
Paginya
" Andra, Mama buati bekal buat kamu " kata Mamanya
" iyah makasih mah, Andra pergi kerja dulu " kata Andra
" tunggu Andra " kata Mamanya memanggil
" ada apa Mah? " tanya Andra
" nanti siang mama mau kenali kamu dengan teman Mama kamu datang ya " kata Mamanya
" baiklah aku akan datang, aku pergi kerja dulu pagi ni ada meeting " kata Andra sambil nyalami Mamanya
" hati hati sayang " kata Mamanya
Selesai Meeting Andra melihat Yuni bersama seorang Pria menunggunya di depan kantornya
" Yuni sayang, kamu kemari kenapa ga kabarin? dan siapa pria ini? " tanya Andra
" Andra, sebaiknya kita putus aj ya. Maafkan aku, pria disebelahku ini adalah kekasihku. " kata Yuni
" apa?? Yuni kenapa mendadak? aku salah apa sama kamu? kenapa kau tega samaku? aku udah berusaha menabung uang buat kita. Aku mau nikahi kamu " kata Andra
tiba tiba saja Yuni mual, Andra kaget
" maaf Andra,, ini yang terbaik " kata Yuni
" kenapa kamu seperti mau muntah? " tanya Andra
" Kenali aku Yogi, iyah kamu lihat, sekarang Yuni hamil anakku, ini undangan kami 2. Ku sudah menyiapkan pernikahan aku dan Yuni. Jangan lupa datang ya " kata Yogi sambil memberi surat undangan tu
Yogi pun membawa Yuni masuk ke mobilnya
Andra hanya terdiam dan ga percaya ini semua terjadi. Andra patah hati, kecewa, dan sangat prustasi.
Andrapun pulang dengan tatapan sangat prustasi
" Andra, kmu kenapa? " tanya Mamanya yang melihat kondisi Andra tidak baik baik aj
" Mah,, aku kecewa. Wanita yang aku cintai sudah di miliki pria lain. Hatiku sakit banget. " kata Andra nangis memeluk Mamanya
" wanita kemarin? Mamah sudah bilang dia bukan wanita yg baik. sudahlah ikhlaskan saja dan ayo temani Mama " kata Mama
" emang mau kemana sih Mah? " tanya Andra
" ada deh pokoknya kamu nurut aja ayo " kata Mamanya
Andrapun ikut dan mengantari Mamanya kerumah temannya
" Assalammualaikum Riana, sahabatku " kata Mamanya Andra
"Waalaikummussalam Maya" kata Riana.
" gimana soal pembahasan kemarin, kenali ini Anak aku namanya Andra " kata Maya Mamanya Andra
" salam tante, saya Andra " kata Andra
" Mamah siapa yang datang? " tanya seorang wanita yang memakai jilbab dan sangat cantik
" teman lama Mama, kenali dia Putriku Namanya Amanda " Kata Riana Mamanya Amanda
" halo tante salam kenal " kata Amanda yang nyalami Mamanya Andra
" Mama ingin membawa kamu kesini karna Mama mau jodohi kamu dengan Amanda " kata Mamanya Andra
" what? ini mendadak Mah, aku baru saja patah hati masa langsung di jodohi " kata Andra
" Andra, justru itu agar kamu bisa move on. Mama yakin Amanda adalah wanita yang baik, dia sholeha, dan kamu pasti bahagia bersamanya " kata Mamanya memuji Amanda
" Amanda gimana? kamu mau menikah dengan Andra? " tanya Mamanya Andra
" jika Andra tidak mau jangan di paksain tante, aku ikut ke Mama aja, apa yang buat Mamaku bahagia, aku bahagia, karna pilihan orang tua itu pasti terbaik buat saya " kata Amanda menjawab dengan bijak.
" Andra, sebaiknya kamu bahagiakan Mama. Apa kamu ga mau lihat Mama bahagia? " tanya Mamanya
" baiklah mah, aku menerima perjodohan ini " kata Andra terpaksa karna di pikirannya sudah ga tau harus gimana
" lihat Andra setuju " kata Maya Mamany Andra
" aku akan buat minuman dulu mah, dan tante " kata Amanda sambil berjalan ke dapur
" baiklah sayang " kata Mamanya Andra
" aku mau ke toilet " kata Andra
" oh ya sebelah sana dekat dapur " kata Mamanya Amanda
" oke " kata Andra.
Andrapun berjalan ke dapur dia melihat Amanda yang menyiapi minuman. Dan Amanda kaget melihat Andra
" kamu mau ngapain? " tanya Amanda
" aku mau ke toilet " kata Andra
" oh di situ " kata Amanda
" oh ya,, soal aku bilang tadi setuju mau menikah dengan kamu. Aku terpaksa mensetujuinya demi Mama aku jadi kmu jangan geer ya " kata Andra
" jika kamu tidak mau, jangan maksain diri kamu. Kamu tidak perlu pura pura, dan kita bisa hentikan perjodohan ini " kata Amanda
" apa kamu ga lihat, mereka sangat senang. Aku ga yakin gimana reaksi mereka ketika aku menolak. Kenapa harus seorang pria yang mengambil keputusan diluan, kau tau ketika aku mengatakan tidak dan mereka kecewa harga diri aku sebagai seorang pria jatuh " kata Andra lalu pergi menuju toilet
Amanda pun ke ruang tamu dan memberikan secangkir teh.
" tante jika Andra tidak mau menikah denganku tidak apa-apa kok, di lihat dari Andra dia seperti terpaksa. Mah yang aku tauh pernikahan itu sekali seumur hidup, dan aku ga mau menikah dengan lelaki yang tidak mencintai aku " kata Amanda
" kalian hanya tidak saling mengenal, Andra tu sangat baik. Tante yakin suatu saat dia akan belajar mencintaimu. Amanda kamu tu cantik, yakin Andra pasti jatuh cinta samamu " kata Mamanya
Andra pun kembali ke ruang tamu
" mah kita pulang yu, udahkan bicaranya? " tanya Andra
" Mama lagi membahas pernikahan sekarang, kapan di laksanakan? Tunggulah Andra " kata Mamanya.
" yaudah terserah Mamah, aku udah lelah pekerjaan aku blom siap. Aku mau balik ke kantor " kata Andra
" yaudah pergilah, Mama nanti pulang naik taksi " kata Mamanya Andra
" baiklah Ma dan tente, aku pergi dulu " kata Andra
" hati hati Andra " kata Mamanya Amanda
~Next Selanjutnya~