
Pagi yang cerah
Andra terbangun dan tersadar di sebelahnya ada Amanda
Andra mengingat kejadian semalam yang dia lakuin dengan Amanda
(" apa aku menyakiti Amanda? kenapa bisa semalam aku kehilangan kendali? di perhatikan Amanda sangat cantik ketika tidur, tidak dia emang selalu cantik di tambah baru pertama kalinya aku melihat rambut Amanda yang sangat indah") dalam hati Andra sambil memerhatikan Amanda
Amandapun terbangun
" Selamat pagi Amanda 😊 " sapa Andra di pagi hari yang sudah duduk di sebelah
" kenapa kamu ada di sini? " tanya Amanda kaget langsung bangkit dari kasur
" kenapa? yah ini kamarku, dan dari semalam kamu emang tidur disini " kata Andra
" ya Allah aku baru ingat " kata Amanda
" hahaha (tertawa lucu) kamu sangat lucu, aku minta maaf Amanda soal tadi malam " kata Andra
" huumm iyah gakpapa " kata Amanda agak bad mood
" benaran gakpapa? " tanya Andra
" iyah " balas Amanda
" Amanda ini pertama kalinya aku melihat rambutmu yang sangat indah " kata Andra memuji
" what! dimana jilbabku? ( mencari) " tanya Amanda yang sibuk mencari melihat ke kanan dan ke kiri
" kenapa kaget? lagian kita sudah menikah, sudah sah menjadi suami istri " kata Andra
" iyah aku kan malu, lagian aku gak terbiasa memperlihatkan rambutku depan lelaki yang bukan mahrom dan ini pertama kalinya " kata Amanda
" aku bisa makhlumi dirimu, aku ingin mengenalmu jauh lebih dalam, mulai sekarang dan seterusnya kita akan tidur 1 kamar, supaya kita terbiasa " kata Andra
" baiklah " kata Amanda
" aku sangat beruntung memiliki dirimu sebagai pendamping hidupku, kamu sangat nurut, dan kamu juga sangat menghormati aku " kata Andra
" Syukurlah, aku lakukan itu semua karna ingat Allah dan ingin mendapatkan pahala " kata Amanda
" Amanda, aku ingin mengadakan acara pernikahan kita di lihat banyak orang, kira-kira minggu depan gimana? " tanya Andra
" baiklah, aku serahkan saja semua sama kamu yang ngatur, aku ikut saja " kata Amanda
" baiklah, aku mau mandi dulu, mau berangkat kerja meski agak telat " kata Andra
" oh oke, aku mau kembali ke kamarku untuk mandi juga " kata Amanda
" kalau begitu kita mandi bersama saja " kata Andra
" what! aku gak mau! mandi sendiri-sendiri " kata Amanda
" yah kan gakpapa kali, ayolah sayang" kata Andra merayu Amanda
" gak! aku gak mau!" kata Amanda
" kamu tumben gak nurut samaku? berarti gak dapat pahala dong dariku? " tanya Andra tersenyum licik
(" dia benaran ngeselin, bisa-bisanya manfaati keadaan begini, salahku sih sampai cerita begitu ke mas Andra ") dalam hati Amanda
Tanpa basa basi Andra menggendong Amanda
" Andra! turuni " kata Amanda
Andra gak memperdulikan dan langsung membawa Amanda ke kamar mandi dan meletaki Amanda di Bathub ( Bak Mandi) dan Andra hidupi keran sowernya yang berada di atas Bak mandi, dan Sower itu nyalah membasahi tubuh Amanda
...----------------...
Beberapa menit kemudian setelah mandi, sudah berpakaian Amanda masih kesal dan ngambek dengan Andra
" jangan ngambek gitu dong! gak baik loh diamin suaminya dosa " kata Andra yang sudah berpakai jass kerjanya
" terus aku harus bagaimana? " tanya Amanda
" tersenyum dengan ikhlas " kata Andra
" nanti saja " kata Amanda
" baiklah, apa hari ini mau ke kantor?" tanya Andra
" tidak! aku lagi gak mod " kata Amanda masih kesal
" yaudah! aku berangkat kerja dulu sayang byee " kata Andra sambil mencium pipi kiri Amanda lalu kabur dan keluar dari kamarnya
Amanda mengintip Andra melalui jendela dan Amanda melihat mobil Andra pergi ke arah barat
(" berhati-hatilah mas Andra ") dalam hati Amanda tersenyum melihat mobil Andra
...----------------...
**Andra
Andra sudah sampai di kantor
" selamat pagi Pak! tumben sendirian gak sama Mbak Amanda? " tanya karyawannya
" iyah pagi juga, Amanda sedang sakit, untuk saat ini tidak datang " kata Andra yang sambil masuk ke ruangnya dengan penuh wajah yang senang
(" Andra kamu sangat tampan ketika tersenyum, aku gak tau apa yang sedang kamu pikirkan? senyum itu untuk Amanda 😡 Tidak bisa aku biarkan senyuman Andra itu hanya boleh untukku! lihat saja Amanda, aku akan berbuat cara merebut Andra kembali " ) dalam hati Tasyah kesal
" Tasyah! kerja heii kok malah melamun " kata Rani negur
" iyah kak Rani " kata Tasyah
(" mentang luh Admin, sok banget awas aja aku akan buat luh di pecat ") dalam hati Tasyah menatap Rani penuh kebencian
" kenapa kau menatapku seperti ini? gak senang? " tanya Rani
" gak kok kak, kak cantik. Pakai skincare apa kak? " tanya Tasyah berpura-pura
" kepo! kerja sana " kata Rani
" saya permisi ke toilet dulu yah kakakku sayang " kata Tasyah
" baiklah cepatan " kata Rani
Tasyah pergi ke toilet dan berbicara sendiri. Sonia yang dari tadi di toilet mendengar pembicaraan Tasyah
" benar-benar nyebelin banget sih Rani! mentang-mentang Admin " kata Tasyah kesal
Sonia mengaktifkan hpnya dan merekam suara Tasyah
" awas saja! aku akan berusaha mencari cara untuk membuat Rani di pecat dan aku akan singkirkan Amanda. Amanda, Andra itu milikku bukan milikmu! haha ternyata enak jadi orang asing sebagai Tasyah bukan Yuni yang dulu " kata Tasyah
Sonia mendengar itu semua kaget
(" berarti benar dugaanku, bahwa Tasyah adalah Yuni ") dalam hati Sonia
**Andra
Andra berada di ruang kerjanya yang masih kepikiran tentang bersamanya dengan Amanda semalam. Reza pun datang dan langsung masuk melihat Andra
" wah ada yang senang ini? Senang apa sih Ndra? " tanya Reza
" iyah za! aku lagi senang " kata Andra
" wah, penasaran! ceritainlah senang kenapa? "tanya Reza
" ogah, oh yah ngapain luh kesini? " tanya Andra
" aku ingin beri tauh mu " kata Reza
Reza menjelaskan tentang kecurigaannya dengan Tasyah
" sudahlah tenang aja jika benar aku gak akan tinggal diam dan aku akan menjaga keluargaku darinya " kata Andra
...----------------...
**Amanda
Amanda yang bosan di rumah dapat telepon dari Sonia
~Telepon~
" Sonia! kata kak Andra kamu sakit? kamu sakit apa? " tanya Sonia cemas
" cuman demam saja kok, aku baik-baik saja besok" kata Amanda
" aku khawatir banget! yaudah jaga kesehatan yah " kata Sonia
" iyah makasih Sonia " kata Amanda
~Tutup Telepon~
~Next80~