Love Changed Me

Love Changed Me
Episode 24



Hari yang di tunggu-tunggu adalah hari siang ini, Amanda dan Andra Akad nikah dan acaranya di malam hari


Tangan Amanda sudah di pakaikan hena, Amanda berpakaian pengantin sama jilbab putih yang cantik dan Andra mengenakan Jaz hitam


**Amanda


" Amanda kamu sangat cantik sekali, emang cantik sih semangat semoga langgeng yah " kata Sonia


" semangat kak, bentar lagi Mona punya keponakan " kata Mona


" iyah makasih " kata Amanda


Amanda merasa tegang dan gugup sekali


(" ya Allah hatiku berdebar sangat kencang, andai ada Mama yang menemaniku ") dalam hati Amanda


...………...


Andra sudah duduk bersama wali hakim, mau mengucap janji suci, di temani oleh Papanya dan Reza


Sedangkan Amanda masih di kamar menunggu Andra mengucapkan sah


**Andra


" Pak Andra sudah siap " kata Wali hakim


" iyah siap " kata Andra


" dengarkan baik baik baru ikuti " kata Wali hakim


" baik " kata Andra


Wali hakim mengucapkan ikatan janji suci dan Andra mengikuti apa yang di katakan Wali Hakim, Alhamdulillah Andra mengatakannya dengan benar dan semua menjawab sah


Amandapun keluar dan duduk di sebelah Andra. Amanda dan Andra saling menukar cincin dan salami tangan Andra lalu mendatangi buku pernikahan mereka.


" selamat Amanda, semoga lenggeng Aamiin " kata Sonia


" iyah makasih " kata Amanda


" selamat Andra, dan Amanda terharu doa terbaik buat kalian Aamiin" kata Reza


" iyah " kata Andra


(" kini aku dan Andra sudah menjadi sepasang suami istri, aku tidak tau apa yang terjadi setelah ini " ) dalam hati Amanda


(" aku gak tau apa yang kurasakan sekarang ini, ini seperti sebuah paksaan, harus berpura-pura, Padahal aku masih perlu nenangi diri tapi keadaan memaksaku harus melakukan yang tak seharusnya belum siap aku lakukan ") dalam hati Andra


" mari semua makan bersama, acaranya nanti malam " kata Mamanya


Setelah makan Andra dan Amanda foto prewedding


Saat itu Yuni dan Sherly datang ke acara pernikahan Andra dan Amanda, mereka datang bersama teman sekolah dan mengenakan topeng karna Andra tidak mengundang mereka berdua


" telatkan, mereka udah sah!" kata Sherly membisik Yuni


" tenang aja, akan ada yang celaka nanti Amanda atau Andra " kata Yuni berbisik


" luh mau celakai Andra gila luh yah, aku maunya Amanda doang ?" tanya Sherly berbisik


" yaa gak lah, Amanda yang harus celaka, saat di rumah sakit kita buat dia meninggal " kata Yuni berbisik


" kenapa harus buat dia meninggal? aku gak tega Yuni " tanya Sherly berbisi


" pikir baik baik, kalau manda gak ada dia udah jadi duda dan luh bisa dapatinya kan ?" tanya Yuni balik sambil berbisik


" benar juga, aku ikut saran luh deh " kata Sherly berbisik.


Amanda mendengar suara Azan


" Andra!! sudah Azan Ashar aku mau sholat " kata Amanda berbicara pelan ke Andra


" Mama! Papa, Andra mau sholat " kata Andra


" oh yaudah sholatlah luan, nanti keburu rame " kata Mamanya Andra


Amanda dan Andra pergi ke ruang sholat yang di udah khususkan. Amanda dan Andra ambil wudhu di kamar mandi masing-masing setelah tu masuk ke musholah


Amanda sudah memakai Mukenah melihat Andra yang sudah menunggunya


" baiklah " kata Amanda


mereka berdua sholat berdua Andra menjadi imam dan Amanda di makmum


Selesai sholat tiba-tiba ada suara ledakan begitu dasyat, Andra dan Amanda mencoba berlindung di sudut. Dan ledakan itupun berhenti


" apa yang terjadi ?" tanya Andra kaget


" astagfirullah itu ledakan apa ? " tanya Amanda


Andra dan Amanda keluar dan kaget Semua yang ada di acara tu terluka


" Mama!! Papa!! " kata Andra memgampiri orang tuanya yang gak sadarkan diri karna terluka


" kak Andra !! 😢 Mona takut " kata Mona sedih


" apa yang terjadi Mona, kenapa bisa begini?" tanya Andra


" mona gak tau, tiba-tiba aja begini seperti ada boom " kata Mona


" yaudah sekarang harus buru-buru bawah Mama, dan Papamu kerumah sakit Ndra " kata Amanda


" Amanda!! apa kalian terluka? apa yang terjadi?" tanya Reza


" za tolong za, nanti aja bicaranya sekarang bantu bawah orang tuaku kerumah sakit " kata Andra


Reza merangkul Papanya Andra, dan Andra menggendong Mamanya Andra. Amanda mencari Sonia


" Sonia!! " panggil Amanda


" Amanda!! aku di sini " kata Sonia


" Sonia,, kamu baik baik saja? apa terluka aku cemas sama kamu " kata Amanda


" cuman terluka dikit yaudah yuk kita kerumah sakit " kata Sonia


Acaranya gagal karna sebuah kecelakaan yang di sengaja sampai banyak korban yang terluka termasuk Mama dan Papa Andra, Sonia dan Mona hanya terluka, dan untung saja Andra dan Amanda berada di tempat aman, kini semua kerumah sakit


Mona hanya diam dan ketakutan


" Mona!! ( meluk ) tenang yah, sekarang sudah baik baik saja. " kata Amanda sambil memeluk Mona


" tadi itu Mona kaget kak, Mama dan Papa celaka karna melindungiku " kata Mona sedih


" kalian di sini dulu, aku akan menyelidiki kenapa ini terjadi " kata Andra


" udah Ndra biarin polisi yang nyelidiki, luh sini doain org tuamu " kata Reza


" kak Andra, jangan pergi 😢 " kata Mona


Andra memeluk Mona yang ketakutan


" baiklah " kata Andra


(" ya Allah di hari seharusnya mereka bahagia melihat aku dan Andra menikah kini kenapa ada sebuah bencana, Semoga saja semuanya baik-baik saja dan Semoga polisi bisa menemukan siapa yang melakukan seperti ini ") dalam hati Amanda


" dari keluarga pasien?" tanya dokter


" saya anaknya! Gimana keadaan Mama dan Papa dok? " tanya Andra cemas


" Papa Anda mengalami kritis dan pendarahan cukup hebat, dan Mama Anda hanya terluka bagian kaki. Berdoalah semoga ada keajaiban, kami akan semaksimal mungkin menyembuhkan pasien " kata Dokter


Dokter memindahkan Mama dan Papa Andra di ruang inap. Mama Andra udah sadar cuman Papanya masih koma


Andra, Mona, dan Amanda masuk melihat


" Andra!! " suara Mama Andra


" Mama!! 😭 " tangis Mona sambil meluk Mamanya


" sudah sayang ( sambil menghelus rambut Mona )Mama baik-baik aja, gimana kabar Papa Andra! " kata Mamanya


" kata dokter parah mah dan kritis " kata Andra


~Next25~