LOVE IN MY LIFE

LOVE IN MY LIFE
#17 Kehidupan Baru




Resepsi pernikahan berlangsung dengan meriah dan sepanjang acara Karita dan Lexy menampilkan senyuman manis yang menghiasi kedua pengantin tersebut seolah-olah mereka adalah pengantin yang sangat berbahagia, Lita ibunda Lexy pun tampak bahagia melihat pernikahan putranya yang berjalan sesuai dengan keinginannya.


Waktu sudah menunjukan jam 12 malam dan akhirnya resepsi selesai dan mereka kembali ke kamar pengantin yang sudah di siapkan oleh pihak hotel, Karita tampak kesusahan dalam membuka baju pengantinnya sedangkan Lexya sudah menuju ke toilet dan mandi untuk melepas kelelahan di tubuhnya karena acara pernikahan yang padat sejak pagi tadi ketika dia keluar Karita tampak terkejut karena dia hanya memakai handuk dan berjalan cuek ke arah lemari pakaiannya lalu Karita menuju kamar mandi dan berendam di bathtub dengan air hangat tubuhnya terrasa lunglai karena pakaian pengantinnya yang cukup berat dan ditambah dia harus menyalami banyak tamu di acara resepsi tadi, ketika selesai mandi lalu dia menuju ke lemari tapi dia mendapati baju tidur yang sangat tipis seperti kekurangan bahan, apa daya akhirnya dia tetap memakainya karena saat ini hanya baju itu yang tersedia sedangkan kopernya masih belum di antar oleh ibu Lita mamanya Lexy.


Karita bingung apakah dia harus tidur seranjang dengan Lexy karena di kamar tersebut hanya ada tersedia satu ranjang ukuran king size.


“Jangan bermimpi kau bisa tidur denganku, tempatmu di sofa itu!” Lexy melemparkan bantal kearah Karita dengan kasarnya lalu dia kembali tidur, Karita mengambil bantal yang dilempar oleh Lexy dan kemudian dia membaringkan tubuhnya di sofa panjang itu walaupun kurang nyaman setidaknya sofa itu bisa menampung tubuhnya dan dia tidak kedinginan. Dan airmatanya pun mengalir di malam pengantinnya dia harus tidur di sofa dengan baju tipis dia tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi di kehidupannya mendatang bersama dengan Lexy.


Hari ini mereka memasuki rumah besar kediaman keluarga Aditama dan mama Lita tampaknya sudah menginstrusikan kepada semua pelayan jika Karita akan menjadi nona muda di rumah itu dan menyuruh untuk melayani semua kebutuhan dari Karita. Lexy bergegas ke kantor untuk bekerja karena ada rapat penting yang harus dia hadiri saat ini, sedang Karita menyusun semua barang-barangnya di kamar baru mereka dan dia melihat sebuah sofa panjang di kamar itu dan dia tahu sekarang tempat di mana dia akan tidur malam ini.


 


Di sebuah cafe pada sore hari tampak kesibukan pekerja kantoran yang sedang meeting atau sekedar melepas lelah di cafe itu.


“Hi Bro, congratulation yaa atas pernikahan mu, maaf aku ada urusan penting di Surabaya jadi tidak sempat datang”


“Thanks David, tidak apa yang penting amplopnya….hahahahha”


“Tenang bro, apa gue transfer aja nee amplopnya”


“Btw pengantin baru kok langsung kerja gak honeymoon bro?”


“Gak perlu setiap hari gue juga udah honeymoon, lagian ini gue gak suka sama cewek itu dia hanya untuk menyenangkan hati mama dan menunjukan ke Sera kalau gue juga bisa mendapatkan wanita pengganti setelah perselingkuhannya”


“Jadi lu cuma balas dendam ke Sera tapi kemarin gue ketemu dia hotel di Surabaya sama suaminya”


“Aku sudah tidak peduli lagi dengan wanita licik tersebut dan sudah membuangnya dari hidupku”


“Kalau begitu kenapa kamu tidak mencoba bersama dengan istrimu dan berusaha mencintainya”


“Aku sudah muak dengan wanita mereka semua sama saja penghianat dan hanya ingin uang”


Karena kelelahan membereskan pakaian dan barang lainnya Karita tertidur dan ketika bangun dia mulai menyiapkan makan malam dengan para maid lainnya di rumah itu


“Tidak usah nyonya muda biar kami saja yang melakukannya”


“Tidak apa-apa saya sudah terbiasa bekerja dan tidak diam saja berpangku tangan, oh berapa orang maid yang bekerja di rumah ini dan siapa nama kamu?”


“Nama ku Siti dan maid yang bekerja di sini ada 5 orang di bagian dapur dan kebersihan ada 2 orang dan satpam ada 2 orang”


Karita berasa sedikit bahagia karena di kehidupan barunya dia mendapatkan seorang teman walaupun itu pembantu rumah tangga setidaknya dapat menjadi teman bicaranya karena usianya terpaut tidak terlalu jauh dengan usia Karita.


Selamat membaca para Readers, mohon maaf kalau masih ada typo atau bahasa yang kurang berkenan.


Jika kalian suka dengan Novel ini, jangan lupa ⬇


Komentar 💬


Like 👍🏻


Favorit ❤


Tip 💰


Vote ✔


 Jangan lupa like dan vote yaa supaya Author tambah semangat dalam menulis ❤❤❤