
seorang wanita cantik berpenampilan sexi baru aja tiba di kantor nya dewa,dia melangkah dengan percaya dirinya memasuki lif untuk naik ke lantai atas untuk bertemu dewa. dia tidak memperdulikan tatapan orang-orang yang melihatnya.
"hai mas,kamu lagi sibuk gak?" tanya delia,saat dia baru aja membuka pintu ruangan dewa.
dia melangkah menuju sofa yang ada di ruangan dewa dan mendaratkan bokong nya di sofa .
dewa yang tengah memeriksa berkas menoleh pada sumber suara , Dewa mengernyit heran melihat Delia datang ke kantornya
" del,,kamu ngapain di sini?" tanya Dewa, dia kembali mengalihkan pandangannya pada berkas di hadapannya.tanpa memperdulikan delia.
" emang kenapa kalau aku ke sini ? gak boleh? Aku kan calon istri kamu Mas "ucap delia,sementara dewa masih saja fokus pada kerjaan nya.
Delia yang yang merasa diabaikan dia beranjak dari sofa dan menghampiri Dewa.
dia berdiri di belakang kursi dewa,dia memeluk dewa dari belakang,dengan tangan nya yang melingkar di dada bidang dewa,kini dia menempelkan pipinya di pipi dewa,.yang membuat dewa tersentak,
" mas,,aku kangen sama kamu," ucap nya dengan suara nya yang menggoda.
kini dia mencium pipi Dewa
Dewa menepis tangan Delia yang membuat Delia kaget .dia berdiri menghadap delia.
"Del tolong jangan ganggu aku, aku banyak kerjaan sekarang" ucap Dewa meninggikan suaranya
" kamu ngusir aku mas?! kenapa sih mas? akhir akhir ini sikap kamu berubah sama aku, kamu jadi gak punya waktu untuk aku , kamu selalu cuek sama aku,,!!" marah Delia dengan mata yang berkaca-kaca
" bukan itu maksud aku Del, tolong kamu ngertiin aku, aku lagi banyak kerjaan sekarang " ucap dewa,dia mencoba memberi pengertian ke delia.
"kamu selalu nggak punya waktu untuk aku mas, tapi kamu selalu ada waktu untuk gita hiks hiks,," ucap delia di sertai tangisan nya.
mas,,aku cuma kangen sama kamu,akhir akhir ini kita gak pernah jalan bareng lagi,aku cuma ingin menghabiskan waktu bersama kamu"
melihat Delia yang menangis Dewa merasa tidak tega dia langsung memeluk Delia "Maafkan Aku del aku gak ada maksud untuk buat kamu sedih" ucap nya dengan memeluk delia.membuat delia tersenyum miring di pelukan dewa.
Dewa melepas pelukannya " kamu mau apa sekarang" tanya Dewa, tangan nya menghapus air mata delia.
"temani aku ke ulang tahun Tasya yah?" ucap nya manja
dewa berpikir sejenak,dia melihat jam yang yang melingkar di pergelangan tangan nya,sebentar lagi dia harus menjemput gita di sekolah " sekarang??"tanya nya memastikan
delia mengangguk" iya sekarang lah mas" jengah delia.
akhirnya mau gak mau dewa pergi menemani Delia ke acara ulang tahun temannya, sepanjang perjalanan Dewa hanya diam, dia hanya fokus menyetir dengan pandangan nya lurus ke depan.
" kenapa sih Mas kok dari tadi diam aja" tanya Delia, saat mereka dalam perjalanan
" sebentar lagi gita bubar sekolah aku cuma khawatir sama dia."
Delia berdecak dia menyilangkan tangannya di dada " gita udah besar Mas dia bisa pulang sendiri," kesal delia,dia gak suka dewa terus menerus memikirkan gita,
tiba tiba ponsel dewa berbunyi,dan ternyata gita yang menelpon nya.
" ya git?" tanya dewa saat dia menjawab telpon nya,yang membuat delia melirik ke dewa saat dia tahu siapa penelpon itu.
" oh,,gitu,,ya udah kamu hati hati,nanti malam mas jemput yah"
" siapa mas?" tanya delia pura pura tidak tahu saat dewa baru aja menutup telpon nya.
" gita,,dia ke rumah devi kata nya mau kerja kelompok,dia minta aku menjemput nya nanti malam" jelas dewa. sedang kan delia hanya ber oh ria.
****
akhirnya mereka tiba di sebuah cafe yang sengaja di sewa sama tasya teman nya delia delia dan dewa masuk ke dalam cafe dengan tangan nya yang bergelayut di tangan dewa.
saat mereka masuk mereka sudah di sambut sama yang mpunya acara.
" hai,,selamat ulang tahun yah" ucap delia memeluk tasya.
" oh,,yah kenalin ini calon suami aku mas dewa"
delia memperkenalkan dewa pada teman nya
dan mereka bersalaman
" halo" ucap dewa ramah.
" jadi kapan pernikahan nya?" tanya tasya.
" secepatnya,iya kan mas? " ucap delia dengan tangan nya yang melingkaritangan dewa.
dewa hanya tersenyum.
" sayang aku nyari kamu dari tadi?" tiba tiba seorang lelaki datang dan memeluk tasya dari belakang,dia menenggelamkan kepalanya di ceruk leher tasya.
dewa menatap lelaki itu,bukan nya dia???
segitu dulu yah,,,,,
di tunggu up selanjutnya,,