Love Changed Me

Love Changed Me
Episode 71 ( Berdua dalam 1 kamar)



Andra dan Amanda sampai di rumah, dan Andra menuntun Amanda masuk ke kamarnya


Sampai di kamar Amanda


" Amanda! kamu istirahat aja yah, kalau butuh sesuatu kabarin aku " kata Andra


" iyah " kata Amanda


Andra keluar dari kamarnya dan turun dari lantai 2


" Bi hari ini masak apa? aku sangat laper " kata Andra


" ini ada Ayam rendang dan ikan bakar " kata Pembantunya sambil membawa makanan di meja


" oke Bi makasih " kata Andra sambil mengecek notif WA yang ada di Hpnya


~SMs WA~


" Kak Andra! apa kabar Mona kangen tauh " kata Mona


" Iyah baik, baru di tinggal udah kangen aja gimana disana nyaman? " tanya Andra


" iyah nyaman di sini Mona banyak teman dan gurunya juga baik-baik " kata Mona


" syukurlah, belajar rajin-rajin yah " kata Andra


" dimana kak Amanda? " tanya Mona


" Amanda istirahat dia sakit " kata Andra


" Sakit? kok bisa? " tanya Mona


" iyah, dia gak sengaja termakan racun yang ada di kantin Kantor " kata Andra


" yah Ampun, keterlaluan siapa sih yang ngeracuni !" kata Mona


" yaudah Mona aku off dulu mau makan bye " kata Andra langsung matiin datanya


~Tutup WA~


...----------------...


Malamnya Amanda berusaha terbangun untuk sholat magrib


" kepalaku sakit banget dan serasa badan lemes banget yah Allah " kata Amanda yang berusaha bangun dari tidurnya


Saat Amanda berdiri tiba-tiba Amanda terjatuh


" Amanda! ( tiba-tiba masuk) kenapa kamu bisa terjatuh?" tanya Andra yang membantu Amanda dan membawanya lagi ke kasurnya


" aku mau ambil wudhu dan mau sholat Magrib " kata Amanda


" aku ingin membantu tapi takut wudhumu batal, tunggu sini aku panggil Pembantu untuk membantumu " kata Andra yang langsung keluar dari kamarnya


" Bi! " panggil Andra


" iyah Pak Andra! apa ada yang bisa di bantu?" tanya Pembantunya


" tolong bantuin Amanda ambil wudhu dia mau sholat, aku gak bisa membantunya takut wudhunya batal " kata Andra


" Baik Pak " kata Pembantunya langsung naik ke lantai 2 menuju kamar Amanda.


Andrapun juga ke kamarnya untuk ambil wudhu dan sholat Magrib


Beberapa menit selesai sholat, Andra keluar dari kamarnya


" Bi mau ngapain? apa Amanda sudah siap sholat? " tanya Andra


" Sudah Pak, saya mau ngasih makan ke Amanda " kata Pembantunya


" ohh biar aku saja yang ngasih dan Bi tolong bawahki Air kelapa untuk Amanda " kata Andra


" oke Pak Andra " kata Pembantunya sambil ngasih piring berisi makanan ke Andra


Pembantunya ke lantai 1 dan Andra mengetuk pintu Amanda


" Amanda! waktunya makan malam " kata Andra yang mengetuk


" iyah masuklah " kata Amanda


Andra masuk ke kamar Amanda


" ini makan lah " kata Andra memberi makanan ke Amanda


" iyah makasih " kata Amanda


" Apa masih terasa sakit yah? " tanya Andra


" gak terlalu, cuman agak lemes saja " kata Amanda


" yaudah, oh yah seminggu lagi kalian udah berhenti manggang yah? " tanya Andra


" iyah, seminggu lagi " kata Amanda


" Wisudanya kapan? " tanya Andra


" belum tau tanggal berapa, mungkin pengumumannya setelah Manggang selesai " kata Amanda


" Ohh, kalau sudah wisudah mending di rumah saja yah dan gak usah bekerja di kantorku " kata Andra


" kenapa kok jadi berubah pikiran? " tanya Amanda


" setelah ku pikir lebih baik di rumah saja dan aku saja yang bekerja " kata Andra


" gak mungkin karna alasan Tasyah bukan? kamu suka sama Tasyah? " tanya Amanda


" kok Tasyah sih, yah gak lah! bukan karna dia, karna aku gak mau kamu di goda klienku " kata Andra


" Ooh baiklah terserah kamu aja sih " kata Amanda


" jadi ini masih marah samaku tentang aku dan Tasyah? " tanya Andra


" gak kok " kata Amanda


" iyah aku percaya samamu Mas Andra " kata Amanda


Andra memeluk Amanda tanpa sadar setelah melepaskan pelukan, Andra mendekati wajahnya ke wajahnya Amanda ingin melakukan Kiss. Tiba-tiba hp Andra berbunyi


"Telelet Telelet" suara getaran hp Andra


Andrapun tersadarkan dan langsung melepaskan Amanda


" aku angkat Telepon dulu " kata Andra yang langsung keluar dari kamar Amanda


Amanda hanya terdiam dan sangat malu sekali


(" Ma syaa Allah hampir saja terjadi, aku beneran deg-degkan! Walau aku dan Andra sudah menikah tetap aja malu ") dalam hati Amanda yang menutup wajah malunya pakai bantal


~Telepon~


" ada apa Reza? " tanya Andra


"aku dan Sonia mau ke rumahmu nih, katanya Amanda sakit yah " kata Reza


" iyah kapan? jam berapa? " tanya Andra


" ini mau sampai " kata Reza langsung nutupi Teleponnya


~Tutup Telepon~


" Andra!! " suara Reza


" iyah " kata Andra langsung membuka pintunya


" Suprise Andra! " kata Reza mengageti Andra


" kau bikin aku kaget aja!" kata Andra kesel


" maaf kak! Reza benaran keterlaluan kamu bikin malu aja " kata Sonia


" yaudah gakpapa Sonia, ayo masuk " kata Andra


" kemana Amanda? " tanya Sonia


" di kamarnya susul aja sana " kata Andra


" oh baiklah " kata Sonia yang pergi ke lantai 2 ke kamar Amanda


" Amanda! " panggil Sonia di depan pintunya


" iyah masuk saja " kata Amanda


" Suprise Amanda! " kata Sonia yang memeluk Amanda


" Sonia! kamu kemari sama siapa? " tanya Amanda


" sama Reza nyebelin " kata Sonia


" hummm nyebelin tapi suka kan? " tanya Amanda


" sudah lupakan, aku bawah ini Sandwice Cake keju untuk sahabatku Amanda " kata Sonia


" wah sepertinya enak, Sonia aku mau makan di bawah saja yuk " kata Amanda


" iyah ayo, sini aku bantuin " kata Sonia menuntun Amanda


" Amanda masih lemes yah? " tanya Sonia


" iyah, tapi aku gak menyerah aku akan berusaha sembuh " kata Amanda


" wah semangat " kata Sonia


Sonia menuntun turun dari lantai 1 dan membawanya ke ruang makan


" ini menu baru yah? " tanya Amanda


" iyah! aku ingin sahabatku yang pertama yang merasakannya " kata Sonia


" makasih " kata Amanda


**Andra


" gimana Reza! apa ada petunjuk tentang Sherly? " tanya Andra


" belum Ndra, sampai saat ini mereka gagal menemukan suruanmu dan Sherly. Tapi aku sudah suruh mereka berusaha cari lagi " kata Reza


" makasih Reza dan hp lamaku juga masih lama proses betulnya " kata Andra


" iyah sabar saja, aku yakin pasti kita bisa cari petunjuk " kata Reza


" iyah Reza makasih " kata Andra


" Reza! gimana menurut luh kalau Yuni itu melakukan operasi plastik untuk masuk di kehidupanmu? " tanya Reza


" gak mungkin dia bisa berpikir begitu! Misal dia Operasi plastik aku akan berusaha menjaga diriku dan melindungi keluargaku darinya " kata Andra


" bagus itu Andra " kata Reza


Sonia menuntun Amanda keruang tamu


" Hai Amanda! gimana keadaanmu? " tanya Reza


" alhamdulillah lumayan " kata Amanda


Amanda duduk dan dekat banget sama Andra.


" kenapa suasana jadi serasa canggung, Andra bicara dong " kata Reza


" luh aja yang luan bicara " kata Andra


Amanda dan Andra saling memalingkan wajah, tetapi meski begitu Andra memegang tangan Amanda


~Next72~