My Brother My Love

My Brother My Love
part 36



" gimana, udah ada kabar tentang gita?" tanya dewa ke rangga, dia datang menemui rangga di kantor nya.



rangga memang sudah menyuruh orang untuk mencari gita, begitu pun dewa, tapi belum ada hasil nya.



" belum, mereka belum berhasil"



" ck,,sebenar nya kamu di mana sih git,,???" gumam dewa, kini pikiran nya sudah buntu, seluruh tempat yang dia tahu telah dia datangi.dia sudah gak tahu lagi harus nyari gita ke mana.satu satu nya orang yang tahu gita mungkin dimas, dewa sudah menyuruh orang untuk mengawasi nya tapi belum ada tanda tanda keberadaan gita.



sore hari dewa masih berada di kantor nya,dia ragu untuk pulang ke rumah, dia takut kalau bunda bela nanyain tentang gita.



tapi, dewa heran dari tadi pagi bunda bela gak nanya,atau pun nyinggung tentang gita? sampai saat ini pun dia gak nelpon dewa untuk nanya keberadaan gita.



apa bunda tahu keberadaan gita? pikir nya.



dewa langsung tancap gas untuk pulang dan nemuin bela, dia mencari bela setelah sampai di rumah.



" bunda??"



dewa memanggil manggil bela dan mencari nya ke setiap ruangan, tapi dia tidak menemukan bela di mana pun.




dewa duduk di sofa dengan lemas, setelah dia berkeliling rumah.



" dewa kamu baru pulang??" tanya rian yang baru datang bersama bela.



"iya,,! bunda sama ayah dari mana?"



"oh,,nih bunda habis belanja, " ucap bela menunjukan beberapa kantong plastik belanjaan



bela pergi ke dapur untuk menyimpan belanjaan nya, sementara rian pergi ke kamar untuk membersihkan diri.



dewa langsung mengikuti bela ke dapur setelah rian masuk ke dalam kamar nya.



" hmm,,bunda?"



" iya,,ada apa dewa?" jawab bela yang lagi membereskan barang belanjaan nya.



" gita??" gumam dewa pelan,tapi masih bisa di dengar bela.



" kenapa?? kamu kangen yah sama dia? suasana rumah jadi sepi yah gak ada gita?" ucap bela tenang.yang membuat dewa semakin curiga.



" bunda tahu kalau gita_




" tante ratih??"



" iya,,tante ratih, adik bunda,,kata nya dia kesepian di rumah,soal nya kamu sibuk kerja terus, maka nya dia ingin nginep di sana." ujar bela santai.



" lho emang nya kamu gak tahu? gita bilang dia sudah ijin sama kamu??" tanya bela heran



" iiya bunda, gita cuma bilang mau nginep di rumah teman, aku pikir dia di rumah devi" kilah dewa gugup


" oh,gitu toh,,"



mendengar penuturan bela seketika rasa nya beban yang dewa tanggung dari kemarin hilang gitu aja, dia merasa lega mendengar keberadaan gita,dan dalam keadaan baik baik aja.



" trus kapan gita pulang bun? biar dewa jemput"



" besok aja yah kamu jemput, bunda juga sudah kangen banget sama gita"



" iya,bunda,,besok pagi dewa jemput gita" ucap dewa tersenyum


dia begitu bahagia,karna besok dia akan bertemu gita, gadis yang sudah dua hari ini membuat nya begitu kacau, gadis yang dua hari ini di rindukan nya.



pagi hari nya setelah selesai sarapan dewa langsung pergi ke alamat tante ratih adik nya bunda bela untuk menjemput gita.



kini mobil dewa sudah sampai di halaman rumah tante ratih, beberapa kali dia mengetuk pintu, tapi belum juga ada yang membuka nya,



dia sudah tidak sabar untuk bertemu gita.


lima belas menit menunggu akhir nya ada seseorang yang membuka pintu.



"mas siapa??" tanya seorang gadis yang umur nya mungkin sama dengan gita.



" saya dewa, bunda bela nyuruh saya ke sini untuk menjemput gita" ucap dewa ramah



" oh,,!! mas ini yang nama nya mas dewa?,ayo masuk mas"


" kenalin aku sonya, sepupu nya gita" kata sonya memperkenalkan diri.



dewa masuk ke dalam rumah dan menunggu gita di sofa ruang tamu,




" bentar yah mas, aku panggil gita dulu"