Love Changed Me

Love Changed Me
Episode 63 ( Sudah Pulang)



**Sherly


Sherly kelaperan, dan lemes di dalam sebuah rumah kosong di hutan


" Kira-kira apa Papa udah laporkan Polisi! aku sangat laper. Disini gak ada makanan lagi " kata Sherly yang berjalan dengan lemes


Sherly mencoba menelpon Papanya tapi Teleponnya tidak berdering


" Papa kemana sih? kok gak angkat teleponku, Ayo dong Pa angkat! ya Allah semoga Papaku baik-baik saja! Aku benar-benar khawatir dengan Papa! Sebaiknya aku harus berusaha keluar dari desa ini dan menemukan jalan untuk kabur " kata Sherly yang berbicara sendiri


Dimalam yang gelap Sherly mencoba keluar diam-diam dengan keadaan lemes dan Kelaperan


" Sepertinya sudah aman! Aku harus cepat-cepat kabur " kata Sherly


Saat Sherly keluar dari Desa tiba-tiba Suruan dari Pak Rudi berhasil menemukan Sherly, Sherly yang kaget dan dia mencoba lari sekuat tenaga dari Suruan Pak Rudi dan Suruan Pak Rudi mengejar Sherly. Sherly berusaha lari dan dia menemukan sebuah Warung dan Sherly lari kesana untuk bersembunyi


" Sial! kemana lagi wanita itu " kata Suruan Pak Rudi.


Suruan Pak Rudi tersebut pergi mencari Sherly dan mereka melewati Warung tempat persembunyian Sherly


" Neng! sedang ngapain di sini? " tanya Seseorang pemilik Warung


" ibu tolong bantu saya, saya sedang di culik dan saya kabur sekarang saya di kejar sama orang yang menculik saya " kata Sherly


" yah Ampun! yaudah masuk yuk biar aman " kata Pemilik Warung


Sherlypun masuk ke dalam Rumah Warung tersebut


" Ibu! bisakah saya minta tolong laporkan Polisi ?" tanya Sherly


" bisa, ini nomornya kamu bisa hubungi Polisi untuk menangkap orang yang menculikmu " kata Ibu tersebut sambil memberi hpnya dan menunjukkan nomornya


" Makasih ibu " kata Sherly


Tiba-tiba Sherly merasakan perutnya sakit


" Aduh!! sakit banget " Isak Sherly yang kesakitan


" Neng baik-baik saja? Apa neng sudah makan?" tanya Ibu tersebut


" belum ibu, sudah sehari saya belum makan dan saya tersesat di hutan. " kata Sherly


"Kasian kamu, yaudah yuk kita makan bersama ( membawa ke dapur ) ini makan lah, maaf makanannya hanya Tempe goreng sama Nasi. Setidaknya bisa mengganjalkan perut " kata Ibu tersebut sambil memberi makan ke Sherly


" gak apa-apa ibu! ini juga udah bersyukur " kata Sherly


Selesai makan


" Alhamdulillah, makasih yah ibu, In syaa Allah jika nanti saya berhasil pulang ke tempat asal saya, saya akan membalas kebaikan ibu yang sudah menolong saya " kata Sherly


" iyah gak perlu, saya ikhlas. Sekarang kamu harus Telepon polisi dan sementara kamu boleh tinggal di sini, tapi maaf rumah saya kecil, semoga saja kamu nyaman " kata Ibu tersebut


" iyah gak apa-apa ibu, ini sudah cukup membantuku. Terima kasih Ibu !" kata Sherly


" yaudah yah, saya mau nutupi warung dulu! " kata Ibu tersebut


" apa boleh saya bantu ?" tanya Sherly


" tidak usah! Kamu di sini saja, nanti Kamu ketahuan lagi ada di sini " kata Ibu tersebut


" benar juga sih " kata Sherly


Ibu tersebut keluar untuk menutupi warungnya dan Sherly menelpon Polisi


**Tasyah


(" dengar-dengar Sherly kabur! bisa gawat kalau dia berhasil kembali ke Jakarta! wanita ini bisa saja datang tiba-tiba dan membongkar rahasiaku ke Andra! Aku harus membunuh Sherly secepatnya biar aman rahasiaku !" ) dalam hati Tasyah


Tasyah menghubungi premannya


~Telepon~


" Halo Boss! apa ada kerjaan lagi? " tanya Premannya


" Ada! Aku mau kalian mencari Sherly yang kabur dari Hotel sampai ketemu lalu bunuh dia, kalian mengerti? " tanya Tasyah


" Siap Boss! apa bayarannya di tambahkan Boss? Mencari dan membunuh gak mudah Boss, dan kami juga gak tau keberadaan Sherly ada di mana? " tanya Preman itu kembali


" aku akan membayar sesuai hasil kerjaan kalian kalau kerjaan kalian bagus! Aku yakin Sherly masih ada di sekitar desa itu, dan ingat jangan sampai gagal, karna Tasyah gak suka rencana yang ku buat gagal " kata Tasyah


" siap Boss " kata Premannya


~Tutup Telepon~


Rani mendengar pembicaraan Tasyah melalui Telepon suruannya


(" sepertinya wanita ini sangat jahat, dari gayanya saja dia seperti mengincar sesuatu! Aku gak bisa tinggal diam, jangan sampai kedatangannya menghancurkan perusahaan ini, dan aneh lagi dia sampai nanya Alamat Pak Andra! Apa jangan-jangan wanita ini mau niat jahat sama keluarga Pak Andra! Aku harus berusaha melindungi keluarga Pak Andra dan membongkar kejahatannya ") dalam hati Rani


**Amanda&Andra


Kini kapal sudah sampai di Pelabuhan jakarta


" Alhamdulillah sampai dengan selamat " kata Amanda


" iyah siap Ndra! aku juga sangat lelah sekali " kata Reza


" Pak Harman kami pamit pulang dulu, terima kasih liburannya saya sangat senang sekali " kata Andra


" oke hati-hati ! saya juga senang Pak Andra senang dengan Liburannya. " kata Harman


Andra, Amanda dan kedua temannya kembali ke masuk Ke mobil dan Andra mengendari Mobilnya menuju Rumahnya


Beberapa menit kemudian Andra, Amanda dan kedua temannya sampai di Rumah dengan selamat


" Alhamdulillah, makasih Kak Andra sudah ngajak liburan " kata Sonia


" iyah! kalian masuk kerumah dulu dan istirahat dulu ini sudah jam 23 malam " kata Andra


" iyah baiklah " kata Sonia


Andra, Amanda, Sonia dan Reza masuk kerumah


" Assalammualaikum, Mona sudah tidur yah? " salam Andra sambil bertanya sama Pembantunya


" Waalaikummussalam, sudah " kata Pembantunya


" aku tidur dimana Ndra? " tanya Reza


" yaudah tidur di kamarku saja ayo " kata Andra naik ke lantai 2


" Oke " kata Reza ngikuti Andra naik ke lantai 2


" Sonia, ayo kita ke kamar aku sangat lelah " kata Amanda juga naik ke lantai 2


" iyah ayo Amanda " kata Sonia yang ngikuti Amanda


...----------------...


Keesokan harinya


Pagi yang cerah semua ngumpul di meja makan


" Kak Andra! Kak Amanda! " Suara Mona yang terdiam lihat Andra dan Amanda sudah pulang


" Mona! Gimana harimu sendirian di rumah?" tanya Andra


" aku sangat kesepian sekali! Apa kalian bawah sesuatu yang spesial untukku?" tanya Mona


" ada, itu ku letak di Ruang Tamu " kata Andra


" Hai Mona!! Ayo selama di rumah sendirian ngapain aja?" tanya Reza


" Selama kalian pergi, Mona main-main sama teman Mona, jalan-jalan. Soalnya Mona bosan sendirian di rumah " kata Mona


" yah siapa suruh gak ikut!" kata Reza ngeledek


" Mona ujian! kalau gak ujian Mona ikut " kata Mona


" Gimana ujiannya? apa mudah atau ada yang sulit? " tanya Amanda


" alhamdulillah Mona bisa menjawab dengan mudah " kata Mona


" paling nanti Remedial " kata Reza mengeledek


" mana ada! Mona itu pintar gak seperti Kak Andra dulu selalu Remedial dan di Marahi Papa " kata Mona


" ah sudah, ini sudah jam 7. Pergi sekolah sana, nanti telat " kata Andra


" iyah! Kak gak kerja ? " tanya Mona


" Aku agak siang ke kantor " kata Andra


" Yaudah Andra! aku pulang yah byee " kata Reza


" iyah aku juga yah, bye Amanda dan Kak Andra " kata Sonia


" iyah kalian berhati-hatilah " kata Andra


" Mona kesekolah dulu byee " kata Mona


" iyah, Mona di anteri sama Pak Mardan kan?" tanya Andra


" Mona sekalian saja yuk! lagian rumahku searah ke sekolah Mona " kata Reza


" iyah yaudah deh sama kak Reza saja " kata Mona


" iyah yaudah, makasih Reza " kata Andra


" Oke Ndra " kata Reza


Sonia dan Mona masuk ke mobil Reza, dan Mobil Reza pergi


~Next64~