucas juga baru mengetahui semuanya dari mulut arya.
**flash back on*
"ada apa om..." tanya lucas penasaran kenapa om nya begitu gelisah.
"begini luc, ini memang berat untuk dikatakan tapi kamu harus menerimanya, langsung saja om ceritakan tentang papa kamu, papa kamu menikah dengan mamamu atas paksaan kedua orang tua papamu, saat usia kamu 9 tahun papamu berjumpa kembali dengan ibunya raisya, cinta pertama papa kamu, mereka pun menjalin hubungan kembali, walaupun awalnya thessa menolak papa kamu, namun mungkin karena masih cinta thessa pun menerima kembali lexis, saat menjalani hubungan terlarang thessa mengandung anak lexis, lexis yang mengetahui hal itu pun ingin menceraikan mama mu, tapi mamamu tidak menerima hal itu, mereka pun bertengkar di dalam mobil, sampai terjadilah kecelakaan itu, thessa terpaksa menikahi laki-laki dari keluarga kurang berada untuk menutupi aib, awal nya mereka berjalan dengan semestinya, sampai panji terjerat dengan perjudian dan perempuan nakal, akhirnya menyebabkan perusahaan ayahnya thessa bangkrut" arya menjelaskan apa yang terjadi.
Sebelum melanjutkan pembicaraan, arya merangkul pundak lucas dan menarik nafas.
"Raisya tidak bersalah dalam hal ini luc, keluarga raisya membuang raisya begitu perusahan kakeknya bangkrut, hanya thessa yang di bawa pihak keluarganya, menurut mereka raisya anak haram dan pembawa sial, maka dari itu sebagai abangnya raisya...om harap kamu mau menerima raisya dan menjadi walinya, saat raisya bilang ibunya jadi TKW di singapur, om menyelidiki semuanya dan baru tadi setelah makan malam, om mendapatkan bukti-bukti raisya anak papa kamu, om harap kamu tidak egois, setidaknya kamu memiliki adik yang harus kamu jaga baik-baik, kamu mengerti kan luc? om harap kamu jangan ikut menyalahkan raisya" lanjut arya menepuk pundak lucas.
Lucas pun kembali ke kamarnya, tidak sengaja mendengar cerita raisya, mendengar raisya menangis, hati lucas ikut merasakan sakit, oleh sebab itu lucas membawa raisya untuk berbicara 4 mata.
*flash back off**
Setelah pertemuan haru, mereka semua kembali ke kamar masing-masing karena besok mengantar merry untuk menjalani operasi.
Matahari menyinari kamar raisya dan keysya, mereka bangun berbarengan mandi bersama dan turun ke bawah untuk sarapan.
"key...mau jalan-jalan kota paris?" tanya meysya.
"boleh..." sahut keysya dengan senyuman manisnya.
Mereka secepatnya menghabiskan sarapan dan bersiap jalan-jalan menjelajahi kota paris, sebelum itu mereka mengantarkan merry ke rumah sakit terlebih dahulu.
Richard,lucas,keysya, dan raisya juga kedua sepupu richard berjalan-jalan di kota paris, mereka tak sadar setelah lama berjalan-jalan waktu sudah hampir malam, mereka bergegas pulang kembali ke kediaman Reyhan.
*Dikamar tamu*
Keysya dan raisya menikmati coklat panas yang di buat kan meysya, baru 2 hari mereka sudah akrab karena mungkin sama-sama perempuan.
"key...umur kamu berapa?" tanya meysya.
"16 tahun sebentar lagi 17 tahun, kamu sendiri?" jawab kesya seraya bertanya.
"aku 21...hehe" jawab meysya tersenyum dengan memperlihatkan gigi putihnya.
"oh yaa...sa...hampir lupa" keysya berjalan ke dalam kamar mengambil sesuatu dalam tas kecilnya.
"sa...happy birthday..." ucap keysya memberi kado pada raisya, hari ini tanggal 25 juli ulang tahun raisya, raisya sampai lupa akan hari ulang tahun nya, tiba-tiba di langit kembang api warna-warni bertuliskan "Happy Birthday", raisya menangis haru, keysya dan meysya memeluk raisya bersamaan.
Dari arah belakang semuanya berkumpul menyanyikan lagu ulang tahun, lucas juga membawa kue ulang tahun, para ladies berbalik ke arah suara, raisya menangis haru dan lucas mencium kening adiknya seraya berkata...
"happy birthday adikku sayang...terima kasih kamu hadir dalam hidupku, aku merasa bahagia karena aku tak sendiri lagi" ucap lucas tulus.
"tkhs kak, aku senang sekarang aku punya kakak sepertimu" jawab raisya masih dalam tangis haru.
Semua memberi ucapan selamat pada raisya tak ketinggalan kado untuk raisya, keysya sangat bahagia melihat sahabatnya banyak yang menyanyangi dan mengasihinya.
"key...semua pasti karena lo kan?, makasih banyak yaa key, lo mang sahabat sejati gue" ucap raisya memeluk sahabatnya.
Selepas acara ulang tahun dadakkannya raisya, mereka pun kembali ke kamar masing-masing, sementara keysya lebih memilih berjalan-jalan di taman belakang rumah reyhan.
Keysya berjalan-jalan di taman, dia terduduk di ayunan kayu, keysya merasa sangat bahagia bisa membuat temannya bahagia, keysya memang dingin terhadap para pria yang mendekatinya tapi hangat pada sahabatnya raisya, dia bisa menjadi sahabat,kakak,adik ataupun ibu untuk sahabatnya, keysya memiliki hati yang tulus yang membuat teman-teman di sekitarnya merasa senang karena berteman dengan keysya.
Tak terasa sudah 1 minggu mereka di paris, mereka pun pulang ke Indonesia dengan membawa kebahagiaan, operasi tante merry juga berjalan dengan lancar.
Raisya ikut dengan lucas kembali ke apartemen milik lucas, sedangkan keysya dan keluarga arya kembali ke kediamannya masing-masing.
Dalam perjalanan pulang keysya di antar richard kembali ke rumahnya, di dalam mobil keysya hanya diam sambil menatap kemacetan ibukota, richard menyetir dengan fokus, sesekali melirik keysya, keysya tertidur di dalam mobil begitu sampai depan rumahnya, richard tak tega membangunkan keysya, dia pun menggedong keysya, seperti layaknya putri tidur, keysya tertidur dengan nyenyaknya.
"langsung ke kamar keysya saja yaa rich" titah vano dengan suara pelan takut membangunkan keysya yang terlelap dalam mimpi.
Richard membawa keysya ke kamarnya, sesampainya di kamar richard meletakkan keysya dengan hati-hati, perlahan agar tak membangunkan keysya, richard menatap keysya yang tertidur, richard melihat setiap inci wajah keysya yang imut, tanpa sadar richard mencium kening keysya.
"ck...bodoh...untung keysya tidak bangun kalau terbangun bisa-bisa tamat riwayatku" gumam richard dalam hati, richard keluar dari kamar keysya sambil tersenyum.
"terima kasih yaa rich sudah mengantar keysya" ucap mayya tersenyum lembut pada richard.
"iyaa tante...tidak usah sungkan, kalau begitu aku pamit yaa tante...om" pamit richard, richard melajukan mobilnya kembali ke kediamannya.
Di kamar diana semakin marah karena melihat richard menggendong keysya, dia juga melihat saat richard mencium kening keysya.
"brengsek...aku ga akan tinggal diam key, semua perhatian sudah kamu ambil untuk kali ini aku tidak akan mengalah" umpat diana.
"akan aku buat richard membenci kamu" umpat diana lagi tersenyum licik.
^APA YANG DI RENCANAKAN DIANA TUNGGU DI EPISODE SELANJUT NYA^
SEE YOU NEXT TIME...😊😊😊