LOVE IN MY LIFE

LOVE IN MY LIFE
#23 Mengusir pengacau



Ini adalah hari terakhir mereka di Bali, siang ini mereka akan kembali pulang ke Jakarta karena besok Lexy ada pertemuan penting dengan beberapa kliennya untuk sebuah proyek terbaru dan dia mulai jatuh cinta pada istri kontraknya tersebut, di dalam pesawat sepanjang perjalanan dia selalu tersenyum memandangi wajah istrinya tersebut. Mereka memasuki gerbang rumah mewah dan para pembantu rumah tangga menurunkan koper mereka dan menyimpannya di dalam kamar.


Siti menyambut kedatangan tuan dan nyonya mudanya tersebut dan mengangkat kopernya untuk dibawa ke kamar mereka.


“Saya sudah siapkan makan siang, sebaiknya tuan dan nyonya silakan makan terlebih dahulu”


“Buat minuman hangat untuk nyonya dan setelah ini suruh dia untuk segera makan agar tidak masuk angin”


“Baik tuan muda” Siti lalu bergegas ke dapur untuk melaksanakan tugas dari Lexy sedangkan Karita memasuki kamarnya untuk membasuh tubuhnya yang letih dari perjalanan tersebut ketika dia melewati sofa ada perasaan sedih karena malam ini dia kembali menghabiskan malamnya untuk berbaring. Ayolah Karita waktu bersenang-senang telah usai sekarang waktunya kembali ke realita dan selamat tinggal kasur empuk batin Karita.


Pintu kamar diketuk oleh Siti yang ingin memberitahukan jika makan siang sudah tersedia


“Maaf nyonya untuk makan siang sudah tersedia dan ini ada minuman hangat tadi tuan menyuruh saya untuk membuatkan untuk nyonya”


Ada angin apa sehingga Lexy begitu perhatian kepadaku batin Karita, “baiklah Siti taruh saja di situ oh iyaa, ini ada sedikit oleh-oleh dari Bali dan tolong dibagikan ke yang lain yaa”.


“Anda baik sekali nyonya masih membawakan kami cenderamata buat kami” tuan Lexy sangat beruntung mendapatkan istri seperti nyonya tapi sayangnya menyia-yiakan istrinya yang baik dan cantik ini batin Siti.


“Siti kenapa kamu termenung apakah oleh-oleh itu tidak bagus yaa”


“Bukan begitu nyonya tapi anda baik sekali karena baru kali ini saya diberikan hadiah selain oleh nyonya besar, bagaimana bulan madunya nyonya”


“Tempatnya sangat indah dan bagus Siti, kamarnya juga mewah sama seperti ini, aku banyak mengunjungi pantai dan tempat wisata di Bali”


“Baiklah nyonya jangan lupa diminum minumannya dan makan siangnya, saya permisi dulu”


Setelah kepergian Siti, Karita mulai membenahi kopernya dan mengeluarkan isinya dan menggantung pakaiannya dan Lexy ke dalam lemari pakaiannya.


Nyonya Lita baru saja pulang dari hotel yang dia kelola dan setelah melihat mobil yang terpakir di halaman lalu memanggil pembantunya.


“Siti apakah Lexy dan Karita sudah sampai?”


“Iya nyonya sudah dari jam 12 tadi dan sekarang nyonya muda sedang dikamar dan tuan muda sudah keluar lagi dan dengan pak Mus”


“Baiklah kamu boleh kembali” kemana perginya anak itu baru sampai sudah pergi lagi batin nyonya Lita.


Kring….kring “Hallo nyonya saya usdah temukan semua data dan pergerakan dari wanita itu sepertinya dia sudah mulai bertindak”


“Baiklah kamu awasi dia, jika ada gelagat yang aneh segera informasikan agar kita bisa bertindak cepat untuk menghalangi niatnya tersebut”. Lalu sambungan telpon langsung diputuskan begitu saja.


Selamat membaca para Readers, mohon maaf kalau Author jarang update karena sudah mulai menghadapi kerjaan di Realife yang menumpuk tapi novel ini akan segera ditamatkan yaa, kalian mau happyending atau sadending nee guys…?


Jika kalian suka dengan Novel ini, jangan lupa ⬇


Komentar 💬


Like 👍🏻


Favorit ❤


Tip 💰


Dear Readers stay safe, keep healthy dan please staying home. Fight for Corona virus!!