Love Changed Me

Love Changed Me
Episode 43 ( Kamu adalah hal segalanya)



Selesai cuci piring Amanda mengelap piring dan meletakkan kembali ke rak lemari. Saat berbalik Amanda kaget tiba-tiba Andra muncul di dekatnya


" Astagfirullah, Andra kamu bikin kaget aja " kata Amanda


" oh iyah maaf, apa yang sedang kamu lakukan disini? " tanya Andra


" aku tadi nemani Mona makan, dan kamu ngapain? " tanya Amanda kembali


" apa ada makanan?" tanya Andra


" ada, Ini dari Sonia tadi. Aku menyimpannya " kata Amanda


" tapi ini punyamu " kata Andra


" tidak apa-apa, aku juga udah kenyang. Makanlah Andra 😊" kata Amanda


" Amanda, padahal kita sudah menikah, seharusnya kamu gak manggil namaku dengan sebutan nama!! " kata Andra kesel


" aku minta maaf, Andra ehh " Kata Amanda sambil menutup mulutnya


" Andra lagi!! masa kamu gak tau sih? seharusnya kamu memanggilku dengan sebutan Mas Andra!!" kesel Andra


(" apa aku sudah melakukan hal yang dosa? sampai aku lupa bahwa kami sudah menikah, tapi aku tetap manggil Andra dengan sebutan Andra, sepertinya aku membuat Andra marah ") dalam hati Amanda khawatir


" maaf mas Andra " kata Amanda merasalah bersalah


" sudahlah tidak apa-apa, salahku sih aku tidak mengajarkanmu dari awal dan malah diam saja ( sambil ngambil makanan tersebut ) makasih makanannya, ku ambil nih gak apa-apa kan?" tanya Andra


" iyah tidak apa-apa " kata Amanda


" oke, bye selamat malam " kata Andra pergi berjalan menuju kamarnya


Mona pun muncul dan dia dari tadi hanya mendengar Andra dan Amanda bicara


" Mona!! kamu lama banget di toilet " kata Amanda


Mona hanya tersenyum dan tertawa lucu


" udah gosok gigikan, ayo tidur " kata Amanda


Mona nurut dan ngikuti Amanda.


...----------------...


Keesokan harinya


Andra tidak ke kantor, karna hari ini dia harus bersiap pindah dari rumahnya


" ayo Mona, Manda. Rumah ini udah terjual " kata Andra


" cepat banget?" tanya Amanda


" iyah pasti cepat, aku menewari ke teman-temanku " kata Andra


" alhamdulillah, terus sekarang kita tinggal dimana?" tanya Amanda


" ayo masuk ke mobil, nanti juga kamu akan tauh " kata Andra


Andra, Amanda dan Mona masuk ke mobil. Andra jalani mobilnya


Beberapa menit kemudian mereka sudah sampai ke rumah baru.


•Rumah Orang tua Andra yang di jual




" maaf Rumahnya gak besar dari sebelumnya, tapi setidaknya di sini Aman, aku sengaja jual karna aku takut akan banyak orang jahat yang akan datang melukai kalian berdua jika aku dalam bekerja. Jadi lebih baik kita pindah. Mona apa kamu suka? " tanya Andra


Mona menggerakkan kepalanya atas ke bawah tandanya iyah dengan ekspresi senang


" ayo Amanda, Mona kita masuk " kata Andra


" iyah " balas Amanda


Rumahnya ada 2 tingkat. Pertama masuk pager ada Garasi tempat parkir Mobil sebelah kiri, dan halaman yang lumayan luas di hiasi tanaman seperti bunga-bunga, pintu masuk kerumah sebelah kanan saat masuk ke dalam rumah akan di temani Ruang tamu dengan Sofa dan Tv, ada 1 Ruang khusus untuk ruang kerja Andra apabila kerjanya belum selesai, ada 2 kamar, 1 di tengah dan 1nya lagi dekat dengan dapur, sebelum masuk dapur cocok buat kamar untuk pembantu, di ruang tengah ada khusus tempat ruang makan lengkap dengan meja dan kursi, saat masuk dapur yang lumayan luas lengkap dengan perabot dapur dan dekat kamar mandi juga dan di belakang ada Kolam renang, di kolam renang ada kursi kursi buat bersantai. Sedangkan di lantai 2, ada 3 ruang kamar dan 1 ruang khusus buat sholat dan di dalam kamar masing-masing kamar ada toiletnya.


Mereka bertiga masuk ke dalam rumah, Andra menuntun Mona dan Amanda menuju kamar


" ini kamar Mona, cocok dengan kesukaan warna Mona. Mona harus bisa belajar tidur sendiri, ini hpmu Mona maaf lupa ngasih " kata Andra sambil memberi hpnya


Mona mengetik dan mengirim ketikannya ke WA Andra


*" Siapa takut, Mona berani kok tidur sendiri "* Sms WA dari Mona


" baguslah Mona, ternyata Mona udah dewasa dan pemberani sekarang " kata Andra sambil mengacak-acak rambut Mona


Mona kesel dan singkirkan tangan Andra dari rambut Mona dan Mona masuk ke kamarnya dan nutup


" Mona!! kamu ngambek? " tanya Andra


~SMS WA~


" tidak, aku mau istirahat mandi dan istirahat. Kak tidur berdua sama kak Amanda yah? aku mendukung kak Andra " kata Mona


" baiklah, selamat istirahat " balas Andra


~Tutup SMS WA~


" Andra, kamarku dimana? "tanya Amanda


Andra hanya melihat Amanda dan diam karna kesel di panggil sebutan Nama


(" knp Andra hanya diam dan melihat aku? oh yah Aku lupa !") dalam hati Amanda mengingat pembicaraan tadi malam


" maksudku Mas Andra, dimana kamarku? 😅" kata Amanda


" sebelah situ ( menunjukkan kamarnya sambil ngasih kunci ke Amanda) " kata Andra


" makasih Andra " kata Amanda


" aku harus bagaimana agar kamu tidak terbiasa dengan memanggil Namaku saja? Amanda kita sudah menikah kan? dan aku suamimu bukan teman " kata Andra


" eh,, iyah maaf Mas Andra, aku akan berusaha terbiasa. Apa kamu marah? " tanya Amanda khawatir


" tidak kok santai aja 😊 aku udah makhlumi. Aku mau masuk ke kamarku untuk istirahat, bye selamat istirahat " kata Andra


" baiklah " balas Amanda


Andra berjalan masuk ke kamarnya dan Amanda juga masuk ke kamar


(" Ya Allah kenapa aku jadi deg degkan yah, Aku mencintai Andra, tapi apakah dia mencintaiku? apa dia masih belum membuka hatinya untukku? ") tanya Amanda dalam hati


(" aku tidak tau apa yang aku rasakan saat ini, sepertinya aku akan memberi kesempatan membuka hatiku untuk Amanda. ya Allah permudahkanlah hubungn kami. ") dalam hati Andra


~Next44~