Love Me Please, Daddy!

Love Me Please, Daddy!
Jomblo



Happy reading


Setelah beberapa saat mereka semua berbincang dengan nyamannya. Yang lebih banyak bersosialisasi adalah Audrey dan Keysha sedangkan Ica lebih banyak diam.


Zaki sadar jika Ica masih canggung dengan pertemuan mereka. Apalagi Ica belum terlalu kenal dengan Keysha.


"Anggap aja semua ini teman," ucap Zaki.


"Oh ya kalian pasti belum makan siang kan. Pesan gih, jangan malu malu nanti tagihannya biar Kak Arka yang bayar," ucap Keysha dengan senyum manisnya menyuruh Audrey dan Ica memesan makanan.


"Boleh nih kita pesan apapun," ucap Audrey dengan antusiasnya langsung mengambil buku menu.


"Asal jangan pakai ikan Tuna," jawab Arka yang tak mau alergi adiknya eh ralat kekasihnya ini kambuh lagi.


Sejak kecil Audrey memang alergi dengan ikan Tuna, entah itu yang mentah ataupun yang sudah dimasak.


"Oke siap, Ca lu mau makan apa?" tanya Audrey pada Ica yang bingung dengan makanan yang ada buku menu aja. Hanya berberapa yang ia tahu.


"Emmm bingung," jawab Ica membolak balikkan buku menu itu.


"Dih biasanya lu cepet kalau di makanan," ucap Audrey pada Ica.


Sontak saja Ica yang mendengar itu langsung malu, memang benar jika soal makanan ia memang nomor satu.


"Ramen aja."


"Yah kenapa jauh jauh kesini cuma makan ramen sih? Kita makan Shabu Shabu aja yuk," ajak Audrey yang sangat ingin memakan makanan itu.


"Ya sudah boleh."


Shabu-shabu atau shabu shabu adalah makanan Jepang jenis Nabemono berupa irisan sangat tipis daging dan seafood serta sayuran yang dicelup ke dalam panci khusus berisi air panas di atas meja makan, dan dilambai-lambaikan di dalam kuah untuk beberapa kali sebelum dimakan bersama saus mengandung wijen yang disebut gomadare atau ponzu.


Akhirnya mereka memesan shabu shabu tanpa daging tuna di dalamnya. Tak lama pesanan mereka sampai, Audrey dengan antusias langsung mengambil sumpit.


Arka yang melihat Audrey sudah mengambil sumpit itu langsung mengambil alih sumpit itu kemudian memberikan minuman miliknya pada Audrey sebelum minuman gadisnya itu datang.


"Biar Kakak aja yang ambil dagingnya," ucap Arka yang dianggukkan oleh Audrey.


Arka mengambil daging itu dan mencelupkannya ke dalam kuah panas itu untuk berberapa saat.


"Pelan pelan masih panas, kakak gak mau kamu sampai lidah kamu kebakar," ucap Arka dengan lembut membuat Keysha dan Zaki melongo. Apalagi Ica yang notabene adalah orang baru.


Audrey mengangguk dan membuka mulutnya, Arka menyuapkan daging itu ke dalam mulut Audrey dengan pelan.


Zaki yang melihat Ica sedang kesusahan itu mencoba untuk melancarkan PDKT nya. Ia mengambil sumpit dan memasukkan daging yang ada di sana ke dalam kuah panas.


"Biar kakak bantu," ucap Zaki pada Ica.


"Kak aku bisa kok. Aku jadi ngrepotin kakak gini," ujar Ica tak mau merepotkan Zaki. Ia ingin mengambil sumpit itu tapi ditahan oleh Zaki hingga tangan mereka saling bersentuhan.


Gadis SMA itu tanpa sadar mulai merasakan dirinya yang berbeda. Jantungnya berdetak tak karuan saat tangan mereka bersentuhan seperti ini.


Deg! Deg!


Deg! Deg!


Deg! Deg!


"Gak apa apa, aku tahu kamu tidak terbiasa. Lagian aku suka suapin kamu gini, jadi keringat masa lalu," ucap Zaki dengan senyum manisnya pada Ica.


Setelah selesai menyelupkan daging itu Zaki mulai menyelupkan ke dalam saus yang ada disana.


"Aaaa."


Dengan malu malu, Ica membuka mulutnya dan menerima daging yang di suapkan oleh Zaki. Saat bersama Zaki ia merasa nyaman berbeda sekali dengan Dito yang biasa saja, Ica sakit hati cuma dalam hitungan jam tak sampai berbulan bulan.


Keysha yang melihat adegan sepupu dan adiknya menyuapi para gebetan itu hanya menggeleng. Mungkin memang sudah waktunya ia mencari calon suami, tapi entahlah kenapa trauma ditinggal lagi membuat ia enggan memilih laki laki.


Kalau Keysha boleh request, Key ingin suaminya adalah orang yang sholeh dan membimbingnya ke jalan yang benar bersama anak anaknya.


"Kalian gak hormati gue banget jadi cewek jomblo," ucap Keysha dengan cemberut.


Sedari tadi keberadaannya tak dianggap oleh anak anak yang ada disana apalagi Arka dan Audrey yang sudah tak tahu tempat, Audrey malah naik ke atas pangkuan Arka.


"Dasar jomblo, makanya cari pacar sana. Ganggu orang lagi makan aja," jawab Arka sarkas pada sepupunya.


Ia tak akan segan bermesraan dengan Audrey sekarang karena sekarang mereka sudah resmi menjadi pasangan kekasih dan juga akan menikah. Ia juga sengaja bermesraan dengan Audrey karena ingin membuat sepupunya ini tidak trauma lagi dengan yang namanya hubungan.


"Gue lagi gak pengen, dah lah mau pulang aja. Kangen sama Mama Papa. Daripada disini gak dianggap dan jadi obat nyamuk," ujar Keysha mengambil tasnya dan keluar dari sana.


"Marah dia," ucap Audrey yang ingin turun dari pangkuan Arka. Karena tadi itu ia hanya ingin pamer saja agar kakak sepupunya itu mau mencari pacar.


"Duduk disini aja, sekalian habisin ini."


Audrey akhirnya menurut sedangkan disisi lain, Zaki masih saja menyuapi Ica dengan lembut. Bahkan Ica tak diperbolehkan untuk memegang sumpit hanya untuk mengambil bawang dan sayur.


****


Keysha meninggalkan area restoran itu dan menyetop taksi yang lewat. Ia hanya tak mau jadi obat nyamuk, lagian ia pikir Zaki dan Arka bahagia dengan apa yang dilakukan mereka.


Keysha juga menyetujui apa yang dipilih sepupu dan adiknya. Sebagai seorang perempuan tentu ia tahu mana perempuan yang baik dan tidak. Dan ia melihat ketulusan dan tatapan teduh dari Ica. Sedangkan Audrey tak perlu ditanyakan lagi bagaimana perangai gadis yang satu itu.


Keysha masuk ke dalam taksi dan menyuruh pak supir untuk mengantarkan dirinya ke alamat rumahnya.


Saat sampai di lampu merah, Keysha melihat ada laki laki yang mengendarai motor sport sangat gagah menunggu lampu merah itu jadi hijau. Tanpa sadar Keysha mengagumi laki laki yang tak ia tahu namanya itu, tapi ia bisa menebak jika laki laki itu sangat tampan.


Lampu hijau sudah menyala, semua motor dan mobil langsung melaju dengan cepatnya menuju tujuan masing masing.


Sedangkan Keysha masih dengan pikirannya, siapa laki laki yang ia lihat tadi. Kenapa pikirannya tak bisa lepas dari laki laki itu. Apa Keysha mulai suka dengan laki laki lagi.


Bersambung