My Brother My Love

My Brother My Love
part 39



" pagi ayah, pagi bunda!!" sapa gita pada rian dan bela yang sudah berada di meja makan.


" pagi sayang " jawab bela, dan rian hanya tersenyum.



" akhir nya sekarang kita bisa sarapan bareng lagi ,,ayah sama bunda kalau pergi jangan lama lama dong, gita kesepian di rumah tau!!"


ucap gita dan langsung duduk di samping bela untuk memulai sarapan.



setelah itu dewa datang dan ikut bergabung dengan mereka.



" git,, kamu udah selesai? ayo berangkat!" ajak dewa.



" iya,,bentar mas!!" ucap gita,yang akan meminum susu coklat nya


" kamu pergi aja ke kantor, biar gita bareng sama ayah" ucap rian.



dewa mengernyit heran, dia saling tatap dengan gita sekilas " gak apa apa yah, biar dewa aja yang_



" ayah kan udah bilang, gita bareng sama ayah!!" ucap rian tegas, memotong ucapan dewa, dia tidak suka di bantah.



" ok, ,kalau gitu, aku pergi dulu."



dewa pergi dari rumah dengan perasaan kecewa, pasal nya dia ingin bersama gita lebih lama, dia masih merindukan gadis nya, setelah beberapa hari tidak bertemu dengan nya.



tumben ayah ingin mengantar gita? pikir nya



***


" git, beberapa minggu lagi kamu ujian kelulusan yah?" tanya rian, saat ini mereka sedang dalam perjalanan menuju sekolah gita.



gita mengangguk " iya yah,,gita harus lebih fokus belajar sekarang"



"kamu sudah memikirkan mau kuliah di mana?" tanya rian dengan pandangan yang fokus ke depan, tanpa menoleh ke gita.



" aku belum tahu yah, gita masih bingung, menurut ayah gimana??"



" ayah sih mau nya kamu kuliah di luar, tempat dulu mas dewa kuliah, gimana? sekalian biar kamu bisa belajar mandiri kalau jauh dari kita"



gita diam, dia nampak berfikir



" pendidikan di sana bagus, ini juga demi masa depan kamu git" saran rian.



" ya udah deh yah, nanti gita pikir pikir dulu yah!!"




" makasih yah, gita pergi dulu" pamit gita ke rian sebelum dia keluar dari mobil.



"gitaaa!!!" teriak devi senang saat melihat gita yang berjalan di lorong sekolah. devi langsung berlari dan merangkul gita.



" jahat banget sih loe, gak pernah hubungin gue?? eh ngomong ngomong loe tinggal di mana selama kabur dari rumah??



" di rumah tante gue" jawab gita santai.



" trus hubungan loe sama mas dewa gimana sekarang??" tanya devi penasaran.



" gimana yah??" gita mengernyit nampak berpikir, dia menahan tawa melihat devi yang terlihat penasaran dengan jawaban nya.



" hubungan ku dan mas dewa sekarang,,,," gita berhenti bicara, dia mendekatkan wajah nya ke telinga devi "kepoo" bisik gita yang langsung berlari meninggalkan devi sambil tertawa,



" gitaaa" teriak devi kesal yang langsung mengejar nya.



dugghh



tiba tiba gita menabrak dimas sampai mereka terjatuh, dan gita berada di atas tubuh dimas, dan bibir mereka salling bertemu.



sejenak mereka berdua mematung, saking kaget nya, dan netra mereka saling bertemu.



" git loe gak_,,,!! kalian ngapain??" teriak devi ngos ngosan karna berlari mengejar gita.



suara devi menyadar kan mereka, sontak gita langsung bangun dari tubuh dimas.



" ng,nggak,,kita gak ngapa ngapain" ucap gita gugup. dia langsung pergi meninggalkan devi dan dimas, menuju kelas nya, dia malu banget sama dimas dan juga devi.



" git tunggu gue!! dim gue pergi dulu" ucap devi


dan langsung mengejar gita.



sementara dimas dia menatap kepergian gita, dia tersenyum tipis sambil memegang bibir nya.