
Keesokan paginya
Mona yang masih di kurung dalam rumah kosong dan masih terbaring lemes, saat ini Mona hanya menangis, ketakutan dan troma.
" kak Andra!! selamat kan aku 😢! aku takut, kak Andra masa depanku sudah hancur dan aku sangat menderita " kata Mona menangis tersedu-sedu
Mona mendengar pembicaraan preman tersebut
" bro kita makan dulu yuk " kata preman 2
" tapi gimana dengan wanita ini, dia akan kabur takutnya " kata preman 1
" gak akan itu, paling masih tidur, siang baru bangun " kata preman 2
" oke aku intip dulu apa dia udah bangun atau belum " kata Preman 1
Mona pura-pura tidur
" aman dia tidur ayo " kata preman 1
" siap " kata preman 2
Kedua preman itu meninggalkan rumah kosong untuk makan di warteg depan.
(" aku gak boleh menyerah aku harus kabur dari sini ") dalam hati Mona
Mona berusaha berdiri dia mendorong pintu
(" sial malah di kunci ") dalam hati Mona
Mona melihat jendela lumayan luas di dapur dia mencoba membuka jendela tersebut
" akhirnya terbuka juga, ya Allah makasih " kata Mona
Mona keluar dari rumah kosong melalui Jendela dan langsung lari
Preman itu kembali dan masuk ke dalam rumah kosong
" kemana wanita itu !!" kata preman 1
" jangan-jangan kabur lagi " kata preman 2
" gara-gara luh, kalau kita makan sini gak bakal bisa dia kabur" kata preman 1kesel
" kalau gitu ayo cari pasti belum jauh " kata Preman 2
Kedua preman itu mencari Mona, dan menemukan Mona
" itu dia, kejar dia " kata Preman tu
Mona ketahuan dan dia melarikan diri sedangkan kedua preman tu mengejarnya. Mona terus berlari sampai di tengah jalan besar. Karna ketakutan dan lampu lalu lintas masih hijau Mona nekat nyebrang dan tiba-tiba Mona di tabrak sama Mobil
"bruk" suara tabrakan
Mona di tabrak dan kecampak ke jalan.Reza melihat Mona di tabrak dan Reza lari ke Mona membawa Mona ke rumah sakit
Preman itu berhenti dan melarikan diri
~Telepon~
" apa bagaimana bisa Mona kabur dan sekarang di tabrak lagi? kalian itu benar-benar gak becus? percuma dong aku bayar mahal-mahal " kata Yuni marah
" maaf boss, terus gimana nih " kata preman tu
Yuni langsung matikan teleponnya
~Tutup Telepon~
**Andra
Andra dan Amanda masih di jalan mencari Mona
Saat di jalan Andra menerima telepon dari Reza
~Telepon~
" Oke Za, makasih aku akan kesana " kata Andra
~Tutup Telepon~
" Mona di rumah sakit, kata Reza dia melihat Mona ditabrak " kata Andra
" ya ampun, Mona 😢" cemas Amanda
Andra dan Mona sampai di rumah sakit
" Reza gimana keadaan Mona? " tanya Andra cemas
" dia masih di rawat" kata Reza
Dokter keluar dari ruang ICU
" dokter, gimana keadaan adik saya? "tanya Andra cemas
" Pasien mengalami luka dalam di bagian vital suara dan saya memeriksa Pasien mengalami kekerasan seksual. Sekarang ini Pasien sudah sadar " kata Dokter
Andra benar-benar marah
" aku belum menemukan siapa pelaku yang membunuh Mamaku dan sekarang adikku di buat menderita " kata Andra patah hati dan sangat sedih
" Dokter apa kami boleh melihat Mona 😢 " kata Amanda
" Silahkan " kata Dokter
Andra, Amanda, dan Reza masuk ke dalam melihat Mona. Mona hanya melamun pandangannya hanya melihat luar jendela sambil neteskan air mata
" Mona!! " panggil Amanda
Mona melihat Amanda dan meneteskan air matanya. Andra langsung samperin Mona dan memeluk Mona dengan begitu sedih
" Mona!! maafkan aku, seharusnya aku bertindak cepat menyelamati kamu, aku kakak yang gak berguna, aku gak bisa ngelindungi adiku. Mona beri tauh aku siapa pelakunya ( memegang wajah Mona) " Suara Andra yang sangat kesel dan terpukul melihat kondisi Mona
Mona mendorong Andra, Mona gemetaran dan dia semakin ketakutan
" Mona!! kenapa kamu mendorongku? aku kakakmu Mona " kata Andra mencoba mendekat tetapi Mona semakin mundur dan nambah nangis. Amanda datang menghampiri Mona dan memeluknya
" Mona!! jangan takut, dia Andra kakakmu " kata Amanda mencoba nenangi Mona
Mona ketakutan dan hanya menerima pelukan Amanda
" Andra yang sabar!! mungkin Mona troma dengan kejadian yang menimpanya. Sebaiknya sekarang kita tenangi Mona dan aku akan membantumu menyelesaikan masalahmu " kata Reza
" maaf Mona!! aku membuatmu takut " kata Andra
" Pasien boleh di bawah pulang " kata dokter
" baik dok makasih " kata Andra
Amanda menuntun Mona, Andra dan Reza hanya memerhatikan Mona dari belakang
" makasih Reza sudah membantuku " kata Andra
" iyah sama-sama, aku pulang yah byee" kata Reza sambil naik mobilnya
" iyah hati-hati Za " kata Andra
Amanda dan Mona masuk ke belakang Mobil. Andra di depan menyetir mobilnya.
" Mona jangan sedih, aku yakin kamu akan sembuh semangat " kata Amanda
Mona hanya menteskan air matanya, dia gak bisa bicara karna vital suaranya terluka.
~Next36~
...----------------...
~•ASSALAMMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH TEMAN-TEMANKU. FOLLOW HIMESYAH PUTRI KAMU AKAN MELIHAT BANYAK KISAH HALUKU. JANGAN LUPA BERI LIKE, KOMENTAR, VOTE ( GK MAKSA SEIKHLASNYA), DAN SHARE CERITAKU KE TEMAN-TEMANMU AGAR AKU SEMAKIN SEMANGAT BUAT KISAHKU SELANJUTNYA. MAKASIH SUDAH MEMBACA KISAH HALUKU SAMPAI SEJAUH INI. SEKIAN TERIMA KASIH WASSALAMMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH•~