
Hari berikutnya
Sore itu Sonia baru pulang dari kantor Andra, dan dia langsung sedang menunggu untuk di jemput
" tumben banget Reza gak datang menjemput, biasa tanpa di harapi dia datang, Ya ampun kenapa aku malah berharap sih!!, yaudah deh aku panggil supir saja" kata Sonia bicara sendiri dengan pelan
Sonia memanggil Supirnya
~SMS WA~
" akhirnya sekian lama saya menunggu nona, akhirnya nona ngabari, baik nona, tunggu di situ saya akan segera datang! " kata supirnya
" cepatan jangan pakai lama!! " kata Sonia
" siap nona " kata Supirnya
~Tutup SMs WA~
15 menit kemudian supirnya datang menjemput Sonia
Supirnya pun turun
" apa sudah nunggu lama nona? " tanya Supirnya
" iyah!! capek aku nunggu !!" kata Sonia
" maaf nona Sonia, silahkan masuk. " kata supirnya sambil membukakkan pintu untuk Sonia
Sonia masuk ke dalam mobil
" hari ini mau di anteri kemana nona? " tanya Supirnya
" kampus " kata Sonia
" oke siap " kata Supirnya
Beberapa menit dalam perjalanan akhirnya sampai di kampus
" sudah sampai " kata Supirnya
" iyah yaudah, nanti kalau pulang aku kabari sekarang boleh pergi " kata Sonia sambil turun dari mobil
" siap nona " kata Supirnya
Mobil supir itu mengendarai mobilnya dan meninggali Sonia di kampusnya dan Sonia pun berjalan menuju Kafenya
" Selamat siang semuanya " sapa Sonia
" selamat siang Kak Sonia " kata Karyawannya
" hari ini banyak pelanggan? " tanya Sonia
" alhamdulillah banyak ini daftar list yang mau habis " kata Karyawannya
" oh oke, besok kalian saja yang belanja yah, nanti aku tulis apa saja yang di beli dan di mana tokohnya " kata Sonia
" siap kak " kata Karyawannya
**Amanda
Amanda masih di kantor nemani Andra
" akhirnya sudah selesai, ayo kita pulang " kata Andra
" alhamdulillah ayo " kata Amanda
Andra dan Amanda naik ke mobil untuk pulang
" besok liburan ke bali, bagaimana kita beli makanan, yah untuk di makan di perjalanan ?" tanya Andra
" boleh juga, tapi kan disana makanan juga di kasih !" kata Amanda
" iyah emang ada sih, tapi yah untuk persiapan saja. Buat jaga-jaga biar gak laper " kata Andra
" baiklah, aku juga mau beli bahan, karna aku mau buat Cake untuk di bawah liburan ke Bali " kata Amanda
" emang Amanda bisa buat cake? " tanya Andra
" iyah bisa dong, dari kecil aku belajar buat Cake sama Mamaku. " kata Amanda
" selain Cake apa saja? apa cuman Cake saja? " tanya Andra
" bisa apa saja " kata Amanda
" kamu luar biasa Amanda, Emang pilihan takdir dari Allah itu lebih baik. Contohnya, kamu di takdirkan untuk bersanding denganku, kamu sholeha, cantik, dan pandai masak Ma syaa Allah " kata Andra memuji
" makasih pujiannya 😊, tapi apa yang kamu lihat tidak sebaik yang kamu kira " kata Amanda
" aku tidak peduli tentang kekuranganmu, karna aku mencintaimu karna Allah " kata Andra
" Ma syaa Allah terima kasih " kata Amanda
Andra berhenti di mall
" ayo Amanda turun " kata Andra
Amanda dan Andra turun dari mobil dan mereka pegangan tangan sambil berjalan masuk ke dalam mall
**Sherly
" Yuni!! " Suara Sherly marah ke Yuni
" Sherly!! kau sudah bebas, syukurlah " kata Yuni
" iyah, tega yah luh gak bantu aku? " tanya Sherly
" maaf Yuni, luh tauh kan situasinya, rencanaku ketahuan dan sekarang aku sebentar lagi mau menjalani operasi plastik " kata Yuni
" tuh rasain!! mau enak sendiri " kata Sherly
" apa tujuanmu kemari? minta uang, ini ambil ( memberi uang 5 juta) dan pergilah aku gak butuh bantuan kamu lagi " kata Yuni
" nona Yuni, sudah saatnya operasi " kata Dokter yang manggil
Yuni masuk ke ruang Operasi, dan Sherly masih menunggu Yuni
" sial, aku ke toilet dulu deh buang air kecil " kata Sherly lari ke toilet karna mendadak kebelet
Beberapa menit kemudian Yuni udah siap Operasi dan dia di pindahkan ke ruang inap. Yuni yang wajahnya masih berbalut perban
" kira-kira kapan perban ini di buka? " tanya Yuni
" tunggu 5 menit lagi " kata suster
" baiklah " kata Yuni
Sherlypun masuk ke ruang inap Yuni
" Sherly, luh belum pergi juga? " tanya Yuni
" aku gak butuh uangmu, kamu harus bantu aku agar aku gak di kejar polisi " kata Sherly berbohong
" tunggu, tenang saja! Dengan wajah baru ini aku akan masuk di kehidupan Andra dan akan merebut Andra dari Amanda " kata Yuni
5 menit kemudian suster melepaskan perban di wajah Yuni, dan Sherly melihat wajah baru Yuni, Sherly langsung memfoto wajah Yuni
" kenapa kau malah memfotoku? " tanya Yuni
" aku hanya ingin memberi tauhmu wajahmu cantik " kata Sherly berbohong padahal dia sengaja foto untuk memberi tauh Andra
"Yuni!! aku ke toilet dulu yah, Papaku nelpon " kata Sherly lari ke toilet
(" mencurigakan sikap Sherly ") dalam hati Yuni yang penasaran
Sherly mengirim foto itu ke pesan Andra, lalu Sherly menghapus pesannya tiba-tiba saja Yuni masuk dan menarik hpnya Sherly
" apa yang mau kau lakukan dengan memfoto wajahku? kau mau memberitauh Andra? " tanya Yuni
" gak lah Yuni, aku tadi sms Papaku loh " kata Sherly
" sms kenapa sampai lari ke kamar mandi? " tanya Yuni
Tiba-tiba hp Sherly yang ada di genggaman Yuni bergetar
" Rahasia A, siapa Rahasia A? " tanya Yuni yang melihat nama dari penerima telepon
" kembalikan Yuni, itu temanku " kata Sherly
Yuni mengangkat langsung teleponnya
~Telepon~
" halo Sherly, apa kamu sudah menemukan Yuni? kami sudah berhasil menahan premannya, sekarang apa kita bawah ke Andra? " tanya Rahasia A ( Suruan Andra)
" tunggu aku kesana " kata Yuni yang berpura-pura jadi Sherly
" oke " kata Rahasia A
~Tutup Telepon~
" ohh jadi kamu kerja sama dengan Andra, untuk menangkapku? " tanya Yuni menjambak Sherly
" lepaskan aku Yuni, sudah saatnya kamu harus tanggung jawab atas perbuatanmu, aku kecewa samamu, kamu tega ninggali aku sendirian dan aku ketangkep polisi karna kau, aku juga kehilangan pekerjaanku karna kau " kata Sherly
" jadi kamu menyesal kerja sama denganku? ingin mengkhianati aku yah? aku gak akan melepaskanmu " kata Yuni
Yuni menghantukkan kepala Sherly ke dinding toilet
" awww sakit, lepaskan aku Yuni, aku mintaa maaf aku gak akan khianati kamu, aku akan lakukan apa saja untukmu " kata Sherly
" kamu berbohong, kamu ngatakan begini biar kamu bisa melarikan diri gitu? aku bukan org bodoh Sherly! " kata Yuni
Yuni mengikat kedua tangan Sherly, dan melambat mulutnya
" Tunggu di sini, suruanku bukan mereka berdua saja. Aku akan manggil suruanku yang lain buat bawah kamu pergi dari sini untuk aku siksa " kata Yuni senyum jahat
~Next53~