Love Changed Me

Love Changed Me
Episode 27



Paginya


Amanda sudah bangun luan dan sudah berpakaian rapi untuk Magang di kantor Andra dan Andra masih di kamar memakai Jas kerjanya


" dulu ada Papa, sekarang aku kerja sendiri, tapi tetap semangat " kata Andra menyemangati dirinya sendiri


Andra keluar dari kamar


" Andra!! Mona!! ayo sarapan pagi dulu tadi Amanda bantu Mama masak " kata Mamanya


" iyah Mah " kata Andra


Mona hanya diam di meja makan


" Mona!! makan nanti telat " kata Mamanya


" iyh Mah!! hari ini kita gak lengkap biasa ada Papa " kata Mona sedih


" sudahlah Mona!! Kamu harus ikhlas jangan sedih. Doain Papa " kata Andra


" iyah kak " kata Mona


Selesai Sarapan Andra, Amanda dan Mona berangkat bersama


" Andra pamit kerja dulu mah " kata Andra nyalami Mamanya


" Mona pergi sekolah dulu mah " kata Mona juga ikut nyalami


" Amanda berangkat tante Assalammualaikum " kata Amnda


" iyah kalian hati-hati Waalaikummussalam " kata Mamanya Andra


Mereka bertiga masuk ke mobil


Andra anteri Mona kesekolahnya dulu, setelah tu pergi ke kantor bersama Amanda


Saat di perjalanan


" apa temanmu Sonia udah datang? gak boleh telat soalnya " kata Andra


" iyah dia lagi di perjalanan " kata Amanda


" baguslah " kata Andra


Sampai di kantor Andra dan Amanda turun bersama, semua karyawan mengintip


" bukankah itu siswa Magang yah, aku iri deh kok bisa ya dia berangkat bersama Pak Andra " Kata Rani karyawan di situ


Andra masuk, dan Sonia sudah ada di ruang kantor


" Amanda!! " sapa Sonia


" Sonia, udah dari tdi sampai ?" tanya Amanda


" baru sampai kok " kata Sonia


Amanda dan Sonia masuk bersamaan


" kalian semua mohon kerja samanya, mereka berdua adalah siswa Magang di kantor ini, Amanda dan Sonia nanti kamu di bimbing sama Rani salah satu karyawan di sini dan Rani tolong bantu mereka dengan baik " kata Andra


" siap Pak Andra " kata Rani


" aku masuk dulu, kalau ada yang mau di tanya temui aj di ruang aku Sonia!!Amanda!! " kata Andra


" siap Pak Andra " kata Sonia


Andra pergi dan masuk ke ruang kerjanya


" kalian!! kemari, ikut saya " kata Rani


" baik Bu, ayo Manda " kata Sonia


Rani membawa mereka ke gudang Arsip


" tugas kalian hari ini, cari kertas Laporan seperti ini ( menunjukkan kertas ) tahun 2020 sesuai tanggal nanti beri ke saya " kata Rani


" siap Bu " kata Amanda


" jabgan manggil Bu dong, saya masih mudah. Panggil aj Kakak " kata Rani


" iyah siap kak " serentak balas Amanda dan Sonia


Rani meninggalkan mereka berdua di gudang


" gila yah, gudangnya kotor banget apa gak ad yang bersihin? berabu lagi " tanya Sonia


" yaudah kita cari aj ini aku bawah masker 2 " kata Amanda


Sonia dan Amanda menyusun berkas sesuai yang di perintahkan Rani.


" kayanya udah cukup ayo kasih ke kak Rani " kata Sonia


" iyh ayo " kata Amanda


Sonia dan Amanda menemui Rani


" ini kak berkasnya " kata Amanda


" makasih, oh yah saya mau ke toilet kamu siapa namanya ?" tanya Rani ke Amanda


" saya Amanda kak " kata Amanda


" Amanda!! ini tolong anteri teh ini ke ruang Pak Andra. Kamu tolong jagain berkasku. Aku kebelet buang air kecil " kata Rani langsung buru-buru ke toilet


Amanda mengambil secangkir teh dan pergi ke ruang Andra. Saat mau masuk tiba-tiba saja Yuni datang ke kantor Andra dan bertemu Amanda di depan pintu ruang Andra


" Yuni!! apa yang kamu lakukan ?" tanya Amanda


" itu bukan urusan kamu, kamu tau aku selalu kemari, kamu magang ya?" tanya Yuni


" iyah " kata Amanda


Yuni langsung masuk ke ruang Andra


" kau! ada apa kemari? pergi " kata Andra marah dgn Yuni


Yuni langsung memeluk Andra depan Amanda


" apa-apaan kau!! lepasin aku ( mendorong Yuni ) " kata Andra


" Andra!! aku di suruh antarkan ini ( meletakkan secangkir teh itu ke Meja Andra ) maaf ganggu, aku permisi " kata Amanda


" tunggu!! ( memegang tangan Amanda ) ini cuman kesalah pahaman saja, dan kau Yuni pergi dari sini atau aku suruh satpam menyeretmu keluar " kata Andra


" seret aj, Andra!! aku masih mencintaimu. Tolong bantu aku pisah sama Yogi, dia menyiksaku, aku gak bahagia bersamanya dan dia menduakanku. Lihat Andra aku terluka ( menunjukkan luka memar di pipinya )" kata Yuni


" lapor kepolisi kenapa harus lapor ke aku? aku siapamu? aku udah nikah tolong hargai aku dan Amanda di sini. Kau pergi. Satpam!! Satpam ( teriak manggil )" kata Andra


Satpam tu masuk ke ruang Andra


" bawah wanita ini pergi " kata Andra


Yuni kesel lalu mengambil cangkir teh itu dan mau nyirami Amanda tapi Andra yang kena saat lagi ngelindungi Amanda


" Andra!! " kata Yuni


" kamu puas? pergi dari sini sebelum aku buat kasar pada kamu, cepatan!! " kata Andra


Yuni langsung pergi meninggali Amanda dan Andra


" Andra!! makasih udah ngelindungiku tapi kamu terluka " kata Amanda


" gak apa-apa, ini cuman luka air panas saja nnti sembuh " kata Andra


" tidak Ndra! izinkan aku mengobati lukamu " kata Amanda


" baiklah, di sana kotak obatnya ( menunjukkan laci lemari )" kata Andra sambil duduk di sofa


Amanda mengambil kotak obat tu dan air dingin. Lalu duduk dekat Andra dan mengobati lukanya


Rani memeriksa Amanda, dia kaget melihat Amanda yang dekat banget sama Andra


(" cuman antar teh kok malah megang pipi Andra sih ") dalam hati Rani cemburu


Amanda selesai ngobati


" sudah siap " kata Amanda


" iyh makasih " kata Andra


Rani masuk ke ruang Andra dia melihat teh yang di anteri ke Andra tumpah ke lantai


" Ya ampun tumpah !! " kata Rani


" ini bukan kesalahan Manda, ku gak apa-apa. Rani tolong buatkan lagi " kata Andra


" aku permisi dulu Andra " kata Amanda


" iyah " kata Andra


" baik Pak saya akan buat lagi ayo Amanda " kata Rani


~**Next***28*~