
Cerita dimulai dari 10 tahun yang lalu. Saat itu Rio berusia 18 tahun dan masih menjadi siswa di Harapan Bangsa International School. Tahun itu adalah tahun terberat bagi siswa dan siswi kelas XII SMA karena mereka akan menghadapi kelulusan. Tak disangka, Rio akan melewati tahun itu hanya dirumah saja. Padahal Ujian tinggal 3 bulan lagi diadakan, akan tetapi Rio tidak ingin melalui nya di sekolah. Rio berasal dari keluarga yang sangat berada. Saat Rio mengajukan untuk mogok sekolah, kedua orang tua berusaha bernegosiasi dengan pihak Harapan Bangsa International School agar Rio tetap bisa melanjutkan pelajaran sekolah secara online. Dan pihak sekolah pun akhirnya menyetujui. Karena sangat disayangkan hanya karena masalah percintaan membuat Rio tidak lulus.
Sudah pasti penyebab Rio mogok sekolah adalah Nara. Tanpa mencari tahu penyebab sesungguhnya, Rio hanya bisa berdiam diri dirumah sambil menyalahkan Nara karena tiba-tiba menghilang tanpa berpamitan. Baru kali itu orang tua Rio melihat puteranya terpuruk sampai tidak memiliki tujuan hidup lagi. Kedua orang tua Rio mengetahui penyebabnya. Tapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa. Karena menurut mereka salahnya putera mereka sendiri sudah mau pacaran saat masih sekolah. Setiap manusia, kalau sudah memiliki masalah hati dan asmara akan membuat mereka seperti menjadi hilang arah karena Cinta. Itulah yang dialami Rio saat itu.
1 Tahun lamanya Rio menjadi dingin kepada semua orang kecuali Ayah dan Bundanya. Rio menjadi tidak tersentuh oleh siapapun. Kalau boleh dikatakan sebenarnya Rio adalah orang yang sangat ramah dan baik. Tapi semenjak peristiwa dimana ia ditinggalkan begitu saja oleh sang kekasih, Rio menjadi sangat dingin. Dirinya tidak lagi banyak bicara. Sang ibunda yang mengetahui perubahan anaknya menjadi sangat sedih dan akhirnya Hana pun menyalahkan Nara karena sudah membuat anaknya seperti itu.
2 tahun setelahnya Rio di daftarkan oleh Hana masuk ke salah 1 Universitas yang terfavorit di kota J. Awal rencana Hana sebenarnya ingin Rio melanjutkan kuliah di negeri Paman Sam. Tapi apa daya, melihat perubahan buah hatinya membuat Hana tidak tega menyekolahkan Rio di tempat yang jauh dari jangkauannnya. Akhirnya Hana memutuskan untuk menguliahkan Rio di kota J saja dengan mengambil jurusan bisnis untuk meneruskan usaha om Kemas, ayah dari Rio.
Disanalah alur cerita kehidupan Rio mulai berubah. Rio dari dulu sangat tampan saat masuk kuliah saja dia sudah di nobatkan menjadi 'Raja Tampan' se kampus. Jadi wajar saja kalau banyak wanita yang tergila gila pada Rio. Tapi Rio tak peduli akan hal itu. Tetap Rio menjadi tak tersentuh. Singkat cerita, ada satu cewek yang saat pertama kali melihat Rio masuk kampus dirinya sudah membuat pria itu menjadi incarannya. Tentu saja nama perempuan itu adalah Ratu. Kebetulan Ratu 1 jurusan dengan Rio jadi lebih mempermudah dirinya untuk mendekati mangsa nya. Ratu adalah tipe perempuan yang kalau sudah menginginkan sesuatu apapun itu, sudah pasti dia harus mendapatkannya. Orang tua Ratu pengusaha properti yang sangat terkenal di Indonesia di kalangan bisnis. Membuat hidup Ratu dari sejak ia lahir tidak pernah serba kekurangan. Ratu sama seperti Rio, Ratu adalah puteri satu satunya dari keluarga Haryanto. Papanya yaitu Reza Haryanto dan mamanya Silvia Haryanto sangat memanjakan Ratu. Karena saat Silvia dan Reza menikah, mereka harus menunggu selama 4 tahun baru bisa memiliki anak. Maka dari itu Reza dan Silvia sangat memanjakan Ratu.
Ratu orang yang sangat blak blak an. Apalagi kalau sudah menyangkut asmara. Mulai dari pertama kali masuk kampus, Ratu sudah gencar mendekati Rio. Tapi Rio adalah satu-satunya laki laki yang sama sekali tidak memberikan respon kepada Ratu. Tapi Ratu tidak pantang menyerah, Ratu berusaha menggunakan berbagai cara untuk menarik perhatian Rio. Suatu ketika, saat Rio jalan pulang dari kampusnya menggunakan motor sportnya, Rio tak sengaja menabrak Ratu. Untung saja Rio sedang tidak ngebut karena memang posisinya Rio baru keluar dari area kampusnya.
Soal sengaja atau tidaknya, Ratu lah yang sengaja membuat dirinya tertabrak oleh Rio. Karena insiden itu, Ratu di ajak Rio kerumah pria itu. Ratu adalah satu satunya perempuan yang di bawa oleh Rio kerumahnya. Niat hati Rio hanya ingin mengobati, tapi sang ibunda, Hana ingin menjadikan Ratu sebagai menantu karena telah berhasil membuat Rio membawa perempuan kerumahnya. Alasan yang tidak masuk akal bukan? Tapi Rio tidak menanggapinya karena menurut Rio sang bunda hanya terlalu bahagia melihat anaknya membawa teman wanita. Dari situlah semuanya bermula, Ratu menjadi dekat dengan keluarga Rio terutama dengan Hana. Kemas, sang ayah tidak banyak ikut campur karena menurut Kemas masalah hati tidak bisa di intervensi oleh orang lain meskipun orang itu adalah orang tuanya sendiri. Tapi Hana yang sudah terlanjur nyaman dengan Ratu, sangat memaksa Rio untuk menikah dengan Ratu. Hana berfikir, kalau Rio bisa menikah dengan Ratu maka sifat yang dimiliki oleh Rio dulu akan kembali.
3 tahun setelah menghilangnya Nara dari pandangan Rio, tidak memudarkan rasa cinta itu di hati Rio. Malah kalau boleh di bilang perasaan itu semakin kuat. Cinta, rindu, sayang, kecewa menjadi 1 rasa yang di nikmati oleh Rio. Saat itu sang ayah ingin Rio belajar menjalani bisnis di perusahaan ayahnya.
PT. Abraham Karya sangat terkenal di kalangan bisnis khususnya untuk kontraktor. PT. Abraham Karya adalah perusahaan kontraktor paling besar di negara ini. Karena berkat ke gigihan sang kakek, Rio tidak perlu susah payah memulai usaha dari 0. Rio hanya tinggal meneruskan saja. Karena latar belakang yang dimiliki Rio sepadan dengan Ratu, kedua orang tua mereka menyetujui perjodohan yang diusulkan oleh Ratu. Rio tidak tahu menahu tentang itu. Yang Rio pikirkan hanya ingin mencari keberadaan sang pujaan hati dan kembali bersama. Saat Rio mulai bekerja di perusahaan keluarganya, Biema di tunjuk oleh Kemas Abraham untuk menjadi asisten pribadi Rio. Biema sangat senang dengan tawaran itu karena untuk dapat bekerja di perusahaan keluarga itu sangat susah. Tidak semua orang dapat memiliki kesempatan emas seperti Biema. Hanya orang-orang terpilih lah yang mampu masuk di PT. Abraham Karya. Awalnya Biema hanyalah seorang marketing di perusahaan itu, tapi karena kegigihan Biema beberapa kali PT. Abraham Karya mendapatkan project besar yang di kerjakan oleh Biema. Kemas sangat puas dengan kerja keras Biema. Maka dari itu dirinya menaikan Jabatan serta gaji yang cukup besar untuk Biema menjadi orang kepercayaan Rio.
Sejak saat itu Biema tahu sedikit demi sedikit tentang kisah percintaan yang Rio alami. Biema ikut merasakan sedih. Pasalnya, Kemas sempat bercerita sedikit tentang buah hatinya yang mengalami perubahan drastis semenjak ditinggal sang kekasih. Biema tahu akan perasaan itu. Biema mengerti. Karena dulu Biema juga pernah ditinggal oleh ibunya yang Biema anggap sebagai cinta pertama dalam hidupnya. Itulah yang membuat Biema jadi tidak percaya akan cinta. Hanya menganggap wanita semua sama saja. Kalau ingin melakukan hubungan se*x, Biema hanya akan menyewa perempuan satu malam saja.
Pelan-pelan hadirnya Biema membantu merubah Rio. Yang awalnya Rio sangat tertutup, kini Rio mulai bisa terbuka sedikit demi sedikit. Seperti, memberi perintah pada Biema untuk mencari tahu tempat tinggal Nara. Walaupun tidak ada hubungan sama sekali dengan perusahaan, Biema sangat senang dapat membantu Rio untuk hal itu. Saat itu Ratu mendengar percakapan Biema dan Rio di ruang kerja Rio tentang perempuan yang bernama Nara. Dari situ Ratu menanyakan tentang Nara kepada ibunda Rio, Hana.
Sebenarnya Hana sangat tidak ingin membahas kembali tentang perempuan yang membuat anaknya berubah. Karena Nara, Hana tidak bisa menguliahkan Rio di luar negeri. Karena Nara, Hana jadi kehilangan sosok Rio yang ramah dan baik. Karena Nara, Hana melihat anaknya terpuruk. Untung saja Hana masih bisa memberikan nasehat kepada anaknya sehingga anaknya masih bisa berada di jalur yang tepat. Saat Ratu menanyakan tentang Nara, Hana mempersilahkan Ratu untuk melihat pertama kali kamar Rio yang penuh dengan fotonya Nara. Ratu sangat kaget melihatnya. Ratu tidak menyangka perasaan Rio ternyata hanya untuk Nara seorang. Ratu cemburu. Dia tidak terima. Ratu memikirkan bagaimana caranya agar Rio tidak menyusul Nara.
Dengan bantuan sahabatnya, Yodi. Ratu dapat membatalkan rencana itu. Ya, itu semua karena Ratu. Tapi sampai sekarang Rio tidak tahu. Bahkan Hana sang ibunda Rio juga tidak mengetahui aslinya Ratu seperti apa. Waktu itu sudah hampir memasuki tahun baru dan Rio akhirnya mendapatkan informasi dari sang asisten tentang pujaan hatinya. Ratu tahu tentang itu. Setiap hari Ratu selalu mengikuti Rio. Tanpa sepengetahuan Rio, Ratu menguping pembicaraan Rio dengan Biema di coffeeshop dekat kantornya. Jelas dengan bantuan Yodi.
Karena terbakar api cemburu, Ratu merencanakan sesuatu yang di luar dugaan. Awalnya Ratu hanya ingin memberikan insiden sedkit, tapi karena pada saat itu Rio membawa mobil dengan kencang, Rio tertabrak pembatas jalan karena disundul oleh mobil belakang yang tak lain adalah Yodi. Mobil Rio sampai terguling. Rio sampai tidak menyadarkan diri. Saat Hana tahu tujuan perginya Rio saat itu, Hana semakin menyalahkan Nara. Hana semakin membenci Nara. Hana tidak tahu yang sebenernya terjadi. Dirinya hanya melihat kejadian yang terjadi di depan matanya.
Sebetulnya Ratu menyesal karena ulahnya, Rio sempat dinyatakan lumpuh total dan harus istirahat. Tapi sisi lain Ratu menganggap ini kesempatan untuk dirinya memenangkan hati Rio. Salama 1 tahun Rio dirawat dari koma hingga terapi berjalan, Ratu sangat rajin menemani Rio. Hana dan Kemas yang melihat 'ketulusan' Ratu itu tersentuh.
Perasaan Rio? Jangan ditanya. Dia sangat kesal dan semakin emosi karena kecelakaan yang membuat dirinya sempat lumpuh total selama setahun, rencana dia berantakan. Padahal dia sudah memiliki rencana untuk menyusul Nara ke kota P, dan ingin segera melamar Nara. Kalaupun bisa, Rio ingin melangsungkan pernikahan dengan Nara. Saat itu rencananya hanya diketahui oleh Biema dan ayahnya, Kemas. Kemas justru mengizinkan anaknya karena Kemas tahu hanya Nara saja yang mampu membangkitkan semangat hidup Rio kembali. Tapi, saat anaknya mengalami kecelakaan Kemas dengan terpaksa menarik kembali kata-kata nya untuk merestui hubungan Rio dan Nara. Dan karena melihat Ratu yang selalu menjaga, menemani Rio Kemas akhirnya menyetujui sang istri untuk menikahkan Rio dengan Ratu.
(Kembali ke masa saat ini..)
"Huhhh... Aku sangat menyesali kecelakaan itu Nara. Harusnya aku tidak perlu membawa mobil dengan kencang yang membuat rencana aku berantakan. Maafkan aku.. sekali lagi maafkan aku.." - Rio masih dalam keadaan menyetir. sambil tangan kirinya memegang tangan kanan Nara. Nara pun hanya mampu diam. Dia tidak tahu harus berkata apa.
Hening.. Nara tidak merespon apa-apa. Rio yang melihat Nara terdiam sambil melihat arah jalanan akhirnya memberhentikan mobil di pinggir jalan.
"Hei hei hei.. Nara ku.. Aku udah bilang kan kamu pasti nangis. Tolong jangan salahin diri kamu lagi.. jangan punya pikiran yang membuat kamu menyalahkan diri sayang.." - Rio menyentuh wajah Nara yang sudah banjir dengan air mata. Nara hanya mampu menangis sampai terisak tanpa mengeluarkan suara. Nara menyesali keputusan yang diambilnya dulu. Nara tidak tahu sebesar itu rasa cinta Rio padanya.
"Semua karena aku Yo. semua karena aku. Maafin aku Yo, maafin aku. Harusnya aku ngomong sama kamu. Harusnya aku kasih kabar ke kamu. Aku yang bikin kamu kecelakaan Yo. Aku yakin orang tua kamu pasti sangat membenci aku. Maafkan aku.." - Sambil terbata bata, Nara meminta maaf.
Dengan sigapnya Rio menarik tubuh wanita itu dan memeluknya lagi sambil menenangkan wanitanya. Rio tahu Nara adalah orang yang sangat rapuh. Sebenarnya Rio tidak ingin menceritakan itu semua karena Rio tidak ingin Nara semakin menyalahkan dirinya sendiri. Sedikit Rio sesali karena sudah menceritakan tentang yang dialaminya selama 10 tahun ini. Rio sangat teramat tidak sanggup melihat Nara menangis.
"Cupcup.. udah sayang udah. Inilah yang membuatku tidak ingin menceritakannya. Kamu pasti akan seperti ini. Udah sayang. Tidak ada yang salah. Tidak ada yang perlu kamu sesali. Semua sudah terjadi. Jangan lagi kamu menyalahkan diri kamu. Aku sedih liat kamu begini sayang. Aku gak sanggup liat kamu menangis terus Nara ku.." - Rio membelai halus rambutnya. Memberikan dekapan hangat serta erat seakan dirinya tidak ingin melepaskan Nara.
"Yo.. Aku ingin pulang. Bisakah kamu tolong antarkan aku balik ke hotel, aku ingin mengambil mobilku disana." - Nara saat ini ingin sendiri. Dia tidak mampu jika berlama lama dengan Rio. Takut dirinya semakin terbuai akan perasaan cinta yang masih ada.
"Tidak Nara. Malam ini, hanya malam ini aku ingin bersamamu. Tolong jangan pergi dari sisiku saat ini. Aku pun masih membutuhkan kamu. Tolong jangan egois. Dulu aku biarkan kamu pergi, tapi tidak untuk sekarang Nara. Jangan paksa aku lagi." - Dengan tegas Rio mengatakan pada Nara dirinya tidak ingin berpisah. Dia ingin malam ini di lalui dengan sang pujaan hati.
"Tapi Yo, Raissaa gim..." - Nara
"Jangan pikirkan yang lain malam ini Nara. Pikirkan saja tentang aku dan kamu. Pikirkan tentang kita Nara. Aku mohon. Raissa aman dengan ibunya. Ratu pun juga bisa menjaga dirinya sendiri dirumah. Kamu gak perlu khawatir tentang mereka Nara." - Rio langsung memotong ucapan Nara
Nara pasrah. Nara tidak bisa berbuat apa-apa. Dirinya sudah lelah sedari tadi menangis. Nara lelah.. Akhirnya Rio memutuskan untuk menumpang di tempat Biema.
"Halo Biem, saya ingin menumpang di apartemen mu malam ini. Kamu bisa menginap sementara di hotel. Saya akan mentransfer duit untuk hotelnya. Sekarang aku menuju tempat kamu." - Tanpa menanyakan kesepakatan dari Nara, Rio langsung menghubungi asistennya. Rio tidak bisa menginap di hotel karena terlalu beresiko. Kalau hanya Rio yang mendapatkan masalah tidak apa, tapi Rio takut Nara terbawa bawa. Sudah cukup Rio melihat penderitaan Nara.
"Baik pak Rio.." - Tanpa banyak bertanya, Biema sudah tahu maksud dan tujuan atasannya meminjam apartemennya. 'pasti dengan Nara..' - Biema berbicara dalam hati saja.