Love Me Please, Daddy!

Love Me Please, Daddy!
Manjanya Audrey



Happy reading


Tak terasa hari demi hari berhasil dilalui dengan lancar. Keysha juga sudah menemui calon suami yang ternyata adalah laki laki yang taat beragama dan usianya juga lebih muda satu tahun dengan Keysha tapi hal itu tak membuat mereka membatalkan perjodohan ini.


Bahkan laki laki itu dengan lapang dada sudah memutuskan untuk menerima perjodohan ini sejak 1 tahun yang lalu.


Keysha juga sudah memutuskan untuk menikah, karena ia tak mau lagi ia gagal nikah hanya karena ke lamaan.


Jangan lupakan Audrey dan Arka yang memang sudah siap menikah sejak berpacaran dulu. Bahkan hubungan asmara mereka semakin terlihat sekarang, dan tak lagi canggung untuk menunjukkan keromantisan mereka pada keluarga. Hingga membuat Papa dan Mama geleng geleng kepala melihatnya.


"Sayang, pesanan kamu udah sampai," ucap Arka pada Audrey yang masih malas malasan di atas tempat tidur padahal besok lusa mereka sudah mau menikah.


"Ihh males bangun aku tuh," rengek Audrey yang saat ini sedang memeluk tubuh Arka.


Hingga mau tak mau Arka yang harus mengambil makanan itu. Mereka saat ini masih berada di rumah pribadi milik Arka, dan malam malam begini tiba tiba Audrey meminta martabak manis yang sudah menjadi langganannya.


Arka bangun dari duduknya dan menggendong Audrey layaknya anak koala kemudian membuka pintu kamar itu.


Ceklek


"Ya Tuhan, anak Mama yang satu ini kenapa manja banget sih?" tanya Mama Olivia yang datang bersama Keysha.


"Hahh kapan kesininya? Arka kira tadi itu bibi yang antarin martabak," tanya Arka yang membuat Audrey makin mengeratkan pelukannya pada Arka.


Gadis yang memakai baju piyama ungu itu tanpa cemberut karena martabaknya belum datang.


"Kak, Audrey mau martabak," rengek Audrey yang membuat Mama dan Keysha tak percaya menatap Audrey.


"Sepertinya adik kamu mau datang bulan, mending kamu turuti apa yang menjadi kemauannya," jawab Mama Olivia mengelus rambut Audrey yang panjang itu.


"Dari siang tadi dia gak mau pisah dari Arka, bahkan makan pun harus disuapi," jawab Arka masuk kembali ke dalam kamar.


"Arka juga sudah minta bibi untuk mengantarkan martabak pesanan Audrey jika sudah sampai."


Mereka yang mendengar itu hanya mengulum senyumnya, Audrey memang memiliki kebiasaan manja dan gampang mager kalau ingin datang bulan. Sedangkan jika sedang datang bulan gadis itu akan cepat marah marah.


"Ya sudah kamu urus dulu ya, Mama mau bahas pernikahan kalian tadi. Tapi melihat Audrey yang gak memungkinkan untuk diajak bicara seperti kita tunda besok aja," jawab Mama Olivia dan dianggukkan oleh Keysha.


Audrey yang mendengar hal itu, langsung melepas pelukannya dan menatap sang Mama.


"Beneran gak apa apa, kamu lagi lemes gitu?" goda Keysha yang dianggukkan oleh Audrey.


"Iya kak. Bener."


Mama dan Arka tiba tiba tertawa melihat tingkah lucu bin ajaib dari Audrey. Tapi keduanya juga tahu Audrey memiliki sifat dewasa sejak dulu tapi semua itu ditutupi dengan tingkah lucu dan manjanya.


Akhirnya Mama mengatakan apa tujuannya kesini tadi bersama Keysha. Mama bilang persiapan pernikahan sudah selesai, dan juga semua sudah siap. Besok tinggal melihat saja.


"Tapi besok Audrey gak bisa ikut, Ma."


"Gak apa apa sayang."


"Kamu ngikut Mama dan Papa aja. Lagian apa yang kalian suka itu juga sama aja," jawab Arka yang tak bisa ikut.


Mereka rencananya ingin tiduran aja di kamar sebelum hari H. Jika laki laki ingin menikah itu pasti deg deg an, beda lagi dengan Arka yang sangat santuy. Ia sudah mendapatkan izin selama 1 bulan dari kantor. Sangat wah bukan, tapi apa salahnya selama ini juga Arka tak pernah izin kalau gak penting. Gak amin main memang kalau ambil cuti.


*****


Setelah Mama dan Keysha sudah keluar dari kamar, Audrey kembali menjatuhkan kepalanya di leher Arka.


"Kak, nanti kalau nikah jangan lupa nama Papa aku ya," ucap Audrey pada Arka.


"Iya sayang. Gak akan lupa."


Arka sudah biasa menghadapi sifat Audrey yang seperti ini. Bahkan yang belum diketahui oleh Mama dan Papa juga sudah pernah mereka lakukan.


Tenang masih tahu batas kok, Arka belum membobol Audrey tapi laki laki itu sudah menampakkan kejantanannya pada Audrey saat Audrey dengan terang terangan ya memakai baju haram di depannya. Hasil beli dengan sahabat Audrey di mall.


"Sayang gak mau bantu puasin dia lagi?"


"Nanti kalau udah nikah, sekarang tangan Audrey lagi mager ngapa ngapain."


Yah begitulah keduanya saat ini, sudah tak lagi malu malu bahkan sekarang kesannya Arka sangat mesum dengan Audrey.


Bersambung