My Heart Is Yours

My Heart Is Yours
(1) Tentang Nara



Nara Karsani, wanita usia 28 tahun bekerja sebagai Manager Marketing di salah satu perusahaan yang bergerak di bidang Kontraktor. Sudah 5 Tahun bekerja di perusahaan tersebut akan tetapi Nara memiliki 'side job' yaitu menjadi 'freelancer' untuk menemani para 'tamu' atau 'client' di luar jam kantor. Menemani dalam arti hanya sekedar menemani 'minum' sambil karaoke. Lifestyle Nara bisa dikatakan cukup bebas. Apabila dia menyukai salah satu tamu nya, Nara dengan senang hati menawarkan diri untuk bisa melakukan lebih dari sekedar menemani. Tapi hanya untuk tamu yang Nara suka secara fisik.


Nara belum menikah, dia tinggal bersama ibunya, beserta kakaknya dan keponakannya yang masih berusia 5 tahun. Dan dia adalah tulang punggung untuk kedua orang tuanya, dan membantu saudara perempuan kandungnya yang bernama Sarah untuk menghidupi anak Sarah. Sarah memang bekerja tapi dikarenakan Sarah memiliki gaji yang tidak besar, akhirnya Nara juga ikut membantu Sarah. Sarah pun belum pernah menikah, tapi di usia 38 tahun Sarah sudah memiliki seorang putra bernama Dafa. Sarah tidak jadi menikah dengan ayah kandung Dafa dikarenakan Sarah pernah mengalami kekerasan oleh ayah kandung Dafa disaat Sarah sedang mengandung.


Nara adalah wanita yang sangat keras kepala dan sulit diatur. Mungkin dikarenakan Nara memiliki masa lalu yang bisa dibilang cukup kelam. Nara pernah di lecehkan oleh ayah kandungnya sendiri disaat usianya 7 tahun. Tapi itu tidak berlangsung lama karena 3 tahun setelah kejadian itu, kedua orang tuanya berpisah. Sampai saat ini sang ibu belum mengetahui tentang kelakuan bejat mantan suaminya. Masa lalu yang Nara alami hanya Nara dan Sarah saja yang tahu.


(flashback 5 tahun yang lalu)


"Mba, Nara hanya minta tolong sama mba Sarah untuk tidak menceritakan soal ini ke siapapun apalagi sama mama. cukup mba Sarah aja yang tau. Nara gak mau mama tambah sakit hati dengan papa kalau mama tau bisa-bisa keluarga besar kita ribut. Cukup mba Sarah aja yang tau ya.." setelah pertengkaran hebat antara sang ibu dengan kakaknya, Nara sedih karena Sarah masih menyalahkan ibunya atas apa yang terjadi dengan kehidupannya. Sarah sempat berfikir dia mengalami ini semua dikarenakan perpisahan kedua orang tuanya. yang membuat dirinya tidak percaya akan Cinta. Sampai akhirnya Sarah hamil Dafa, mengetahui cerita sebenernya tentang kejahatan sang ayah membuat Sarah menyesal.


"Kenapa sih Ra kamu gak mau ngomong sama aku dulu? kenapa baru sekarang? kenapa gak mau cerita? kenapa akhirnya keluarga kita jadi begini Ra.. kenapa kamu harus merasakan itu semua Ra.." Sarah menangis memeluk sang adik kandung satu-satunya yang dia sayangi. Bisa dibilang Sarah hidupnya lebih terkekang oleh sang ibu karena Sarah dari kecil sering sakit2an. Disaat sudah mulai kuliah, Sarah memilih pergaulan yang salah bahkan sampai hampir overdosis karena obat-obatan terlarang. Kehidupan Sarah mulai kembali normal saat Dafa lahir. semenjak itulah dia mulai bekerja sebagai Receptionist di salah satu apartement di kota P. Kalau ada yang tanya kenapa kerjaan Nara lebih bagus dibandingkan sang kakak, itu karena Nara mengenal seseorang yang bisa dibilang seseorang itu adalah 'client' Nara dulu saat menemani di salah satu club di kota P. Orang ini lah yang membantu Nara masuk di perusahaan yang sampai detik ini Nara masih menjadi karyawannya. Dan ternyata kinerja Nara sangat bagus dan profesional, akhirnya 1 tahun yang lalu Nara diangkat sebagai Manager Marketing. Walaupun gaya hidup Nara bisa dibilang jauh dari kata 'bagus' tapi kecerdasan dan kreatifitas yang dimiliki oleh Nara tidak diragukan lagi.


(flashback off)


Lily sendiri sudah dikaruniai seorang anak perempuan yang baru berusia 3 tahun. Lily menikah tapi hanya menjadi istri sirih dari suaminya. Suaminya Lily tinggal di kota J. karena suaminya sudah memiliki istri sah dari pernikahan sebelumnya, makanya Lily hanya tinggal bersama anak semata wayangnya dan pengasuh anaknya saja. Untuk lifestyle Lily sendiri sama dengan Nara. Bahkan lebih mewah dari Nara. karena status sebagai istri siri dari seorang pengusaha batu bara di kota J, kehidupan yang berlimpah secara materi yang diberikan oleh sang suami belum cukup untuk Lily. Bisa dibilang, Lily adalah wanita yang sangat matrealistis. gaya hidup yang glamor dan hedon masih belum cukup untuk Lily. Orang lain melihat kehidupan glamor Lily pasti iri karena memiliki kekayaan setara dengan pengusaha2 besar. Tapi, Nara yang tahu persis bagaimana kehidupan kerasnya sang sahabat jalani, Nara justru merasa kasihan. Nara dan Lily adalah dua wanita yang memiliki masa lalu kelam. Tidak semua orang tahu tentang mereka. Tapi mereka bersyukur karena mereka masih waras dan masih mampu untuk dikasih cobaan-cobaan hidup yang mungkin kalau orang lain jalani belum tentu sekuat mereka.


"Awas ya lo sampe gak jadi lagi! Asal lo tau ini orang dari kemaren penasaran nanyain lo mulu ngebet banget mau ketemu lo Nara! dan gw capek kasih alesan lagi. Pokoknya gw gak mau tau lo harus dateng! gw gak mau ah cuman sama LC aja iihh males deh gw" Lily sedang dijalan sambil menyetir usai belanja mingguan di supermarket yang gak jauh dari komplek perumahan elit nya.


Walaupun kehidupan Lily seperti itu, dia tidak pernah melupakan tanggung jawabnya sebagai seorang ibu. Lily baru bisa keluar rumah kalau sang buah hati sudah tidur. dan Lily akan kembali sebelum sang buah hati bangun. Selain agar anaknya tidak nangis saat ditinggal, terlebih agar sang suami yang berada jauh dikota J tidak melakukan panggilan telepon atau video call. Kalau sang suami tahu sang buah hati mereka tengah tertidur, sang suami percaya bahwa Lily pasti ikut tertidur juga. Suka duka menjalani hubungan LDR bersama suami orang tidak menyurut semangat Lily untuk mencari pundi pundi sampingan di luar jatah bulanan yang sudah diberikan oleh suaminya. Tapi Lily sudah tidak seperti dulu lagi yang masih bisa diajak tidur bersama tamu. Semenjak dinikahkan sirih oleh sang suami, Lily sudah berjanji pada diri sendiri bahwa dia akan merubah gaya hidupnya pelan2 demi sang buah hati. walaupun masih sering nemenin tamu, tapi tidak lagi sampai diajak tidur dengan tamu.


"Iya Liloy ku sayangku cintaku huweeekkkk bawel deh lo. udah ya gw lg mau siap2 mau meeting nih. pokoknya kalo gw udah dijalan ketempat lo gw kabarin oke mamanya Clara lopyupul byee.."


Nara sedang bersiap2 untuk memulai meeting di perusahaan klien nya. Dirinya baru saja memarkirkan mobil di basement dan sedang berjalan menuju ruangan meeting yang sudah di beritahukan.


Sambil menunggu semua berkumpul, Nara memperkenalkan diri kepada beberapa karyawan yang akan mengikuti meeting dan mereka saling bertukar kartu nama dari masing2 perusahaan. setelahnya, Nara mempersiapkan bahan materi yang sudah di simpan di dalam folder khusus untuk menjadi bahan presentasi nya kali ini.