Love Changed Me

Love Changed Me
Episode 67 ( Khawatir tentang Sherly)



Andra dan Reza sudah sampai di rumah sakit untuk melihat kondisi Papanya Sherly


Andra dan Reza melihat Dokter keluar dari ruang pemeriksaan.


" Dokter! bagaimana kondisi Pasien tersebut? " tanya Andra


" Hasil pemeriksaan tadi, saya melihat banyak luka memar di seluruh tubuhnya kemungkinan Pasien di bunuh " kata Dokter yang habis memeriksa Papanya Sherly


" baru aja aku ingin bertanya, sekarang sudah meninggal. Kalau gini aku gak tau info tentang keberadaan Sherly anaknya " kata Andra


" yaudah Ndra! Kan Sherly itu teman SmAmu, coba tanya beri kabar info dengan teman sekolahmu dan temannya yang kamu kenal Ndra, siapa tau mereka lihat Sherly " kata Reza


" iyah aku baru ingat, makasih yah Reza sudah ngasih solusi " kata Andra


" iyah Ndra sama-sama " kata Reza


Andra dan Reza memutuskan untuk pulang terlebih dahulu.


Sampai di rumah


" Assalammualaikum " salam Andra yang baru sampai dari rumah


" Waalaikummussalam " balas Amanda dan Mona bersamaan yang sedang duduk berdua di Sofa


" Besok kita ikut melihat Papanya Sherly dikuburkan " kata Andra sambil masuk dan duduk di Sofa


" Papanya Miss Sherly meninggal? Innalillahi Wainna ilaihi Rojiun, pasti Miss Sherly sedih banget " kata Mona


" iyah Papanya Sherly meninggal karna di bunuh kejadian persis dengan Mama, dan sekarang Sherly juga gak ada kabar " kata Andra


" Astagfirullah, apa mungkin pembunuhnya juga Yuni? apa jangan-jangan Sherly di tahan sama Yuni! " kata Amanda


" aku juga punya suruan masa mereka juga ketangkep gak mungkin " kata Andra


" iyah bisa saja, Kak Yuni itu iblis, dia punya banyak pasukan bisa jadi orang yang ngikuti kita tadi siang itu adalah suruan Yuni " kata Mona


" Ya sudahlah, sekarang harus waspada dan hati-hati. Terutama Mona dia harus di awasi dan di jaga, soalnya Yuni tauh dimana Mona sekolah " kata Amanda


" Mona takut banget kak, besok Mona gak mau sekolah! Mona troma banget 😩 dia benaran jahat banget, dia melemparku ke sumur, dan dia membunuh Mamah di saat Mamah tau dimana keberadaanku, Kak Yuni membunuh Mama di depanku, dan aku benaran takut banget " kata Mona mencemaskan dirinya


" Mona! mulai besok kamu pindah sekolah saja yah " kata Andra


" baiklah Mona gak keberatan kalau pindah asal aman dan nyaman untuk Mona " kata Mona


" Biar lebih Aman, Mona mondok saja! Jadi Mona bisa belajar banyak agama disana dan Mona terjaga aman di sana. Mona mau kan? " tanya Andra


(" bilang aja kalau kak Andra mau berduaan dengan Kak Amanda ") dalam hati Mona


" baiklah kak, Mona nurut saja deh. " kata Mona


" Yaudah besok kita urus perpindahan sekolah mu " kata Andra


" oke kak " kata Mona


" Yaudah ini sudah malam waktunya tidur, aku mau tidur selamat malam " kata Andra langsung naik ke lantai 2


" Baiklah kak, selamat malam juga " kata Mona


" yaudah yuk kembali ke kamar masing-masing " kata Amanda


" iyah kak " kata Mona


...----------------...


Keesokan harinya


Andra, Amanda dan Mona berangkat di pagi hari kesekolah Mona untuk mengurus Perpindahan sekolahnya


Sampai di Sekolah


" Amanda kamu saja yah yang masuk ngurus, aku kurang suka sama keramaian " kata Andra


" Dasar kak Andra! gak perhatian amat, gak pernah masuk lihat Sekolah Mona " kata Mona


" sudah bosan! ini kan sekolahku dulu " kata Andra


" sombong banget sih " kata Mona


" Yaudah yuk Mona " kata Amanda yang sambil turun dari mobil Andra


Mona dan Amanda pun masuk kesekolah


Sampai di ruang Guru


"Assalammualaikun Permisi Ibu" salam Amanda masuk ke Ruang Guru sekolah Mona


" Waalaikumssalam, Mona, ada apa yah? " tanya Kepala sekolah


" Begini Ibu, Mau ngurus Perpindahan Mona, karna mau dipindahkan Mondok " kata Amanda


" Oh baiklah, Mona belajar rajin-rajin yah disana " kata Ibu kepala sekolah


" siap Bu " kata Mona


Selesai ngurus Surat Pindahan, dan Mona sudah resmi keluar dari sekolahnya. Kini sebelum pergi Mondok, Andra, Amanda dan Mona kerumah Orang tua Sherly untuk melihat Papanya Sherly yang akan segera di makamkan.


Sampai di rumah Sherly Andra, Amanda dan Mona turun bersamaan dan masuk ke dalam Rumah Sherly


" Assalammualaikum " salam Andra mewakili


" Waalaikumssalam Andra! " kata Mamanya Sherly


" Turut berduka cita yah tante, saya benar-benar gak menyangkah " kata Andra


" Andra! minta tolong cari pelaku siapa yang membunuh suamiku, beberapa hari sampai 10 hari Sherly gak ada kabar sama sekali, dan saya sangat khawatir kepadanya saya takut terjadi sesuatu kepadanya tolong yah bantu cariin Sherly " kata Mamanya Sherly menangis sambil memohon ke Andra


" In syaa Allah tante, aku akan mencari Sherly sampai ketemu. " kata Andra


" iyah tante yang sabar yah, harus kuat jangan pikir macem-bacem tentang Sherly, ku yakin Sherly baik-baik saja " kata Amanda


" iyah terima kasih sudah mau datang, oh yah Andra mereka siapamu? " tanya Mamanya Sherly


" Perkenalkan dia Amanda istriku dan ini Mona adik ku " kata Andra memperkenalkan Keluarganya


" Halo tante, tante yang sabar yah " kata Mona


" Dulu Sherly sangat menyukaimu Andra, dia bahkan selalu berjuang berusaha mendapatkanmu. Tapi dia mendengar kamu sudah menikah itu membuatnya Shock dan aku dengar dia ketangkep Polisi karna kasus acaramu. " kata Mamanya Sherly menjelaskan tentang Sherly anaknya


" aku sudah tauh tante. Kemarin Sherly datang kepadaku untuk mencabut tuntutannya ke Polisi. Tapi aku memberinya syarat untuk mencari Yuni dia adalah wanita Pembunuh, dan teman yang kerja sama dengan Sherly juga dan dia gak sendirian aku juga menyuruh pengawalku untuk menjaganya " kata Andra


" Kenapa kamu malah menyuruhnya? kamu tauh Putriku itu gak pernah jahat, dia hanya terbawah rasa cemburunya saja. Dan aku yakin Putriku tidak bersalah. Aku gak mau tauh kalian harus cari Putriku sampai ketemu dan sehat sampai di rumah! Jika terjadi sesuatu dengan Putriku kalian yang bertanggung jawab " kata Mamanya Sherly marah sama Andra


" baiklah tante, aku minta maaf yah, aku akan cari Sherly " kata Andra


" kalian pergilah, Terima kasih sudah mau datang dan kau Andra harus bisa cari Putriku, dia adalah Putriku satu-satunya yang aku punya! Berharap kau menemukan Sherly dalam keadaan sehat! sekarang pergi dari rumah ini! " kata Mamanya Sherly marah banget dengan Andra


" Yaudah Mas Andra, kita kembali ke Mobil aja yuk " kata Amanda menarik tangan Andra dan Mona keluar


" aku benar-benar gak tauh dimana Sherly? Kepalaku Pusing banget!" kata Andra


" Sabar yah, jangan terlalu di pikirkan. Berdoa saja semoga Sherly baik-baik saja " kata Amanda menenangi Andra


" masalahnya dia gak ada kabar Amanda! Dan aku benaran khawatir sama dia? Bagaimana kalau dia di bunuh juga? " tanya Andra


" Jangan pikir begitu Mas Andra! Serahkan semuanya sama Allah " kata Amanda


" Yaudah ayo masuk ke Mobil " kata Andra


~Next68~