
**Sonia
( "2 hari lagi waktu Manggang kami selesai, sebelum waktu udah selesai aku harus segera ungkapkan siapa Tasyah sebenarnya ") dalam hati Sonia yang berada di mejanya
" Sonia! bisa temani aku masuk ke ruang Pak Andra? aku malu banget, ada temannya Pak Andra lagi " kata Rani
" biar aku saja yang nemani gimana? " tanya Tasyah
" Sonia saja! kamu selesaikan saja pekerjaanmu. Ada banyak pekerjaan yang belum kamu selesaikan, Ayo Sonia " kata Rani
" siap kak " kata Sonia
Sonia nemani Rani masuk ke dalam ruang Andra
" Permisi Pak Andra " sapa Rani
" masuk Rani, itu laporan hari ini yah " kata Andra
" iyah Pak, ini harus di tanda tangani " kata Rani
Reza yang berada di ruang Andra menatapi Sonia dan Sonia ikutan menatapi Reza
(" Ma syaa Allah cantik banget wanita ku ") dalam hati Reza
(" nyebelin banget sih! ngapain coba dia lihati aku begitu? kesal banget") dalam hati Sonia
Andra sudah tanda tangani laporan dari Rani
" makasih Rani atas laporannya " kata Andra
" iyah sama-sama Pak, ayo Sonia kita kembali " kata Rani memegang tangan Sonia
" iyah " kata Sonia
...----------------...
Sorenya mau pulang kerja Reza menjemput Sonia
Reza melihat Sonia yang asik menatapi hpnya
(" Sonia serius banget menatapi hp itu! ") dalam hati Reza
Reza diam-diam datang ke arah Sonia
" hei... Sonia " sapa Reza
" Astagfirullah ( hp yang di genggamannya lepas dan jatuh )! Reza kamu ngageti aja, yah ampun hpku malah jatuh lagi " kata Sonia kesal sambil mengambil hpnya yang terjatuh
" aku minta maaf Sonia hehe, apa rusak hpmu? " tanya Reza
" retak dan gak bisa hidup gimana dong! 😡 " kata Sonia marah
" aku minta maaf Sonia, aku akan beli hp yang baru gimana? " tanya Reza
" gak perlu, terima kasih ada niatan baik beliin yang baru, tapi aku kesal karna isi di hp ini sangat penting dan di dalamnya ada bukti tentang Tasyah dan kau sudah menghancurkan bukti ini nyebelin banget sih! " kesal Sonia ke Reza
" aku minta maaf Sonia, baiklah sini hpmu ( mengambil hp Sonia di tangan Sonia) aku akan betulin hp ini, dan ceritain ke aku bukti apa aja yang kamu lihat tentang Tasyah?" tanya Reza
Tasyah keluar dari kantor
(" sejak kapan Reza dekat dengan Sonia? aku penasaran mereka sedang bicara apa sih? ") tanya Tasyah dalam hati dan diam-diam menguping mereka berdua
" aku tadi berada di toilet, Tasyah masuk dan dia kelihatan mau merencanain Mecati Rani dan dia juga mau mencelakai Amanda, selain itu dia juga mengakui bahwa dia adalah Yuni, aku merekam semuanya di hp ini dan hp ini rusak? gimana dong!! " kata Sonia menjelaskan ke Reza
(" jadi Sonia sudah tauh bahwa aku Yuni? gawat! aku harus hentikan mereka berdua sebelum mereka hancurkan rencanaku, aku harus buat mereka berdua mati ") dalam hati Tasyah yang menjauh dan naik taksi
" yaudah Sonia aku percaya kepadamu! ikut aku kita akan betulin hp ini " kata Reza sambil bukain pintu mobilnya untuk Sonia dan Sonia pun masuk ke dalam mobil Reza
**Tasyah
" kalian lihat mobil itu? ikuti dan aku mau kalian harus membunuh mereka berdua. Karna mereka sudah mengetahui identitasku " kata Tasyah
" siap boss " kata Premannya yang mengendarai mobil sambil ngikuti mobil Reza
**Sonia&Reza
Sonia melihat spion mobil Reza dan dia melihat ada mobil yang mencurigai
" Reza! aku merasa ada yang ngikuti kita, itu mobil yang di belakang " kata Sonia sambil menunjuki mobilnya
" masa sih, mungkin emang jalan searah Sonia " kata Reza
" coba berhenti sebentar " kata Sonia
Reza menuruti perkataan Sonia dia menghentikan mobilnya
" nah lihat mobil itu malah berhenti " kata Sonia
" mencurigakan, baiklah gakpapa kita kerjain aja " kata Reza sambil lanjuti jalani mobilnya dan Reza juga lihat mobil di belakang kembali jalan
" kira-kira kenapa mereka sambil ngikuti kita? " tanya Sonia
Mobil yang ngikuti Mobil Reza tiba-tiba mendahului luan dan mendadak berhenti menghalangi mobil Reza. Lalu dua pria preman itu turun dan mendekati mobil Reza
" turun! keluar " kata Preman itu
" kamu tunggu di sini dulu Sonia " kata Reza
" lebih baik jangan deh, aku takut dia ngapa-ngapain kamu " kata Sonia cemas
" keluar! atau kami hancuri kaca mobil ini dan maksa kalian keluar " kata Preman itu
" doain aja aku yah, kamu di sini saja " kata Reza sambil turun dari mobilnya
Sonia menelpon Andra
~Telepon~
" halo Sonia,, ada apa? " tanya Andra
" kak Andra! tolong kami, ada preman yang datang aku takut preman itu mencelakai aku dan Reza " kata Sonia
" beri tauh aku lokasi kalian! aku akan kesana " kata Andra
" ini kak udah di kirim di WA " kata Sonia
" oke aku akan kesana " kata Andra
~Tutup Telepon~
" ada apa? " tanya Reza
tiba-tiba preman itu memukul Reza dan Reza juga gak tinggal diam, Reza juga memukul kembali Preman itu. Sonia yang di dalam mobil ketakutan dan mencemaskan Reza yang kena pukul preman tersebut. Andrapun tiba di lokasi kejadian Reza dan Sonia
**Tasyah
" gawat! Andra malah datang " kata Tasyah
Tasyah memakai topi, kaca mata hitam dan memakai pakaian serba panjang lalu turun dari mobil
" kalian 2 masuk, kita harus kabur " kata Tasyah
" siap boss " kata Preman itu langsung masuk ke mobil bersama Tasyah lalu mobil itu melaju melarikan diri
**Reza&Sonia
Sonia turun dari mobil
" Reza! kamu terluka? " tanya Sonia
" aku gakpapa Sonia " kata Reza
" Reza! wajahmu memar maaf aku telat datang " kata Andra yang tiba-tiba muncul
" Andra! aku baik-baik saja. Tapi aku hanya penasaran siapa wanita itu? kenapa mereka berdua nurut dengan wanita itu " kata Reza
" apa dia Yuni? " tanya Sonia
" kalian di sini, aku akan ngikuti mobil itu sebelum jauh " kata Andra
" gak perlu, tanpa kak Andra cari tauh, kak akan tauh sendiri siapa Yuni " kata Sonia
" maksudmu apa Sonia ? " tanya Andra
Tiba-tiba Reza pingsan
" Reza! " panik Sonia dan Andra
" kak bawah Reza kerumah sakit, aku takut terjadi sesuatu dengannya " kata Sonia
" iyah yaudah, ikut aku ke mobil " kata Andra sambil merangkul Reza yang belum sadar
Saat Reza berada di dalam mobil Andra, Rezapun sadar
" Reza! kamu sudah sadar? baru aja mau ke rumah sakit " kata Sonia
" Andra! bawah kami pulang aja, aku baik-baik aja gak perlu kerumah sakit " kata Reza
" benaran? " tanya Andra
" iyah Andra " kata Reza
" tapi kamu terluka ini Reza " kata Sonia
" cuman luka kecil, di obati pakai Betadine dah sembuh kok " kata Reza
" baiklah jika itu mau mu " kata Andra
~Next81~