
Lexy keluar dari kamarnya dan menuju ke teras untuk menikmati sunset di pulau exotic tersebut, tiba-tiba matanya tertuju pada sosok wanita yang sedang menikmati sunset di pelataran resto yang tidak lain adalah istrinya sendiri. Wajahnya tampak bahagia sehingga aura kecantikannya keluar, hati Lexy berdesir dan mulai mengagumi kecantikan istrinya tersebut sebuah senyum tersinggung nyata di bibirnya. Tapi kemudian wajahnya berubah ketika dering handphone berbunyi dan menampilkan nama sipenelpon.
“Ada perlu apa menghubungiku ?”
“Sayang, apakah kamu tidak merindukanku hampir sebulan ini kita belum bertemu”
“Aku sedang bisnis di luar kota”
“Benarkah, apakah itu di Bali karena saat ini akupun sedang berada di Denpasar?”
“Suatu kebetulan, bagaimana kalau kita bertemu malam ini di Mirror Bar jam 9 malam”
“Baiklah Lexy sayang, aku tunggu kehadiranmu”
Sunset telah usai dan gelapnya malam mulai menyelimuti wilayah pantai dan seorang pelayan mendatangi Karita.
“Maaf Nyo sudah saatnya makan malam dan tuan Lexy sudah menunggu Anda”
Karita meninggalkan pelataran resto dengan malas seandainya dia bisa memilih maka lebih dia duduk di sini sambil menikmati suasana malam ditemani deru ombak. Suasana resto tampak ramai tapi pelayan membawa Karita menuju ke sebuah ruang terbuka yang lebih privat dan suaminya sudah berada di salah satu meja dengan pemandangan menuju ke pantai lalu pelayan tersebut menarik salah satu kursi dan mempersilakan Karita untuk duduk. Lexy memberikan buku menu kepadanya.
“Pilihlah menunya, disini ada beberapa menu pilihan yang menjadi andalan dari restorant ini”
Karita menerima dan membuka buku menu tersebut dan terpampang jelas menu yang megugah selera yang sebagian besar adalah seafood.
“Aku rasa aku akan mengikuti apa yang kamu pesan sedangkan untuk minumannya aku akan memilih Peach squas”
“Lexy mengambil buku menu dan memesan beberapa lauk serta minuman”
pelayan datang mengambil pesanan mereka dan menyiapkannya dan terjadi kesunyian antara mereka berdua.
“Setelah makan malam ini sebaiknya kamu jangan berkeliaran di pantai dan cepatlah beristrirahat”
Pelayan lalu membawa makanan mereka dan makan malam pun dimulai dan senyap yang terdengar hanya bunyi dentingan sendok dan garpu.
Tak lama kemudian terdengar suara dering telpon milik Lexy dan dia tampak menjauh untuk mengangkat telpon tersebut dan 5 menit kemudia dia datang kembali ke meja makan.
“Selesaikan makanmu lalu kembalilah ke kamar, aku akan keluar sebentar, pelayan mana billnya ?”
Lexy lalu menyelsaikan pembayaran dan pergi meninggalkan resto tersebut.
Bunyi hinggar binggar suara music dan lengak legok anak manusia di lantai dansa memenuhi Bar yang terkenal di pulau Dewata tersebut, Lexy bertemu dengan Edo salah satu pengusaha dan juga pemilik Bar tersebut yang merupakan teman baiknya saat masih di Jerman.
“Bagaimana kabarmu Bro?”
“Hai Edo, baik dan kamu terlihat luarbiasa”
“Iya kamu tahu aku selalu sibuk setiap malam mengurus Bar, resto dan beberapa properti di wilayah ini”
“Wow seorang penguasa pulau dewata ternyata”
“Aku dengar kamu sudah menikah, maaf aku tidak semoat hadir karena ada beberapa masalah”
“No problem Bro, kebetulan saat ini akus sedang bulan madu”
“Oh, kamu sedang bulan madu dan meninggalkan istrimu sendirian bro?”
“Pernikahan kami hanya kontrak, aku sengaja membayarnya agar menyetujuinya agar mama ku tidak menjodohkan ku dengan banyak wanita”
Seorang wanita cantik semampai tampak menyapa Lexy dan mencium pipinya dengan mesra.
“Belum lama, oh iya kenalkan temanku Edo, pemilik Bar ini”
“Hi, aku Luna”
“Hi Luna, aku Edo, senang bertemu denganmu”
Kemudian mereka bertiga menuju ke ruang yang lebih privat di Bar tersebut dan didalamnya sudah tersaji beberapa minuman berakohol dan wanita dengan pakain seksi yang melayani mereka.
Selamat membaca para Readers, mohon maaf kalau masih ada typo atau bahasa yang kurang berkenan.
Jika kalian suka dengan Novel ini, jangan lupa ⬇
Komentar 💬
Like 👍🏻
Favorit ❤
Tip 💰
Dear Readers stay safe, keep healthy dan please staying home jika kamu tidak mempunyai keperluan mendadak diluar rumah, mari kita saling membantu dengan tetap bekerja atau berada di dalam rumah selama pandemi ini, semoga wabah corona ini cepat berlalu dan tidak membawa banyak korban. 🤗