
"apa rencana lo, Cay?" tanya Reno yang tengah duduk santai dengan yang lain.
"aku akan masuk kesana besok dan menjadi korban nya, hanya sedikit membumbui untuk melancarkan misiku supaya target terpikat seperti biasanya." jawab Cayra santai.
"guys, kurasa sekarang dia pergi kesuatu tempat. Seperti ke pelabuhan yang menyimpan banyak box barang. Aku udah teliti tempatnya. Terdengar suara suara banyak cewe. Coba kalian dengar." ucap Kevin sambil menloadspeak alat nya.
"wah, dia tak mengganti ganti baju ternyata, ceroboh sekali." ucap Cayra.
"itu bagus kan."
Terdengar teriakan minta tolong ingin pulang saja, ada suara yang menangis.
"Hey kalian diamlah, beberapa hari lagi kalian akan pergi. Bukannya kalian sendiri yang datang ingin pekerjaan. Jadi diamlah, kalian akan dapat uang lumayan. hahaha.." ucap pria 1 di sebrang.
"bos, kapan pengiriman dilalukan?" tanya pria 2.
"aku belum bisa memastikan. Namun aku ingin bermain dulu dengan 1 wanita. Dia cukup menarik. Setelah bermain dengan nya aku akan mengirimnya jauh." suara bondan tertengar jelas dari sebrang.
"kurasa yang di maksud pria itu kamu Cay." tebak Reno.
"yap.. Aku akan mengikuti permainan nya dulu. Namun ketika aku bermain dengan nya, ku harap lalian bisa membebaskan para korban disana. Tangkap tangan kanan nya jangan sampai terbunuh. Karena lewat dia kita akan mencari tau korban korban yang sudah lama hilang di kirim kemana." ucap Cayra sembari memberi arahan.
"ya,, kita akan usahakan. Kau hati-hati disana. Karena anak buahnya terlihat banyak juga di sekitarnya." ucsp Ryan.
"iya, aku akan hati hati. Kalo gitu, aku tidur dulu. Aku butuh energy ekstra untuk besok melayani dia yang euhhh.. lumayan gagah. hhm." Cayra beranjak masuk kamarnya sambil tersenyum membayangkan.
"kurasa dia sudah rindu sentuhan, secara dari misi Rayn dia tidak di sentuh sentuh.. haha.." ucap asal Reno. Kevin yang ikut tertawa meng iyakan sedangkan Ryan yang hanya tersenyum.
--
Esok siang nya Cayra sudah terlihat di kantor Bondan dengan baju dress selutut tanpa lengan dan tas kecil. Ia terlihat sedang duduk di sofa di ruangan Bondan. Bondan tang belum datang membuat Cayra harus menunggu nya.
"ohh,, hai sayang.. kau sudah datang? sudah lama?" tanya Bondan yang baru masuk dan langsung duduk di sebelah Cayra.
"hhm,, lumayan. Kalau sambil makan mungkin aku sudah menghabiskan 5 piring nasi." ucap Cayra yang berpura pura merajuk.
"belum, tadinya mau ajak kamu makan bareng. Sepertinya tidak jadi." ucap Cayra tanpa menatap orang yang sedang ada di ruangan itu.
"baiklah, aku pesan kan. Kau ingin makan apa?"
"apa saja, aku tidak pilih pilih dalam makanan."
"ouh,, oke.. tunggu lah sebentar."
"kau sudah siap untuk pergi, sayang?"
"ia,, apa aku terlihat tidak serius?"
"tidak, bukan begitu sayang. Namun aku tidak melihat baju baju mu."
"ahh,, nanti akan di antar oleh kakak ku sebelum aku pergi. Tidak langsung aekarang, kan?" tanya Cayra.
"Ia, nanti malam kita berangkat nya."
"oke kalau gitu,, jadi aku tidak terlalu khawatir ketinggalan baju baju ku."
tok tok tok..
terlihat Seorang pria dengan seragam OB tadi.
.
.
hai baraya,,maaf up ny sedikit. Maklum, uthor nya terlalu kerepotan di dunia nya uthor. semoga alur cerita nya bisa nyambung yah, tidak berantakan. Maaf bila nanyak kesalahan di tulisan uthor, typo yang bertebaran dimana mana.
salam dari uthor..