My Agent

My Agent
Pernikahan 21+



Hari pernikahanpun tiba, Cayra yang terlihat cantik dengan polesan make up natural berdampingan dengan Rayn yang tampan. Acara pernikahan yang sederhana namun meriah mengundang semua teman agent mereka dan teman kantor ayahnya Rayn.


"selamat ya Cay, Ray. Semoga kau bahagia.."


"selamat ya, semoga cepat di berikan momongan."


"Selamat ya Cay, Ray. Semoga kau bisa merubah wanita barbar ini. haha.."


Begitu kira kira ucapan dari teman teman Rayn dan Cayra. Acara hari ini berjalan lancar tanpa ada hambatan. Terlihat tempat sudah sepi hanya tertinggal pelayan yang sedang membersihkan tempat tersebut. Rayn dan Cayra sudah tiba di rumah nya, sedangkan Bayu juga sudah pulang ke rumah nya.


"ahhh lelah nyaaaa..." ucap Cayra sambil membaringkan badan nya setelah mandi dan berganti pakaian.


cekklekk..


Pintu kamar mandi terbuka, terlihat Rayn keluar dari pintu tersebut sambil menggosok gosok rambut nya yang basah dan hanya menggunakan kaos putih dan celana pendek. Rayn melirik Cayra, matanya melebar dan menelan ludah kasar. Ia melihat Cayra yang sedang tengkurap sambil sibuk dengan ponselnya. Yang membuat Rayn melotot karena Cayra memakai lingerie berwarna hitam. Baju transparan yang terlihat dalaman berwarna hitam pula, sangat kontras dengan kulit Cayra yang putih.


Rayn melempar handuk ke sofa dan langsung menghampiri Cayra di ranjang. Rayn berbaring di samping Cayra dan memeluk nya, lalu mencium pundak Cayra yang terbuka.


cup


Cukup lama Rayn mencium pundak Cayra.


"sayang, apa kau sedang menggodaku?" tanya Rayn dengan suara yang serak menahan hasrat. Cayra merubah posisi tidurnya menghadap suaminya ke samping.


"apa kau tergoda, honey??" tanya Cayra tersenyum sambil mengusap pipi Rayn lembut.


"ya.." jawab Rayn tersenyum.


"aku milikmu, Honey.." ucap Cayra.


Tangan Cayra mengalung ke leher Rayn, lalu mencium bibir Rayn lembut. Rayn yang sudah di penuhi gai**h membalas ci**an Cayra. Ciu**n yang tadinya lembut menjadi lum**an yang panas dan menuntut.


ahhhaaa... (uthor skip aja yah..)


Rayn membaringkan tubuhnya di samping cayra.


cup..


Mencium kening Cayra dan mengusap lembut rambut Cayra. Terlihat Cayra yang masih mengambil nafas setelah pertempuran barusan.


"kau lelah sayang?" tanya Rayn namun cuma di balas senyuman oleh Cayra. "Terimakasih, sayang.." lanjut Rayn.


"untuk?" tanya Cayra sambil memandang wajah Rayn.


"aku tau, dan aku mengerti. Karena itu pemikiran semua orang." jawab Cayra.


"kenapa kau tidak membenarkan nya, sayang..?" tanya heran Rayn.


"untuk apa? toh itu bagus bukan. orang yang mencintaiku akan terlihat, ia akan mencintaiku apa ada nya. Dan itu juga hadiah karena dia sudah menerimaku." balas Cayra.


"ouh sayang, kau ini.. Namun, terimakasih karena masih menjaganya." rayn tersenyum.


Mereka tertidur dengan saling berpelukan.


"morning, sayang.." sapa Rayn ketika melihat Cay yang baru terbangun di pagi hari.


"morning, baby.. jam berapa sekarang?" tanya Cayra yang masih nyaman berbalut selimutnya.


"ini sudah jam 8 pagi. Apa masih lelah?"


"hhmmz.. aku lelah sekali."


"apa masih sakit sayang?"


"sudah lumayan baik, lama lama juga tidak akan sakit. aku tidak apa apa, baby. Peluk aku..!"


"ouhh,, manja sekali kau sayang.." Rayn tersenyum sambil memelik Cayra.


"kau tau, honey. Aku masih berpikiran bahwa ini tidak lah nyata. Kau dan aku sudah menikah." ucap Cayra dalam pelukan Rayn.


"maafkan aku yang terlambat mengerti perasaanku padamu. Kau tau sayang, setiap kau menjalankan misi, aku selalu khawatir kau akan terluka kembali. Aku takut kehilanganmu." jelas Rayn.


"hmmz.. tapi honey, terimakasih karena sudah membalas cintaku. Aku masih tak menyangka kau sudah jadi suamiku." Cayra tersenyum.


"ayo bersiap, aku akan membawamu ke suatu tempat."


.


.


***hai hai hai baraya,, ketemu lagi nih.. maaf yah uthor baru bisa up sekarang.. dulu uthor sudah up, cuma di tolak, tidak lulus sensor..


salam dari uthor.. jangan lupa tinggalkan jejak ya baraya***..