
Mona di bawah Rumah sakit
Saat di rumah sakit Amanda hanya menunggu
" Amanda!! gimana keadaan Mona?" tanya Andra yang baru sampai
" masih di periksa " kata Amanda
Dokter keluar
" dari keluarga pasien?" tanya Dokter
" saya kakaknya, gimana keadaan Mona adik saya? " tanya Andra kembali
" Pasien mengalami sakit Asam lambung, saat di periksa ini udah lama sakitnya,kalau gak di sembuhi akan semakin parah dan fatal " kata Dokter
" dok, mohon lakukan apa saja agar adik saya cepat sembuh " kata Andra
" baiklah, saya akan kasih obatnya " kata Dokter
" Andra!! gimana keadaan Mona? " tanya Mamanya yang tiba tiba datang bersama Papanya Andra
" Mona sakit asam lambung, dan kata dokter ni sakitnya udah lama " kata Andra
" ya ampun " kata Mamanya panik
" aku mau bayar admin dan ambil obatnya dulu " kata Andra pergi
Mamanya Andra, Papanya Andra dan Amanda masuk melihat Mona
" Mama!! Papa!! " kata Mona
" Mona!! sejak kapan kamu sakit? kata dokter sudah lama berarti kamu gak cerita ke Mama, Papamu dan Andra " kata Mamanya
" maaf Ma!! aku gak mau bikin Mama khawatir " kata Mona
" justru kamu bikin kami makin khawatir, jika di beri tauh dari awal pasti bisa di sembuhi " kata Andra yang muncul tiba-tiba
" iyah maaf, jangan marah dong " kata Mona
" Mama selalu kirimin uang selama kamu sekolah, masa bisa sakit, kemana uang yang di kirim? gak di beliin makanan? " tanya Mamanya
" Mona suka lupa mah,, uangnya ku gunain yang lain " kata Mona
" mulai sekarang besok kalau udah sekolah bawah bekal dan aku akan suruh Miss Sherly mengawasi dirimu " kata Andra
" baiklah, tpi tetap di kasih uang kan?" tanya Mona
" kasih!! tapi cuman 50 rb, karna biar gak jajan sembarangan " kata Papanya.
" yaudah deh, kita pulang yaa " kata Mona
" apa dokter udah ngizini pulang?" tanya Mamanya ke Andra
" sudah ma! ini obatnya " kata Andra
" ywd yuk pulang " kata Mona
" Mona pulang sama siapa?" tanya Mamanya
" sama Mama aja deh " kata Mona
" ohh, kak Andra sama Kak Amanda aja yaa biar romantis " kata Mona
" tpi aku masih mau ke kantor " kata Andra
" pekerjaanmu udah di selesaikan, pulang aja " kata Papanya
" iyah iyah " kata Andra
Mona pulang naik mobil bersama Papa dan Mamanya, sedangkan Amanda bersama Andra
Saat di perjalanan
" makasih sudah membawah adikku kerumah sakit! jika telat kata dokter sudah sangat fatal tadi " kata Andra
" sama-sama " kata Amanda
(" mereka keluarga yang berada, punya segalanya tapi kenapa bisa sakit? apalagi asam lambung ini disebabkan karna jarang makan. Ternyata dari sisi ini Allah menunjukkan kepada ku harus bersyukur ") kata Amanda dalam hati
" Yaudah saatnya istirahat Mona, nanti makan malam yaa " kata Mamanya
" oke ma " kata Mona
" Amanda ke kamar dulu tante mau sholat " kata Amanda
" iyah " kata Mamanya Andra
Amanda dan Mona bersamaan masuk kamar
Malamnya
Mereka makan bersama
" gimana Mona daftar sekolah tadi, kapan testing?" tanya Mamanya
" Mona gak perlu testing, dia langsung masuk aja karna teman Andra ada yang udah jadi guru situ dia besok udah masuk kesekolah " kata Andra
" wah syukurlah " kata Mamanya
" Andra,, Amanda ini waktunya yang tepat, Mama dan papa mau memutuskan minggu depan kalian menikah, gimana apa keberatan?" tanya Mamanya
" aku fine aj, baiklah jika tu kepetusan Mama aku gak keberatan " kata Andra
" Amanda juga tante. gk keberatan " kata Amanda
" baiklah, besok undangannya udah datang untuk mengundang para tamu " kata Mamanya
" wah gak sabar nunggu aku nambah kakak " kata Mona
(" kenapa hatiku rasanya deg degkan banget, ya Allah, apakah Andra jodohku? kuatkan imanku ya Allah, dan lancarkan urusan ku ") kata Amanda dalam hati
(" aku terpaksa !! ini demi Mama " ) kata Andra dalam hati
" aku mau ke kamar dulu, mau tidur udah lelah " kata Andra pergi menuju ke kamarnya
" baiklah selamat tidur " kata Mamanya
" kak tidur yuk " kata Mona
" iyah ayok, Tante Amanda tidur yaa sangat lelah sekali " kata Amanda
" iya, selamat malam " kata Mamanya
Di kamar
" kak Mona senang banget ntar lagi kak menikah dan Mona sedih ntar lagi pisah rumah sama Andra " kata Mona
" gak kok, walau mungkin gak 1 rumah, kan bisa singgah sih " kata Amanda
" tapi apakah kak cinta sama Kak Andra?" tanya Amanda
" soal itu susah kak jelaskan, in Syaa Allah kakak akan belajar mencintainya karna Allah " kata Amanda
" kalau kak Andra gak cinta gimana? karna aku perhatikan dia dari wajahnya seperti kesel " kata Mona curiga
" apapun itu kak serahkan semua sama Allah, jika tidak jodoh kakak ikhlas merelahkannya " kata Amanda
" ya Allah semoga kalian berdua jodoh, karna aku senang punya kak ipar seperti kak Amnda baik, dulu Kak Andra punya pacar tapi gak baik samaku, kasar kirain dia mau nikah sama pacarnya yang dulu tau tau sama kakak yang baik " kata Mona
" alhamdulillah jika kamu ngira saya baik. Kak juga senang serasa punya adik benaran " kata Amanda
" ohh yaa Orang tua kak kemana? kan kalau mau nikah mereka hadir ya " kata Mona
" sudah bersama Allah " kata Amanda
" maaf kak,, Mona gak tau " kata Mona
" iyah gak ap-apa kok " kata Amanda
**Andra
" jika tidak karna aku gak janji sama Mamanya aku gak mau menikah. Aku masih ragu, maaf kan aku Ya Allah hatiku masih belum bisa nerima wanita manapun masih butuh waktu " kata Andra bicara sendiri dengan pelan
~Next Selanjutnya~