
Andra dan Amanda sampai di rumah, dan Andra menuntun Amanda masuk ke kamarnya
Sampai di kamar Amanda
" Amanda! kamu istirahat aja yah, kalau butuh sesuatu kabarin aku " kata Andra
" iyah " kata Amanda
Andra keluar dari kamarnya dan turun dari lantai 2
" Bi hari ini masak apa? aku sangat laper " kata Andra
" ini ada Ayam rendang dan ikan bakar " kata Pembantunya sambil membawa makanan di meja
" oke Bi makasih " kata Andra sambil mengecek notif WA yang ada di Hpnya
~SMs WA~
" Kak Andra! apa kabar Mona kangen tauh " kata Mona
" Iyah baik, baru di tinggal udah kangen aja gimana disana nyaman? " tanya Andra
" iyah nyaman di sini Mona banyak teman dan gurunya juga baik-baik " kata Mona
" syukurlah, belajar rajin-rajin yah " kata Andra
" dimana kak Amanda? " tanya Mona
" Amanda istirahat dia sakit " kata Andra
" Sakit? kok bisa? " tanya Mona
" iyah, dia gak sengaja termakan racun yang ada di kantin Kantor " kata Andra
" yah Ampun, keterlaluan siapa sih yang ngeracuni !" kata Mona
" yaudah Mona aku off dulu mau makan bye " kata Andra langsung matiin datanya
~Tutup WA~
...----------------...
Malamnya Amanda berusaha terbangun untuk sholat magrib
" kepalaku sakit banget dan serasa badan lemes banget yah Allah " kata Amanda yang berusaha bangun dari tidurnya
Saat Amanda berdiri tiba-tiba Amanda terjatuh
" Amanda! ( tiba-tiba masuk) kenapa kamu bisa terjatuh?" tanya Andra yang membantu Amanda dan membawanya lagi ke kasurnya
" aku mau ambil wudhu dan mau sholat Magrib " kata Amanda
" aku ingin membantu tapi takut wudhumu batal, tunggu sini aku panggil Pembantu untuk membantumu " kata Andra yang langsung keluar dari kamarnya
" Bi! " panggil Andra
" iyah Pak Andra! apa ada yang bisa di bantu?" tanya Pembantunya
" tolong bantuin Amanda ambil wudhu dia mau sholat, aku gak bisa membantunya takut wudhunya batal " kata Andra
" Baik Pak " kata Pembantunya langsung naik ke lantai 2 menuju kamar Amanda.
Andrapun juga ke kamarnya untuk ambil wudhu dan sholat Magrib
Beberapa menit selesai sholat, Andra keluar dari kamarnya
" Bi mau ngapain? apa Amanda sudah siap sholat? " tanya Andra
" Sudah Pak, saya mau ngasih makan ke Amanda " kata Pembantunya
" ohh biar aku saja yang ngasih dan Bi tolong bawahki Air kelapa untuk Amanda " kata Andra
" oke Pak Andra " kata Pembantunya sambil ngasih piring berisi makanan ke Andra
Pembantunya ke lantai 1 dan Andra mengetuk pintu Amanda
" Amanda! waktunya makan malam " kata Andra yang mengetuk
" iyah masuklah " kata Amanda
Andra masuk ke kamar Amanda
" ini makan lah " kata Andra memberi makanan ke Amanda
" iyah makasih " kata Amanda
" Apa masih terasa sakit yah? " tanya Andra
" gak terlalu, cuman agak lemes saja " kata Amanda
" yaudah, oh yah seminggu lagi kalian udah berhenti manggang yah? " tanya Andra
" iyah, seminggu lagi " kata Amanda
" Wisudanya kapan? " tanya Andra
" belum tau tanggal berapa, mungkin pengumumannya setelah Manggang selesai " kata Amanda
" Ohh, kalau sudah wisudah mending di rumah saja yah dan gak usah bekerja di kantorku " kata Andra
" kenapa kok jadi berubah pikiran? " tanya Amanda
" setelah ku pikir lebih baik di rumah saja dan aku saja yang bekerja " kata Andra
" gak mungkin karna alasan Tasyah bukan? kamu suka sama Tasyah? " tanya Amanda
" kok Tasyah sih, yah gak lah! bukan karna dia, karna aku gak mau kamu di goda klienku " kata Andra
" Ooh baiklah terserah kamu aja sih " kata Amanda
" jadi ini masih marah samaku tentang aku dan Tasyah? " tanya Andra
" gak kok " kata Amanda
" iyah aku percaya samamu Mas Andra " kata Amanda
Andra memeluk Amanda tanpa sadar setelah melepaskan pelukan, Andra mendekati wajahnya ke wajahnya Amanda ingin melakukan Kiss. Tiba-tiba hp Andra berbunyi
"Telelet Telelet" suara getaran hp Andra
Andrapun tersadarkan dan langsung melepaskan Amanda
" aku angkat Telepon dulu " kata Andra yang langsung keluar dari kamar Amanda
Amanda hanya terdiam dan sangat malu sekali
(" Ma syaa Allah hampir saja terjadi, aku beneran deg-degkan! Walau aku dan Andra sudah menikah tetap aja malu ") dalam hati Amanda yang menutup wajah malunya pakai bantal
~Telepon~
" ada apa Reza? " tanya Andra
"aku dan Sonia mau ke rumahmu nih, katanya Amanda sakit yah " kata Reza
" iyah kapan? jam berapa? " tanya Andra
" ini mau sampai " kata Reza langsung nutupi Teleponnya
~Tutup Telepon~
" Andra!! " suara Reza
" iyah " kata Andra langsung membuka pintunya
" Suprise Andra! " kata Reza mengageti Andra
" kau bikin aku kaget aja!" kata Andra kesel
" maaf kak! Reza benaran keterlaluan kamu bikin malu aja " kata Sonia
" yaudah gakpapa Sonia, ayo masuk " kata Andra
" kemana Amanda? " tanya Sonia
" di kamarnya susul aja sana " kata Andra
" oh baiklah " kata Sonia yang pergi ke lantai 2 ke kamar Amanda
" Amanda! " panggil Sonia di depan pintunya
" iyah masuk saja " kata Amanda
" Suprise Amanda! " kata Sonia yang memeluk Amanda
" Sonia! kamu kemari sama siapa? " tanya Amanda
" sama Reza nyebelin " kata Sonia
" hummm nyebelin tapi suka kan? " tanya Amanda
" sudah lupakan, aku bawah ini Sandwice Cake keju untuk sahabatku Amanda " kata Sonia
" wah sepertinya enak, Sonia aku mau makan di bawah saja yuk " kata Amanda
" iyah ayo, sini aku bantuin " kata Sonia menuntun Amanda
" Amanda masih lemes yah? " tanya Sonia
" iyah, tapi aku gak menyerah aku akan berusaha sembuh " kata Amanda
" wah semangat " kata Sonia
Sonia menuntun turun dari lantai 1 dan membawanya ke ruang makan
" ini menu baru yah? " tanya Amanda
" iyah! aku ingin sahabatku yang pertama yang merasakannya " kata Sonia
" makasih " kata Amanda
**Andra
" gimana Reza! apa ada petunjuk tentang Sherly? " tanya Andra
" belum Ndra, sampai saat ini mereka gagal menemukan suruanmu dan Sherly. Tapi aku sudah suruh mereka berusaha cari lagi " kata Reza
" makasih Reza dan hp lamaku juga masih lama proses betulnya " kata Andra
" iyah sabar saja, aku yakin pasti kita bisa cari petunjuk " kata Reza
" iyah Reza makasih " kata Andra
" Reza! gimana menurut luh kalau Yuni itu melakukan operasi plastik untuk masuk di kehidupanmu? " tanya Reza
" gak mungkin dia bisa berpikir begitu! Misal dia Operasi plastik aku akan berusaha menjaga diriku dan melindungi keluargaku darinya " kata Andra
" bagus itu Andra " kata Reza
Sonia menuntun Amanda keruang tamu
" Hai Amanda! gimana keadaanmu? " tanya Reza
" alhamdulillah lumayan " kata Amanda
Amanda duduk dan dekat banget sama Andra.
" kenapa suasana jadi serasa canggung, Andra bicara dong " kata Reza
" luh aja yang luan bicara " kata Andra
Amanda dan Andra saling memalingkan wajah, tetapi meski begitu Andra memegang tangan Amanda
~Next72~