Love Changed Me

Love Changed Me
Episode 41 ( Aku mencemaskanmu)



Sonia gak sadarkan diri dan Yuni mencoba kabur tapi di tahan oleh Reza


" kamu mau kemana? sejak awal aku selalu mencurigaimu? Kamu harus bertanggung jawab atas perbuatanmu 😡 " kata Reza menangkap Yuni


" lepaskan aku Reza!! " Suara Yuni yang berusaha memberontak


" Amanda tolong panggilan Ambulan dan Telepon Polisi " kata Reza sambil menahan Yuni


" baiklah " kata Amanda sambil membuka hpnya


Amanda sudah menelpon Ambulan dan Polisi


" Polisi dan Ambulan akan segera datang " kata Amanda sambil membaluti luka Sonia dengan kain agar Sonia gak kehabisan darah


Yuni mencoba menendang bawah Reza dengan kuat


" Akhh sakit " Suara Reza yang kesakitan dan gak sengaja Reza melepaskan Yuni.


Yunipun melarikan diri dan Reza mengejarnya. Yuni berlari dan Reza kehilangan jejak Yuni


(" sial!! jadi ketahuan begini, aku harus bersembunyi dan gak boleh ketahuan oleh Reza !!") dalam hati Yuni yang bersembunyi di pohon


Reza mencari Yuni


" sial aku kehilangan jejak Yuni, sebaiknya aku kembali. Takut Sonia kenapa-kenapa " Cemas Reza ke Sonia


Reza kembali ke rumah Amanda


Ambulan pun datang


" Tolong bawah Sonia " kata Amanda


Sonia di masuki ke dalam Ambulan, Amanda dan Mona juga ikut


" Amanda, Mona, jaga Sonia aku akan nunggu Polisi sekalian ngabari Andra " kata Reza


" baiklah Reza, makasih sudah membantu " kata Amanda


Ambulan tersebut pun pergi menuju Rumah sakit terdekat dan Mobil Polisi pun datang


" Apa ada yang perlu di bantu? " tanya Polisi


" Pak, tolong tangkep Wanita ini ( menunjukkan Foto Yuni ) dia adalah Pelaku Pembunuhan Kedua orang tua Andra dan juga pelaku Penculikan Mona " kata Reza ke polisi


" baiklah, akan kami laksanakan " kata salah satu Polisi


Polisi tersebut masuk ke mobil dan mencari Yuni


Yuni yang bersembunyi baru melihat Polisi yang baru aja keluar dari rumah Amanda


" Sekarang aku buronan sial!! aku harus kabur " kata Yuni


Yuni menghubungi Anak buahnya


~SMS WA~


" kalian jemput aku di sini ( share lokasi) sekarang " kata Yuni


" siap boss " kata Preman tersebut


~Tutup WA~


Premannya Yuni datang, Yuni masuk ke mobil Preman itu, dan kabur


" bawah aku pergi jauh dari tempat ini " kata Yuni


" santai aja boss, serahkan ke kami " kata Preman 1 yang menyetir


Sedangkan Reza mencoba menelpon Andra


~Telepon~


" Andra!! " Suara Reza


" iyah Reza, ada apa? aku baru selesai rapat. Bagaimana apakah sudah habis? aku menyukai makanan dan minuman Usahanya Sonia, sepertinya aku akan menjadi langganannya " kata Andra


" Andra lupakan masalah makanan, Kamu tauh, Yuni adalah pelaku Pembunuhan Mamahmu dan Penculikan Adikmu. Dan dia juga salah satu orang yang menyuruh Sherly untuk menghancurkan Pernikahanmu dengan Amanda.!! " kata Reza


" bagaimana kamu tauh soal ini? Yuni dia Amnesia " kata Andra


" Kamu di tipu Andra, dia hanya pura-pura. Dia sengaja mencoba masuk kerumahmu untuk merencakan misahkan kamu dan Amanda. Tadi baru saja Amanda hampir di tembak sama Yuni " kata Reza


" Apa!!Amanda gimana keaadaanya?" panik Andra


Tiba-tiba telepon Reza mati


~Tutup Telepon~


Reza mengirim Pesan


*" Maaf Andra, Paket Nelponku habis, aku ngabarin Amanda dan Mona kerumah sakit yang dekat dengan rumahmu*" Pesan Reza


Andra mengebut Mobilnya menuju Rumah sakit yang dekat dengan rumahnya


Sampai di rumah sakit, Andra melihat Mona masuk ke dalam rumah sakit dan dia melihat Amanda


" Amanda!! " Suara Andra yang datang mendekatinya karna cemas


" Andra!! syukurlah kamu sudah pulang. Yuni pelakunya Andra " kata Amanda


Andra memeluk Amanda


" Amanda!! apa kamu terluka? beri tauh aku mana yang terluka? kata Reza kamu di tembak? " tanya Andra yang cemas


" aku baik-baik saja Andra, emang Yuni mau menembakku, tapi Sonia datang dan melindungiku " kata Amanda


Andra melepaskan pelukannya


" Mona gimana keadaannya? " tanya Andra


" dia juga baik-baik saja, dia masuk ke dalam melihat Sonia " kata Amanda


" Ayo Amanda ikut masuk " kata Andra sambil memegang tangan Amanda


" eh baik lah " kata Amanda mengikuti Andra


Andra masuk kedalam rumah sakit bersama Amanda


" Mona!! " Suara Andra


Mona menoleh ke Andra dan mengampiri memeluk Andra


" Mona!! kamu baik baik aja kan? " tanya Andra


Mona hanya menggoyangkan kepalanya ke atas dan kebawah tandanya iyah dan dia juga sedih sambil menunjukkan Sonia yang di dalam ruang Operasi


" aku sudah tauh, Amanda cerita tadi. Sekarang kita doain semoga Sonia baik-baik saja " kata Andra


" Aamiin ya Allah " doa Amanda


(" Aamiin, semoga kak Sonia baik-baik saja ") dalam hati Mona


Rezapun datang


" Reza!! gimana dengan Yuni? " tanya Andra


" dia melarikan diri, tapi tenang aja Polisi lagi mencarinya. Tapi gimana keadaan Sonia? " tanya Reza cemas


Dokterpun keluar dari ruang Operasi


" Dokter gimana keadaan Sonia? " tanya Reza


" Alhamdulillah Operasi berjalan dengan lancar, Pasien baik-baik saja. Untung saja pendarahannya di hentikan pakai kain jadi Pasien Sonia terselamatkan " kata Dokter


" Alhamdulillah syukurlah " kata Amanda dan Reza serantak bersamaan


" Dokter apa Sonia udah sadar?" tanya Reza


" dia masih belum sadar, mungkin karna efek bius, tunggulah beberapa menit " kata Dokter


" baiklah dok makasih " kata Reza


Para suster memindahkan Sonia ke ruang Inap


" Dokter boleh saya masuk lihat Sonia? " tanya Reza


" silahkan, oh yah bayar Administrasinya di depan yah " kata Dokter


" biar aku aja yang bayari " kata Andra


" gak perlu Ndra, aku aja " kata Reza


" sudahlah, kamu temui Sonia sana, Aku berhutang nyawa sama Sonia. Karna dia melindungi Amanda dan Mona " kata Andra


" baiklah Ndra " kata Reza


Andra pergi menuju ruang Administrasi


~Next42~