
Besok nya, Cayra di temani Boy, Reno, Rian dan Kevin melihat rumah Rayn. Terlihat mereka masuk melewati gerbang tinggi, halaman yang cukup luas dan banyak pepohonan. Dan terlihatlah Rumah 3 lantai yang cukup besar dengan warna putih dan gold yang terlihat elegant, dan bangunan yang dominan dengan kaca yang tembus pandang.
"waw.. ini rumah nya?" tanya Cayra yang turun dari mobil dan sibuk melihat sekeliling.
"yap, ini rumah suami mu. ku kira setelah dia sadar dan sehat dia pasti akan pulang kemari kan. Jadi kau harus tau bagian rumah ini, supaya terlihat meyakinkan." saut Boy. "ayo masuk" ajak boy lagi sambil membuka pintu kaca tersebut.
"waw, hampir semua di rumah ini kaca yang tembus pandang." ucap Kevin.
"ya.. ini semua desain Rayn. bisa di bilang ini rumah impian nya." jelas Boy.
"waw.. kau tau banyak, pak!!" seru Reno sambil terkekeh.
"aku di beri tau pak Bayu. karena ini penting untuk Cayra." jelas Boy. "di lantai dasar ini, ada kamar tamu, ruang tamu dan ruang keluarga. di Belakang pun ada dapur dan taman belakang serta kolam renang" jelas Boy sambil menunjukan ruangan ruangan nya.
"waw.. rumah yang luas." ucap Cayra.
"ayo kita ke lantai dua." ajak Boy pada Cayra. "di lantai ini ada kamarmu dan beberapa kamar juga. ada pantry dan ruang kerja nya yang terdapat perpustakaan." Boy menunjukan kamar Rayn yang akan di tempati bersama Cayra nanti.
Cayra antusias dan melihat lihat kamar nya tersebut, kamar yang cukup luas, terdapat kingbad, ruang tivi dan sofa besar serta di sudut kamar ada meja kerja dan kursi serta di belakang nya ada balkon yang menghadap ke belakang rumah serta kursi kursi santai. Cayra melihat kamar mandi yang cukup luas, barang barang yang lengkap, sudah tersedia alat mandi yang biasa di pakai Cayra disana. Bathup yang lumayan besar dan ruang bilas berdinding kaca suram. Wc yang terhalang oleh tirai kain. dan ada ruangan yang ternyata walk in closed. Sudah terdapat baju baju untuk Cayra dan Rayn.
"waw.. kalian sudah menyiapkan semua? bahkan baju baju malam pun kalian sudah siapkan." ucap Cayra.
"yap.. bagus bukan? apa kau suka?" tanya Rian.
"yah.. untuk wanita yang bersuami itu sudah cocok. haha.. dan lihat, kenapa di ruangan ini juga harus ada sofa. daaannn apa ini? bahkan alat alat perawatan dan kecantikan pun kalian sudah bereskan? wahh perfeck. love you guys."
"yah.. ingat jangan melakukan di ruangan lain, karena akan terlihat oleh orang luar. hahaha.." ucap Kevin.
"yaaakk.. kau ini.! lalu ruangan apa di lantai atas?" tanya Cayra sambil terus melihat lihat.
"ruang Gim dan ada pula tempat istirahat." jawan Reno.
"waw.. kurasa aku menyukai rumah nya." mereka istirahat di ruang tamu. "bahkan foto foto ku dan dia sudah terpajang. Dan siapa yang membuat foto pernikahan itu?" tanya Cayra.
"lumayan. aku pun sedikit tertipu."
"ya, dan kuharap Rayn tidak mencurigainya." ucap Boy.
"tapi kapan kalian dapat foto ku yang itu?" tanya Cayra.
"di saat kau pertama berhasil menjalankan misimu, cay. kau terlihat senang waktu itu." jawab Rian.
"ahhh... tapi bukan nya dia sama seperti kita? cuma seorang agent tapi bisa membangun rumah seperti ini. ahh pasti dari papa nya."
"no, rumah ini, dari mulai tanah, desain, tata letak, semua di atur oleh nya, dan biaya nya pun hasil dirinya sendiri."
"benarkah? aku yang kerja lebih lama pun belum bisa buat rumah."
"karena suami mu bukan cuma agent. tapi juga CEO di perusahaan pak Bayu, bahkan dia juga sudah punya kantor sendiri dan sudah membangun banyak cabang pula. so,, mau gak kaya bagaimana coba?"
"ahh.. sudah tampan, badan oke dan tajir pula. itu tipe pria impianku. ahhh.." ucap Cayra senang.
"ingat Cay, ini cuma pura pura. ku harap kau jangan sampai jatuh cinta padanya. karena pada akhirnya semua akan menyakitimu." tegur Boy.
"ya untuk sekarang mungkin aku bisa kendalikan. tapi entah kalau sudah lama. aku takut, aku tidak bisa mengendalikan perasaan ku." jawab Cayra Ragu.
.
.
Hai baraya.. semoga kalian suka. maaf banyak tipo bertebaran. dan jangan lupa tinggalkan jejak kakian yah..
Dan maaf bila halu nya utor itu berlebihan. hehe..