
Hi Readers,
Terimakasih sudah mampir di Novel ke-4 saya di Noveltoon.
Kali ini kisahnya masih genre dewasa dan romansa. Semoga tidak bosan ya, tapi saya bisa pastikan kisahnya tidak sama dengan sebelumnya karena setiap novel saya berbeda konsep.
Semoga suka dan tetap mendukung saya ya agar bisa terus menciptakan karya yang bermanfaat dan bisa dikenang.
Terimakasih.
SHIROGANE NAT
17 September 2021
---
Nayra Chandra, 36 tahun.
Wanita kelahiran Jakarta ini adalah seorang istri dari pengusaha tekstil yang sukses bernama Anton Jumardi berusia 49 tahun. Jarak umur yang cukup jauh membuat Nayra Chandra sering jenuh dan mencari kesenangan di luar. Nayra menikah sejak umur 21 tahun dan kehilangan kebebasannya sejak itu. Anak mereka satu-satunya telah meninggal lima tahun lalu karena sakit keras hingga membuat Nayra juga kesepian. Sementara itu, sang suami selalu sibuk dan kerap mabuk serta memacari wanita di belakangnya.
Peter Hasan, 42 tahun.
Pria kelahiran Banten ini adalah seorang pengusaha yang lama tinggal di Malaysia bersama istrinya yang seorang warga negara Malaysia bernama Meylia Jaya. Pernikahan selama 15 tahun berakhir setelah perselingkuhan sang istri selama bertahun-tahun. Peter mengalami trauma dengan Perselingkuhan sang ibu dan ditambah lagi dengan sang mantan istri. Sejak perceraian itu dan usahanya mengalami kemerosotan, Peter memutuskan kembali ke Indonesia dan membangun bisnis villa di Anyer. Sang putri bernama Amel ikut bersama mantan istrinya di Malaysia.
---
Sebuah rumah mewah di kawasan PIK Jakarta utara berdiri kokoh dan Nayra memberhentikan mobilnya di depan rumah itu. Ia belum mematikan mesinnya dan masih berada di depan kemudi. Ia memalingkan wajahnya ke rumah itu dan menatap tembok besar itu. Tak perlu waktu lama, ia kembali menjalankan mobilnya dan meninggalkan rumah mewah itu.
"BBRRUUUMMMMM"
Ponsel di bangku samping terus berbunyi dan Nayra melirik. Nama sang suami tertera di situ, "Bossman calling" ....
Nayra tak menerima panggilan itu dan hanya cuek saja sembari mengemudikan mobilnya dengan kecepatan makin tinggi setelah masuk gerbang tol pluit dan mempercepat lajunya.
Nayra hanya melajukan mobilnya tanpa sadar ia telah masuk ke rute arah Merak dan sudah sampai di KM 60.
"Aduh, gue kebablasan ....'' selorohnya.
Bunyi Ponselnya kembali berdering dan kali ini dari Leo. Pria yang dipacarinya selama tiga bulan ini dan selalu menemaninya ketika ia sedang butuh teman tapi mesra. Leo adalah seorang pria beristri yang adalah teman SMA nya dulu. Mereka bertemu lagi sejak reuni SMA empat bulan sebelumnya dan terjadilah perselingkuhan itu hingga sekarang.
"Halo?'' sapa Nay dari perangkat bluetooth di telinga kirinya.
"Kamu di mana Nay?''
"Aku ... aku entahlah ...''
"Kok gitu? kamu lagi apa?''
"Aku? aku lagi males pulang jadi aku pergi aja.''
"Ini udah sore. Kamu pergi ke mana emang?''
"Aku sepertinya ga pulang malam ini. Aku mau cari yang enak-enak aja.''
"AHahaha, kamu ada-ada aja. Kamu di mana? aku samperin deh.''
"Aku ... aku jauh loh. Mau ke ujung pulau jawa ini.''
"Di mananya?''
"Aku sepertinya mau ke laut aja. Mau ke Anyer aja.''
"Hhhm, ya udah aku ke sana deh. Kamu tunggu ya. Mau ke Villa biasa kita nginap?''
"Oke deh.''
---
Villa Camelia, Anyer
Sampailah Nay dan Leo di Villa Camelia yang sering didatangi oleh Nay dan beberapa orang pria. Leo bukanlah pria pertama yang pernah diajaknya. Leo adalah pria ke empat selama ini.
Langit di pantai itu sudah gelap. Leo dan Nay duduk di balkon villa lantai dua. Villa itu sangat private dan cukup dalam untuk masuk ke areanya. Di depan villa dapat melihat keindahan laut yang juga private dan indah.
"Kamu ada masalah apa Nay?''
"Ga apa-apa, biasalah aku lagi jenuh di rumah.''
"Anton ga nyariin? kamu mau alasan apa nanti?''
"Dia lagi di Bali. Mungkin sekarang dia lagi sama cewek panggilan di sana. Aku udah ga peduli lagi Leo ....''
"Iya dia ada urusan sama para buyer asing di sana sekalian entertain gitulah.''
"Kamu mikir apaan Nay? tentang hubungan kamu sama Anton? kamu mau sampai kapan seperti ini? apa dia ga tahu soal kamu gini?''
"Aku sudah masa bodo Leo. Aku udah ga peduli walau dia tahu aku selingkuh. Dia pun begitu, aku sudah tahu soal hubungan dia sama salah satu pegawainya di kantor, dia bahkan melihara janda anak satu di Bandung.''
"Serius?''
"Yep.''
Leo memandang Nay dengan menghela nafas. Ia membelai rambutnya yang terurai dan dihembus oleh angin malam itu. Keduanya memandang jauh ke arah laut. Leo menuntun Nay masuk ke dalam dan merebahkannya di atas tempat tidur.
''Lupakan sejenak tentang dia dan dia. Malam ini hanya milik kita berdua Nay.''
Leo meraih tubuh Nay dan melucuti pakaiannya satu persatu. Dibelainya dengan lembut dari rambut dan pundaknya. Dikecupnya dengan mesra sehingga membuat sekujur tubuh Nay seketika rileks dan terhanyut dalam kenikmatan yang ia sudah lama tak rasakan bersama suaminya Anton.
Dan malam itu, Nay melupakan sejenak kejenuhannya dan melampiaskan bersama Leo.
.....
.....
Keesokan paginya, saat sinar matahari sudah semakin tinggi. Nay membuka matanya dan melihat Leo sudah berpakaian rapi duduk di hadapannya.
"Hai?'' sapa Leo dengan senyum merekah di wajahnya.
"Hai, pagi ... kamu udah lama bangun? ini udah jam berapa?''
"Udah jam 10 sayang. Aku udah siapin sarapan kamu. Makan gi.''
Nay mengambil pakaiannya dan mengenakannya segera. Ia mengecup bibir Leo yang masih duduk manis di sampingnya.
"Nay, kamu udah mau balik ke Jakarta belum?''
"Hhmm, aku masih mau di sini. Kenapa?''
"Aku harus cepat balik. Aku ada janji sama anakku. Aku udah beli tiket ke Bangkok dan mau berangkat malam ini. Kamu gimana?''
Nay mendadak datar dan sedikit kecewa tapi ia harus memaklumi karena Leo adalah seorang suami dan ayah bagi putra putrinya. Ia tak mungkin menghalangi Leo dan keluarganya bersenang-senang menjelang pergantian tahun. Leo sudah berencana menghabiskan pergantian tahun 2018 selama dua minggu hingga tahun baru nanti di Bangkok.
"Iya ga apa-apa. Kamu jalan aja. Aku bisa sendiri kok. Aku masih mau di sini. Mungkin nanti sore aku balik. Kamu hati-hati ya,''
"Iya Nay, Maafkan aku ya, Nanti udah pulang, aku akan temuin kamu lagi, Aku minta maaf sekali lagi.'' Leo memeluk erat Nay kekasih gelapnya itu sebelum berpisah.
"Iya Leo. Santai aja.''
Leo pun bergegas dan pergi meninggalkan Nay seorang diri di villa itu.
Bunyi ponsel berdering dan Nay menerima panggilan itu.
"Halo, kamu ngapain sih ga balas chat, ga angkat telpon?'' sapa Anton dengan nada marah dan gelisah.
"Aku? aku lagi ga di rumah. Aku semalam nginap di tempat Mirna.''
"Mirna? Mirna siapa?''
"Mirna sahabat aku di Simprug. Kamu ga tahu kan?'' sindir Nay.
"Ahh, kamu tuh nginep di rumah orang. Kenapa sih ga di rumah aja kalau suami lagi ga ada?''
"Aku males di rumah sendirian.''
"Ya udah, Kamu pulang kapan?''
"Ntar sore aku balik. Aku mau temenin dia shopping dulu di Senayan City nanti.''
"Oke deh. Aku belum bisa pulang ya, Aku mungkin minggu nanti baru balik soalnya Mr. Jeff masih mau ditemenin.''
"Iya ....''
---
Di Bali,
Anton bersenang-senang dengan salah satu buyernya yang bernama Jeff Stone dari Canada. Mereka menikmati malam yang indah di salah satu resort mewah di Sanur Bali. Ditemani para perempuan cantik, mereka tak luput dari minuman keras dan pesta kecil di sana. Tentu saja, tanpa sepengetahuan Nay.
- Bersambung ke Bab 2 -