
Di perjalanan setelah antar Mona
" Amanda!! kemana cincin pernikahan kita? kenapa gak di pakai? " tanya Andra
" aku jadikan kalung " kata Amanda
" kalau gitu di pakai Amanda, kenapa malah di sembunyikan?" tanya Andra
" iyah nanti karyawan di kantormu pada curiga, tentang kita " kata Amanda
Andra menstopkan mobilnya
" di pakai aja Amanda, mana cincinya ?" tanya Andra sambil memintanya ke Amanda
Amanda melepaskan kalungnya dan melepaskan cincinnya lalu memberikan ke Andra
" Ini " Kata Amanda sambil memberi ke Andra
Andra meletakkan cincin itu di tangan kiri ke jari manis Amanda
" jangan sampai di lepas lagi " kata Andra sambil jalani mobilnya kembali
" baiklah " kata Amanda
Sampai di kantor
" Selamat pagi Pak Andra " Sapa Karyawannya
" iyah pagi juga " balas sapa Andra
" Selamat pagi kak " Sapa Amanda ke Rani
" oh iyah pagi juga Amanda " balas sapa Rani
Andra pergi masuk ke ruangnya
" oh yah temanmu yang Namanya Sonia kemana?" tanya Rani
" dia sedang sakit, kemarin Sonia mengalami musibah jadi dia gk bisa datang dan Mas Andra juga udah tauh " kata Amanda
" Ada hubungan apa kamu dengan Pak Andra?aku lihat kamu berada di rumahnya, dan kmu pergi/pulang selalu bersama Pak Andra. Kamu harus jawab ada hubungan apa?" tanya Rani
(" apa aku bilang ke Rani bahwa Aku dan Andra sudah menikah! ") dalam hati Amanda
" kenapa diam? ayo jawab ?" tanya Rani
" baiklah sepertinya aku akan memberi tauh kepada kalian semua tentang hubungan aku dan Amanda " kata Andra yang tiba-tiba muncul
" Andra kamu!!" kata Amanda yang terdiam
Andra memegang tangan Amanda dan menunjukkan cincin pernikahan mereka ke karyawannya
" aku dan Amanda sudah menikah " kata Andra
" wah sulit di percaya, ini benar-benar mengejutkan. " kata karyawan di situ
" sekarang kalian sudah puas dan tidak penasaran lagi kan? yaudah kembali bekerja " kata Andra sambil membawah Amanda keruangnya
Di dalam ruang kerja Andra
" Apa yang terjadi denganmu? kamu baik baik saja ?" tanya Amanda terheran
" aku baik-baik saja Amanda " kata Andra
" kamu juga gak perlu memberi tauh mereka, bukankah kamu tidak ingin ada yang tau tentang pernikahan kita?" tanya Amanda
" batalkan saja perjanjian kita. ( Andra merobek kertas perjanjiannya ) " kata Andra
" terus, gimana?" tanya Amanda
" Perjanjian yang aku buat itu karna aku masih terbawah suasana dengan masalaluku. Tapi aku menyadarinya setelah bertemu denganmu, Aku mencintai kamu Amanda, aku tidak tau kapan. Tapi nyatanya aku benaran Mencintaimu, dan aku gak mau kehilangan orang yang aku cintai untuk kedua kalinya! Amanda apa kau mencintaiku? " tanya Andra sambil memegang tangan Amanda
" Sekian lama sejak pertama mengenal kamu, aku emang mencintaimu Andra " kata Amanda membalas prasaan Andra
" jika awal kamu mencintaiku, tapi kenapa kamu mau tanda tangani surat perjanjian yang aku berikan saat sebelum menikah ?" tanya Andra
" itu karna, aku berpikir bukan aku yang kamu cintai. Aku melakukannya dengan ikhlas dan rela " kata Amanda
" maafkan aku Amanda, aku membuatmu bingung dengan sikapku kemarin " kata Andra
" Tapi apakah kamu mau memulai hubungan kita dari awal?" tanya Andra
" iyah aku mau 😊" balas Amanda
Andra memeluk Amanda dan Amanda membalas pelukan Andra
" Ini sudah jam kerja Andra, aku akan keluar " kata Amanda
" tidak-tidak, kamu bekerja bersamaku saja " kata Andra
" aku takut aku mengganggumu Andra!" kata Amanda
" siapa bilang? kamu tidak mengganggu aku. Kehadiranmu memberi rasa semangat untukku " kata Andra
" baiklah, Pak Andra sekarang aku harus ngapain?" tanya Amanda
" tunggu duduk di sini, aku ada rapat di ruang sebelah " kata Andra
" baiklah " kata Amanda
Andra keluar dari ruangnya dan ninggali Amanda
**Sonia
" Sonia!! aku membawa makanan " kata Reza
" kamu gak perlu bawah bawah begini, boros tau mending masak saja " kata Sonia
" kamu lagi sakit Sonia, dan gak boleh nyentuh apapun, harus istirahat " kata Reza
" aku bosan di rumah seharian, lagian aku udah baikan " kata Sonia
" kamu mau kemana ?" tanya Reza
" iyah lihat kafeku lah " kata Sonia
" kamu masih sakit begini, masih ingin keluar? sebaiknya istirahat saja Sonia. Lukamu belum sembuh " kata Reza
" aku gak bisa begini terus Reza, aku bosan!! yaudah sana pulang. Aku mau pergi sendiri " kata Sonia
" baiklah aku akan menemani kamu kesana!! " kata Reza
" baiklah " kata Sonia
Sonia dan Reza masuk ke mobil. Tiba-tiba mobil Reza bermasalah mendadak mesinnya mati
" Reza!! kok mobil kamu mati sendiri?" tanya Sonia
" aku lupa isi bensin, kamu tunggu sini aku keluar cari bensin " kata Reza
" iyah cepatan, jangan pakai lama! nah itu di sebrangan ada bensin eceran " kata Sonia
" oh oke, tunggu sini " kata Reza lari sambil nyebrang jalan
Sonia turun dari mobil. Tiba-tiba saja ada sebuah mobil yang di kenal Sonia berhenti di sebelah mobil Reza, dan orang yang punya mobil itu ternyata Papanya, Papanya turun menghampiri Sonia
" Sonia!! Papa mencari kamu, ternyata kamu ada di sini! Apa yang kamu lakukan di sini? oh kamu pasti gk punya uang kan buat makan? Papa masih memberi kamu kesempatan, menikah dengan pria itu maka Papa akan kembalikan kartu kreditmu " kata Papanya
" Maaf Pa, aku tetap pada pendirianku, aku gak mau menikah dengan lelaki kumisan itu !! " kata Sonia
Reza datang membawa sebotol bensin
" Sonia!! maaf sudah menunggu lama. Dan siapa ini Sonia?" tanya Reza
" oh jadi ini alasan kamu gak mau menikah dengan pilihan Papa?kamu sudah punya kekasih ternyata " kata Papanya
" Om Papanya Sonia yah? Perkenalkan nama saya Reza " kata Reza memperkenalkan dirinya ke Papa Sonia
" Reza cepatan isi, kita pergi dari sini " kata Sonia
" Tunggu!! kamu yang sudah membuat anak saya melawan kepada saya! Sekarang apa pekerjaan kamu? apa kamu bisa bahagiakan Sonia? " tanya Papanya
" Santai Om!! Aku memiliki Perusahaan King of Investama kerja sama dengan Perusahaan King Vila Argamana ( Perusahaan Andra). Jika bertanya tentang membahagiakan Sonia? apapun akan kulakukan agar membuat Sonia bahagia " kata Reza
~Next46~