Love Changed Me

Love Changed Me
Episode 73 ( Sherly dan Suruan Andra ditemukan)



(" sampai saat ini aku belum mengetahui dimana Rumah Andra dan Amanda, tapi aku gak boleh menyerah, aku akan berusaha cari tauh") dalam hati Tasyah


**Andra


Andra masih di luar bersama Ilham untuk melihat proses pembangunan Vila, saat lagi fokus memperhatikan Reza menelpon Andra


~Telepon~


" Andra! kamu udah lihat berita di tv? " tanya Reza


" berita apa? aku lagi kerja Reza " balas Andra


" luh gak bakal percaya kalau Sherly sudah mati " kata Reza


" ah yang benar aja luh? jangan asal ngomong dari mana luh tauh? " tanya Andra


" ini aku rekam yah aku kirim ke kamu Andra " kata Reza sambil kirim rekaman Video


Andra kaget dan dia merasa bersalah karna dia melihat di rekaman Reza bahwa Sherly ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa


" Reza! kita kelokasi sekarang yah " kata Andra


" aku sudah di lokasi Ndra " kata Reza


" tunggu di situ " kata Andra


~Tutup Telepon~


" Pak Ilham, aku ada urusan yang penting gakpapa kan ku tinggal? " tanya Andra


" gakpapa kok, kelihatan Pak Andra sedang banyak masalah yah? " tanya Ilham


" iyah, byee aku pergi dulu " kata Andra masuk ke mobilnya ninggali Ilham sendirian


Andra mengendarai Mobil dengan begitu kencang menuju lokasi ditemukan mayat Sherly


Sampai di tujuan


Andra terdiam melihat Sherly sudah meninggal


" Sherly, aku minta maaf, ini salahku gak seharusnya aku menyuruhmu dan ini terjadi semua karna salah aku, aku minta maaf Sherly " kata Andra yang meneteskan air matanya menatapi wajah Sherly yang sudah tidak bernyawa lagi


" kami tutup dulu mayatnya karna segera mau di bawah kerumah sakit untuk di periksa " kata Polisi


" siap Pak Polisi " kata Andra


Polisi mengangkat mayat Sherly dan memasukinya ke Ambulan kemudian Ambulan itu pergi


" Andra, ini bukan kesalahanmu, aku yakin Sherly gak mau ini semua terjadi yang harus kita cari adalah keberadaan Yuni dimana dia? Dan dia benar-benar sudah kelewatan " kata Reza


" ayo Za, kita nyusul Ambulan tuh " kata Andra


Andra dan Reza masuk ke mobil mereka masing-masing dan mengikuti Ambulan tersebut


Sampai di rumah sakit, para dokter saling membantu membawa Mayat Sherly menuju ruang pemeriksaan


Saat Andra dan Reza ikut masuk ternyata disana ada Mamanya Sherly yang menangis melihat Putrinya sudah meninggal dan seketika Mamanya melihat Andra dia kelihatan sangat marah sekali sama Andra


" tante, aku minta maaf! " kata Andra menyesali kesalahannya


Mamanya Sherly langsung menampar Andra


" jika keluargamu ada masalah jangan bawah anakku kedalam masalahmu, lihat ini andai kau tidak menyuruh Putriku untuk mencari Pembunuh dia gak bakal bernasip seperti ini! 😡 " kata Mamanya Sherly marah


" tante ini bukan kesalahan Andra, lagian Putri tante kerja sama dengan Pembunuh itu. Mereka berdua mencoba membunuh Papanya Andra dan membunuh banyak orang. Jadi karna ini kesalahannya wajar Andra menyuruhnya karna cuman anak tante yang dekat sama Pembunuhnya " kata Reza membela Andra


" ohh begitu, begini hasilnya. Setelah suamiku lalu anakku yang mati! aku benci sama kalian, sekarang pergi dari sini! " kata Mamanya Sherly marah memukul Andra dan Reza


Dokter yang memeriksa Sherly keluar


" Dari hasil pemeriksaan yang kami selidiki, bahwa mayat tersebut di bunuh dan kami menemukan sebuah tusukan pisau di setiap tubuhnya " kata Dokter


" Apa! siapa pembunuhnya kenapa Putriku yang di bunuh apa salahnya 😭 " nangis Mamanya


" Tante aku minta maaf, aku akan berusaha mencari Pembunuhnya " kata Andra


" tante, ini terlalu berlebihan! Ini bukan kesalahan Andra " kata Reza membela Andra


" sudah Reza! Baiklah aku akan bertanggung jawab dan mengikuti saran ibu " kata Andra


" apa kamu yakin Andra? " tanya Reza


" iyah Reza, ini sebuah tanggung jawabku untuk Sherly " kata Andra


" sekarang kalian berdua pergi " kata Mamanya Sherly mengusir Andra dan Reza


Andra dan Rezapun pergi menjauh dari Ruang Lab, Andra melihat dari jendela seseorang yang gak asing di dalam kamar Inap


" Bukankah dia suruanku Dhoni " kata Andra masuk ke dalam ruang tersebut dan Reza juga ikut masuk


Andra melihat Suruannya yang masih terbaring gak sadarkan diri


Susterpun masuk


" Suster apa yang terjadi dengan Pasien? Dan berapa lama dia disini? " tanya Andra


" Pasien terkena sebuah peluru tembakan yang beracun, semua temannya sudah meninggal dan tinggal dia selamat. Syukurlah sekarang racun di tubuhnya sudah disembuhkan " kata Suster yang memeriksa Dhoni suruan Andra


" kira-kira berapa lama dia gak sadarkan diri? " tanya Andra


" sudah seminggu, kalian siapanya yah? " tanya Suster


" saya temannya " kata Andra


" sampai saat ini belum ada yang mejenguknya, cobalah mendekatinya dan mungkin saja Pasien akan sadar, Permisi" kata Suster keluar dari ruang inap


" Dhoni, bangun Dhoni, ini aku Andra " kata Andra berusaha membanguni Dhoni


Sebuah keajaiban Dhonipun terbangun dari Komanya


" Dhoni! syukurlah kamu sudah sadar!" kata Andra senang melihatnya


" Pak Andra! maafkan aku " kata Dhoni


" sudahlah, Dhoni ceritakan kepadaku apa yang terjadi? kenapa kamu bisa seperti ini? " tanya Andra


" Kami di tembak sama premannya Yuni, sebagian teman yang lain sudah meninggal, untung saja aku pakai baju pelindung dan Andra aku sempat melihat bahwa Yuni sudah operasi Plastik " kata Dhoni menjelaskan ke Andra


" Operasi plastik? kira-kira apa masih ingat wajahnya? Dan dia pakai nama siapa? " tanya Reza


" aku gak melihat begitu jelas, kemarin dia pakai kacamata dan Topi jadi aku gak bisa melihatnya dan Namanya aku lupa " kata Dhoni


" baiklah, berharap kamu sudah sehat Dhoni, makasih ini adalah informasi yang penting, syukurlah kamu selamat soalnya Sherly sudah dibunuh " kata Andra


" saya akan membantu Pak Andra untuk mencari keberadaan Yuni " kata Dhoni


" tapi dimana saya bisa tauh wajah Yuni yang baru? " tanya Andra bingung


" kemungkinan Sherly berada di ruang operasi Yuni dan mungkin saja Sherly mengirim sebuah foto di hpmu " kata Dhoni


" hp! apa jangan-jangan hpmu yang rusak itu Ndra " kata Reza


" iyah, Hp itu lagi di perbaiki aku gak sabar menunggu kapan siap diperbaiki " kata Andra


" berdoa saja semoga cepat siap " kata Reza


Dokter mengizinkan Dhoni pulang, Andra dan Rezapun membawa Dhoni pulang


" Reza, Dhoni tinggal di rumahmu saja yah " kata Andra


" baiklah Ndra, ayo Dhon naik ke mobilku " kata Reza


" siap " kata Dhoni naik ke mobil Reza


Andrapun masuk ke mobilnya dan mereka pulang kerumah masing-masing


~Next74~