
Reza sudah sampai di kantor Andra untuk menjemput Sonia
" Hei,, nona Sonia apa aku kelamaan? " tanya Reza yang sambil turun
" iyah, ada yang perlu aku bicarakan, tapi tidak di sini " kata Sonia
" emang bicara apa? apa tentang kita berdua? " tanya Reza kembali
" bukan! ini tentang Yuni " kata Sonia
" Yuni? " tanya Reza kaget
" Sssst, kita bicara tempat yang lain aku takut ada seseorang yang mendengar pembicaraan kita disini " kata Sonia
" masuk Sonia " kata Reza sambil membukakan pintu mobilnya untuk Sonia
Soniapun masuk ke dalam mobil dan Reza juga ikut masuk, lalu mengendarai Mobilnya
" Apa sudah ada pertunjuk tentang keberadaan Yuni? " tanya Reza sambil nyetir
" Ada, tapi aku gak bisa terlalu memastikannya karna tidak ada bukti sama sekali, tapi feelingku mengatakan Yuni berada di lokasi kerja Andra " kata Sonia
" what? siapa? " tanya Reza
" Tasyah! karyawan barunya, aku sangat mencurigainya " kata Sonia
" apa yang membuatmu sangat yakin kalau Tasyah adalah Yuni? kamu curiga tentangnya? apa bisa jelasin ke aku? " tanya Reza serius
" aku mendengar pembicaraan dia melalui Teleponnya di toilet, dia merencakan hal yang buruk, aku mendengar dia ingin menghancurkan hubungan kak Andra dan Amanda! karna dia menginginkan kak Andra, setauhku wanita yang tergila-gila dengan kak Andra itu adalah Yuni, tapi ini wajahnya sangat berbeda dia Tasyah dan aku juga takut salah karna gak ada bukti yang kuat bahwa dia benaran Yuni atau bukan! " kata Sonia menjelaskan terang-terangan ke Reza
" itu masuk di akal Sonia, karna salah satu suruan Andra selamat, sekarang dia tinggal dirumahku dan dia mengatakan bahwa Yuni itu operasi plastik, aku setuju dengan feelingmu bahwa Tasyah adalah Yuni, tapi aku juga takut salah karna belum ada bukti yang kuat! Kita harus cari cara untuk memastikan bahwa dia Yuni atau bukan " kata Reza
" iyah jangan lama-lama dong! walau dia bukan Yuni, wanita ini mau merencanai jahat ke sahabatku Amanda, dan aku harus menghentikannya " kata Sonia
" aku tauh Sonia, aku juga gak mau membiarkan siapapun merusak pernikahan Andra, Andra juga sahabatku! aku akan memberi tauh ke Andra soal ini " kata Reza
" Tapi aku takut kak Andra langsung menyamperi Tasyah, dan bagaimana kalau dia bukan Yuni? kan sama saja fitnah karna gak ada bukti yang kuat " kata Sonia
" aku hanya memberi tauh ke Andra untuk menjaga dirinya dan Amanda itu aja kok " kata Reza
" baiklah " kata Sonia
Reza menghentikan mobilnya di pinggir jalan dan mengambil hpnya untuk menelpon Andra
...----------------...
**Andra&Amanda
Siangnya jam 13.00 Amanda terbangun
" Selamat siang Amanda! " sapa Andra yang duduk di kursi dekat kasurnya
(" Astagfirullah aku ketiduran! ") dalam hati Amanda
Telepon hp Andra berbunyi
~Telepon~
" Halo za! " kata Andra
" Andra, ada seseorang ingin merencanakan hal yang jahat sama keluargamu, aku berharap kau harus berhati-hati " kata Reza
" iyah aku tauh kok, selagi Yuni belum di temukan aku masih harus berhati-hati. Untung saja setiap ruang rumahku aku kasih satpam untuk menjaga agar aman " kata Andra
" yah Ndra luh hati-hati yah, dan masalah apapun yang kamu hadapi bersama Amanda berharap kamu jangan mudah percaya ke orang lain dari pada Amanda " kata Reza
" iyah iyah lah, maksud luh ngatain begini tuh, kenapa? " tanya Andra
" yah luh tauh aja Yuni itu operasi plastik, bisa saja dia sekarang menjadi orang asing, atau orang yang baru saja kenalan denganmu! Dan dia pasti akan melakukan berbagai acara untuk mendapatkan luh Ndra! " kata Reza
" baik Reza, terima kasih sudah memberi tauhku info. In syaa Allah aku akan berhati-hati kok " kata Andra
" baik Ndra " kata Reza
" oh yah Za! kalau gak sibuk sekalian lihati Proyekku yah, aku gak bisa datang lagi sakit " kata Andra
" manja amat luh jadi cwo, sakit tak seberapa udah lemes gak datang bilang aja luh mau berduaan dengan Amanda yah kan? " tanya Reza
" serah luh dah, byee aku tutup Teleponnya " kata Andra langsung mematikan telepon dari Reza
~Tutup Telepon~
" Amanda mau kemana? " tanya Andra
" yah mau sholat Dzuhur " kata Amanda
" baiklah " kata Amanda
...----------------...
**Reza
" sial Andra malah matiin teleponnya " kata Reza
" emang Andra balas gimana? " tanya Sonia
" ada deh! sekarang aku anteri kamu kemana? " tanya Reza
" iyah ke kafe seperti biasa " kata Sonia
" tunggu sebentar yah, aku mau singgah ke proyek Andra, mau lihat bentar aja " kata Reza
" baiklah " kata Sonia
Mobil Reza berhenti di depan proyek Andra yang sedang di proses
" aku turun bentar mau foto buat bukti ke Andra " kata Reza sambil turun
" iyah " kata Sonia
Reza turun dari mobil ninggali Sonia yang di dalam mobilnya.
" halo Pak! rekan kerja Pak Andra yah? " tanya Ilham
" iyah saya di suruh memastikan saja gimana prosesnya " kata Reza
" Saya Ilham pemilik Fila ini nanti, oh yah anda siapanya Pak Andra? " tanya Ilham
" saya Reza sahabat Andra, kantor saya dan kantor Reza saling bekerja sama. Kantor saya mengenai Investasi " kata Reza
" luar biasa pantes kantornya Andra sangat bagus dan sangat terkenal " kata Ilham
Reza dan Ilham saling mengobrol
(" lama banget sih! mereka ngobrol ternyata!! nyebelin banget, malah ngantuk lagi, aku merem bentar gakpapa kali yah ") dalam hati Sonia mencoba nutupi matanya agar rasa ngantuknya hilang
" apa Anda sendirian disini? " tanya Ilham
" saya bersama calon istriku, ya ampun aku malah ninggalinya di mobil " kata Reza lupa
" wah Pak Reza! nyusuli sana takut dia marah lagi " kata Ilham
" iyah dia mudah marah-marah! yaudah yah saya tinggal bentar " kata Reza
" siap Pak Reza! anteri dulu wanitanya baru kemari lagi " kata Ilham
" siap " kata Reza pergi menuju mobilnya.
Reza langsung kembali ke mobilnya dan Reza masuk kedalam mobilnya
" Sonia ( membuka pintu mobil) maaf yah lama,, ( masuk terdiam melihat Sonia tertidur) malah tidur " kata Reza
Reza menyetir mobilnya menuju Aperteman Sonia
Sampai di Aperteman
" Sonia! ( memegangi bahu Sonia) sudah sampai " kata Reza
Sonia terbangun
" ah! apa aku ketiduran? kok di Apertemenku sih! " kata Sonia
" iyah kamu ketiduran, dan kelihatan kamu sangat lelah mending istirahat saja tidur di rumah! nanti datang ke kafe bisa di lihat lagi" kata Reza
"iyah ini salahmu kelamaaan, malah asik ngobrol, dan kenapa luh jadi memerintah gini? sejak kapan? " tanya Sonia
" iyah aku hanya ingin kamu sehat saja Sonia, dan aku gak mau kamu terlalu kelelahan! Aku gak mau kamu sakit jadi dengarin aku yah dan istirahat saja " kata Reza
(" Baru kali ini ada orang yang perhatian dengan kesehatanku, dari kecil aku harus belajar kuat, berusaha tegar, berusaha sabar di hadapan semua orang bahkan Amanda sahabatku hanya tauh aku selalu baik-baik saja, yah itu karna aku selalu menunjukkan rasa semangatku agar dia tidak mencemaskan aku. Tapi Reza malah hampir melihat semua masalahku ") dalam hati Sonia
" Sonia! apa yang kamu pikirkan? " tanya Reza sambil sadarkan Sonia
" gak ada kok ( tersadar )! makasih Reza sudah anteri aku pulang " kata Sonia sambil turun dari mobil
" iyah, jaga kesehatanmu Sonia " kata Reza yang berbicara melalui jendela mobilnya
" iyah makasih, hati-hati " kata Sonia
~Next78~