My Agent

My Agent
Ingatan



Di malam hari, Cayra sedang menjalani misi selanjutnya. Ia mengendarai mobil ke tempat yang di konfirmasi target akan beroperasi malam itu. Terlihat jalanan sepi dan banyak pepohonan. Sesuai dugaan, 3 motor menghadang mobil Cayra. 5 orang perampok termasuk target yang merupakan bos dari para perampok itu.


Cay turun dengan santai. Sayang nya disini, perampok tersebut agak sedikit kasar dan tidak melihat korban. Namun Cayra bisa melihat mata jelalatan para perampok itu. 'cihh.. semua pria sama, kucing di beri ikan akan langsung di makan, padahal ikan itu beracun.' batin Cay tersenyum devil.


Cay di tarik oleh target ke tempat sepi di balik pepohonan. "bos selalu bersemangat menyangkut cewek" ucap perampok 1, "yap, kita bagian belakang." "dan membereskan sekaligus cewe nya". "mobil nya cukup bagus".


Di lain sisi Rayn, Reno, Kevin dan Rian sedang menunggu intruksi selanjut nya dari Cay. Namun Rayn yang mengkhawatirkan istrinya sudah tidak sabar menunggu, memilih pergi melihat Cay. Disisi lain, Cay menendang ******** target ketika sedang menciumi leher dan bahu Cay dari belakang. Dengan menekan Cay ke pohon sedang tangan nya di pegang ke belakang. "si*l..! dasar wanita jal**g. berani sekali kau.!!" bentak target yang meringis karena ******** nya masih sakit lalu menjambak rambut Cay sampai kasar, Cay sedikit meringis. "wanita jal**g" tangan target akan menampar Cayra namun target malah terjungkal ke belakang, karena Rayn menendang perut target.


"are you, oke??" tanya Rayn pada Cayra.


"hmm.. " jawab Cayra mengangguk.


Perampok yang lain datang mendengar bos mereka memanggil. Terjadilah baku hantam antara perampok dan Agent. Karena tak berapa lama Reno, Kevin dan Rian datang membantu. Hampir semua perampok sudah di kalahkan dan di urus. Namun target begitu kuat dan bengis. bahkan Cayra dan Rayn pun hampir kewalahan. Ketika Rayn sedang membantu Cayra yang terkena tendangan, Target menodongkan pistol pada Rayn yang sedang membelakangi, Namun Cayra yang melihat itu segera menghalau peluru yang mengarah pada Rayn sambil menembak target tepat di jantung nya.


"Cay.." panggil Rayn yang langsung memegang Cayra yang hampir terjatuh. "Cay, tetap sadar, okey! Ren, Urus disini. Aku bawa Cayra dulu ke RS."


"oke..!" jawab trio Agent 1. Rayn langsung membawa Cayra ke RS, dan langsung ditangani operasi pengangkatan peluru yang bersarang di bahu Cayra.Setelah beberapa jam menunggu, operasi pun selesai.


"Bagaimana kondisi istri saya, dok?" tanya Rayn pada dokter.


"peluru sudah di keluarkan, jadi tidak apa apa. sekarang dia masih belum sadarkan diri karena pengaruh bius."


"ahh.. syukurlah.. terimakasih dok..!"


"ia, sebentar lagi kami akan pindahkan pasien ke ruang perawatan."


Sekitar jam 6 pagi, Cay siuman. Di lihat nya Rayn tertidur di kursi dengan kepala di samping Cayra dan tangan nya masih menggenggam tangan Cayra. Cayra tersenyum dan melepas genggaman Rayn lalu mengusap rambut Rayn. Rayn yang merasakan sentuhan terbangun dan melihat Cayra yang sedang menandang nya dengan senyuman. Walau wajahnya masih pucat, namun masih terlihat cantik oleh Rayn.


"kau sudah bangun?" tanya Cayra.


"ya,, apa masih sakit?" tanya Rayn


"tidak apa apa, aku sudah terbiasa. Jadi sudah tidak kaget dengan peluru yang mengenai aku."


"sudah ku bilang bukan, jangan gunakan tubuhmu ini untuk menghadang hal hal yang berbahaya. Kenapa kau ceroboh sekali."


"tidak salah, kau tidak salah. Namun jika ada opsi lain, kenapa harus lakukan itu."


"aku tidak sempat memikirkan opsi lain, honey."


"kau ini, terserah kau saja. Kalau begitu, aku pulang dulu untuk mengganti baju dan membawa baju ganti untukmu. Kau tidak apa apa aku tinggal dulu?"


"tidak apa apa, pulanglah dulu. Lihat, baju mu harus ganti. Ada noda darah di bajumu."


"ya sudah, aku pulang dulu. istirahatlah lagi, ini masih pagi."


"yah,, hati hati di jalan. jangan lama."


"oke..!" Rayn berlalu pergi setelah mencium kening Cayra.


Rayn pun pulang ke rumah, di perjalanan ada 3 motor yang terlihat mengikuti Rayn. Rayn yang menyadari itu langsung menghubungi Rian. Karena dia masih kelelahan merasa tidak akan sanggup meladeni orang orang tersebut.


"...."


"Ri, tolong ka jalan xxx, ada orang yang sepertinya mengikutiku."


tut.. tut.. panggilan langsung di tutup Rayn dan fokus menyetir, terlihat saling kejar kejaran antara mobil Rayn dan 3 motor tersebut, sesekali salah satu motor tersebut menyenggol mobil Rayn supaya Rayn memberhentikan mobilnya. Tepat di tikungan, mobil yang Rayn kendarai kehilangam kendali dan menabrak pohon. Untungnya sebelum orang orang yang menaiki motor tersebut menghampiri Rayn, Rian, boy dan Kevin datang. Terlihat Rian dan yang lain sedang mengurus pesepeda motor, Rayn yang masih pusing karena terbentur kemudi mobil sekilas ingatan ingatan Rayn muncul. Ingatan yang awalnya hanya kilasan tidak jelas, lama kelamaan makin jelas.


"lo gak apa apa kan, Rayn??" tanya Rian..


"gue...???"


.


.


hai hai hai..


maaf ya telat up utor nya banyak kerjaan. Dan utor ucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan. semoga semua baraya sehat selalu. Jangan lupa tinggalkan jejak kalian y baraya..!!